pemeriksaan diagnostik dan farmakologi

Download Pemeriksaan Diagnostik Dan Farmakologi

Post on 01-Nov-2015

241 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

nklnbo

TRANSCRIPT

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK DAN FARMAKOLOGI PADA GANGGUAN DAN KEGANASAN SISTEM SEL & HEMATOLOGI

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK DAN FARMAKOLOGI PADA GANGGUAN DAN KEGANASAN SISTEM SEL & HEMATOLOGI

DISUSUN OLEH:SHANNASTANIAR AISYA ADIF135070207113009LINTANG DIAH YUNIARTI135070218113029YULIA ROCHMAWATI 135070218113027ANGGUN135070207131014

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATANFAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS BRAWIJAYA20151Pemeriksaan Diagnostik

Pemeriksaan FisikPemeriksaan DarahBiopsiSitogenik

Leukimia1. Pemeriksaan darah tepi Laboratorium akan melakukan hitung darah lengkap untuk memeriksa jumlah sel darah putih, sel darah merah, dan platelet2. Pemeriksaan sumsum tulang Hasil pemeriksaan sumsum tulang pada penderita leukemia akut ditemukan keadaan hiperselular. Hampir semua sel sumsum tulang diganti sel leukemia (blast), terdapat perubahan tiba-tiba dari sel muda (blast) ke sel yang matang tanpa sel antara (leukemic gap). 3. Pemeriksaan LainnyaSitogenetik: Laboratorium akan meneliti kromosom dari sampel sel darah, sumsum tulang, atau kelenjar getah bening.Spinal Tap: Laboratorium akan memeriksa cairan untuk meneliti adanya sel-sel leukemia atau tanda-tanda lain dari masalah.X-ray Dada: X-ray dapat menunjukkan pembengkakan kelenjar getah bening atau tanda-tanda lain dari penyakit di daerah sternum

Mieloproliferatif

a. Pemeriksaan darah b. Aspirasi sumsum tulang dan biopsi sumsum tulangc. Analisis sitogenetik: Pemeriksaan sampel darah atau tulang sumsum yang dilihat di bawah mikroskop untuk mencari perubahan tertentu dalam kromosom. d. Tes mutasi gen JAK2: Pemeriksaan laboratorium dilakukan pada tulang sumsum atau sampel darah untuk memeriksa mutasi gen JAK2. Limfoma1. Limfoma Hodgkin1)Tes darah. Sitologi biopsi aspirasi3)Tes Pencitraan. 4) Histopatologi5)Laparotomi rongga abdomen

. Limfoma Non Hodgkin

Hitung darah lengkap:Sel darah putih (SDP) Diferensial SDP Sel darah merah dan Hb/HtEritrositMorfologi SDMKerapuhan eritrosit osmotikLaju endap darah (LED)Trombosit Test combAlkalin fosfataseKalsium serumBUNGlobulkinFoto toraks, vertebra, ekstremitas proksimal serta nyeru tekan pada area pelvisCT scan dada, abdominal, tulangUSG abdominalBiopsy sumsum tulangBiopsy nodus limfeGamopati monoklonal Pada pemeriksaan laboratorium kasus mieloma multipel dapat dijumpai :Anemia normokromik normositer, laju endap darah meningkat, serta bentukan roulleaux pada apusan darah. Kadang-kadang dijumpai sel plasma di darah tepi.

b. Leukopenia dan trombositopenia dapat dijumpai pada fase lanjut.

c. Pada sumsum tulang dijumpai sel plasma lebih dari 10 %.

d. Pada elektroforesis protein didapatkan paraprotein (M-protein) yang membentuk spike. pada daerah gamma.

ThalasemiaHb F meningkat: 20%-90% Hb total.Elektroforesis Hb: hemoglobinopati lain dan mengukur kadar Hb F.

Pemeriksaan pedigree: kedua orangtua pasien thalassemia mayor merupakan trait (carrier)dengan Hb A2 meningkat (> 3,5% dari Hb total).

Foto rontgen tulang kepala: gambaran hair on end, korteks menipis, diploe melebar dengan trabekula tegak lurus pada korteks.

Foto tulang pipih dan ujung tulang panjang: perluasan sumsum tulang sehingga trabekula tampak jelas.

FarmakologiJenis Jenis Obat HematologiKoagulansiaObat ini berguna untuk menekan atau menghentikan perdarahan. Yaitu dengan mempercepat perubahan protombin menjadi thrombin dan secara langsung mengumpalkan fibrinogen. Misalnya: Anaroxil, Adona AC, Coagulen, Transamin, vitamin K.

2.AntikoagulanAntikoagulan dapat digunakan untuk mencegah pembekuan darah dengan jalan menghambat pembentukan atau menghambat fungsi beberapa faktor pembekuan darah.Contoh-Contoh Obat Hematologi

1. AdferKomposisi:Fe glukonat 250 mg, Mangan sulfat 200 g, Tembaga sulfat 200 g, Vitamin C 50 mg, Asam folat 1000 g, Vitamin B12 7,5 g, dan Sorbitol 25 mg.

Indikasi:Anemia yang disebabkan oleh kekurangan Fe, anemia akibat traumatik atau anemia endogenik, anemia akibat perdarahan selama masa pertumbuhan, usia lanjut dan masa penyembuhan, kehamilan, menyusui, dan anemia yang disebabkan malnutrisi umum atau diet.

Kontra Indikasi:Penumpukan Fe, gangguan penggunaan Fe.Efek Samping:Gangguan saluran pencernaan.Kemasan:Kapsul 100 biji.Dosis: Dosis awal 1-2 kapsul sehari.

2.BufironKomposisi :Fe (II) Fumarat 250 mg, Vitamin B12 10 ug, Mn (II) Sulfat 0,2 mg, Cu (II) Sulfat 0,2 mg, dan Dioktil Natrii Sulfosuccinate 20 mg.

Indikasi:Pencegahan dan penyembuhan berbagai bentuk anemia seperti anemia makrositik, anemia hipokromik, anemia pernisiosa. Untuk mengobati keadaan kurang darah yang disebabkan oleh karena kekurangan zat besi yaitu karena pendarahan, pada wanita hamil dan pada masa pertumbuhan karena kebutuhan akan zat besi meningkat.

Kemasan : Dus 10x10 kapsul

Dosis:Pencegahan1 x 1 kapsul/hari, pengobatan3 x 1 kapsul/hari

3. Dasabion KapsulKomposisi: Besi (II) Fumarat 360 mg, Kalsium 20 mg, Asam Folat 1,5 mg, Vitamin B1215 mkg, Vitamin C 75 mg, Vitamin D3400 SI, dan Sorbitol 25 mg.

Indikasi:Segala macam anemia

Efek Samping:Nyeri pada saluran pencernaan disertai mual, muntah dan diare. Pemberian secara terus menerus dapat menyebabkan konstipasi dan feses menjadi hitam.

Kemasan:Dus 100 kapsulDosis:Sehari 1 kapsul atau menurut resep dokter

4. EminetonKomposisi: Ferrous Fumarate 90 mg, Cupric Sulfate 0,35 mg, Cobaltous Sulfate 0,15 mg, Manganese Sulfate 0,05 mg, Pyridoxine Hydrochloride 0,192 mg, Cyanocobalamine 5 mg, Ascorbicacid 60 mg, Dl-A-Tocopherol Acetate 5 mg, Folicacid 400 mg, Calcium Phosphate Dibasic 60 mg.

Indikasi: Membantu mengurangi gejala anemia

Efek Samping: Pemakaian Emineton secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan gastroenterik seperti diare atau gastritis, mual dan muntah.

Dosis: Dewasa (12 tablet/hari pada waktu atau sesudah makan), Anak-anak (1 tablet/hari pada waktu atau sesudah makan).

5. Ferro GlukonatKomposisi: Besi (II) sulfat 525 mg

Indikasi:Untuk mencegah dan mengobati kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan darah (anemia) dan membantu pembentukan darah.

Efek Samping:Konstipasi, diare, mual, dan muntah.

Kemasan: Botol 100 tab

Dosis: Sehari 1 kapsul pada waktu atau sesudah makan, sesuai petunjuk dokter.