nilai-nilai multikulturalisme dalam interaksi lib.unnes.ac.id/26451/1/tesis_galih_mahardika_c.p_...

Download NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME DALAM INTERAKSI lib.unnes.ac.id/26451/1/Tesis_Galih_Mahardika_C.P_ MULTIKULTURALISME

Post on 28-Apr-2019

218 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

i

NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME DALAM

INTERAKSI SOSIAL-BUDAYA ANTARA REMAJA

ETNIK TIONGHOA DENGAN REMAJA ETNIK

JAWA DI KAMPUNG PECINAN KOTA TEGAL

TESIS

diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Magister Pendidikan

Oleh

Galih Mahardika Christian Putra

0301513033

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPS

PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2016

ii

PERSETUJUAN PENGUJI TESIS

Tesis dengan judul Nilai-nilai Multikulturalisme dalam Interaksi Sosial-Budaya

antara Remaja Etnik Tionghoa dengan Remaja Etnik Jawa di Kampung Pecinan

Kota Tegal karya:

Nama : Galih Mahardika Christian Putra

NIM : 0301513033

Program Studi : Pendidikan IPS

telah dipertahankan dalam Sidang Panitia Ujian Tesis Program Pascasarjana,

Universitas Negeri Semarang pada hari Senin, tanggal 7 Januari 2016.

Semarang, Januari 2016

Panitia Ujian

Ketua, Sekretaris,

Prof. Dr. Tri Joko Raharjo, M.Pd Prof. Dr. Dewi Liesnoor, M.Si

NIP. 195903011985111001 NIP. 196208111988032001

Penguji I, Penguji II,

Prof. Dr. Wasino, M.Hum Dr. Hamdan Tri Atmaja, M.Pd

NIP. 196408051989011001 NIP. 196406051989011001

Penguji III,

Prof. Dr. Suyahmo, M.Si

NIP. 195503281983031003

iii

PERNYATAAN KEASLIAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa :

1. Karya tulis saya, tesis ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk

mendapatkan gelar akademik magister, baik di Universitas Negeri Semarang

maupun di perguruan tinggi lain.

2. Karya tulis ini adalah murni gagasan, rumusan, dan penelitian saya sendiri,

tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan Tim Pembimbing dan masukan Tim

Penelaah.

3. Dalam karya tulis ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulis atau

dipublikasikan orang lain, kecuali secara tertulis dengan jelas dicantumkan

sebagai acuan dalam naskah dengan disebut nama pengarang dan dicantumkan

dalam daftar pustka.

4. Pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila dikemudian hari

terdapat penyimpangan dan ketidak benaran dalam pernyataan ini, maka saya

bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutab gelar yang telah

diperoleh karena karya ini, serta sanksi lainnya sesuai dengan norma yang

berlaku di perguruan tinggi ini.

Semarang, Januari 2016

Yang membuat pernyataan

Galih Mahardika Christian Putra

NIM. 0301513033

iv

MOTO DAN PERSEMBAHAN

Moto :

1. Keberagaman sosial-budaya suatu masyarakat merupakan suatu hal yang bersifat alami.

2. Nilai-nilai multikulturalisme salah satu aspek penting yang perlu ditumbuhkembangkan untuk menyikapi keberagaman sosial-budaya suatu

masyarakat.

3. Kita tidak bisa memilih untuk dilahirkan sebagai orang Tionghoa atau Jawa, namun kita memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai

manusia.

Persembahan :

1. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang.

2. Badan Pemerintah Pembangunan Daerah Pemerintah Kota Tegal

3. Masyarakat Kampung Pecinan Kota Tegal.

v

ABSTRAK

Putra, Galih Mahardika Christian. 2015.Nilai-nilai Multikulturalisme dalam

Interaksi Sosial-Budaya antara Remaja Etnik Tionghoa dengan Remaja Etnik

Jawa Di Kampung Pecinan Kota Tegal. Tesis. Jurusan Pendidikan IPS S2.

Program Pascasarjana. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Prof. Dr.

Suyahmo, M.Si dan Dr. Hamdan Tri Atmaja, M.Pd

Kata Kunci: Nilai-nilai Multikulturalisme, Interaksi Sosial-Budaya, Remaja

Etnik Tionghoa dan Jawa

Keberagaman sosial-budaya terkadang memunculkan sikap-sikap intoleran

dalam proses interaksi sosial di masyarakat. Nilai-nilai multikulturalisme menjadi

salah satu aspek penting dalam kehidupan bermasyarakat untuk menyikapi kondisi

keberagaman sosial-budaya tersebut. Penanaman nilai-nilai multikulturalisme

pada kalangan remaja juga menjadi sangat penting, untuk menumbuhkan

kesadaran bahwa keberagaman sosial-budaya suatu masyarakat merupakan

sesuatu yang bersifat alami. Dengan begitu, kemungkinan terjadinya konflik

horizontal dalam kehidupan bermasyarakat bisa diminimalisir.

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengkaji tentang kontribusi masyarakat

dalam menanamkan nilai-nilai multikulturalisme pada remaja etnik Tionghoa dan

Jawa, 2) mengkaji interaksi sosial-budaya antara remaja etnik Tionghoa dan etnik

Jawa, dan 3) mengkaji makna yang muncul dalam interaksi sosial-budaya antara

remaja etnik Tionghoa dengan etnik Jawa

Lokasi penelitian ini adalah kampung pecinan di kota Tegal. Kehidupan

multikultural di kampung pecinan bisa dilihat dari identitas etnik dan agama.

Masyarakatnya terdiri atas etnik Tionghoa dan Jawa. Agama yang dipeluk

masyarakat kampung pecinan antara lain Khonghucu, Budha, Kristen/Katholik

dan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara

mendalam, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, untuk menguji keabsahan

data dalam penelitian ini digunakan teknik triangulasi data dan triangulasi teori.

Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) terdapat nilai-nilai multikulturalisme

seperti toleransi, kesetaraan dan keterbukaan yang ditanamkan dalam diri remaja

Tionghoa dan Jawa. 2) nilai-nilai toleransi, kesetaraan dan keterbukaan tersebut,

muncul dalam proses interaksi antara remaja Tionghoa dan Jawa. 3) makna yang

muncul selama proses interaksi sosial-budaya antara remaja Jawa dan Tionghoa

yaitu membentuk kondisi hubungan in group dan the other group.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kontribusi masyarakat

dalam menanamkan nilai-nilai multikulturalisme dilakukan melalui pemberian

ruang, kesempatan dan teladan bagi remaja Tionghoa dan Jawa dalam kehidupan

sehari-hari. Nilai-nilai multikulturalisme terlihat selama proses akomodasi,

akulturasi, asimilasi, dan kontravensi antara remaja Tionghoa dan Jawa. Proses

interaksi sosial-budaya di kalangan remaja ini, tidak hanya membentuk makna

berupa in group atau the other group saja, tetapi selama proses interaksi bisa juga

membentuk makna in group dan the other group.

vi

ABSTRACT

Putra, Galih Mahardika Christian. 2015. "The values of multiculturalism in

Socio-Cultural Interaction between Teenagers of Chinese and Javanese Ethnic In

the village of Chinatown Tegal City". Thesis. Education Department IPS S2.

Postgraduate Programme. Semarang State University. Supervisor Prof. Dr.

Suyahmo, M.Si and Dr. Hamdan Tri Atmaja, M.Pd

Key word : The values of multiculturalism, Socio-culture interaction, Teenagers

of Chinese and Javanese ethnic

Socio-cultural diversity sometimes raises intolerant attitudes in the process of

social interaction in the community. Values of multiculturalism becomes an

important aspect in the life of society to response to these conditions of socio-

cultural diversity. Inculcation the values of multiculturalism in teenagers also be

very important, to raise awareness that the socio-cultural diversity of a society is

something that is natural. By doing so, the possibility of horizontal conflicts in

social life can be minimized.

The purpose of this study examines 1) community contributions in

inculcation the values of multiculturalism in adolescents ethnic Chinese and

Javanese, 2) social interaction and culture among young ethnic Chinese and ethnic

Javanese, and 3) meaning that arise in social interaction and culture among

teenagers Chinese ethnic with ethnic Javanese

The location of this research is in the village of Chinatown in Tegal City.

Chinatown multicultural life in the village can be seen from the ethnic and

religious identities. Society composed of ethnic Chinese and Javanese. Religion of

village communities Chinatown among other Confucian, Buddhist, Christian /

Catholic and Islam. The method used in this study is a qualitative method. Data

collection techniques in this research was conducted through interviews,

observation and documentation. Furthermore, to test the validity of the data in this

study used data triangulation techniques and triangulation theory.

The results showed that 1) there are the values of multiculturalism as

tolerance, equality and openness that is instilled in young Chinese and Javanese.

2) the values of tolerance, equality and openness that have surfaced in the process

of interaction between young Chinese and Javanese. 3) meaning that arise during

the process of socio-cultural interaction between Javanese and Chinese

adolescents is to establish conditions of relations in the group and the other group.

Based on the results of this study concluded that