pendalaman_pemahaman_spm_kaitan_dengan_rencana_aksi_pencapaian_spm_april2012 [compatibility mode]

Download Pendalaman_Pemahaman_SPM_kaitan_dengan_Rencana_Aksi_Pencapaian_SPM_April2012 [compatibility mode]

Post on 18-Jun-2015

653 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. Rapat Koordinasi Pembinaan Teknis Tata Cara Penerapandan Pencapaian Target SPM bagi SKPD Provinsi danp g gPemerintah Kabupaten/Kota se Jawa TengahSemarang, 25-26 April 2012 Pendalaman Pemahaman SPM dalam kaitannya dengan Penyusunan Rencana Aksi k itd PRAk iPercepatan Pencapaian Target SPM Oleh:SyahroniAtengSyafrudin ProvincialCoordinator,GFA/GIZDeCGGSNICentralJavaDecentralizationasContributiontoGoodGovernanceD li iCib i G dG SubNationalImplementationCentralJava

2. Struktur Urusan PemerintahanURUSAN PEMERINTAHAN Kriteria Eksternalitas,ABSOLUTKONKURENAkuntabilitas dan Efisiensi WAJIB PILIHAN 15 PELAYANANDASARNON PELAYANAN UrusanDASARmemprioritaskan pelaksanaan urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasarSPMdilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkankapasitas keuangan daerah, sumber daya personil, dan UU No. 32/2004 ketersediaan sarana dan prasarana. 3. KEDUDUKAN SPM dalam URUSANPEMERINTAHANGTZ_2006 4. URUSAN PEMERINTAHAN WAJIB DAN STANDAR PELAYANANMINIMAL Urusan pemerintahan yang bersifat wajib. Menyangkut penyediaan pelayanan dasar. Apabila merupakan pelayanan dasar makaberpedoman pada standar pelayananminimal (SPM). U san wajib, pela anan dasa dan SPMUrusan ajib pelayanan dasardilaksanakansecara bertahap danditetapkan l h Pemerintah.dit t k oleh P i t h 5. STANDAR PELAYANAN MINIMAL Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 11ayat (4) d t dan P l 14 ayat (3) U d Pasal tUndang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. Ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor65Tahun2005tentang PedomanPenyusunandan Penerapan StandarPelayanan Minimal (SPM)(SPM). Merupakan ketentuan tentang jenis dan p g jmutu pelayanan dasar yang merupakanurusan wajib daerah yang berhak diperolehsetiap warga secara minimal. 6. PRINSIP PRINSIPPRINSIP-PRINSIP SPM (1) SPM di disusun sebagai alat P b i l t Pemerintah d i t h danPemerintahan Daerah untuk menjamin akses danmutu pelayanan dasar kepada masyarakat secaramerata dalam rangka penyelenggaraan urusanwajib. SPM ditetapkan oleh Pemerintah dan dilaksanakanoleh Pemerintahan Daerah Provinsi (beberapa SPM)dan Pemerintahan Dd Pi t h Daerah K b h Kabupaten/Kota.t /K t Penetapan SPM disesuaikan dengan perkembangankebutuhan, prioritas dk b t h i it dan kkemampuan kkeuangannasional dan daerahsertakemampuankelembagaan dan personil daerah dalam bidangyang bersangkutan. 7. PRINSIP-PRINSIP SPM (2) B if t sederhana, k k it mudah di kBersifat d hkonkrit,d h diukur,terbuka,terjangkau dandapatdipertanggungjawabkan serta mempunyai b tdi t j bk t i bataswaktu pencapaian. Memiliki indikator yang merupakan tolok ukurprestasi kuantitatif dan kualitatif yangdigunakan untuk menggambarkan besaransasaranyanghendak dipenuhi dalampencapaian suatu SPM tertentu, berupamasukan, proses, hasil, manfaat dan/ataudampak pelayanan. 8. KerangkaRegulasiterkaitSPM Undang UndangUndangUndang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah 32Tahun 2004tentang Peraturan Pemerintah Nomor 20Tahun 2004tentang Rencana KerjaPemerintah Peraturan Pemerintah No.58Tahun 2005Tentang Pengelolaan KeuanganDaerah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman (PP)Nomor 65Tahun 2005tentangPenyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal Peraturan Pemerintah Nomor 3Tahun 2007tentang LPPD,LPPJKDH danInformasi PPD k d MI fi PPDkepadaMasyarakat k t PP No. 38Tahun 2007tentang Pembagian Urusan Pemerintahan AntaraPemerintah,Pemerintah Propinsi,dan Pemerintah Kabupaten/Kota,p ,p/ PP No. 6Tahun 2008tentang Pedoman Evaluasi PenyelenggaraanPemerintah Daerah PP No 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tatacara Penyusunan PengendalianNo. 2008tentang Tahapan,TatacaraPenyusunan,PengendaliandanEvaluasiPelaksanaanRencanaPembangunanDaerah 9. KerangkaRegulasiterkaitSPM (Lanjutan) Permendagri No.13Tahun 2006Tentang Pedoman PengelolaanKeuangan Daerah Permendagrii Nomor 6Tahun 2007tentang Petunjuk Teknis Penyusunandan Penetapan Standar Pelayanan Minimal Permendagri Nomor 79Tahun 2007tentang Pedoman PenyusunanRencana Pencapaian Standar Pelayanan Minimal PermendagriNomor54Tahun2010tentangPelaksanaanPPNomor8Tahun2008tentangTahapan,TatacaraPenyusunan,PengendaliandanEvaluasiPelaksanaanRencanaPembangunanDaerahEvaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.0576Tahun 2007tentangPembentukan TimKonsultasi Penyusunan StandarPelayananMinimal y y KeputusanMenteriDalamNegeriNomor100.05283Tahun2011tentangPembentuanTimKonsultasiPenyusunanStandarPelayananMinimalMi i l 10. Contoh Definisi Operasional (DO) Contoh SPM Kesehatan, Pelayanan Dasar: SPMKesehatan,PelayananDasar:CakupanKunjunganIbuHamilK4 adalah cakupanIbuhamilyangtelah memperolehpelayananantenatalsesuai l h l t t li denganstandarpalingsedikit4kalidi g p g satuwilayahkerjapadakurunwaktu tertentu. 11. Contoh Rumus dari DO Rumus Jml Ibu Hamil yg memperoleh pelayanan Cakupanantenatal K4 di satu wil. kerja p kurun waktu j pada kunjungan k j= tertentux 100% ibu hamil K4 Jumlah sasaran ibu hamil di satu wil kerja dalam wil. kurun waktu yang sama Pembilang g Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai standar minimal 4 kali di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Penyebut Jumlah sasaran ibu hamil di satu wilayah kerja dalam kurun waktu yang sama. Ukuran/Konstanta Persentase (%) 12. DIAGRAM SKEMATIK PERENCANAAN & PENGANGGARAN DAERAHRENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD) PROFIL DAERAHVisi, Misi dan Program KDH (Data & Informasi)Rencana Pembangunan Jangka Menengah DaerahRancangan Awal ( (RPJMD) ) RKPD RKPD RKPDRKPDRKPDIndikatifIndikatifIndikatif Indikatif Indikatif1 23 4 5 RENSTRA SKPD / RENSTRA DINASMUSRENBANGRENJARENJARENJARENJARENJAEVALUASI TAHUNANS SKPD-1 SKPD-2 SKPD-3 SKPD-4 SKPD-5MUSRENBANGDES / 1. Analisis Kebijakan NasionalMUSRENBANGKEL 2. Analisis Ekonomi Daerah3. Proyeksi Estimasi Pendapatan RKA-SKPD4. Survey Kepuasan Masyarakat5. Survey Penjaringan AspirasiAPBD (TAHUN BERJALAN)MUSRENBANG6. Evaluasi Program/Proyek KECAMATANDOKUMEN PELAKSANAAN O S ANGGARANMUSRENBANGRANCANGAN AWALRANCANGANMONITORINGKABUPATEN / KOTA & EVALUASIIMPLEMENTASI PROGRAMAWAL RENJA RKPD SKPD(MONEV)(TAHUN BERJALAN)RANCANGAN AKHIRRANCANGAN AKHIR RKPDRENJA-SKPDKEBIJAKAN UMUM APBD DPRD PRIORITAS DANPEMDAPLAFON ANGGARAN SEMENTARARKA SKPD (TAHUN BERIKUTNYA)R / APBD Tahun Anggaranyang DirencanakanDOKUMEN PELAKSANAAN APBD 13. DokumendokumenPerencanaan DanPenganggaranDaerah D PDhRPJPD:Rencana PembangunanJangka Panjang Daerah(20tahun)RPJMD:Rencana PembangunanJangka Menengah Daerah(5tahun)Renstra SKPD:Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah(5tahun)RKPD:Rencana Kerja Pemerintah Daerah(Rencana Tahunan Daerah)j()Renja SKPD :Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah(1tahun)KUA:Kebijakan Umum Anggaran Tahunan KebijakanPPAS: PrioritasdanPlafonAnggaranSementaraRKASKPD:Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat DaerahR/APBD :Rancangan /Anggaran Pendapatan dan Belanja DaerahDPA :Dokumen Pelaksanaan Anggaran 14. PengintegrasianSPMkedalamDokumen dokumenPerencanaanDokumendokumen Perencanaan danPenganggaranDaerahRPJMDRenstra SKPD Standar St d RKPDRenja SKPDKUAPelayanan PPASRKASKPD MinimalR/APBDDPA 15. TahapanUmumPerencanaan TAHAPANHASIL / KELUARANProfil / Potret Daerah: KEGIATAN *Kondisi Fisik Geografis*Kondisi Sosial-EkonomiPemahaman *Kondisi Sosial Budaya*Kondisi Lingkungan HidupDaerah*Masalah-masalah*Masalah masalah Daerah*Potensi-Potensi Daerah*Peluang & Tantangan*Visi & Misi DaerahPerumusan *Tujuan-tujuan (Goal)*Arahan PembangunanKebijakan *Strategi Umum*Prioritas PembangunanProgram-Program atauPerumusan & Penetapan Rencana Tindak Sebagai Program-Program Program ProgramPedoman Pelaksanaan atau Rencana TindakPembangunan Daerah*Koreksi / Pelurusan bila Ada PenyimpanganMonitoring & Evaluasi *Umpan Balik bagi Perencanaan SelanjutnyaGTZ_2006 16. PengintegrasianSPMkedalam TahapanProsesPerencanaana apa oses e e ca aa danPenganggaranDaerahPada tahap Pemahaman Daerah melalui Evaluasi dan Analisis Daerahuntuk menyusun Profil atau Potret Daerah, di mana gambaran situasidan kondisi daerah terkini harus mencakup gambaran tentang statustingkat pencapaian SPM pelayanan dasar dari masing-masing UrusanPemerintahan WajibPada tahap Perumusan Kebijakan Jangka Menengah:=> Dalam perumusan visi dan misi daerah yang berkaitan denganpeningkatan penyediaan layanan dasar bagi masyarakat danpenanggulanan kemiskinan=> Pada tahap penetapan prioritas, di mana urusan pemerintahanwajib dan kewajiban daerah sudah tentu harus diprioritaskan=> Pada tahap perumusan kebijakan dan prioritas sektor dalamRenstra SKPDPada tahapP d t h penyusunan program-program i dik tif tahunan untuk indikatif t h t kselama 5 (lima) tahun yang dilengkapi dengan indikator-indikatorkinerjanya. GTZ_2006 17. PengintegrasianSPMkedalamTahapanProsesPerencanaanTahapan Proses PerencanaandanPenganggaranDaerah (Lanjutan)Pada tahap perumusan dan penetapan kebijakan dan prioritastahunan maupun program-program tahunan dalam RKPD maupunRenja SKPD.SKPDPada tahap proses partisipasi masyarakat melalui Musrenbang atauForum Stakeholders atau Forum SKPD, di mana para pemangkukepentingan menggunakan Daftar SPM sebagai referensi dk ti k D ftb i fi danbahan pembanding untuk menelaah program-program ataurencana tindak yang diusulkanPada tahap perumusan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), di manatarget-target pencapaian SPM dari Urusan-urusan Wajib tertentuharus ditetapkan dalam KUA.pPada tahap penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) SKPDdan Rancangan APBD sebagai kelanjutan dari penyusunan RenjaSKPD dan Kebijakan Umum Anggaran dalam proses penganggarantahunan, di mana sasaran atau target pencapaian SPM tahunanditetapkan dan dibiayai GTZ_2006 18. PenerapanSPM SPM yang telah ditetapkan Pemerintah menjadi salah satuacuan bagi Pemerintahan Daerah untuk menyusunperencanaan dan penganggaran penyelenggaraanpemerintahan daerah. Pemerintahan Daerah harus menyusun rencana aksipencapaian SPM yang memuat target tahunan pencapaian SPM.Dalam hal ini dibutuhkan anal