Pendekatan Saintifik

Download Pendekatan Saintifik

Post on 09-Nov-2015

7 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pendidikan

TRANSCRIPT

<p>KEGIATAN PEMBELAJARAN DENGAN MENERAPKAN PENDEKATAN SAINTIFIK</p> <p>Tujuan Kegiatan: Melalui diskusi kelompok peserta mampu merancang contoh penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran bahasa IndonesiaLangkah Kegiatan: 1. Pelajari hand out dan contoh penerapan pendekatan saintifik pada pebelajaran bahasa Indonesia 1. Isilah Lembar Kerja perancangan pembelajaran yang tersedia1. Setelah selesai, presentasikan hasil diskusi kelompok Anda1. Perbaiki hasil kerja kelompok Anda jika ada masukan dari kelompok lain Kompetensi Dasar: Membedakan teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek bsik melalui lisan maupun tulisan. </p> <p>Topik /Tema:Peristiwa Alam</p> <p>Sub Topik/Tema:Tsunami dan gempa Bumi</p> <p>Tujuan Pembelajaran:1. Setelah membaca teks, siswa mampu menjelaskan komponen-komponen struktur teks eksplanasi.2. Setelah memahami komponen struktur teks eksplanasi, siswa mampu membedakan struktur teks tsunami dan bencana alam </p> <p>Alokasi Waktu:2 JP</p> <p>Tahapan PembelajaranKegiatan</p> <p>Mengamati</p> <p>1. Peserta didik membaca teks eksplanasi 2. Peserta didik mencermati bagian-bagin struktur teks eksplanasi </p> <p>Menanya</p> <p>1. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan struktur teks eksplanasi dengan tema Tsunami dan Bencana Alam2. Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, siswa memilih dan merumuskan permasalahan yang berhubungan dengan komponen struktur teks eksplanasi dengan tema Tsunami dan Bencana Alam</p> <p>Mengumpulkan informasi</p> <p>1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa secara berkelompok untuk mencari tahu tentang hal-hal yang berhubungan dengan struktur teks eksplanasi dengan tema Tsunami dan Bencana Alam melalui kegiatan membaca literatur di perpustakaan atau internet sekolah.2. Peserta didik mengenal dan mendiskusikan komponen struktur teks eksplanasi dengan tema Tsunami dan Bencana Alam</p> <p>Mengasosiasikan</p> <p>1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa secara berkelompok untuk mengolah informasi yang diperoleh dari hasil kegiatan sebelumnya untuk memperluas, memperdalam, atau mencari solusi dari masalah terkait materi teks ekspalansi dengan tema Tsunami dan bencana Alam.2. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk memverifikasi sehingga dapat menemukan konsep tentang struktur dan komponen teks ekspalanasi </p> <p>Mengkomunikasikan</p> <p>Peserta didik secara berkelompok melaporkan struktur dan komponen teks eksplanasi dengan menggunakan model peta konsep</p> <p>Contoh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)Kompetensi Dasar: 3.2. Membedakan teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanansi, dan cerita pendek baik melalui lisan maupun tulisan4.2. Menyusun teks teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanansi, dan cerita pendek baik melalui lisan maupun tulisan.</p> <p>Topik/Bahasan:Peristiwa Alam</p> <p>Alokasi Waktu:2x pertemuan (4 JP)</p> <p>FASE-FASEKEGIATAN PEMBELAJARAN</p> <p>Fase 1Orientasi peserta didik kepada masalah</p> <p>Guru menjelaskan tujuan pembelajaran kemudian dapat memberikan konsep dasar, petunjuk atau referensi yang diperlukan dalam pembelajaran. Melakukan brainstorming dengan menggunakan gambar berikut ini</p> <p>Pesertadidikmenentukan masalah dari gambar, antara lain gambartersebutmenceritakanapa? Pernahkah kamu melihat film tentang tsunam? Mengapa tsunami terjadi? Bagaimana tsunami terjadi? Di manakah daerah yang pernah mengalami bencana tsunami? Bagaimanacaranya agar ceritaberdasarkangambartersebutmenjadisebuahceritautuh? Apakahadastrukturtersendiriuntukmengembangkanataumenulisceritatersebut? Bagaimanastrukturtersebut?</p> <p>Fase 2Mengorganisasikan peserta didikPadatahapini1. Gurumembantu siswa mengoragnisasi tugas belajar yang harus dikerjakan yang berhubungan dengan masalah tersebut. 2. Guru meminta siswa membentuk kelompok kerja 4 5 orang 3. Siswa berdiskusi dalam kelompok untuk mencari jawaban sementara atas berbagai masalah di atas dengan membaca teks eksplanansi maupun berdasarkan pengalamannya.</p> <p>Fase 3Membimbing penyelidikan individu dan kelompokPeserta didik mengumpulkan informasi untuk menciptakan dan membangun ide mereka sendiridalammemecahkanmasalah. Padakegiatanini peserta didik mendiskusikanmateridenganmembacatekseksplanasi Tsunami</p> <p>LembarkerjaSetujukah kamu dengan pernyataan pada bagian pernyataan umum bahwa Tsunami merupakan gelombang yang terbentuk karena gempa atau letusan gunung berapi di bawah laut atau di daratan dekat pantai? </p> <p>Nyatakan alasanmu jika setuju</p> <p>Nyatakan alasanmu jika tidak setuju</p> <p>Setujukan kamu dengan pernyataaan bahwa pada bagian deretan penjelasan terdiri atas kalimat-kalimat yang berisi proses terjadinya tsunami?</p> <p>Kemukakan alasanmu</p> <p>Fase 4Mengembangkan dan menyajikan hasil karyaData yang sudah terkumpul dianalisis sesuai dengan permasalahan yang terdapat dalam teks eksplanasi. Data yang telah dianalisis kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori permasalahan yang telah dirumuskan. Peserta didik harus memberikan argumentasi terhadap jawaban dari masalah yang ada dalam teks eksplanasi. Peserta didik diminta untuk menyusun laporan penelitian secara tertulis sesuai dengan kaedah dan format karya ilmiah. Setiap kelompok wajib mempresetasikan hasil penelitiannya (mengomunikasi) selama 10 menit di depan kelas. Kelompok lainnya menanggapi secara kritis tentang kebenaran dan kelogisan jawaban permasalahan yang dihasilkan dari penelitian dengan masalah yang dirumuskan dari teks eksplanasi.Lengkapi rumpang teks eksplanasi berikut ini sehingga teks itu memiliki unsur yang lengkap yang terdiri atas pernyataan umum deretan penjelasan, dan interprestasi.</p> <p>Longsor adalah sebuah peristiwa terjadinya gerakan tanah atau biasa disebutgeologi karena adanya pergerakan masa batuan/tanahdengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. </p> <p>-------------------------------------------------------------------------------------------------------------</p> <p>-------------------------------------------------------------------------------------------------------------</p> <p>-------------------------------------------------------------------------------------------------------------</p> <p>-------------------------------------------------------------------------------------------------------------</p> <p>------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------</p> <p>Hal di atas merupakan beberapa penyebab terjadinya kelongsoran. Akibat dari bencana ini tentu tidak sedikit kerugian paling parah adalah korban jiwa, selain itu kerugian materi seperti kehilangan rumah, tanah, harta benda yang harus direlakan karena tetimbun oleh longsoran. Sangat jarang orang dalam longsor bisa menyelamatkan dirinya karena karena kecepatan tanah longsor diperkirakan kecepatannya bisa mencapai 100 km/jam kecepatan yang mustahil untuk lari bagi manusia tanpa peralatan. Selain itu setelah kejadian pun korban selamat tidak sedikit akan mengalami trauma yang mendalam. Jika mendengar suara gemuruh besar di dekat anda maka segeralah lari menuju ketempat atau wilayah dataran stabil. Jangan pergi ke pinggir tebing atau jurang curam karena itu sama saja seperti bunuh diri.</p> <p>Fase 5Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalahGuru bersama peserta didik menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah yang dipresentasikan setiap kelompok maupun terhadap seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan.Tugas1. Presentasikan teks yang telah berhasil disusun oleh kelompokmu di depan kelas!2. Simak persentasi kelompok temanmu dan beri tanggapan secara kritis tentang kebenaran dan kelogisan teks tersebut serta bahasa yang digunakan.Guru memberikan penguatan (mengasosiasi) terkait penguasaan pengetahuan atau keterampilan siswa dalam menyusun teks dan memberi tanggapan . </p> <p>RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP)SatuanPendidikan: SMPMata Pelajaran: Bahasa IndonesiaKelas/Semester: VII/1Materi Pokok: Cerita PendekTema: Cerita Pendek IndonesiaSubtema: Wisata SejarahAlokasi Waktu: 6 x 40 menit (3 x Tatap Muka)</p> <p>A. Kompetensi Inti1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya 3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori </p> <p>B. Kompetensi Dasar dan Indikator1.2 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugrah Tuhan Yang Maha Esa untuk mempersatukan bangsa Indonesia di tengah keberagaman bahasa dan budaya.</p> <p>Indikator:1) menggunakan Bahasa Indonesia untuk sarana kegiatan belajar di lingkungan sekolah dalam bentuk lisan2) menggunakan bahasa Indonesia untuk sarana kegiatan belajar di lingkungan sekolah dalam bentuk tulis</p> <p>2.4. Memiliki perilaku jujur, kreatif, dan santun dalam memaparkan langkah-langkah suatu proses berbentuk linearIndikator1) Setelah proses pembelajaran tentang cerita pendek dalam bentuk legenda, siswa menunjukkan perilaku jujur dalam memaparkan langkah-langkah suatu proses pemperoleh pemahaman tentang legenda..2) Setelah proses pembelajaran siswa menunjukkan kreativitas dalam memaparkan langkah-langkap penyusunan legenda..3) Setelah proses pembelajaran siswa menunjukkan perilaku santun dalam memaparkan langkah-langkah menyusun cerita legenda.</p> <p>3.4. Mengidentifikasi kekurangan teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek berdasarkan kaidah-kaidah teks baik melalui lisan maupun tulisanIndikator:1) Setelah diberikan teks cerita pendek legenda, siswa mampu menentukan unsur unsur cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi objek wisata.2) Setelah diberikan teks cerita pendek legenda, siswa mampu mengindetifikasi kekurangan pembangun unsur cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi objek wisata.4.2. Menyusun teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan</p> <p>Indikator1) Setelah diberikan tema cerita pendek, siswa mampu menuliskan kerangka cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi objek wisata.2) Siswa mampu menuliskan cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi objek wisata dengan menerapkan kaidah cerita pendek.C. Tujuan Pembelajaran1) Siswa mampu menunjukkan perilaku jujur dalam memaparkan langkah-langkah suatu proses berbentuk linearselama dan sesudah mempelajari dan menuliskan cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi obek wisata.2) Siswa mampu menunjukkan kreativitas dalam memaparkan langkah-langkah suatu proses berbentuk linearselama dan sesudah mempelajari dan menuliskan cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi obek wisata.3) Siswa mampu menunjukkan perilaku dalam memaparkan langkah-langkah suatu proses berbentuk linearselama dan sesudah mempelajari dan menuliskan cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi obek wisata.4) Diberikan teks cerita pendek berlatar kesejarahan, siswa dapat mengidentifikasi unsur pembangun cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi obek wisata.5) Diberikan teks cerita pendek legenda, siswa dapat mengidentifikasisudut pandang penulis dalam mengembangkan cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi obek wisata.6) Diberikan teks cerita pendek legenda, siswa menilai kekurangan unsur pembangun cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi obek wisata.7) Siswa mampu menulis cerita pendek legenda dari peninggalan sejarah yang menjadi objek wisata.</p> <p>D. MateriPembelajaran Ciri-ciri cerita pendek legenda Unsur pembangun latar cerita pendek legenda Kalimat majemuk</p> <p>E. Metode PembelajaranPembelajaran Berbasis Proyek/ Project Base Learning </p> <p>F. Media, Alat, dan Sumber Belajar 1. Media Pembelajarana. Teks Cerita Pendek Legendab. Gambarc. Video2. Alat dan Sumber belajara. Sumber Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013a. Bahasa Indonesia: Wahana Pengetahuan Kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013b. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan: Buku Guru. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2010. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaanb. Alat dan bahan Teks cerita Loro Jongrang</p> <p>G. Langkah-langkahPembelajaran1. Pertemuan Pertamaa. Kegiatan Pendahuluan1) Siswa merespons salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya2) Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.3) Siswa menerima informasi kompetensi, meteri, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan 4) Untuk menarik minat dan menggugah kesadaran siswa agar memiliki perilaku jujur dan kreatif dalam memaparkan langkah-langkah suatu proses menulis cerita pendek, siswa melihat tayangan video Loro Jongrang link http://youtu.be/cUpdd73Fkil</p> <p>b. Kegiatan Inti1) Untuk membangun konteks pembelajaran, dengan sikap peduli dan santun siswa mengamati sebuah video legenda Roro Jongrang dengan durasi 5 menit.2) Dengan jujur dan santun menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, siswa bertanya hal-hal yang berhubungan dengan konteks pembelajaran kegiatan 1 mengamati video Roro Jongrang. (Mengamati)3) Dengan kreatif menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar siswa menyusun pertanyaan dan jawaban tentang...</p>