New Kisi Kisi

Download New Kisi Kisi

Post on 06-Aug-2015

286 views

Category:

Documents

15 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>KISI-KISI SOAL PRETEST DAN POSTTEST MATERI KALOR NAMA SEKOLAH : SMA NEGERI 2 MALANG MATA PELAJARAN : FISIKA KELAS/SEMESTER : X/II STANDAR KOMPETENSI : 4. Menerapkan konsep kalor dan prinsip konservasi energi KOMPETENSI DASAR4.2 Menganalisis cara perpindahan kalor</p> <p>INDIKATOR PEMBELAJARANMenjelaskan konsep perpindahan kalor</p> <p>TAKSONOMI BLOOMC2</p> <p>INDIKATOR BUTIR SOALDiberikan soal mengenai peristiwa fisis dalam perpindahan kalor</p> <p>BUTIR SOAL1. Energi panas dapat berpindah dari tempat yang memiliki suhu Rendah ke tinggi Tinggi ke rendah Rendah ke tinggi kembali ke rendah Tinggi ke rendah kembali ke tinggi Rendah saja 2. Di bawah ini merupakan cara-cara perpindahan kalor, kecuali konveksi konduksi konvensi radiasi pancaran 3. Perpindahan kalor yang pada umumnya</p> <p>KUNCI DAN PEMBAHASAN SOALEnergi panas dapat berpindah dari tempat yang memiliki suhu tinggi ke rendah Jawaban: B</p> <p>a. b. c. d. e.</p> <p>Menyebutkan tiga cara perpindahan kalor</p> <p>C1</p> <p>Diberikan soal mengenai caracara perpindahan kalor</p> <p>a. b. c. d. e.</p> <p>Cara perpindahan kalor ada tiga, yaitu konveksi, konduksi, dan radiasi atau pancaran. Konvensi adalah perjanjian yang bersifat multilateral. Jawaban: C</p> <p>Mengidentifikasi perpindahan kalor</p> <p>C2</p> <p>Diberikan soal mengenai cara</p> <p>Perpindahan kalor yang pada umumnya terjadi pada logam disebut konduksi</p> <p>berdasarkan medium perambatannya</p> <p>perpindahan kalor berdasarkan medium perambatannya</p> <p>a. b. c. d. e.</p> <p>terjadi pada logam disebut ... konveksi konduksi aliran radiasi pancaran</p> <p>Menjelaskan konsep perpindahan kalor secara konduksi</p> <p>C2</p> <p>Diberikan soal mengenai konsep perpindahan kalor secara konduksi</p> <p>Menganalisis peristiwa fisis yang terjadi pada konduksi</p> <p>C4</p> <p>Diberikan suatu permasalahan mengenai peristiwa fisis</p> <p>4. Berikut ini pernyataan tentang konduksi I. Merupakan perpindahan kalor yang disertai perpindahan partikel. II. Merupakan perpindahan kalor yang tidak disertai perpindahan partikel. III. Terjadi hanya pada zat padat. IV. Terjadi dalam zat padat, cair, dan gas. V. Terjadi hanya dalam zat cair dan gas. Jawaban yang benar adalah ... a. I, II, dan III benar b. I dan III benar c. II dan IV benar d. Hanya V yang benar e. Semua benar 5. Pada peristiwa konduksi logam, terjadi peristiwa fisis seperti di bawah ini, kecuali</p> <p> konveksi adalah perpindahan kalor yang hanya terjadi pada fluida. Konduksi dapat terjadi pada zat padat, cair dan gas. Aliran sama halnya dengan konveksi Radiasi adalah perpindahan kalor yang tidak memerlukan medium Pancaran sama halnya dengan radiasi Jawaban: B Pernyataan tentang konduksi yang benar Merupakan perpindahan kalor yang tidak disertai perpindahan partikel. Terjadi dalam zat padat, cair, dan gas. Poin II dan IV Jawaban: C</p> <p>Pada peristiwa konduksi terjadi peristiwa fisis berikut ini : Kalor dipindahkan melalui elektron-</p> <p>yang terjadi pada konduksi</p> <p>Membedakan konduktor dan isolator</p> <p>C4</p> <p>Diberikan soal mengenai pernyataan yang benar tentang konduktor dan isolator</p> <p>a. Kalor dipindahkan melalui elektronelektron bebas yang terdapat dalam struktur atom logam b. Di tempat yang dipanaskan, energi elektron mengecil c. Oleh karena elektron bebas mudah berpindah,maka perpindahan energi dengan cepat diberikan kepada elektron lain yang letaknya lebih jauh melalui tumbukan d. Kalor berpindah lebih cepat e. Di tempat yang dipanskan, energi elektron-elektron bertambah besar. 6. Berikut ini pernyataan yang benar adalah a. Isolator adalah zat yang mudah menghantar kalor b. Konvektor adalah zat yang sukar menghantar kalor c. Contoh isolator yaitu baja d. Contoh konduktor yang paling baik</p> <p>elektron bebas yang terdapat dalam struktur atom logam Di tempat yang dipanskan, energi elektron-elektron bertambah besar. Oleh karena elektron bebas mudah berpindah,maka perpindahan energi dengan cepat diberikan kepada elektron lain yang letaknya lebih jauh melalui tumbukan Kalor berpindah lebih cepat Jawaban: B</p> <p>Berikut ini pernyataan yang benar Isolator adalah zat yang mudah menghantar kalor Konvektor adalah zat yang sukar menghantar kalor Contoh isolator yaitu baja Contoh konduktor yang paling baik adalah plastic Konduktor adalah zat yang mudah menghantarkan kalor Jawaban: E</p> <p>adalah plastic e. Konduktor adalah zat yang mudah menghantarkan kalor Menganalisis contoh urutan benda yang tergolong isolator dan konduktor C4 Diberikan soal mengenai contoh benda yang termasuk ke dalam isolator dan konduktor panas</p> <p>7. Disediakan benda-benda sebagai berikut: 1.kayu 2.gabus 3.besi 4.aluminium Urutan benda dari yang paling sulit menghantarkan panas adalah.... a. 1,2,3,4 b. 2,4,1,3 c. 2,1,4,3 d. 3,4,1,28. Dari benda-benda berikut, yang termasuk konduktor panas adalah.... a. besi, tembaga, aluminium b. seng, asbes, nikel</p> <p>Urutan benda yang paling sulit menghantarkan panas adalah gabus, kayu, aluminium, dan besi.</p> <p>Jawaban: C</p> <p> Benda yang termasuk isolator panas adalah asbes, kayu, kaca, gabus, wol, plastik Benda yang termasuk konduktor panas adalah besi, tembaga, aluminium,</p> <p>c. kayu, kaca, asbes d. gabus, wol, perak e. plastik, kaca, timbal Menyebutkan 3 contoh penerapan konduktor dan isolator dalam kehidupan sehari-hari C1 Diberikan soal mengenai contoh penerapan konduktor dan isolator dalam kehidupan sehari-hari 9. Dari contoh benda berikut yang memanfaatkan sifat isolator bahan adalah.... a. panci yang terbuat dari aluminium b. dinding berongga dengan celah udara di negara beriklim dingin c. bagian alas listrik yang terbuat dari besi d. tabung termos bagian dalam yang dilapisi lapisan perak e. tutup termos yang terbuat dari plastik</p> <p>seng, nikel, perak, timbale</p> <p>Jawaban: A Rumah di negara beriklim dingin menggunakan dinding berongga dengan celah udara di dalamnya. Hal ini memanfaatkan sifat udara sebagai penghantar kalor konduksi yang buruk (isolator). Panci yang terbuat dari aluminium memanfaatkan sifat aluminium sebagai konduktor Bagian alas setrika yang terbuat dari besi memanfaatan sifat besi sebagai konduktor Tabung kaca dalam termos yang dilapisi lapisan perak digunakan untuk menghalangi perpindahan kalor secara radiasi Tutup termos yang terbuat dari plastik mencegah penguapan cairan dan konveksi Jawaban: B</p> <p>10. Dari contoh benda berikut, yang tidak menggunakan penerapan bahan konduktor atau isolator adalah.</p> <p>Konduktor dan isolator dapat dimanfaatkan dalam peralatan yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, yaitu Bagian alas setrika listrik terbuat dari</p> <p>a. bagian alas setrika listrik terbuat dari logam b. gagang setrika terbuat dari plastik c. tabung kaca dalam termos yang dilapisi lapisan perak d. panci yang terbuat dari aluminium e. mantel wol yang digunakan pada musim dingin</p> <p>logam, dimana logam merupakan konduktor yang baik Gagang setrika terbuat dari plastic, dimana plastik merupakan isolator Panci yang terbuat dari aluminium, dimana aluminium merupakan konduktor yang baik Mantel wol yang digunakan pada musim dingin, dimana wol merupakan isolator Tabung kaca dalam termos yang dilapisi lapisan perak digunakan untuk menghalangi perpindahan kalor secara radiasi. Permukaan yang mengkilap merupakan penyerap dan pemancar kalor yang buruk Jawaban : C</p> <p>Menganalisis peristiwa fisis dalam contoh penerapan konduktor dan isolator dalam kehidupan sehari-hari</p> <p>C4</p> <p>Diberikan soal mengenai peristiwa fisis dalam konduktor dan isolator a. b. c. d. e.</p> <p>11. Pada malam hari, telapak kaki Anda yang menginjak lantai ubin terasa lebih dingin daripada menginjak lantai karpet sebab... Kalor mengalir dari ubin ke telapak kaki Anda Suhu lantai ubin lebih rendah daripada karpet Kalor mengalir dari ubin ke karpet Kalor mengalir secara konduksi dari ubin ke telapak kaki Anda Karpet berfungsi</p> <p> Kalor mengalir secara konduksi dari tubuh Anda ke ke lantai ubin melalui telapak kaki Anda. Suhu lantai ubin lebih rendah daripada suhu tubuh Anda. Karpet berfungsi sebagai isolator yang menghalangi kalor dari tubuh Anda mengalir ke lantai ubin. Jawaban: E</p> <p>sebagai isolator yang menghalangi kalor dari tubuh Anda mengalir ke lantai ubin. 12. Pada malam yang dingin memakai selimut dapat menghangatkan tubuh kita. Mengapa demikian? a. Dengan memakai selimut, maka udara yang terperangkap dalam selimut akan menghalangi perpindahan kalor dari tubuh ke udara dalam ruang b. Dengan memakai selimut akan mengurangi udara dalam ruangan c. Dengan memakai selimut akan mengurangi suhu di luar tubuh kita d. Dengan memakai selimut akan menambah udara dalam ruangan sehingga suhu menjadi lebih tinggi e. Dengan memakai selimut akan terjadi konduksi. Antara tubuh kita dan selimut terdapat udara yang berfungsi sebagai isolator. Tanpa selimut, kalor akan mengalir secara konduksi dari tubuh kitake udara dalam ruang tidur karena suhu tubuh kita lebih tinggi daripada suhu udara dalam ruang. Dengan memakai selimut, maka udara yang terperangkap dalam selimut akan menghalangi perpindahan kalor dari tubuh ke udara dalam ruang Jawaban : A</p> <p>Menjelaskan empat faktor yang mempengaruhi laju kalor konduksi</p> <p>C2</p> <p>Diberikan soal factor yang mempengaruhi laju konduksi</p> <p>13. Berikut ini factorfaktor yang mempengaruhi laju kalor konduksi, yaitu a. luas penampang, konduktivitas termal, perubahan suhu, panjang bahan b. konstanta StefanBoltzman, luas penampanng, panjang bahan, perubahan suhu c. volume benda, luas penampang, beda suhu, konduktivitas termal d. panjang benda, konstanta konduktor, volume benda, e. konduktivitas termal, panjang bahan, beda suhu, luas penampang 14. Dari pernyataan berikut, manakah yang benar mengenai faktor yang mempengaruhi laju kalor konduksi. a. semakin besar perubahan suhu, semakin cepat perpindahan kalor b. semakin besar luas</p> <p>Besarnya laju perpindahan kalor secara konduksi dipengaruhi oleh konduktivitas termal, luas penampang, perbedaan suhu, dan panjang bahan Jawaban : E</p> <p>Pernyataan yang benar mengenai faktor yang mempengaruhi laju kalor konduksi adalah semakin tebal dinding, semakin lambat perpindahan kalor Beda suhu diantara kedua permukaan T = - ; Semakin besar beda suhu, semakin cepat perpindahan kalor Luas permukaan A, semakin besar luas penampang, semakin cepat perpindahan</p> <p>penampang, semakin lambat perpindahan kalor c. semakin besar konduktivitas termal zat, semakin lambat perpindahan kalor d. semakin tebal dinding, semakin lambat perpindahan kalor e. semakin panjang kotak reservoir, semakin cepat perpindahan kalor 15. Besarnya laju hantaran kalor suatu benda yang dipanaskan ujungnya adalah. a. berbanding lurus dengan gradien suhu, yang besarnya b. tidak bergantung pada jenis batang c. berbanding terbalik dengan luas penampang d. berbanding terbalik dengan panjang batang e. berbanding lurus dengan perubahan suhu Menentukan besarnya C3 Diberikan soal 16. Suatu kaca jendela</p> <p>kalor Konduktivitas termal zat k, merupakan ukuran kemampuan zat menghantarkan kalor; semakin besar konduktivitas termal zat, semakin cepat perpindahan kalor Ketebalan dinding d; semakin tebal dinding, semakin lambat perpindahan kalor Pengecoh E Panjang kotak reservoir tidak mempengaruhi perpindahan kalor Jawaban : D</p> <p>Besarnya laju hantaran kalor (konduksi) yang dipanaskan ujungnya adalah berbanding terbalik dengan panjang batang (l) Berbanding lurus dengan gradien suhu, yang besarnya Bergantung pada jenis batang. Dimana jenis batang mempengaruhi besarnya konduktivitas termal zat (k) Berbanding lurus dengan luas penampang (A) Berbanding lurus dengan perbedaan suhu dan bukan perubahan suhu (T) Jawaban : E Menggunakan konsep laju perpindahan kalor</p> <p>laju kalor konduksi</p> <p>hitungan mengenai laju kalor konduksi</p> <p>kamar dengan panjang 100 cm, lebar 80 cm, dan tebal 8 mm bersuhu 370C pada permukaan luarnya. Jika suhu di dalamnya 200C dan konduktivitas termal kaca adalah 0,8 W/m.K, jumlah kalor yang masuk tiap menit melalui jendela ini adalah.. a. 136 J b. 1360 J c. 0,816 J d. 5,2224 J e. 81600 J</p> <p>yang besarnya = Q= Diketahui p = 100 cm = 0,1 m l = 80 cm = 0,8 m d = 8 mm = 0,008 m T2= 370 C = 310 K T1= 200 C = 293 K k = 0,8 W/ m.K t = 1 menit = 60 s Ditanya : Q Jawab : A = p x l = 1 x 0,8 = 0,8 m2 T = T2-T1= 310- 293 = 17 K Q = = Jawaban : E Pengecoh A = 81600 J</p> <p> Pengecoh B 1360 J Pengecoh C A =px d =0,1 x 0,008= 0,0008 m2 Q= = = 0,816 J Pengecoh D A = lx d =0,8 x 0,008= 0,0064 m2</p> <p>Q=</p> <p>=</p> <p>= 5,2224 J Menjelaskan konsep perpindahan kalor secara konveksi C2 Diberikan soal tentang konsep perpindahan kalor secara konveksi 17. Arah aliran pada konveksi secara berurutan adalah.. a. Air dingin ke atas yang panas yang panas ke bawah b. Air yang panas keatas dan air dingin yang ke bawah c. Air yang panas dan yang dingin d. Air yang panas dan yang dingin sama-sama bergerak ke bawah Arah aliran kalor pada konveksi adalah</p> <p>Air yang panas keatas dan air dingin yang ke bawahJawaban : B</p> <p>Menganalisis peristiwa fisis yang terjadi pada konveksi</p> <p>C4</p> <p>Diberikan soal tentang perisitiwa fisis yang terjadi saat konveksi berlangsung</p> <p>18. Bagian air yang dipanaskan bergerak ke atas karena a.Massa jenisnya membesar b. Adanya dorongan dari kalor c. Massa jenisnya berkuran g d. Adanya desakan dari bawah</p> <p>Saat air dipanaskan, maka terjadi pergerakan air yang panas ke atas, ini disebabkan saat air dipanaskan, massa jenis bagian yang dipanaskan tersebut berkurang, hingga air bergerak ke atas. Jawaban : C</p> <p>19. Yang bukan</p> <p>merupakan mekanisme perpindahan kalor pada gambar di bawah adalah....</p> <p>a. kalor mengalir secara konduksi dari permukaan zat padat ke partikel fluida yang berbatasan dengan permukaan zat padat tersebut b. kalor yang diterima fluida menaikkan suhu partikel fluida c. partikel fluida yang bersuhu tinggi bergerak ke daerah yang suhunya rendah, bercampur, dan melepaskan sebagian kalor yang dimilikinya d. bagian fluida yang</p> <p>Mekanisme dalam perpindahan kalor pada gambar di samping adalah Kalor mengalir secara konduksi dari permukaan zat padat ke partikel fluida yang berbatasan dengan permukaan zat padat tersebut Kalor yang diterima fluida menaikkan suhu partikel fluida Partikel fluida yang bersuhu tinggi bergerak ke daerah yang suhunya rendah, bercampur, dan melepaskan sebagian kalor yang dimilikinya Tempat fluida yang bergerak ke atas digantikan oleh bagian fluida yang dingin yang jatuh ke bawah</p> <p>Jawaban : D</p> <p>menerima kalor memuai dan massa jenisnya menjadi lebih besar sehingga bergerak ke atas e. tempat fluida yang bergerak ke atas digantikan oleh bagian fluida yang dingin yang jatuh ke bawah</p> <p>Menyebutkan tiga contoh penerapan konveksi dalam kehidupan sehari-hari</p> <p>C1</p> <p>Diberikan soal tentang penerapan konveksi dalam kehidupan sehari-hari</p> <p>20. Perpindahan kalor secara konveksi terjadi ... a. hanya dalam zat padat b. hanya dalam zat cair c. hanya dalam gas d. hanya dalam zat cair dan gas e. dalam zat padat, cair dan gas 21. Dari contoh di bawah yang tidak menggunakan prinsip perpindahan kalor secara konveksi adalah. a. perapian rumah yang dapat</p> <p>Perpindahan kalor secara konveksi terjadi hanya dalam fluida (zat cair da...</p>