pbl blok delapan

Download pbl blok delapan

Post on 11-Dec-2015

219 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

cardio

TRANSCRIPT

Sistem Vaskularisasi Ekstremitas Superior dan Inferior dan Mekanisme Kerja Jantung Yohana Boru SidabalokMahasiswa Fakultas Kedokteran UKRIDAJl. Arjuna Utara No. 6, Jakarta 11510Email: yohana.2014fk250@civitas.ukrida.ac.idAbstrak Semua jaringan tubuh, selalu bergantung pada aliran darah yang disalurkan kepada mereka oleh kontraksi atau denyut jantung. Untuk vaskularisasi untuk extremitas superior adalah : regio scapularis( bahu), regio brachii (lengan atas), regio antebrachi (lengan bawah), dan regio manus ( tangan). Sedangkan untuk vaskularisasi untuk extremitas inferior adalah : regio glutea, regio femoralis( kaki ) dan arteri poplitea. Pembuluh darah sebagai media penyebaran tersusun atas tiga lapisan, yakni (dari luar ke dalam) tunika adventitia, tunika media, dan tunika intima. Secara struktural jantung terbagi menjadi empat ruang yang terdiri dari atrium dan ventrikel baik kanan maupun kiri. Atrium dan ventrikel berkontraksi dan berelaksasi secara bergantian untuk memompa darah ke tubuh kita. Kontraksi dari jantung secara berirama yang menimbulkan potensial aksi ditimbulkan oleh organ jantung sendiri.AbstractAll body tissues, is always dependent on blood flow supplied to them by the contraction or heart rate. For vascularization for superior extremity is: regio scapularis (shoulder), regio brachii (upper arm), regio antebrachi (forearm), and regions manus (hand). As for vascularization of the inferior extremities are: gluteal region, the region of the femoral (leg) and popliteal arteries. Blood vessel as a medium for distributing composed of three layers, namely (from outside to inside) tunica adventitia, tunica media, and tunica intima. Structurally, the heart is divided into four chambers consisting of either the right atrium and ventricle and left. Atria and ventricles alternately contract and relax to pump blood to the body. Rhythmic contractions of the heart that cause an action potential induced by the heart organ itself.

PendahuluanSemua jaringan tubuh, selalu bergantung pada aliran darah yang disalurkan kepada mereka oleh kontraksi atau denyut jantung. Jantung merupakan suatu organ vital yang menjadi sumber kehidupan bagi setiap manusia. Karena jantung bertugas mengatur sirkulasi peredaran darah dalam tubuh manusia sehingga seluruh tubuh manusia mendapat asupan oksigen dan nutrisi. Pada jantung tidak ada masa istirahat seperti pada otot biasa yang terdapat fase relaksasi yang cukup lama, jika di jantung terdapat fase relaksasi yang cukup lama maka akan terjadi hal yang bersifat fatal. Jantung merupakan salah satu organ utama yang menyokong kehidupan manusia, berupa sekumpulan otot yang berfungsi memompakan darah ke seluruh tubuh. Jantung bekerja dengan impuls saraf yang dihasilkan oleh dirinya sendiri pada simpul SA, yang akan melalui simpul AV, kemudian disalurkan ke seluruh bagian ventrikel melalui berkas His dan serat Purkinye.1Sistem Makroskopik Vaskularisasi Ekstremitas Superior Yang termasuk extremitas superior adalah vaskularisasi untuk : regio scapularis( bahu), regio brachii (lengan atas), regio antebrachi (lengan bawah), dan regio manus ( tangan).2 1. Vaskularisasi Regio Scapularis

Gambar 1 Vaskularisasi dan Anastomosis Regio Skapularis.3

Pendarahan daerah regio scapularis berasal dari cabang A.subclavia dan A.axillaris (A.subclavia sinistra berasal dari arcus aorta dan A.subclavia dextra berasal dari A.brachiocephalica).2

Pada regio scapularis terdapat anastomosis dari cabang-cabang pembuluh darah untuk daerah bahu yaitu : 31. Arteria tranversa colli ( A.tranversa cervicalis ) cabang dari A.subclavia 2. Arteria tranversa scapula (A.suprascapularis ) cabang dari A.subclavia.3. Arteria circum flexa scapula cabang dari A.subscapularis (A. axillaris)

2. Vaskularisasi Regio Brachii Topografi A.brachialis : lanjutan dari a.axillaris di mulai proximal 1/3 lengan atas berjalan ke distal bersama nervus medianus menuju fossa cubiti. A.brachialis pada lengan atas mempercabangkan pembuluh darah yaitu : 41. A.profunda-brachi : berjalan menuju sulcus spiralis bersama nervus radialis, memberi cabang A.collateralis radialis dan medialis . 1. A.collateralis-ulnae superior : di percabangankan pada pertengahan lengan atas kemudian berdampingan dengan nervus ulnaris sampai 1/3 distal beranastomosis dengan A.collateralis ulna inferior . 1. A.collateralis ulnae inferior : di percabangkan dari A.brachialis di atas epicondylus medialis beranastomosis dengan A.collateralis superior. 4. 1. A.radialis dan A.ulnaris cabang terakhir pada fossa cubiti .

3. Vaskularisasi Regio CubitiPada region cubiti anterior terdapat lekukkan yang dikenal dengan Fossa cubiti yang dibatasi oleh otot-otot sbb : 31. atas : tendon m.biceps brachii 2. medial : m.pronator teres 3. lateral : m.brachioradialis4. dasar: m.supinator Dalam fossa cubiti terdapat alat sbb : Nervus medianus , A.brachialis dan Vena brachialis. Kepentingan klinis : 51. Dapat meraba denyut nadi A.brachialis dan untuk mengukur tekanan darah 1. Pada regio fossa cubiti terdapat vena-superficialis ( vena mediana cubiti) dipakai untuk pengambilan darah untuk pemeriksaan laboratorium. 1. Untuk pemasangan infus cairan dan obat-obatan .Cabang akhir A.brachialis adalah : 41. A.Radialis : berjalan pada sisi radial lengan bawah menuju pergelangan tangan mempercabangkan : rami superficialis dan rami profunda radialis. Disini kita dapat meraba denyut nadi dari A.radialis.1. A.Ulnaris : berjalan pada sisi medial lengan bawah, pada bagian proximal memberikan percabangan : 12. A.Interossea communis menuju ke anterior lengan bawah.12. A.recurrent ulnaris superior menuju distal lengan atas.12. A.recurrent ulnaris inferior menuju distal lengan atas. Keduanya beranastomosis dengan A.collateralis ulnae superior dan inferior.

4. Vaskularisasi Regio ManusPada regio dorsalis manus terdapat daerah berbentuk segitiga yang dikenal dengan Snuff box = Foveola radialis = Tabatiere anatomicum. Pada daerah ini terdapar rami superficialis A.radialis. Batas-batasnya adalah : 1. sisi medial ( ulnar ) : tendo m.extensor pollicis longus2. sisi lateral ( radial ) : tendo extensor pollicis brevis 3. proximal ( atas ) : ligamentum carpi dorsale ( retinaculum extensorum )Pada regio manus : rami superficialis dari A.radialis dan A.ulnaris membentuk lengkungan yang dinamakan : Arcus palmaris superficialis (arcus volaris superficialis), dan rami profunda A.radialis dan A.ulnaris membentuk lengkungan yang dinamakan Arcus palmaris profunda ( arcus volaris profunda).6

Gambar 2 Vaskularisasi Regio Manus. 75. Perdarahan Vena Ekstremitas SuperiorVena-vena yang ada di tangan, seperti v.intercapitular, v.digiti palmarisdan v.metacarpaldorsalis akan bermuara pada v.cephalica dan v.basilica di lengan bawah. Dari distal ke proksimal, kedua vena ini akan mengalami percabangan dan penyatuan membentuk v.mediana cephalica, v.mediana basilica, v.mediana cubiti, v.mediana profunda dan v.mediana antebrachii sebelum mencapai regio cubiti. Setelah regio cubiti, vena-vena tersebut kembali membentuk v.cephalica dan v.basilica. V.basilica akan bersatu dengan v.brachialis (yang merupakan pertemuan v.radialis dan v.ulnaris) membentuk v.aksilaris di mana nantinya v.cephalica juga akan menyatu dengannya (v.aksilaris). V.aksilaris akan terus berjalan menuju jantung sebagaiv.subclavialaluberanastomosisdenganv.jugularisinterna dan eksterna (dari kepala) membentuk v.brachiocephalica untuk selanjutnya masuk ke atrium dextra sebagai vena cava superior.5,4

Sistem Makroskopis Vaskularisasi Ekstremitas Inferior1. Vaskularisasi Regio Glutea1. A.glutea superior.Merupakan cabang yang terbesar dari percabangan a.iliaca interna, bentuknya pendek, berjalan ke arah doorsal melalui plexus sacralis, selanjutnya berjalan melalui foramen supra piriformis, berada di sebelah medial n.gluteus superior.Pada tepi caudal m.gluteus medius arteri ini bercabang menjadi ramus superficialis dan ramus profundus.Ramus superficialis melanjutkan diri di antara m.gluteus maximus dan m.gluteus medius, memberi ramus muscularis dan mengadakan anastomose dengan cabang a.glutea inferior.Ramus profundus berjalan di antara m.gluteus medius dan m.gluteus minimus, bercabang dua membentuk ramus superior dan ramus inferior. Ramus superior mengadakan anastomose dengan a.circumflexa ilium profunda dan ramus ascendens dan a.circumflexa femoris lateralis. Ramus inferior mengadakan anastomose dengan a.circumflexa femoris lateralis.32. A.glutea inferiorMerupakan salah satu cabang terminal dari a.hypogastrica, dan ujung lainnya disebut a.pudenda interna. Arteri ini berjalan ke dorsal melalui plexus sacralis, melalui foramen infra piriformis, berada di sebelah ventral m.gluteus maximus. Pembuluh vena berjalan mengikuti arteri bersangkutan. 4,32. Vaskularisasi Regio Femoralis Terdapat dua kelompok pembuluh vena, yaitu vena superficialis dan vena profunda (berjalan mengikuti arteri bersangkutan).Vena superficialis terdiri atas vena saphena magna dan vena saphena parva.1. Vena saphena magnaMerupakan lanjutan dari vena marginalis, tampak di sebelah ventral malleolus medialis, berjalan ascendens di sebelah medial dari crus, tiba di sebelah dorsal condylus medialis tibiae et femoris, selanjutnya berada di sebelah medial crus, masuk ke dalam fossa ovalis dan bermuara ke dalam vena femoralis. Sebelum masuk fossa ovalis vena ini menerima :5,4i. vena pudenda externaii. vena epigastrica superficialisiii. vena circumflexa ilium superfisialis.2. Vena saphena parva.Merupakan lanjutan dari vena marginalis lateralis, berada di sebelah dorsal malleolus lateralis, berjalan ascendens pada sisi lateral tendo calcaneus, makin ke cranial vena ini terletak makin ke medial (tengah), menembusi fascia poplitea, dan bermuara ke dalam vena poplitea (di antara kedua caput m.gastroc