pengantar konvensi revisi 2010

Click here to load reader

Post on 01-Jul-2015

296 views

Category:

Documents

13 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PENGANTAR KONVENSIPROGRAM DIPLOMA III & IV JURUSAN PERHOTELAN & USAHA PERJALANAN WISATA SEKOLAH TINGGI PARIWISATA TRISAKTI OLEH R. J. SUMABRATA1

Bagian 11. 2. 3. 4. 5. 6. Industri MICE & Pariwisata Dasar Hukum Industri MICE Sekilas Konvensi / MICE Definisi Konvensi Istilah menurut oxford dictionary Kota Tempat Penyelenggaraan Meeting 7. Kriteria Meeting Internasional

8. Mice sebagai mesin pendorong ekonomi 9. Keunggulan wisatawan MICE 10. Pengembangan Produk 11. Dasar Keilmuan 12. Usaha jasa Konvensi 13. Keterlibatan sektor sektor lain 14. Segment Pasar Usaha Jasa Konvensi

2

INDUSTRI MICE & PARIWISATA Definisi Pariwisata Pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lainnya dengan tujuan berlibur dan bukan untuk menetap maupun bekerja / berusaha.

Definisi Travel Pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lainnya apapun tujuannya.

Ketika disuatu tempat / negara digelar suatu event maka akan terjadi pergerakan manusia dari tempat asal menuju ketempat event tersebut.3

DASAR HUKUMUNDANG UNDANG KEPARIWISATAAN NO. 9 TAHUN 1990 TENTANG KEPARIWISATAAN INDONESIA

KEPUTUSAN MENTERI PARPOSTEL NO: KM/108/HM 703/MPPT 91 TENTANG: USAHA JASA KONVENSI, PERJALANAN INSENTIF & PAMERAN

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PARIWISATA NO: KEP-06/U/IV/1992 KEPTENTANG: JUKLAK KEPMEN TTG: USAHA JASA KONVENSI, PERJALANAN INSENTIF & PAMERAN

PEMBENTUKAN DIREKTORAT USAHA JASA KONVENSI, PERJALANAN INSENTIF & PAMERAN, DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA4

SEKILAS KONVENSI / MICE Konvensi / konferensi / Kongres adalah bagian dari sebuah industri yang dikenal sebagai Industri MICE (Meeting, Incentive (Travel), Conference, Exhibition) yang sekarang ini di dunia Internasional dikenal sebagai MEETING INDUSTRY.

MICE / MEETING INDUSTRY juga merupakan bagian dari usaha Event yang sudah dikenal di masyarakat. Dengan perluasan penyelenggaraan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Industri itu sendiri seperti : IMPRESARIO, SPECIAL EVENT, SPORT EVENT.

5

DEFINISI KONVENSI

PERTEMUAN DARI SEKELOMPOK ORANG YANG SECARA BERSAMA SAMA BERTUKAR PENGALAMAN MELALUI PEMBICARAAN, MENDENGAR DAN BELAJAR UNTUK MENDAPATKAN SUATU KEPUTUSAN / KONSENSUS.

6

ISTILAH MENURUT OXFORD DICTIONARYCONFERENCE a formal meeting of people with a shared interest, typically taking place over several days Conferentia / confere (Latin) = Have Discussion (con: Together, ferre: Bring) CONVENTION A large meeting especially of member of a political party or a particular profession CONVENE Call people together for meeting > assemble for a common sense Convenire (latin) = assemble, agree, fit (con: together, venire: come) SEMINAR A conference or other meeting for discussion or training Origin: Seminarium = seminary > training college for priest or rabbis7

ISTILAH MENURUT OXFORD DICTIONARYMEETING An assembly of people for a particular purpose, especially for formal discussion. An organized event at which a number of races or other sporting contest are held. WORKSHOP A meeting at which a group engages in intensive discussion and activity on a particular subject or project. EXHIBITION A public display of items in an art gallery or museum. A display or demonstration of particular skill or quality.

8

ISTILAH MENURUT OXFORD DICTIONARYINCENTIVE A thing that motivates or encourages someone to do something > a payment or concession to stimulate greater output or investment. Origin: incentivum (Latin) something that sets the tune or incites, Incantare To chant or charm. IMPRESARIO A person who organized and often finances theatrical or musical production Origin: impresa (Italia) Undertaking. EVENT A thing that happens or takes place > a public or social occasion. Each of several contests making up a sport competition. From: eventus, evenire (Latin) result, happen.

9

Kota Tempat Penyelenggaraan Meeting

Kota Barcelona Vienna Singapore Berlin Hongkong

Jumlah Meeting 105 101 99 90 86

Peringkat 1 2 3 4 5

- Beijing meningkat dari posisi 35 menjadi posisi 11 pada tahun 2004

10

KRITERIA MEETING INTERNATIONAL :Untuk dapat disebut meeting international harus mengikuti Kriteria yang ditetapkan oleh ICCA atau lembaga international lain (misal UIA), khususnya kriteria : must circulate between 3 different countries. Must attend minimal 3 Countries delegates.

Disparitas Untuk angka jumlah meeting yang diperoleh suatu negara seharusnya tidak serta merta dijadikan satu satunya pegangan bahwa peringkat tinggi mencerminkan kondisi riil di negara tersebut, tapi harus dipertimbangkan juga jumlah peserta meeting. Kondisi ini yang menjadikan Indonesia belum diperhitungkan sebagai penyelenggara meeting internasional.

11

MICE SEBAGAI MESIN PENDORONG EKONOMI Dampak Multi yang mampu diberikan Industri MICE, khususnya dalam menggerakkan mesin perekonomian di tingkat regional, nasional maupun daerah Pertumbuhan ekonomi yang sehat akan mendorong dinamisnya industri MICE dan begitu pula sebaliknya. Wisatawan MICE ditandai dengan karakteristik yang unik, antara lain karena wisatawan jenis ini perjalanannya dibiayai oleh organisasi/ lembaga pemerintah maupun non pemerintah bukan pribadi. Kepergian wisatawan jenis ini selain sudah terprogram jauh hari sebelumnya karena mempunyai misi khusus yang tak mungkin mereka tangguhkan karena krisis yang terjadi suatu waktu. Jenis wisatawan ini relatif memiliki daya tahan yang kuat pada saat krisis dibandingkan jenis wisatawan lainnya.12

Keunggulan Wisatawan MICE1. Wisatawan Kongres dan Konvensi merupakan kelas high level economy dengan posisi yang penting dalam organisasi/ asosiasi, perusahaan atau pemerintahan. Wisatawan jenis ini memiliki lama tinggal (length of stay) yang relatif lebih lama, yaitu rata rata lebih dari 4 hari. Dapat menarik sejumlah besar wisatawan hanya dalam sekali penyelengaraan. Dampak publisitas, Penyelenggaraan kongres dan konvensi internasinal di sebuah negara mendapat liputan media yang sangat luas baik oleh media internasional maupun nasional. Keunggulan lainnya adalah terjadinya multiplier effect terhadap usaha lain khususnya usaha kecil dan menengah dan pemasaran maupun penjualan wisata nasional secara keseluruhan.

2.

3. 4.

5.

13

PENGEMBANGAN PRODUKDalam Pengembangan Produk, Pemerintah diharapkan : Produk, Memberikan perhatian serius bagi pengembangan 10 daerah tujuan wisata MICE :Jakarta Bandung, Bali, Yogyakarta, Medan, Bukit Tinggi, Batam, Surabaya, Makassar, Manado

Melahirkan gagasan gagasan kreatif bagi terselenggaranya kegiatan MICE tahunan yang menunjukkan identitas Indonesia.14

Syarat yang ditetapkan ICCA sebagai syarat Daerah Tujuan MICE:Syarat Daerah Tujuan MICE yang ditetapkan oleh ICCA antara lain: Memiliki hotel minimal berbintang 5 (required minimal 5 star facilities) Mempunyai Convention Centre dengan syarat antara lain: berkapasitas minimal 3000 orang (Class room style). Jarak antara floor tertinggi dan ceiling terendah minimal 7,5 meter Minimal dapat dibentuk / tersedia 3 Break out Room Mampu di darati minimal pesawat type 747 Terdapat ruang tunggu VIP / VVIP Keamanan dengan standar High Security

Memiliki Bandar Udara Internasional dengan syarat antara lain:

Memiliki sumber daya manusia ahli dibidang penyelenggara dan pengelolaan MICE terutama penguasaan protokoler standar Vienna Convention 1967

15

Dasar KeilmuanIlmu Komunikasi Marketing Communication

Public Relation & Advertising

ABOVE THE LINE

Media Publication Public awareness

BELOW THE LINE

Event

16

USAHA JASA KONVENSI

DALAM PENYELENGGARAAN SUATU KONVENSI BANYAK MELIBATKAN SEKTOR SEKTOR LAIN SEHINGGA TERJADI MULTIPLIER EFFECT DAN TRICKLE DOWN EFFECT. SEKTOR TERSEBUT ANTARA LAIN: - VENUE (LOKASI) - AKOMODASI - TRANSPORTASI - KONSUMSI - TOUR/PERJALANAN WISATA - KOMUNIKASI & PROFESI - PERBANKAN - HIBURAN - SOUVENIR

17

KETERLIBATAN SEKTOR SEKTORKETERLIBATAN SEKTOR SEKTOR TERSEBUT DAPAT DIGAMBARKAN SEBAGAI BERIKUT MEETING & EXHIBITION VENUEACCOMMODATION SECTOR FOREIGN EXCHANGE SHOPPING COMPLEX

HOTELS BANKSGIFT & SOUVENIR SHOP / SUPPY STORES

CONVENTION INDUSTRY ENVIRONMENT

CITY AMUSEMENT, ENTERTAINMENT COMPLEX

EATING & DRINKING PLACES, RESTAURANTPROFESSIONAL MEETING & EXHIBITION ORGANIZERS

COMMUNICATION COMPANYTAXI, BUS, BOAT, RAILS, LIMOS, AIRLINES

TRANSPORTATION SECTOR MUSIC HOUSER

BAND, ORCHESTRA, THEATRE

TRAVEL AGENTS, TOUR OPERATOR18

SEGMENT PASAR USAHA JASA KONVENSIKategori Internasional International Governmental Organization (IGO) International Non Governmental Organization (INGO) Multinational Business Concern Kategori Nasional National, Provincial, and Local Association / Institutions National and Local Business concern Kategori Tambahan Incentive Meeting Exhibition Non MICE Product

19

Bagian 21. 2. 3. 4. 5. Professional Conference Organizer (PCO) Interaksi antara PCO dengan OC Bagaimana PCO bekerja Syarat PCO Tugas PCO 6. 7. 8. 9. 10. 11. Model model Hubungan PCO dengan Klien Type PCO Mendefinikan Objektifitas dan Tujuan Congress Tugas PCO dalam Konvensi Kesimpulan Umum Meeting Room Set Up

20

PROFESSIONAL CONFERENCE ORGANIZER

PERUSAHAAN/BADAN HUKUM/ORANG YANG MENJALANKAN USAHA SEBAGAI PENYELENGGARA JASA KONVENSI DIKENAL DENGAN SEBUTAN

PROFESSIONAL CONFERENCE ORGANIZER (PCO)

21

INTERAKSI ANTARA PCO DENGAN OCINTERAKSI ANTARA PCO DENGAN OC DAN DENGAN SEKTOR SEKTOR PENUNJANG LAINNYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

OCentertainment public relation

supply agent transportation

restaurant

PCObank

travel agent