pbb leng kap

Download Pbb Leng Kap

Post on 18-Jan-2016

16 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

io7u8

TRANSCRIPT

PENGERTIAN BARIS BERBARIS ADALAH SUATU WUJUD LATIHAN PISIK, DIPERLUKAN GUNA MENANAMKAN KEBIASAAN DALAM TATA CARA HIDUP TNI YANG DIARAHKAN KEPADA TERBENTUKNYA SUATU PERWATAKAN TERTENTU.

DATA PRIBADINama : M. CHANDRA N.Pangkat / NRP : LETTU INF / 21930024540573Ttl : Samarinda, 25 Mei 1973Status : K.2Agama : Islam Dik LIM : S3 (SD, SMP, SMA)Dik MIL : 1. SECABA MIL SUK XI 1992/1993 2. SECAPA REG P.14 TH. 2005

Dik Bang Spes :1. SESARCAB IF 20062. SPI 20063. SUS DAN RAMIL 20064. SUSPA INTEL PUR 2008

Peng. Ops:1. OPS RAJAWALI I 19952. OPS BTT 19973. PAM JAJAK PENDAPAT 19994. PAM RAM WAN 20005. DAN RAMIL PERBATASAN KALTIM 2007PERATURAN BARIS BERBARIS{ P B B }RUANG LINGKUP

PENDAHULUAN PENGERTIAN ABA ABA SIKAP SEMPURNA/ISTIRAHAT GERAKAN DI TEMPAT PERUBAHAN ARAH PENUTUPPENGERTIANBARIS BERBARIS ADALAH SUATU WUJUD LATIHAN PISIK, DIPERLUKAN GUNA MENANAMKAN KEBIASAAN DALAM TATA CARA HIDUP TNI YANG DIARAHKAN KEPADA TERBENTUKNYA SUATU PERWATAKAN TERTENTU.

MAKSUD DAN TUJUAN

1. GUNA MENUMBUHKAN SIKAP JASMANI YANG TEGAP DAN TANGKAS, RASA PERSATUAN, DISIPLIN, SEHINGGA DENGAN DEMIKIAN SENANTIASA DAPAT MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN TUGAS DIATAS KEPENTINGAN INDIVIDU DAN SECARA TIDAK LANGSUNG JUGA MENANAMKAN RASA TANGGUNG JAWAB.

2. YANG DIMAKSUD DENGAN MENUMBUHKAN SIKAP JASMANI YANG TEGAP DAN TANGKAS ADALAH MENGARAHKAN PERTUMBUHAN TUBUH YANG DIPERLUKAN OLEH TUGAS POKOK TERSEBUT DENGAN SEMPURNA.

3. YANG DIMAKSUD DENGAN RASA PERSATUAN ADALAH ADANYA RASA SENASIB DAN SEPE-NANGGUNGAN SERTA IKATAN BATHIN YANG SANGAT DIPERLUKAN DALAM MENJALANKAN TUGAS.

4. YANG DIMAKSUD DENGAN DISIPLIN ADALAH MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN TUGAS DIATAS KEPENTINGAN INDIVIDU YANG HAKEKATNYA TIDAK LAIN DARI PADA KEIKHLASAN MENYISIHKAN PILIHAN HATI SENDIRI.

5. YANG DIMAKSUD DENGAN RASA TANGGUNG JAWAB ADALAH KEBERANIAN UNTUK BERTINDAK YANG MENGANDUNG RESIKO TERHADAP DIRINYA TETAPI MENGUNTUNGKAN TUGAS ATAU SEBALIKNYA TIDAK MUDAH MELAKUKAN TINDAKAN YANG AKAN DAPAT MERUGIKAN KESATUAN.

1.PENGERTIAN.ABA-ABA ADALAH PERINTAH YANG DIBERIKAN OLEH SEORANG KOMANDAN KEPADA PASUKAN UNTUK DILAKSANAKAN PADA WAKTUNYA SECARA SERENTAK ATAU BERTURUT-TURUT.

2.MACAM ABA-ABA.ABA-ABA TERDIRI ATAS 3 BAGIAN DENGAN URUT-URUTAN:a.ABA-ABA PETUNJUK.b.ABA-ABA PERINGATAN.c.ABA-ABA PELAKSANAAN.

ABA-ABA PETUNJUK DIPERGUNAKAN HANYA JIKA PERLU, UNTUK MENEGASKAN MAKSUD DARI PADA ABA-ABA PERINGATAN / PELAKSANAAN.

Contoh :UNTUK PERHATIAN ISTIRAHAT DITEMPAT GERAK.UNTUK ISTIRAHAT BUBAR = JALAN.

ABA-ABA3)JIKA ABA-ABA DITUJUKAN KHUSUS TERHADAP SALAH SATU BAGIAN DARI SESUATU KEUTUHAN PASUKAN : PELETON II SIAP = GERAK.4)SELANJUTNYA LIHAT BARIS BERBARIS KOMPI.5)KECUALI DI DALAM UPACARA : ABA-ABA PETUNJUK PADA PENYAMPAIAN PENGHORMATAN TERHADAP SESEORANG, CUKUP MENYEBUTKAN JABATAN ORANG YANG DIBERI HORMAT TANPA MENYEBUTKAN ESELON SATUAN YANG LEBIH TINGGI.

Contoh :a)KEPADA KOMANDAN PUSAT PENDIDIKAN INFANTERI HORMAT= GERAK.

b)KEPADA KEPALA STAF ANGKATAN DARAT HORMAT = GERAK.

ABA-ABA PERINGATAN ADALAH INTI PERINTAH YANG CUKUP JELAS, UNTUK DAPAT DILAKSANAKAN TANPA RAGU-RAGU.

Contoh 1)LENCANG KANAN GERAK, DAN BUKAN LENCANG = KANAN.)DUDUK SIAP = GERAK, DAN BUKAN DI TEMPAT DUDUK SIAP = GERAK.3)ISTIRAHAT DI TEMPAT = GERAK, DAN BUKAN DUDUK ISTIRAHAT DITEMPAT = GERAK.

ABA-ABA PELAKSANAAN ADALAH KETEGASAN MENGENAI SAAT UNTUK MELAKSANAKAN ABA-ABA PETUNJUK/PERINGATAN DENGAN CARA SERENTAK ATAU BERTURUT-TURUT.

ABA-ABA PELAKSANAAN YANG DIPAKAI IALAH :

1)GERAK.2)JALAN.3)MULAI.

GERAK : ADALAH UNTUK GERAKAN-GERAKAN TANPA MENINGGALKAN TEMPAT YANG MENGGUNAKAN KAKI DAN GERAKAN-GERAKAN YANG MEMAKAI SISWA TUBUH LAIN, BAIK DALAM KEADAAN BERJALAN MAUPUN BERHENTI.Contoh :1)JALAN DITEMPAT = GERAK.2)SIAP = GERAK.3)HORMAT KANAN = GERAK.4)PUNDAK KIRI SENJATA + GERAK (SEDANG BERJALAN DARI SANDANG SENJATA).5) HORMAT = GERAK.

JALAN : ADALAH UNTUK GERAKAN-GERAKAN KAKI YANG DILAKUKAN DENGAN MENINGGALKAN TEMPAT.

Contoh :

1)HALUAN KANAN/KIRI = JALAN.2)DUA LANGKAH KE DEPAN = JALAN.3)TIGA LANGKAH KE KIRI = JALAN.4) SATU LANGKAH KE BELAKANG = JALAN.

Catatan :APABILA GERAKAN MENINGGALKAN TEMPAT ITU TIDAK DIBATASI JARAKNYA, MAKA ABA-ABA PELAKSANAAN HARUS DIDAHULUI DENGAN ABA-ABA PERINGATAN MAJU.Contoh : 1)MAJU = JALAN. 2)HALUAN KANAN/KIRI MAJU = JALAN. 3)HADAP KANAN/KIRI MAJU = JALAN. 4) MELINTANG KANAN/KIRI = JALAN.

MULAI : ADALAH UNTUK DIPAKAI PADA PELAKSANAAN PERINTAH YANG HARUS DIKERJAKAN BERTURUT-TURUT.Contoh :1) HITUNG = MULAI.2) BERBANJAR/BERSAP KUMPUL = MULAI.SIKAP SEMPURNA

ABA-ABA : SIAP-GERAK.PELAKSANAANNYA : PADA ABA-ABA PELAKSANAAN BADAN/TUBUH BERDIRI TEGAP, KEDUA TUMIT RAPAT, KEDUA KAKI MERUPAKAN SUDUT 45 DERAJAT, LUTUT LURUS DAN PAHA DIRAPATKAN, BERAT BADAN DIBAGI ATAS KEDUA KAKI.PERUT DITARIK SEDIKIT DAN DADA DIBUSUNGKAN, PUNDAK DITARIK KEBELAKANG SEDIKIT DAN TIDAK DINAIKKAN.LENGAN RAPAT PADA BADAN, PERGELANGAN TANGAN LURUS, JARI-JARI TANGAN MENGGENGAM TIDAK TERPAKSA DIRAPATKAN PADA PAHA, PUNGGUNG IBU JARI MENGHADAP KEDEPAN MERAPAT PADA JAHITAN CELANA, LEHER LURUS, DAGU DITARIK SEDIKIT DIBELAKANG, MULUT DITUTUP, MATA MEMANDANG LURUS MENDATAR KEDEPAN, BERNAFAS SEWAJARNYA.

I S T I R A H A T

ABA-ABA : ISTIRAHAT DI TEMPAT GERAK.PELAKSANAAN :1.PADA ABA-ABA PELAKSANAAN, KAKI KIRI DIPINDAHKAN KE SAMPING KIRI DENGAN JARAK SEPANJANG TELAPAK KAKI ( 30 CM).KEDUA BELAH TANGAN DIBAWA KE BELAKANG DI BAWAH PINGGANG, PUNGGUNG TANGAN KANANA DI ATAS TELAPAK TANGAN KIRI, TANGAN KANAN DIKEPALKAN DENGAN DILEMASKAN, TANGAN KIRI MEMEGANG PERGELANGAN TANGAN KANAN DIANTARA IBU JARI DAN TELUNJUK SERTA KEDUA LENGAN DILEMASKAN, BADAN DAPAT BERGERAK.

Catatan :a. DALAM KEADAAN PARADE DIMANA DIPERLUKAN PEMUSATAN PIKIRAN DAN KERAPIHAN, ISTIRAHAT DILAKUKAN ATAS ABA-ABA PARADE ISTIRAHAT DITEMPAT GERAK.PELAKSANAAN : SAMA DENGAN TERSEBUT DIATAS, HANYA TANGAN DITARIK KE ATAS SEDIKIT (DIPINGGANG), TIDAK BOLEH BERGERAK, BERBICARA DAN PANDANGAN TETAP KE DEPAN

b.DALAM KEADAAN PARADE MAUPUN BUKAN PARADE APABILA AKAN DIBERIKAN SESUATU AMANAT OLEH ATASAN, MAKA ISTIRAHATA DILAKUKAN ATAS ABA-ABA : UNTUK PERHATIAN ISTIRAHAT DI TEMPAT GERAK.PELAKSANAANNYA : SAMA DENGAN TERSEBUT DALAM TITIK A, DAN PANDANGAN DITUJUKAN KEPADA PEMBERI PERHATIAN/AMANAT. PADA AKHIR PERHATIAN/AMANAT, PASUKAN SECARA SERENTAK MENGAMBIL SIKAP SEMPURNA, KEMUDIAN KEMBALI KE SIKAP ISTIRAHAT.CARA BERHITUNG

BERHITUNG.ABA-ABA : HITUNG MULAI.PELAKSANAAN : JIKA BERSAF, MAKA PADA ABA-ABA PERINGATAN PENJURU TETAP MELIHAT KE DEPAN, SEDANGKAN SISWA YANG LAINNYA PADA SAF DEPAN MEMALINGKAN MUKA KE KANAN.PADA ABA-ABA PELAKSANAAN, BERTURUT-TURUT TIAP PRAJURIT MULAI DARI PENJURU KANAN MENYEBUT NOMORNYA SAMBIL MEMALINGKAN MUKA KEMBALI KE DEPAN.JIKA BERBANJAR MAKA PADA ABA-ABA PERINGATAN SEMUA PRAJURIT TETAP DALAM SIKAP SEMPURNA.PADA ABA-ABA PELAKSANAAN TIAP PRAJURIT MULAI DARI PEMJURU KANAN DAPAT BERTURUT-TURUT KE BELAKANG MENYEBUTKAN NOMORNYA MASING-MASING.PENYEBUTAN NOMOR DIUCAPKAN PENUH. LENCANG KANAN/KIRI

1.LENCANG KANAN/KIRI : (HANYA DALAM BENTUK BERSAF).ABA-ABA : LENCANG KANAN/KIRI GERAK.PELAKSANAANNYA : GERAKAN INI DIJALANKAN DALAM SIKAP SEMPURNA. PADA ABA-ABA PELAKSANAAN SEMUA MENGANGKAT LENGAN KANAN/KIRI KESAMPING KANAN/KIRI, JARI-JARI TANGAN KANAN/KIRI MENGGENGGAM, PUNGGUNG TANGAN MENGHADAP KE ATAS.BERSAMAAN DENGAN INI KEPALA DIPALINGKAN KE KANAN/KIRI DENGAN TIDAK TERPAKSA KECUALI PENJURU KANAN/KIRI TETAP MENGHADAP KE DEPAN.MASING-MASING MELURUSKAN DIRI HINGGA DAPAT MELIHAT DADA ORANG-ORANG YANG BERADA DISEBELAH KANAN/KIRI SAMAPI KEPADA PENJURU KENAN/KIRINYA. JARAK KESAMPING HARUS SEDEMIKIAN RUPA, HINGGA MASING-MASING JARI-JARI MENYENTUH BAHU KIRI ORANG YANG BERADA DISEBELAH KANANNYA.KALAU LENCANG KIRI MAKA MASING-MASING TANGAN KIRINYA MENYENTUH BAHU KANAN ORANG YANG BERADA DISEBELAH KIRINYA.PENJURU KANAN/KIRI TIDAK BERUBAH TEMPAT.CATATAN :KALAU BERSAF TIGA, MAKA BAGI MEREKA YANG BERADA DI SAF TENGAH DAN BELAKANG KECUALI PENJURU, SETELAH MELURUSKAN KE DEPAN DENGAN PANDANGAN MATA, IKUT PULA MEMALINGKAN MUKA KE SAMPING KENAN/KIRI DENGAN TIDAK MENGANGKAT TANGAN. PENJURU PADA SAF TENGAH DAB BELAKANG MENGAMBIL ANTARA KE DEPAN SEPANJANG 1 LENGAN DITAMBAH 2 KEPAL DAN SETELAH LURUS MENURUNKAN TANGAN. SETELAH MASING-MASING DIRINYA BERDIRI LURUS DALAM BARISAN, MAKA SEMUA BERDIRI DITEMPATNYA DAN KEPALA TETAP DIPALINGKAN KE KANAN/KIRI. SEMUA GERAKAN DIKERJAKAN DENGAN BADAN TEGAK SEPERTI DALAM SIKAP SEMPURNA. PADA ABA-ABA : TEGAK GERAK SEMUA SISWA DENGAN SERENTAK MENURUNKAN LENGAN DAN MEMALINGKAN MUKA KEMBALI KE DEPAN DAN BERDIRI DALAM SIKAP SEMPURNA.

PADA WAKTU KOMANDAN PASUKAN/BARISAN MEMBERIKAN ABA-ABA LENCANG KANAN/KIRI DAN BARISAN SEDANG MELURUSKAN SAFNYA, KOMANDAN PASUKAN YANG BERADA DALAM BARISAN ITU MEMERIKSA KELURUSAN SAF DARI SEBELAH KANAN/KIRI PASUKAN, DENGAN MENITIK BERATKAN KEPADA KELURUSAN TUMIT (BUKAN UJUNG DEPAN SEPATU).2.SETENGAH LENGAN LENCANG KANAN/KIRI.ABA-ABA : SETENGAH LENGAN LENCANG KANAN/KIRI GERAKPELAKSANAAN : SEPERTI LENCANG KANAN/KIRI, TETAPI TANGAN KANAN/KIRI DIPINGGANG (BERTOLAK PINGGANG) DENGAN SIKU MENYENTUH LENGAN ORANG YANG BERDIRI DISEBELAH KANAN/KIRINYA, PERGELANGAN TANGAN LURUS, IBU JARI DISEBELAH BELAKANG DAN EMPAT JARI LAINNYA RAPAT SATU DENGAN YAN LAIN DISEBELAH DEPAN.PADA ABA-ABA TEGAK GERAK SEMUA SERENTAK MENURUNKAN LENGAN MEMALINGKAN MUKA KEMBALI KE DEPAN DAN BERDIRI DALAM SIKAP SEMPURNA.

3.LENCANG DEPAN (HANYA DALAM BENTUK BERBANJAR). ABA-ABA LENCANG DEPAN GERAK.PELAKSANAAN : PENJURU TETAP SIKAP SEMPURNA, BANJAR KANAN NOMOR DUA DAN SETERUSNYA MELURUSKAN KE DEPAN DENGAN MENGANGKAT TANGAN.BILA BANJAR TIGA MAKA SAF TERDEPAN MENGAMBIL ANTARA SATU LENGAN/SETENGAH LENGAN DISAMPING KANAN, SETELAH LURUS MENURUNKAN TANGAN, SERTA MENEGAKKAN KEPALA KEMBALI DENGAN SERENTAK.SISWA-SISWA YANG ADA DIBANJAR TENGAH DAN KIRI MELAKSANA