pdi biografi tokoh ( reynaldi r.s kelas gab c d)

Download Pdi biografi tokoh ( reynaldi r.s kelas gab c d)

Post on 09-Aug-2015

22 views

Category:

Design

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  1. 1. Reynaldi Riestira S 1603140072 Kelas Gab C-D Tokoh Desainer Antoni Gaudi Dosen Pengampu , Bpk. Rangga Firmansyah
  2. 2. Antonio Gaudi adalah (lahir 25 Juni 1852 meninggal 10 Juni 1926 pada umur 73 tahun) seorang arsitek Catalunya dari Reus, Spanyol, yang menjadi tokoh utama Modernisme Catalunya. Karya-karya Gaud mencerminkan gayanya yang individualis dan tidak biasa. Kebanyakan di antaranya terdapat di Barcelona. Beberapa tahun kemudian, di bawah pengaruh teknik seni neo-Gothik dan Oriental, Gaud menjadi bagian dari aliran Modernista yang mencapai puncaknya pada ahir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Karyanya menjadi sumber aliran Modernisme bergaya organik yang terinspirasi oleh alam. Gaud jarang menggambar secara rinci rancangan karyanya. Ia justru lebih suka membuat model skala tiga dimensi dan membentuk elemen rincinya sambil membayangkannya. Kebanyakan karya Gaudi mencerminkan kegemarannya dalam hidup yaitu arsitektur,alam, dan agama. Gaudi juga menggabungkan karya nya dengan kerajinan yang ia kuasai,misalnya keramik,kaca berwarna,pahat kayu,dll.
  3. 3. Gaya Desain Karier profesional Gaud sangat unik karena ia tidak pernah berhenti meneliti struktur mekanis bangunan. Awalnya, Gaud terinspirasi oleh seni oriental (India, Persia, Jepang) melalui studi para teoriwan arsitektur historisis. . Pengaruh aliran Oriental dapat dilihat pada karya-karyanya di Capricho, Istana Gell, Paviliun Gell, dan Casa Vicens. Selanjutnya, ia menganut aliran neo-Gothik yang sedang populer pada kala itu, mengikuti ide arsitek Perancis Viollet- le-Duc. Pengaruh ini terlihat di Colegi de les Teresianes, Istana Episkopal di Astorga, Casa Botines, dan rumah Bellesguard, serta ruang bawah tanah dan apsis Sagrada Famlia. Terakhir, Gaud mengambil jalan yang lebih personal melalui gaya modernisme organik yang terinspirasi oleh alam yang kelak menjadi dasar karya-karya besarnya.
  4. 4. Pencarian Bahasa Arsitektur Baru Seiring berjalannya waktu Gaudi mulai mempelajari hal-hal baru yaitu Bentuk Geometri alam organik dan anarkik secara mendalam dan mencari cara untuk memberikan ekspresi pada bentuk arsitekturnya tersebut. Studi alam ini diangkat ke dalam rancangannya yang memakai bentuk geometri pelintir seperti paraboloid hiperbola, hiperboloid, helikoid, dan kerucut, yang menggambarkan bentuk-bentuk yang ditemui Gaud di alam. Akibat mempelajari Bentuk Geometri tersebut Gaudi mencapai tujuan terbesarnya yaitu menyempurnakan dan melampaui Gaya Gothik.
  5. 5. Desain & Keahlian - Ruang Kota dan Lanskap Gaud juga belajar membuat lanskap, biasanya di lingkungan kota. Ia ingin menempatkan karyanya di lingkungan yang paling pas dari segi alam dan arsitektunya dengan mempelajari lokasi pembangunannya secara mendalam dan mencoba menggabungkannya secara alami ke lingkungan tersebut. - Interior Gaud juga dikenal sebagai dekorator interior. Ia mendekorasi sendiri sebagian besar bangunan rancangannya, mulai dari perabotan sampai detail terkecil. Ia tahu cara menerapkan hal-hal kecil dalam gaya, menyesuaikan dekorasi dengan citarasa pemilik, gaya susunan yang dominan, atau tempatnya dalam lingkungan sekitarnya, baik perkotaan atau alam, sekuler atau religius. Sebagian besar karyanya terkait dengan perabotan liturgi. Mulai dari desain meja untuk kantornya pada awal kariernya sampai perabotan yang dirancang untuk karya-karya nya yang megah dan mendunia.
  6. 6. Pengakuan dari Dunia International Karya-karya Gaud mendapat pengakuan luas dari dunia internasional dan banyak sekali studi yang diselenggarakan untuk mempelajari dan memahami arsitekturnya. Hari ini, karya Gaud memiliki penggemarnya sendiri dari kalangan arsitek maupun masyarakat umum. Mahakaryanya, Sagrada Famlia yang belum selesai dibangun, merupakan salah satu monumen yang paling sering dikunjungi di Catalunya. Antara 1984 dan 2005, tujuh karyanya dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Keyakinan Katolik Roma yang dianut Gaud lama kelamaan menjadi sangat dalam dan citra religius pun tercermin di karya-karyanya. Hal ini membuatnya dijuluki "Arsitek Tuhan" dan banyak pihak menginginkan agar Gaud dibeatifikasi.