pencemaran daratan

Upload: andri

Post on 14-Jan-2016

40 views

Category:

Documents


1 download

DESCRIPTION

Pencemaran Daratan

TRANSCRIPT

Slide 1

Kelompok 3Nama : 1.SERLI MARLINDANIM: 2014.C.05b.00732.SUPRIYANTONIM: 2014.C.05b.00743.YUSIANA WULANDARI .SNIM: 2014.C.05b.0075

PENCEMARAN DARAT

Disusun Oleh :

A. Pengertian Pencemaran DaratanPencemaran daratan merupakan hal yang tidak jauh berbeda dengan pencemaran udara dan air. Daratan juga dapat mengalami pencemaran, apabila ada bahan-bahan asing, baik yang bersifat organik maupun anorganik, berada di permukaan tanah yang menyebabkan daratan menjadi rusak, tidak dapat memberikan daya dukung bagi kehidupan manusia. Dalam keadaan normal, daratan harus dapat memberikan daya dukung, baik untuk pertanian, peternakan, kehutanan, maupun pemukiman.Bila terdapat bahan asing di daratan dalam waktu yang lama dan menimbulkan gangguan terhadap kehidupan manusia, hewan, maupun tanaman, maka dapat dikatakan bahwa daratan telah mengalami pencemaran. Bila ini terjadi, maka kenyamanan hidup yang merupakan sasaran peningkatan kualitas hidup, tidak dapat tercapai.Apabila bahan-bahan asing tersebut berada di daratan dalam waktu yang lama dan menimbulkan gangguan terhadap kehidupan manusia, hewan maupun tanaman, maka dapat dikatakan bahwa daratan telah mengalami pencemaran.Jikahal ini terjadi,maka kenyamananhidupmanusia akan terganggu.B. Penyebab Pencemaran DaratanKemajuan industri dan teknologi yang berkembang pesat ini selain dapat menimbulkan pencemaran terhadap udara dan air, dapat juga menimbulkan pencemaran terhadap daratan. Pencemaran daratan relatif lebih mudah diamati dibanding dengan pencemaran udara maupun pencemaran air.

Secara garis besar pencemaran daratan dapat disebabkan oleh :1.Faktor internal, yaitu pencemaran yang disebabkan oleh peristiwa alam, seperti letusan gunung berapi yang memuntahkan debu, pasir, batu dan bahan vulkanik lainnya yang menutupi dan merusaknya sehingga daratan menjadi tercemar. Pencemaran karena faktor internal ini tidak terlalu menjadi beban pemikiran dalam masalah lingkungan karena dianggap sebagai musibah bencana alam.

2.Faktor eksternal, yaitu pencemaran daratan karena ulah dan aktivitas manusia. Pencemaran daratan karena faktor eksternal merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian yang seksama dan sungguh-sungguh agar daratan tetap dapat memberikan daya dukung alamnya bagi kehidupan manusia. Pembahasan mengenai pencemaran daratan lebih terfokus kepada pencemaran karena faktor eksternal.

Contoh penyebab pencemaran :

1.Sampah plastik, pecahan kaca, logam maupun karet yang dibuang dalam tanah.

2. Sisa pestisida dari kegiatan pertanian yang meresap ke tanah.

3. Limbah industri yang dibuang ke tanah.

4. Aktivitas pertambangan

5. Tumpahan minyak di daratan

C. PencegahanPada prinsipnya tindakan pencegahan adalah berusaha untuk tidak menyebabkan terjadinya pencemaran, misalnya antara lain :1. Membuang sampah pada tempatnya.

Setiap rumah tangga dapat memisahkan sampah atau limbah atas dua bagian yakni organik yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme (biodegradable) dan anorganik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme (nonbiodegradable) dalam dua wadah yang berbeda sebelum diangkut ketempat pembuangan akhir.

2. Mengolah sampah organik menjadi kompos. Sistem pengomposan memiliki beberapa keuntungan, antara lain: Kompos merupakan jenis pupuk yang ekologis dan tidak merusak lingkungan, Bahan yang dipakai tersedia (tidak perlu dibeli), Masyarakat dapat membuatnya sendiri (tidak memerlukan peralatan yang mahal), dan Unsur hara dalam pupuk kompos lebih tahan lama jika dibandingkan dengan pupuk buatan.

3. Sampah organik yang mudah rusak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak4. Untuk bahan-bahan yang dapat didaur ulang, hendaknya dilakukan proses daur ulang, seperti kaca, plastik, kaleng, dan sebagainya.

5.Mengurangi penggunaan bahan-bahan yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme (nonbiodegradable). Misalnya mengganti plastik sebagai bahan kemasan/pembungkus dengan bahan yang ramah lingkungan seperti dengan daun pisang atau daun jati.6. Melakukan proses pemurnian terhadap limbah industri sebelum dibuang ke daratan atau ke tempat pembuangan.

7.Penggunaan pupuk, pestisida sesuai dengan aturan, misalnya hindari teknik penyemprotan yang salah, misalnya menyemprot berlawanan dengan arah angin, Tidak menggunakan obat melebihi takaran, Pilihlah tempat yang cocok untuk mengubur atau membakar bekas wadah, jangan membuang di tempat sampah, atau tempat lain yang dapat terjangkau anak-anak.

D. PenanggulanganAda beberapa langkah penanganan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh pencemaran tanah, diantaranya adalah:1. RemidiasiRemediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar2. BioremediasiBioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air).3.FitoremediasiFitoremediasi adalah teknologi pembersihan, penghilangan atau pengurangan polutan berbahaya, seperti logam berat, pestisida, dan senyawa organik beracun dalam tanah atau air dengan menggunakan bantuan tanaman (hiperakumulator plant).Referensi

http://jakartapedia.net/index.php?title=Pencemaran_Daratanhttp://krt3013hasviza.blogspot.com/p/pencemaran-darat.html

http://sukmaasih17.blogspot.com/2014/06/penyebab-pencemaran-daratan-terhadap_5.html