pembuatan sistem informasi penjualan jamur tiram · pdf filepenjualan jamur tiram pada ud....

Click here to load reader

Post on 02-May-2019

230 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN JAMUR TIRAM

PADA UD.TIRAM MANDIRI SENTOSA TEMPEL SLEMAN

NASKAH PUBLIKASI

diajukan oleh

Maulana Febri Ashshidqy

08.12.2993

kepada

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

AMIKOM YOGYAKARTA

YOGYAKARTA

2013

MAKING SALES INFORMATION OYSTER MUSHROOM

ON UD. TIRAM MANDIRI SENTOSA

PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN JAMUR TIRAM

PADA UD. TIRAM MANDIRI SENTOSA

Maulana Febri Ashshidqy

Krisnawati

Jurursan Sistem Informasi

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

UD. Tiram Mandiri Sentosa a companies that move in the field of food. existing

sale system in this time at ud. safe self-supporting oyster stills based on conventional or

manual where every transaction registerred according to manual. matter likes this want

time relative long and can make possible the happening of error in registration and report

maker.

For that be need a system that can handle transaction at UD. Tiram Mandiri

Sentosa quickly and can be done accountancy whenever desirable so that easy to

merekap transaction that wanted without having to throw away time in course of data

collecting.

This watchfulness aim makes easy cashier in do sales transaction. this system is

supposed can do several process computerizedly that is can keep purchasing transaction

datas, sale, with can display report that need by UD. Tiram Mandiri Sentosa. where in this

transaction part often happen errors in course of the registration. supposed this system

can subsidize sale data processing smoothness in UD. Tiram Mandiri Sentosa.

Keywords : Information , Data , Accurate, Correct

1. PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi telah memacu

perkembangan dan kemajuan di segala bidang, dari bidang pendidikan, politik,

ekonomi, kesehatan sampai hiburan. Perkembangan teknologi dalam hal pengolah

informasi telah memasuki berbagai ranah, mulai dari desktop, mobile, hingga

website.

UD. Tiram Mandiri Sentosa adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam

bidang pangan. Sistem penjualan yang ada saat ini di UD. Tiram Mandiri Sentosa

masih berbasis konvensional atau manual dimana setiap transaksi dicatat secara

manual. Untuk itu diperlukan sebuah sistem yang dapat menangani transaksi di UD.

Tiram Mandiri Sentosa secara cepat dan dapat dilakukan pembukuan kapanpun

diinginkan sehingga mudah untuk merekap transaksi yang dibutuhkan tanpa harus

membuang waktu dalam proses pengumpulan data.

2. LANDASAN TEORI

2.1. Definisi Sistem

Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur lebih menekankan urut-urutan

operasi di dalam sistem dan berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu

kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

2.2. Definisi Informasi

Informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh suatu organisasi, sehingga

informasi ini sangat penting di dalam suatu organisasi. Robert N. Anthony dan John

Dearden menyebut keadaan dari sistem dalam hubungannya dengan

keberakhirannya dengan istilah entropy.

Informasi dapat didefinisikan sebagai data yang diolah menjadi bentuk yang lebih

berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.

2.2.1. Siklus Informasi

Informasi tidak lahir dengan sendirinya, tetapi lahir dari sebuah siklus. Di

dalam siklus tersebut, terdapat suatu model pengolah data yang pada

akhirnya melahirkan informasi.

Dasar Data

Prose

(Model)

Output

(Information)

Penerima

Keputusan

TindakanHasil Tindakan

Data

(Tangkap)

Input Data

Gambar 2.1 Siklus Informasi

2.2.2. Kualitas Informasi

Kualitas suatu informasi (quality of information) tergantung dari tiga hal,

yaitu:

1. Akurat (accurate), berarti informasi harus bebas dari kesalahan-

kesalahan dan tidak biasa atau menyesatkan. Akurat juga berarti

informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.

2. Tepat pada waktunya (timeliness), berarti informasi yang datang pada

penerima tidak boleh terlambat.

3. Relevan (relevance), berarti informasi tersebut mempunyai manfaat

untuk pemakainya. Nilai dari informasi (value of information) ditentukan

dari dua hal, yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Suatu informasi

dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan

biaya mendapatkannya.

2.3. Definisi Sistem Informasi

Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen dalam

pengambilan keputusan. Informasi diperoleh dari sistem informasi (information

systems) atau disebut juga dengan processing system. Sistem informasi adalah

suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan

pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan

strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-

laporan yang diperlukan.

2.4. Definisi Penjualan

Penjualan adalah bagian yang penting dari pemasaran, karena orang

mengasumsikan bahwa penjualan secara tetap dibutuhkan dalam pemasaran.

Menurut Pederden : Penjualan adalah bagian proses perorangan pembeli untuk

membeli barang atau jasa.

Ada beberapa konsep dalam penjualan yaitu:

a. Konsumen enggan membeli barang yang tidak penting.

b. Agar mau membeli, konsumen perlu dipengaruhi dengan alat yang dapat

meningkatkan minat pembeli.

c. Tugas perusahaan adalah menarik minat dan perhatian dari pelanggan.

2.4.1. Pengertian Sistem Informasi Penjualan

Sistem informasi penjualan adalah suatu kumpulan informasi yang

mendukung proses pemenuhan kebutuhan suatu organisasi yang bertanggung

jawab untuk menyediakan informasi penjualan dan transaksi data dalam satu

kesatuan proses yang saling terkait antara pembeli dan bersama-sama bertujuan

untuk mendapatkan keuntungan.

2.5. Analisis Sistem

Definisi analisis sistem adalah Penguraian dari sistem informasi yang utuh ke

dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan

mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-

hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan

perbaikan-perbaikannya (Jogiyanto HM, 1998,h.129).

2.6. Konsep Pemodelan Sistem

2.6.1. Flowchart

Flowchart adalah bagian yang menunjukkan arus pekerjaan dari sistem

secara keseluruhan menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur yang ada di

dalam sistem serta menunjukkan apa yang dikerjakan di dalam sistem.

Flowchart digambarkan dengan menggunakan simbol-simbol tertentu

yang dapat berupa input, output, proses, storage media, laporan, dan lain-lain.

2.6.2. DFD

Data Flow Diagram termasuk dalam rancangan model logika, yang

mempunyai maksud untuk menjelaskan kepada user bagaimana fungsi-fungsi di

sistem informasi secara logis akan berjalan. DFD menggambarkan arus data dari

suatu sistem informasi, tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik di mana

sistem itu berada.

2.7. Definisi Basis Data

Basis Data adalah kumpulan data yang saling berhubungan (berelasi). Dalam

ilmu komputer, definisi basis data bertambah spesifik, yaitu kumpulan file/tabel/arsip

yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik (disk).

Data diwujudkan dengan bentuk tabel-tabel. Relasi antar tabel ditunjukkan dengan

adanya kunci (key) pada kolom (field) yang memiliki keterkaitan fungsi.

Basis data mempunyai tujuan untuk mengatur data sehingga diperoleh

kemudahan, ketepatan, dan kecepatan dalam pengambilan kembali. Menurut

Kusrini(2007, h.141).

3. ANALISIS DAN PERANCANGAN

3.1. Identifikasi Masalah

Dari hasil penelitian yang telah dilakasanakan mengenai sistem informasi

penjualan jamur tiram pada UD. Tiram Mandiri Sentosa. Adapun permasalahan

yang ada antara lain :

a. Pengolahan data dan pencatatan transaksi sistem informasi penjualan dan

stok barang kurang efektif dan efisien, dikarenakan laporan yang digunakan

kurang lengkap dan tidak terdata secara menyeluruh.

b. Pengendalian yang kurang efektif karena kurang tersedianya laporan yang

berkualitas.

c. Proses pembuatan laporan lambat dan kurang akurat.

3.2. Analisis Kebutuhan Sistem

Meliputi kebutuhan fungsional dan kebutuhan non fungsional.

Pengguna sistem dibagi menjadi 2 user:

1. Admin, adapun fungsi sistem yang dapat dikelola oleh admin meliputi:

o Mengolah data pengguna

o Mengolah data barang

o Mengolah data barang masuk

o Melakukan pengolahan data transaksi

o Menampilkan dan mencetak laporan-laporan yang ada.

2. Kasir, adapun fungsi sistem yang dapat dikelola oleh kasir meliputi:

o Mengolah data barang

o Mengolah data barang masuk

o Melakukan pengolahan data transaksi

o Menampilkan dan mencetak laporan-laporan yang ada.

3.3. Analisis Kelayakan Sistem

Studi kelayakan adalah studi yang akan digunakan untuk menentukan

kemungkinan apakah pengembangan proyek sistem layak diter