pedoman proyek karbon v1

Download Pedoman Proyek Karbon v1

Post on 22-Mar-2017

208 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • SiCarbon Pedoman Inisiasi Proyek Karbon

    Publikasi 1.0 - November 2011

    The Wildlife Conservation Society - Indonesia Program Penulis: Bonnie Dewantara, Rini Sucahyo

  • SiCarbon ii

    Daftar Isi

    Ringkasan ............................................................................................ 1

    8 Langkah Inisiasi Proyek Karbon ..................................................... 3

    Singkatan ............................................................................................ 4

    1. Ide Proyek dan Kajian Awal ......................................................... 5

    2 Desain dan Perencanaan ........................................................... 14

    3 Penyusunan Dokumen Desain Proyek ........................................ 25

    4 Peninjauan Kegiatan & Penyusunan Strategi Implementasi ... 30

    5 Finalisasi Pembiayaan dan Pengaturan Investasi ..................... 32

    6 Penyetujuan, Validasi dan Registrasi .......................................... 33

    7. Implementasi dan Pemantauan ................................................ 37

    8. Verifikasi dan Penerbitan ............................................................ 38

  • SiCarbon 1

    Ringkasan Mengembangkan proyek karbon adalah proses yang kompleks. Pengembangan yang sukses harus melalui persyaratan ketat untuk menganalisa dan mendokumentasikan manfaat karbon, serta sejumlah isu di bidang hukum, hubungan masyarakat dan bisnis di samping juga berbagai tantangan ketika melaksanakan reforestasi dan kegiatan pengelolaan hutan dan lahan yang mampu melampaui sekedar pemikiran bisnis biasa dalam upaya menciptakan manfaat karbon.

    Pedoman ini bertujuan memberikan bimbingan bagi pemilik dan pengembang proyek, baik dari sektor swasta, organisasi masyarakat atau lembaga pemerintah, untuk mem-bantu menavigasi tantangan ini, dengan cara mengurai langkah-langkah dan kom-ponen kunci untuk mengembangkan sebuah proyek karbon yang dapat menghasilkan pengurangan emisi yang dapat dipasarkan, sesuai standar karbon yang paling umum digunakan saat ini, yaitu Standar Karbon Sukarela (Voluntary Carbon Standard / VCS) dan, sebagai sertifikasi pendukung, Standar Iklim, Masyarakat dan Keanekaragaman Hayati (Climate, Community and Biodiversity Standard / Standar CCB).1 Pengembangan proyek karbon memerlukan seperangkat pendekatan metodologis ketat, untuk mengkuantifikasi manfaat karbon yang akan dituangkan dalam Dokumen Desain Proyek (Project Design Document / PDD) dan divalidasi secara independen dan kemudian diverifikasi untuk menerbitkan kredit karbon bersertifikat, di mana dokumen ini dapat memberikan panduan secara teknis. Namun, pengembangan proyek adalah pekerjaan yang jauh melampaui tantangan kompilasi PDD tersebut dan akan melalui setidaknya dua kali proses audit yang dilakukan oleh pihak ketiga, serta meliputi di-mensi-dimensi penting dalam bisnis, hukum, lingkungan dan hubungan masyarakat. Panduan ini mencoba untuk menjelaskan hal-hal yang harus dipertimbangkan dan tindakan-tindakan utama untuk memastikan kesuksesan dan keberlanjutan proyek. Sejumlah besar informasi sudah tersedia untuk pengembang proyek karbon. Karena itu, panduan ini bertujuan untuk melengkapi, dan bukan menggantikan, yang merangkum langkah-langkah spesifik dari proses pengembangan proyek berdasarkan berbagai sumber. Selain itu, penting sekali untuk mencari bimbingan dan dukungan khusus dari para ahli untuk memastikan tujuan proyek dan aspek desain yang realistis, dan mem-perjelas metodologi, standar dan tuntutan pasar yang kompleks dan cepat berubah.

    1 Standar lainnya yang juga dapat memberikan alternatif pengembangan dan pembiayaan proyek, be-berapa kali disebutkan pula dalam dokumen ini, tapi tidak dibahas secara detail.

  • SiCarbon 2

    Memang, masih ada ketidakpastian besar dalam hal kebijakan dan situasi pasar untuk proyek karbon. Reforestasi masih dikecualikan dari peraturan pasar dan negosiasi REDD+ internasional tetap tidak meyakinkan. Terlepas dari antusiasme yang cukup be-sar untuk REDD+ dan proyek karbon lainnya di antara banyak pemangku kepentingan, volume aktual transaksi selisih karbon (carbon offset) masih relatif kecil. Selain itu, masa depan proyek dalam skema REDD+ masih jauh dari jelas. Tren usulan regulasi terbaru di luar negeri semakin menunjuk ke arah tingkat pengurangan emisi nasional dengan pembiayaan yang dimediasi oleh pemerintah. Bagaimana dan bila proyek itu dapat "bersarang" dalam kerangka kerja yang dipimpin pemerintah, masih belum terdefinisi dan menyebabkan ketidakpastian besar bagi pendukung proyek dan investor. Meski begitu, pendekatan yang saat ini digunakan akan terus relevan. Kegiatan dapat terus berlanjut sebagai proyek diskrit atau akhirnya dapat diintegrasikan sebagai bagi-an dari pendekatan REDD+ internasional dan akan menjadi model bagi berkem-bangnya sistem nasional. Proyek akan cenderung membentuk komponen penting dan menyediakan titik entri yang nyata bagi keuntungan lokal, investasi swasta, dan langkah-langkah dukungan bilateral. Selain itu, tidak ada indikasi bahwa pasar karbon sukarela akan hilang dengan adanya skema regulasi. Bahkan, mengingat ketidakpas-tian di atas, untuk saat ini pasar sukarela tetap merupakan outlet pasar yang paling pasti. Berdasarkan semua pertimbangan tersebut, panduan ini difokuskan terutama pada pendekatan yang diwajibkan oleh VCS sebagai pelopor metodologi kehutanan, serta Standar CCB yang memberikan jaminan tambahan yang signifikan akan manfaat sosial dan keanekaragaman hayati. Pedoman ini disajikan sebagai serangkaian langkah logis yang berurutan. Namun se-tiap proyek akan bervariasi dalam pendekatan dan persyaratan. Dan banyak kegiatan perlu dilakukan secara paralel atau dengan urutan yang sedikit dimodifikasi. Selain itu, ketika hambatan utama telah dilalui, mungkin saja akan menguntungkan un-tuk memecah proyek menjadi bagian-bagian kegiatan tertentu yang dapat men-dukung evaluasi, desain kegiatan dan keterlibatan pemangku kepentingan sejak awal.

  • SiCarbon 3

    8 Langkah Inisiasi Proyek Karbon

    1. Ide Proyek dan Kajian Awal

    2. Desain dan Perencanaan

    3. Penyusunan Dokumen Desain Proyek

    4. Peninjauan Kegiatan dan Penyusunan Strategi Implementasi

    5. Finalisasi Pembiayaan dan Pengaturan Investasi

    6. Penyetujuan, Validasi dan Registrasi

    7. Implementasi dan Pemantauan

    8. Verifikasi dan Penerbitan

  • SiCarbon 4

    Singkatan

    Bahasa Inggris

    Bahasa Indonesia

    AFOLU Agriculture, Forestry & Other Land-Use

    Pertanian, Kehutanan & Penggunaan Lahan Lainnya

    AMDAL Environmental Impact Assessment

    Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

    AR Afforestation and Reforestation

    Aforestasi dan Reforestasi

    CCB Climate, Community and Biodiversity

    Iklim, Masyarakat dan Keanekaragaman hayati

    CDM Clean Development Mechanism

    Mekanisme Pembangunan Bersih

    CER Certified Emission Reduction

    Pengurangan Emisi yang Tersertifikasi

    ERPA Emission Reduction Purchase Agree-ment

    Perjanjian Pembelian Pengurangan Emisi

    FAO Food and Agriculture Organization

    Organisasi Pangan dan Pertanian

    FPIC Free, prior and informed consent

    Persetujuan bebas yang didahulukan dan dimaklumi

    GRK Gas Rumah Kaca

    Greenhouse Gas

    IFM Improved Forest Management

    Pengelolaan Hutan yang Disempurnakan

    IPCC Intergovernmental Panel on Climate Change

    Panel Antar-Pemerintah mengenai Pe-rubahan Iklim

    MoU Memorandum of Understanding

    Memo Kesepakatan

    PDD Project Design Document

    Dokumen Desain Proyek

    PIN Project Idea Note

    Nota Ide Proyek

    REDD Reducing Emission from Deforestation and Degradation

    Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi

    VCS Voluntary Carbon Standard

    Standar Karbon Sukarela

    PIN Project Idea Note

    Nota Ide Proyek

    REDD Reducing Emission from Deforestation and Degradation

    Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi

    VCS Voluntary Carbon Standard

    Standar Karbon Sukarela

    VCU Verified Carbon Unit

    Unit Karbon yang Terverifikasi

  • SiCarbon 5

    1. Ide Proyek dan Kajian Awal

    1.1 Membuat Konsep

    Dari awal, pengembang proyek perlu mendefinisikan keempat hal berikut: 1. Apa tujuan proyek. 2. Kegiatan apa saja yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. 3. Di mana proyek akan dilaksanakan. 4. Siapa peserta-peserta dan juga mitra-mitra yang penting untuk berpartisipasi dalam

    proyek ini demi kesuksesan pelaksanaan kegiatan dan tercapainya tujuan.

    Mendefinisikan apa dan bagaimana kegiatan-kegiatan dalam proyek yang akan meningkatkan dan mempertahankan tutupan hutan dan biomassa 2 , merupakan langkah pertama dan yang terpenting dalam merancang sebuah proyek karbon.

    Kenyataan yang cukup mengejutkan adalah sejumlah pengembang memulai proses desain proyek yang kompleks ini dengan berfokus pada penghitungan karbon dan po-tensi pendapatan dari karbon tersebut, tanpa mendefinisikan secara menyeluruh apa dan bagaimana kegiatan-kegiatan dalam proyek yang dapat menciptakan manfaat karbon, sehingga kemudian dapat diukur dan menghasilkan uang. Dalam hal ini terdapat perbedaan utama dari sisi konsep dan praktek, yaitu antara kegiatan proyek yang menghasilkan manfaat karbon seperti menanam pohon, me-lestarikan hutan dan menyempurnakan pengelolaan hutan dan komponen desain secara teknis seperti menghitung dan mendokumentasikan manfaat karbon yang diciptakan oleh aktivitas proyek dan mendapatkan sertifikasi sesuai standar tertentu. Prinsip di atas berlaku untuk upaya konservasi terpadu maupun pro