Pedoman KPM 2013 Gel-I

Download Pedoman KPM 2013 Gel-I

Post on 10-Aug-2015

164 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Buku Pedoman KPM Tahun 2013 Gelombang Pertama bagi Mahasiswa STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa

TRANSCRIPT

<p>4 Maret - 16 April 2013</p> <p>KULIAH PENGABDIAN MASYARAKAT (KPM)</p> <p>1Tema: Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Sebagai Wadah Pembelajaran di Masyarakat</p> <p>Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Zawiyah Cot Kala Langsa Tahun 2013</p> <p>Kata Pengantar Hanya bagi Allah segala puji serta syukur kita sampaikan karena atas hidayah dan petunjuk-Nya kita berada di atas jalan yang lurus (ash-shiraathal-mustaqiin) ini, yaitu dienul-Islam. Selawat dan Salam semoga senantiasa terlimpah kepada uswah kita yang telah menyampaikan risalah kebenaran, Rasulullah Muhammad SAW, juga bagi keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman nanti. Pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) merupakan salah satu bentuk pendharma baktian pada masyarakat, yang sebelumnya disebut Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan ini dibebankan kepada setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan program S.1 (Strata Satu) pada Perguruan Tinggi, sekaligus juga sebagai realisasi tri dharma perguruan tinggi yang bertanggung jawab untuk membina dan melakukan berbagai bentuk pengabdian di tengah kehidupan masyarakat serta berguna dalam usaha mempercepat pembangunan dalam bidang sosial keagamaan. Terkait dengan hal tersebut Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Zawiyah Cot Kala Langsa akan melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Angkatan XXIV Tahun 2013. Pada Tahun 2013 ini akan diadakan 2 (dua) gelombang. Gelombang pertama akan dilaksanakan pada bulan Maret s/d April 2013. Sementara gelombang kedua direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Juli s/d Agustus 2013. Para mahasiswa KPM akan ditempatkan di wilayah Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Tamiang. Untuk terlaksananya kegiatan dimaksud sesuai dengan ketentuan, maka Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdiaan Masyarakat (LP3M) telah menyusun Pedoman</p> <p>Pelaksana sebagai acuan bagi komponen yang ikut serta dalam kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tahun 2013. Dalam kesempatan ini, Pelaksana mengucapkan banyak terima kasih kepada berbagai pihak yang ikut berpartisifasi aktif dalam menyukseskan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) tersebut. Dan akhirnya kepada Allah jualah kita berserah diri semoga kerja kita ini menjadi amal kebaikan disisi-Nya. Amien! Langsa, 18 Maret 2013 Lembaga Penelitian Pengembangan Dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Kepala, dto Junaidi, MA Nip 19691231 200901 1 038</p> <p>ii</p> <p>DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR.....................................................................i DAFTAR ISI...................................................................................iii BAB I : PENDAHULUAN ......................................................1 A. Dasar Pemikiraan ..................................................1 B. Landasan ...............................................................4 C. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran KPM....................5 D. Status KPM ...........................................................9 E. Peserta...................................................................9 F. Tempat, Jumlah dan Waktu..................................10 II : BENTUK KPM ..........................................................12 A. Bentuk KPM .........................................................12 B. Macam-Macam Kegiatan KPM.............................12 C. Sistem Pelaksanaan ...............................................17 III : PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN .....................18 A.Penjajakan dan Penentuan Lokasi............................18 B. Pendaftaran Peserta .................................................19 C. Pembekalan Peserta .................................................20 D.Pengorganisasian dan Penempatan Peserta..............23 E. Pelepasan/Penyerahan dan Penjemputaan Peserta ...24 F. Tahapan Pelaksanaan KPM di Lapangan ................25 IV : TEKNIK EVALUASI DAN KETENTUAN KHUSUS ..27 A. Teknik Evaluasi ....................................................27 B. Penulisan Laporan Akhir.......................................29 C. Ketentuan-Ketentuan Khusus................................31 V : PENUTUP.................................................................32</p> <p>BAB</p> <p>BAB</p> <p>BAB</p> <p>BAB</p> <p>LAMPIRAN-LAMPIRAN</p> <p>iii</p> <p>BAB I PENDAHULUAN</p> <p>A. Dasar Pemikiran Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Zawiyah Cot Kala Langsa didirikan pada tahun 1980 merupakan hasil keputusan Seminar Sejarah Islam di Rantau Pertamina Kuala Simpang, bahkan nama tersebut diambil dari sebuah nama lembaga pendidikan tinggi terbesar di Asia Tenggara yang tertua di Bayeun sekitar abad ke-4 H. Proses berdirinya STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa disponsori oleh M. Hasan ZZ, BA (Kakandepak Aceh Timur saat itu), M. Amin Arifin (Almarhum), Drs. Azhar Zakaria (Ka. MAN pada saat itu, sekarang Dosen tetap pada STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa), H. Zainuddin Saman dan Drs. Idris Harahap yang merupakan realisasi hasil seminar dengan mendapat dukungan dari pemerintah dan berbagai lapisan masyarakat. Penegerian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Zawiyah Cot Kala Langsa terjadi Pada akhir tahun 2006 ditandai dengan dikeluarkannya peraturan Presiden RI Nomor 106 Tahun 2006 Tanggal 28 Desember 2006 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Zawiyah Cot Kala Langsa yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Dr. Susilo Bambang Yudhoyono. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) memiliki tenaga pengajar atau dosen-dosen yang berkualitas dan berpengalaman dengan kualifikasi S.3, S.2 dari lulusan dalam dan luar negeri, serta sejumlah dosen Tamu dari IAIN Ar-Raniry Banda Aceh dan IAIN Sumatera Utara. Sampai saat ini STAIN Cot Kala Langsa memiliki 3 (tiga) Jurusan yakni Jurusan Tarbiyah, Jurusan Dakwah, dan Jurusan Syariah. Jurusan</p> <p>Tarbiyah memiliki 4 (empat) Program Studi yakni Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), dan Pendidikan Matematika (PMA) yang kesemua prodi tersebut telah terakreditasi. Sementara, Jurusan Dakwah mempunyai 1 (satu) prodi yaitu Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), dan Jurusan Syariah mempunyai 2 (dua) Prodi yaitu Prodi Muamalah (MU) dan Prodi Ahwal Al-Syakhshiyah (AS) yang juga telah terakreditasi Oleh karena itu, peran Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Zawiyah Cot Kala Langsa merupakan wujud dari implementasi Tri Dharma pendidikan Tinggi Islam yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa dituntut mampu mensinergikan Tri Dharma dalam bentuk yang lebih konkret melalui proses kontinu bahwa pendidikan dikembangkan bukan hanya didasarkan pada literatur tekstual tetapi juga pengalaman empirik dan hasil penelitian. Kegiatan ini akan memberikan peta dasar potensi dan kendala yang dihadapi dalam kehidupan manusia, sehingga STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa diharapkan berperan untuk andil dalam pengembangan potensi dan membantu menyelesaikan problem atau kendala yang dihadapi oleh masyarakaat, baik problem yang terjadi pada masyarakat pedalaman, miskin kota, maupun daerah pesisir. Disamping itu, STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa juga merupakan bagian dari sistem pendidikan tinggi di Indonesia yang senantiasa dituntut perannya untuk melaksanakan pembangunan masyarakat sesuai dengan disiplinnya masingmasing yang mengacu pada tiga kebijakan pembangunan yaitu, Pertama, peningkatan akses dan pemerataan pendidikan. Kedua, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing pendidikan. Ketiga, peningkatan tata kelola akuntabilitas dan pencitraan publik. Kebijakan-kebijakan tersebut saling terkait sehingga STAIN2</p> <p>Zawiyah Cot Kala tampil sebagai agent of change, agent of inovation dan agent of development dalam menunjang pembangunan pendidikan yang diwujudkan dalam aktivitas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program Kuliah Pengabdian Masyarakat selanjutnya disingkat KPM merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut. Di samping itu KPM ini merupakan praktek penerapan ilmu pengetahuan yang bersifat kurikuler, namun dilaksanakan di luar kampus yang dilaksanakan oleh mahasiswa dan dikembangkan oleh seluruh jurusan sebagai satu bagian dari program pendidikan perguruan tinggi Islam secara keseluruhan. Bagi mahasiswa dilingkungan STAIN, Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) merupakan kegiatan intra kurikuler yang pelaksanaannya mempertimbangkan keterpaduan aspek tridarma perguruan tinggi di atas. Di samping mendarma baktikan ilmu yang telah diperoleh selama beberapa tahun di ruang kuliah juga untuk menambah pengalaman hidup bersama masyarakat dalam membina diri sebagai calon sarjana muslim yang sadar terhadap keadaan dan kebutuhan masyarakat pada umumnya dan umat Islam secara khusus. Program KPM ini memposisikan masyarakat sebagai aktor utama baik sejak perencanaan maupun sampai dengan proses evaluasi. Untuk merealisasikan tersebut, maka di setiap menyusun program KPM ini selalu memakai pendekatan Community development yaitu berkelanjutan, pemberdayaan, demokratis dan partisipatif yang didistribusikan secara seimbang dan merata. Selanjutnya, Pengabdian ini juga merupakan kegiatan lapangan dalam upaya membuktikan kebenaran teoritis, menyelesaikan masalah sosial, sembil berusaha menemukan halhal baru dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta memanfaatkannya dalam segala aspek kehidupan umat manusia.3</p> <p>Disamping itu kegiatan pengabdian bagi STAIN Zawiyah Cot Kala dapat menjadi nafas bagi kehidupan perguruan tinggi. Dalam rangka mendorong produktivitas STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa untuk menyelenggarakan aktivitas pengabdian kepada masyarakat, maka diperlukan rancangan program yang lebih matang untuk KPM Angkatan XXIV tahun 2013. Program tersebut didasarkan pada tiga kebijakan dasar sebagaimana telah dikemukan di atas, yaitu pemerataan dan perluasan akses pendidikan; mutu, relevansi; dan daya saing; tata kelola dan pencitraan publik. KPM ini dilaksanakan oleh suatu panitia pelaksana KPM yang diangkat dan ditunjuk dengan surat keputusan Ketua STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa. B.Landasan 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistim Pendidikan Nasional 2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 60 Tahun 1990 Tentang Pendidikan Tinggi. 3. Perpres Nomor 106 Tahun 2006 Tentang Penegerian STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa. 4. Keputusan Menteri Agama RI Nomor 383 Tahun 1997 Tentang Kurikulum Nasional Program Sarjana (S1). 5. Peraturan Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Ortaker STAIN. C. Visi, Misi, Tujuan dan sasaran KPM 1. Visi Terwujudnya sarjana dalam bidang keislaman yang memiliki sikap kejujuran akademis (academic honesty) dan integritas akademis (academic integrity), sehingga4</p> <p>mampu mewujudkan masyarakat bermartabat, damai dan sejahtera.</p> <p>yang</p> <p>amanah,</p> <p>2. Misi a. Misi akademik: memadukan berbagai disiplin ilmu secara multidisipliner yang dikembangkan oleh STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa b. Misi Sosial: pemberdayaan potensi masyarakat kearah perubahan sosial, kemandirian dan pembebasan dari kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan. c. Misi Syariat: Mengimplementasikan Syariat Islam secara kafah dalam hidup dan kehidupan masyarakat. Ketiga misi tersebut mengacu pada misi pengkajian dan pengembangan nilai-nilai ajaran Islam dalam kenyataan hidup masyarakat Islam yang bersumber dari Al-Quran dan Al-Hadits yang diyakini untuk mencapai kesejahteraan dunia-akhirat. Maka kaum intelektual (mahasiswa) berkewajiban untuk melakukan penataan masyarakat sesuai dengan sistem pembelajaran Al-Quran dan Al-Hadist sebagai petunjuk dan pedoman hidup dalam kehidupan masyarakat. Terkait dengan tanggung jawab itulah STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa merasa perlu menugaskan mahasiswa melalui Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Program KPM bersifat belajar, mengkaji dan mengabdi, yang diwujudkan dalam bentuk: a. Pembangunan masyarakat melalui proses penyadaran dan partisipasi bersama masyarakat. b. Dorongan untuk mengembangkan kehidupan beragama dilingkungan masyarakat melalui ketepatan dan kecermatan observasi tentang situasi sosial, latar5</p> <p>belakang struktural dan kultur masyarakat yang menjadi khalayak sasaran KPM. c. Inventarisasi dan identifikasi persoalan masyarakat terutama yang berhubungan dengan bidang sosial keagamaan. d. Mengupayakan pencaharian jalan pemecahan masalah yang dihadapi masyarakat. 3. Tujuan Pelaksanaan KPM STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa merupakan usaha meningkatkan kualitas calon alumni dengan menguji kebolehan dan kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmunya di tengah masyarakat. Dengan mendidik mahasiswa membiasakan diri berbuat baik dan beramal shaleh dalam bentuk membangun masyarakat. Maka secara garis besar ditetapkan tujuan sebagai berikut: a. Mempersiapkan calon sarjana yang lebih menghayati dan memahami kompleksitas permasalahan yang langsung dihadapi masyarakat dan memperluas wawasan pikiran serta belajar menanggulangi permasalahan secara praktis dan terpadu. b. Mengembangkan pengetahuan agama, sikap dan keterampilan mahasiswa melalui sosialisasi Syariat Islam, teknologi dan seni yang bernafaskan Islam secara langsung di masyarakat serta malatih mahasiswa untuk bekerja antar bidang keahlian secara terpadu. c. Membantu pemerintah dalam mempercepat proses pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dalam berbagai bidang khususnya bidang sosial keagamaan.</p> <p>6</p> <p>4. Sasaran Adapun sasaran Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) adalah masyarakat pedalaman yang ada di Aceh. Masyarakat pedalaman adalah masyarakat yang hidup dengan rentangan interval desa ke kota terdekat sangat jauh (terisolasi). Karena jauhnya inilah memunculkan permasalahan yang sangat dirasakan oleh masyarakat pedalaman. Di antara permasalahan tersebut adalah terbatasnya masih banyaknya jalan penghubung yang sulit dilalui, sumber mata pencaharian yang sangat sulit, dan potensi daerah belum maksimal dikelola, sumber-sumber ekonomi produktif masyarakat mengalami kehancuran, seperti peralatan pengelolaan hasil pertanian, terlantarnya pengelolaan sawah, kebun dan ternak. Sehingga hasil yang di dapat dari sawah, dan berkebun hanya mampu mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari di luar biaya pendidikan anak sekolah. Dari segi kualitas dan kuantitas sandang, masih sangat minim. Akses transformasi rendah, tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah. Pengetahuan agama dan keberagamaan umumnya terbatas. Mudah terbujuk rayu oleh rentenir saat terdesak dan dari kesehatan sering kelihatan kurang gizi dan lainlain. Pada pokoknya terbatas sekali akses pelayanan sosial dasar sehingga tertutuplah hubungan mereka dengan kehidupan sosial budaya luar. Disinilah pentingnya peran intelektual (mahasiswa) dalam bentuk Kuliah Pengabdian Masyarakat guna membangkitkan kembali potensi dan energi sosial masyarakat untuk membangun kembali Aceh. Maka pelaksanaan KPM STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa mempunyai 4 sasaran utama yaitu:</p> <p>7</p> <p>a. Bagi masyarakat 1) Masyarakat memperoleh bantuan tenaga dan pikiran untuk meningkatkan cara berpikir, pengetahuan, dan ketrampilannya, sehingga dapat menumbuhkan potensi sumber daya dan energi social yang selanjutnya berkembang...</p>