paraf koordinasi sekretaris daerah asisten sekda paraf koordinasi sekretaris daerah asisten sekda...

Download PARAF KOORDINASI SEKRETARIS DAERAH ASISTEN SEKDA PARAF KOORDINASI SEKRETARIS DAERAH ASISTEN SEKDA KEPALA

Post on 27-Oct-2020

0 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • PARAF KOORDINASI SEKRETARIS DAERAH ASISTEN SEKDA KEPALA DINAS KESEHATAN KEPALA BAG. HUKUM

    - 1 -

    SALINAN

    BUPATI LEBAK

    PROVINSI BANTEN

    PERATURAN BUPATI LEBAK

    NOMOR 1 TAHUN 2019

    TENTANG

    PEDOMAN PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN DANA KAPITASI

    PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL

    PADA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

    BUPATI LEBAK,

    Menimbang : a. bahwa dalam rangka tertib administrasi pengelolaan keuangan

    daerah terkait dengan pembayaran dana kapitasi oleh Badan

    Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan pada Puskesmas di

    lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak, maka perlu diatur

    pedoman penggunaan dana kapitasi Puskesmas;

    b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam

    huruf a, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Pedoman

    Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi Program Jaminan

    Kesehatan Nasional pada Pusat Kesehatan Masyarakat;

    Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan

    Propinsi Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    2000 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 4010);

    2. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan

    Sosial Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004

    Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 4436);

  • PARAF KOORDINASI SEKRETARIS DAERAH ASISTEN SEKDA KEPALA DINAS KESEHATAN KEPALA BAG. HUKUM

    - 2 -

    3. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

    (Lambaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144,

    Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);

    4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan

    Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor

    244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587)

    sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-

    Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas

    Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan

    Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor

    58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

    5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga

    Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996

    Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 3637);

    6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan

    Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 4578);

    7. Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan

    Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013

    Nomor 29) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir

    dengan Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2016 tentang

    Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013

    tentang Jaminan Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia

    Tahun 2016 Nomor 62);

    8. Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2014 tentang Pengelolaan dan

    Pemanfaatan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional Pada

    Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 81);

    9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2013 tentang

    Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional (Berita

    Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 1400) sebagaimana

    telah diubah dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 99

    Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan

    Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada

  • PARAF KOORDINASI SEKRETARIS DAERAH ASISTEN SEKDA KEPALA DINAS KESEHATAN KEPALA BAG. HUKUM

    - 3 -

    Jaminan Kesehatan Nasional (Berita Negara Republik Indonesia

    Tahun 2015 Nomor 15);

    10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 59 Tahun 2014 tentang

    Standar Tarif Pelayanan Kesehatan Dalam Penyelenggaraan

    Program Jaminan Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia

    Tahun 2014 Nomor 1287) sebagaimana telah diubah dengan

    Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12 Tahun 2016 tentang

    Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia

    Nomor 59 Tahun 2014 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan

    Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan (Berita

    Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 435);

    11. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2016 tentang

    Penggunaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional untuk

    Jasa Pelayanan Kesehatan dan Dukungan Biaya Operasional pada

    Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah

    (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 761);

    MEMUTUSKAN :

    Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN DAN

    PEMANFAATAN DANA KAPITASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN

    NASIONAL PADA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT.

    BAB I

    KETENTUAN UMUM

    Pasal 1

    Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan :

    1. Daerah adalah Kabupaten Lebak.

    2. Pemerintah Daerah adalah Kepala Daerah sebagai unsur

    penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin

    pelaksanaan urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan

    daerah otonom.

    3. Bupati adalah Bupati Lebak.

    4. Dinas adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.

    5. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak,

    sebagai Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang mempunyai

  • PARAF KOORDINASI SEKRETARIS DAERAH ASISTEN SEKDA KEPALA DINAS KESEHATAN KEPALA BAG. HUKUM

    - 4 -

    tugas dan fungsi membantu Bupati dalam menyelenggarakan

    otonomi daerah di bidang kesehatan.

    6. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah yang selanjutnya

    disingkat BPKAD adalah Badan Pengelola Keuangan dan Aset

    Daerah Kabupaten Lebak.

    7. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan yang selanjutnya

    disingkat BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk

    untuk menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan.

    8. Jaminan Kesehatan Nasional yang selanjutnya disingkat JKN

    adalah jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta

    memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan

    dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan

    kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya

    dibayar oleh Pemerintah.

    9. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama yang selanjutnya disingkat

    menjadi FKTP adalah fasilitas kesehatan yang melakukan

    pelayanan kesehatan perorangan yang bersifat non spesialistik

    untuk keperluan observasi, diagnosis, perawatan, pengobatan,

    dan/atau pelayanan kesehatan lainnya.

    10. Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang

    menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya

    kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih

    mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai

    derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah

    kerjanya.

    11. Kapitasi adalah sistem pembayaran pelayanan kesehatan kepada

    Puskesmas berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar pada BPJS

    Kesehatan.

    12. Dana Kapitasi adalah besaran pembayaran perbulan yang dibayar

    dimuka kepada Puskesmas berdasarkan jumlah peserta yang

    terdaftar tanpa memperhitungkan jenis dan jumlah pelayanan

    kesehatan yang diberikan

    13. Pengelolaan Dana Kapitasi adalah tata cara penganggaran,

    pelaksanaan, penatausahaan dan pertanggungjawaban dana

    kapitasi yang diterima oleh Puskesmas dari BPJS Kesehatan.

  • PARAF KOORDINASI SEKRETARIS DAERAH ASISTEN SEKDA KEPALA DINAS KESEHATAN KEPALA BAG. HUKUM

    - 5 -

    14. Organisasi Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat OPD

    adalah perangkat daerah pada pemerintah daerah selaku

    pengguna anggaran/pengguna barang.

    15. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya

    disingkat APBD adalah rencana keuangan tahunan Pemerintah

    Daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah

    Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan ditetapkan

    dengan Peraturan Daerah.

    16. Pejabat Pengelolaan Keuangan Daerah yang selanjutnya disebut

    PPKD adalah kepala satuan kerja pengelola keuangan daerah

    yang mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan APBD dan

    bertindak sebagai bendahara umum daerah.

    17. Bendahara Umum Daerah yang selanjutnya disebut BUD adalah

    pejabat yang diberi tugas untuk melaksanakan fungsi Bendahara

    Umum Daerah.

    18. Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah

    yang selanjutnya disingkat RKA-SKPD adalah dokumen

    perencanaan dan penganggaran yang berisi rencana pendapatan

    dan rencana belanja program dan kegiatan OPD sebagai dasar

    penyusunan APBD.

    19. Dokumen pelaksanaan anggaran satuan kerja perangkat daerah

    yang selanjutnya disingkat DPA-SKPD adalah dokumen yang

    memuat pendapatan dan belanja yang digunakan sebagai dasar

    pelaksanaan anggaran oleh pengguna anggaran.

    20. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan yang selanjutnya disingkat

    PPTK adalah Pejabat pada unit