pembatalan perkawinan karena kawin febrina saputri, dan sahabat lainnya yang dapat penulis sebutkan

Download PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA KAWIN Febrina Saputri, dan sahabat lainnya yang dapat penulis sebutkan

Post on 08-Jan-2020

0 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • i

    PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA

    KAWIN PAKSA

    (Analisis Putusan Hakim Pengadilan Agama Wonosobo

    Perkara Nomor: 1175/Pdt.G/2011/PA.Wsb)

    SKRIPSI

    Disusun Guna Memenuhi Tugas dan melengkapi Syarat

    Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu (S.1)

    dalam Ilmu Syari’ah dan Hukum

    Oleh:

    MUHAMMAD BASHORI S.R.

    122111087

    JURUSAN HUKUM PERDATA ISLAM

    FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM

    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO

    SEMARANG

    2017

  • ii

  • iii

  • iv

    MOTTO

    َلا ُتْنَكُح اْلِبْكُر َحَّتى ُتْسَّتْأَذَن

    “Gadis tidak boleh dinikahkan sampai dia dimintai izin.”

    (HR. Bukhari dan Muslim).

  • v

    PERSEMBAHAN

    ****************

    Bapak dan Ibu

    (Sunarwan & Sumiyati)

    ***

    Almaghfurlah KH. Ahmad Faqih Muntaha, KH. Abdurrahman

    Al-Asy’ari, dan seluruh jajaran Pengasuh beserta Pengurus

    PPTQ Al-Asy’ariyyah Kalibeber Mojotengah Wonosobo.

    ***

    Seluruh sahabat terbaik Ahsan Rombong, Yazid Yaidun Censu,

    Rozaq Slamet, Ridwan Kecol, Ridlo Gentho, Anggun Febrina

    Saputri, dll.

  • vi

    DEKLARASI

    Dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab, penulis

    menyatakan bahwa skripsi ini tidak berisi materi yang pernah

    ditulis oleh orang lain atau diterbitkan. Demikian juga skripsi ini

    tidak berisi satu pun pikiran-pikiran orang lain kecuali informasi

    yang terdapat dalam referensi yang dijadikan bahan rujukan.

    Semarang, 11 Januari 2017

    Muhammad Bashori S.R.

    NIM. 122111087

  • vii

    KATA PENGANTAR

    Segala puji penulis panjatkan bagi Allah SWT. atas

    segala nikmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat

    menyelesaikan skripsi yang berjudul “PEMBATALAN

    PERKAWINAN KARENA KAWIN PAKSA(Analisis Putusan

    Hakim Pengadilan Agama Wonosobo Perkara

    Nomor:1175/Pdt.G/2011/PA.Wsb)” ini. Dan tak lupa sholawat

    serta salam senantiasa tercurah kepada Baginda Nabi

    Muhammad Saw. sang pemangku wahyu sebagai huddan linnas.

    Penulis menyadari skripsi ini tidak akan selesai tanpa

    bantuan, arahan dan bimbingan dari berbagai pihak, baik yang

    secara langsung maupun tidak. Oleh karena itu, penulis

    menghaturkan banyak terima kasih kepada:

    1. Pembimbing I dan II, Bapak Drs. Ahmad Ghozali, M.Si.,

    dan Bapak Achmad Arief Budiman, M.Ag., yang dengan

    penuh kesabaran memberikan arahan dan bimbingannya

    agar skripsi ini menjadi lebih baik

    2. Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum beserta seluruh

    jajaran birokrasi UIN Walisongo Semarang.

  • viii

    3. Kajur Hukum Perdata Islam, Ibu Anthin Lathifah, M.Ag.

    dan seluruh jajarannya yang telah memberikan motivasi

    serta arahan sejak awal kuliah hingga sekarang.

    4. Bapak Sunarwan dan Ibu Sumiyati, sebagai orang tua

    yang selalu mendidik, merawat dan menjaga dengan

    penuh kasih sayang dan kesabaran sejak penulis berada

    dalam kandungan hingga sekarang.

    5. Keluarga besar PPTQ Al-As’ariyyah, Kalibeber,

    Mojotengah, Wonosobo, yang mendidik penulis selama

    kurang lebih 6 tahun, yang hingga sekarang tetap

    menjadi panutan bagi penulis.

    6. Seluruh sahabat seperjuangan selama penulis berada

    dalam lingkup UIN Walisongo Semarang: M. Ahsan

    Asyrofi, M. Yazid Mashdar Hilmi, Miftahurrozaq, M.

    Agus Purnomo, M. Ridwan, Ridlo Annas, Anggun

    Febrina Saputri, dan sahabat lainnya yang dapat penulis

    sebutkan satu persatu.

    Sekali lagi penulis haturkan banyak terima kasih, dan

    permintaan maaf yang sebesar-besarnya apabila di dalam proses

    mengerjakan skripsi ini banyak menyita waktu dan merepotkan.

  • ix

    Terakhir, penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi

    masyarakat pada umumnya, dan kepada penulis pada khususnya.

    Amin.

    Semarang, 11 Januari 2017

    Penulis

    Muhammad Bashori S.R.

    NIM: 122111087

  • x

    ABSTRAK

    Perkawinan merupakan suatu hal yang sangat akrab bagi

    masyarakat, dan menjadi hal sakral. Namun permasalah-

    permasalahan mengenai perkawinan atau pernikahan masih

    kerap terjadi, seperti: percaraian, pembatalan perkawinan,

    pembagian harta gono-gini, poligami dan lain sebagainya.

    Mengenai pembatalan perkawinan, dalam Pasal 71 Kompilasi

    Hukum Islam menyebutkan salah satu alasan untuk dapat

    mengajukan pembatalan perkawinan adalah karena ada paksaan

    saat melakukan perkawinan. Di Pengadilan Agama Wonosobo

    terdapat perkara pembatalan perkawinan karena kawin paksa,

    hal ini dapat diketahui dalam Putusan Pengadilan Agama

    Wonosobo Perkara Nomor: 1175/Pdt.G/2011/PA.Wsb.

    Dalam putusan tersebut Hakim Pengadilan Agama

    Wonosobo mengabulkan permohonan pemohon untuk

    membatalkan perkawinannya. Pertimbangan hukum yang

    digunakan Hakim dalam memutus perkara adalah Pasal 71

    Kompilasi Hukum Islam. Namun Hakim Pengadilan Agama

    Wonosobo mengabaikan Pasal 72 Kompilasi Hukum Islam

    sebagaimana Pasal 27 Undang-Undang Perkawinan yang

    mengatur jangka waktu untuk mengajukan permohonan

    pembatalan perkawinan. Hal inilah yang menjadi alasan penulis

    dalam meneliti Putusan Pengadilan Agama Wonosobo Perkara

    Nomor: 1175/Pdt.G/2011/PA.Wsb.

    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dan jenis

    penelitian yang digunakan ialah penelitian hukum normatif

    (doktirner yuridis) dengan pendekatan perundang-undangan

    (Statute Approach) dan pendekatan kasus (Case Approach).

    Penelitian hukum normatif yaitu penelitian yang dilakukan

    dengan cara meneliti bahan pustaka (data sekunder). Nama lain

    dari penelitian hukum normatif adalah penelitian hukum

  • xi

    doktriner, juga disebut sebagai penelitian perpustakaan atau

    studi dokumen. Artinya dalam melakukan pembahasan terhadap

    permasalahan yang ada, peneliti akan melihat data-data

    kepustakaan yang berkaitan dengan Putusan Pengadilan Agama

    Wonosobo Perkara Nomor: 1175/Pdt.G/2011/PA.Wsb.

    Setelah melakukan penelitian dengan melakukan

    interpretasi unsur paksaan dan ancaman dalam Pasal 72

    Kompilasi Hukum Islam sebagaimana Pasal 27 Undang-Undang

    Perkawinan, penulis menyimpulkan bahwa permohonan

    pembatalan perkawinan dengan alasan kawin paksa dapat

    diajukan ke Pengadilan Agama dengan jangka waktu 6 (enam)

    bulan setelah pernikahan. Dan jika pernikahan telah berjalan

    selama 6 (enam) bulan, salah satu pihak tidak mengajukan

    permohonan pembatalan perkawinan maka haknya gugur.

    Sehingga permohonan pembatalan perkawinan dalam Putusan

    Pengadilan Agama Wonosobo Perkara Nomor:

    1175/Pdt.G/2011/PA.Wsb tidak semestinya dikabulkan sebagai

    oleh majlis Hakim.

    Keywords: Kawin, Batal, Kompilasi Hukum Islam, Undang-

    Undang Perkawinan

  • xii

    DAFTAR ISI

    JUDUL .......................................................................................... i

    PERSETUJUAN PEMBIMBING ................................................. ii

    PENGESAHAN ............................................................................ iii

    MOTTO ......................................................................................... iv

    PERSEMBAHAN ......................................................................... v

    DEKLARASI ................................................................................ vi

    KATA PENGANTAR ................................................................... vii

    ABSTRAK .................................................................................... x

    DAFTAR ISI ................................................................................. xii

    BAB I: PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang............................................................. 1

    B. Rumusan Masalah ....................................................... 7

    C. Tujuan Penelitian ......................................................... 8

    D. Tinjauan Pustaka ......................................................... 8

    E. Metodologi Penelitian ................................................. 12

    F. Sistematika Penulisan Skripsi...................................... 15

    BAB II: KETENTUAN UMUM MENGENAI

    PEMBATALAN PERKAWINAN DAN KAWIN

    PAKSA

    A. Pembatalan Perkawinan

    1. Pengertian Pembatalan Perkawinan ...................... 19

    2. Alasan dan Tata Cara Pembatalan Perkawinan ..... 23

    3. Akibat Hukum Pembatalan Perkawinan ................ 30

    B. Kawin Paksa

    1. Pengertian Kawin Paksa ........................................ 35

  • xiii

    2. Konsekuensi Ketika Terjadi Kawin Paksa ............ 46

    BAB III: PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA

    K