narasi sai

Click here to load reader

Post on 14-Jun-2015

840 views

Category:

Documents

12 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Sistem Informasi Manajemen Keuangan Departemen Pendidikan Nasional

KATA PENGANTARSesuai dengan pilar ketiga Kebijakan Pembangunan Pendidikan Nasional yaitu Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas dan Pencitraan Publik, sejak tahun 2005 Depdiknas mewujudkannya dalam program pengembangan aplikasi Sistem Informasi Manajemen secara terintegrasi. Sangat disadari bahwa data perencanaan hingga pelaporan keuangan dan aset yang ada saat ini seolah-olah saling terpisah yang seyogyanya data tersebut merupakan bagian terintegrasi serta tidak terpisahkan satu dengan lainnya. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Keuangan (SIMKEU) menjadi tugas Sekretariat Jenderal Depdiknas dalam mewujudkan pilar ketiga kebijakan pembangunan tersebut. Sistem yang dikembangkan adalah sebuah sistem berbasis web, berdasarkan sistem aplikasi keuangan Departemen Keuangan, mengintegrasikan semua data yang dibutuhkan dalam rangka mengelola Departemen. Selain untuk memperkecil terjadinya kesalahan manusia (human error), sistem tersebut dapat mengurangi pengulangan kegiatan pencatatan. Sebagai bagian dari pengembangan sistem tersebut, buku Prosedur Operasi Standar Sistem Informasi Manajemen Keuangan 2008 disusun dengan tujuan agar setiap satuan kerja yang berada di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional dapat menjalankan tugas dan fungsi masing masing sesuai dengan sistem pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan dan penyusunan anggaran hingga pelaporan keuangan dan barang milik negara. Kepada semua yang telah berpartisipasi dalam penyusunan buku ini, atas nama Menteri Pendidikan Nasional, kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga, atas kerja kerasnya. Buku ini dibuat untuk dipergunakan oleh karyawan dan pimpinan di seluruh satuan kerja di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.

Jakarta, 28 Januari 2009 Sekretaris Jenderal,

Prof. Dr. Dodi NandikaPROSEDUR OPERASI STANDAR SAI, Versi 2/2009 1

Sistem Informasi Manajemen Keuangan Departemen Pendidikan Nasional

NIP 131127559

PROSEDUR OPERASI STANDAR SAI, Versi 2/2009 2

Sistem Informasi Manajemen Keuangan Departemen Pendidikan Nasional

DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi BAB I Pendahuluan A. Latar Belakang B. Tujuan C. Dasar Hukum D. Daftar Istilah E. Daftar Singkatan F. Registrasi Petugas/User 1. Penjelasan Umum 2. Lingkup Kerja Petugas/User 3. Prosedur Registrasi User BAB II Prosedur Operasi Standar Sistem Akuntansi Instansi A. Penjelasan Umum B. Tujuan C. Keluaran D. Ketentuan Umum E. Aspek Pengendalian Internal BAB III Prosedur Penyusunan Laporan Keuangan/SAK A. Prosedur Penyusunan Laporan Keuangan/SAK Pada Tingkat UAKPA 1. Prosedur Pencatatan DIPA/DIPA Revisi, Estimasi Pendapatan, Realisasi Belanja, PNBP, Penyetoran UP, Kas di Bendahara Penerimaan, Kas di Bendahara Pengeluaran, Aset Tetap melalui Penerimaan ADK BMN, Pengembalian Belanja, dan Realisasi PHLN 2. Prosedur Pencatatan Piutang, Persediaan, Aset Tetap, KDP, Aset Tidak Berwujud, dan Kemitraan dengan Pihak Ketiga 3. Prosedur Rekonsiliasi Internal SAK SIMAK BMN 4. Prosedur Rekonsiliasi dengan KPPN 5. Prosedur Pengiriman Laporan UAKPA ke UAPPAW/E1 6. Prosedur Tutup Tahun pada UAKPA B. Prosedur Penyusunan Laporan Keuangan/SAK Pada Tingkat UAPPA-W 1. Prosedur Penerimaan Data UAKPA pada UAPPA-W 2. Prosedur Rekonsiliasi UAPPA-W dengan Kanwil DJPb 3. Prosedur Pengiriman Laporan UAPPA-W ke UAPPA-E1 4. Prosedur Tutup Tahun pada UAPPA-WPROSEDUR OPERASI STANDAR SAI, Versi 2/2009 3

1 2 4 4 4 5 6 16 20 20 21 22 23 23 24 25 29 32

32

36 39 40 41 41 43 43 44 44 45

Sistem Informasi Manajemen Keuangan Departemen Pendidikan Nasional

C. Prosedur Penyusunan Laporan Keuangan/SAK Pada Tingkat UAPPA-E1 1. Prosedur Penerimaan Data UAKPA/UAPPA-W pada UAPPA-E1 2. Prosedur Rekonsiliasi UAPPA-E1 dengan DAPK 3. Prosedur Pengiriman Laporan UAPPA-E1 ke UAPA 4. Prosedur Tutup Tahun pada UAPPA-E1 D. Prosedur Penyusunan Laporan Keuangan/SAK Pada Tingkat UAPA 1. Prosedur Penerimaan Data UAPPA-E1 pada UAPA 2. Prosedur Rekonsiliasi UAPA dengan DAPK 3. Prosedur Pengiriman Laporan UAPA ke DAPK 4. Prosedur Tutup Tahun pada UAPA BAB IV Prosedur Penyusunan Laporan BMN/SIMAK BMN A. Prosedur Penyusunan Laporan BMN/SIMAK BMN Pada Tingkat UAKPB 1. Prosedur Pencatatan Saldo Awal 2. Prosedur Pencatatan Transaksi Perolehan BMN 3. Prosedur Pencatatan Transaksi Perubahan BMN 4. Perubahan Nilai Koreksi Tim Penertiban Aset 5. Prosedur Pencatatan Transaksi Penghapusan BMN 6. Penghentian BMN dari Penggunaan 7. Prosedur Pencatatan Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) 8. Pencatatan Perolehan BMN yang Berasal Dari PHLN 9. Prosedur Rekonsiliasi SIMAK BMN dengan SAK 10. Prosedur Rekonsiliasi UAKPB dengan KPKNL 11. Prosedur Pengiriman Data UAKPB Ke UAPPB-W/E1 12. Prosedur Pengiriman Data SIMAK BMN Ke UAKPA B. Prosedur Penyusunan Laporan BMN/SIMAK BMN Pada Tingkat UAPPB-W 1. Prosedur Penerimaan Data UAKPB Pada UAPPB-W 2. Prosedur Rekonsiliasi UAPPB-W dengan Kanwil DJKN 3. Prosedur Pengiriman Data UAPPB-W Ke UAPPB-E1 C. Prosedur Penyusunan Laporan BMN/SIMAK BMN Pada Tingkat UAPPB-E1 1. Prosedur Penerimaan Data UAPPB-W/UAKPB KP/DK/TP Pada UAPPB-E1 2. Prosedur Rekonsiliasi UAPPB-E1 dengan DJKN 3. Prosedur Pelaporan Dan Pengiriman Data UAPPBE1 Ke UAPB D. Prosedur Penyusunan Laporan BMN/SIMAK BMN Pada Tingkat UAPPB-E1PROSEDUR OPERASI STANDAR SAI, Versi 2/2009

46 46 47 47 48 49 49 50 50 51 53 53 54 55 57 58 60 61 62 63 64 65 65 66 66 67 68 69 69 70 70 72

4

Sistem Informasi Manajemen Keuangan Departemen Pendidikan Nasional

Prosedur Penerimaan Data UAPPB-E1 Pada UAPB Prosedur Rekonsiliasi UAPB dengan DJKN Prosedur Pelaporan Dan Pengiriman Data UAPB Ke DJKN BAB V Penutup Lampiran Bagan Arus Prosedur Lampiran Matriks Prosedur1. 2. 3.

72 73 73 74

PROSEDUR OPERASI STANDAR SAI, Versi 2/2009 5

Sistem Informasi Manajemen Keuangan Departemen Pendidikan Nasional

BAB I PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG Reformasi di bidang keuangan ditandai dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Undang-Undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, dengan harapan sistem pengelolaan keuangan Negara dapat lebih efisien dan efektif serta tercapainya transparansi dalam pengelolaan keuangan. Pengelolaan anggaran merupakan salah satu kegiatan administrasi utama dalam kepemerintahan yang menuntut prinsip tata kelola yang baik dan mengharuskan setiap organisasi melakukan pelaksanaan anggaran dengan baik dan benar, sehingga setiap kegiatan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. Selain itu, optimalnya suatu pengelolaan anggaran anggaran mentaati juga ditentukan oleh bagaimana yang telah pengguna ditetapkan. Pengelolaan anggaran yang tepat dan cepat, bukanlah tugas yang mudah bagi Depdiknas yang memiliki skala organisasi yang besar, sebaran geografis yang luas dan kewenangan perbendaharaan yang terdesentralisasi dangan jumlah kantor/satuan kerja yang banyak dan tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah satker dan anggaran yang besar tersebut, memerlukan sistem pengelolaan anggaran yang mampu mendukung pelaksanaan kegiatan dan pencapaian sasaran organisasi setiap satuan kerja secara cepat, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. ketentuan-ketentuan

PROSEDUR OPERASI STANDAR SAI, Versi 2/2009 6

Sistem Informasi Manajemen Keuangan Departemen Pendidikan Nasional

Berkaitan

dengan

latar

belakang

di

atas,

Sekretariat

Jenderal

menyusun Prosedur Operasi Standar sebagai pedoman bagi para pengelola anggaran sehingga dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya dapat memahami prosedur yang harus dilaksanakan. B. TUJUAN Prosedur Operasi Standar ini bertujuan:1.

Memberikan pemahaman yang sama bagi pejabat dan para pengelola anggaran dan pelaporan keuangan pada Kantor/Satuan Kerja di Lingkungan Depdiknas;

2. Menciptakan pengelolaan anggaran yang tepat waktu, akurat, transparan, akuntabel, efisien dan efektif;3.

Mendukung terwujudnya good governance dan clean governance yaitu terciptanya birokrasi yang baik, bersih dan bebas dari korupsi.

PROSEDUR OPERASI STANDAR SAI, Versi 2/2009 7

Sistem Informasi Manajemen Keuangan Departemen Pendidikan Nasional

C.

DASAR HUKUM 1. 2. 3. 4.5.

Undang Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara; Undang Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; Undang Undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara; Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan; Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah; Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah; Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 2008 tentang

6. 7. 8. 9.

Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan; Keputusan Presiden Nomor 42 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara; Peraturan Menteri Keuangan Nomor 91/PMK.06/2007 tentang Bagan Akun Standar; 10. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.06/2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penggunaan, Pemanfaatan, Penghapusan, dan pemindahtanganan BMN; 11. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97/PMK.06/2007 tentang Penggolongan & Kodefikasi BMN; 12. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK.06/2007, tentang Penatausahaan BMN; 13. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 171/PMK.05/2007 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah; 14. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 02/PMK.06/2008 tentang Penilaian Barang Milik Negara;PROSEDUR OPERASI STANDAR SAI, Versi 2/2009 8

Sistem Informasi Manajemen Keuangan Departemen Pendidikan Nasional

15. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 21 tahun 2007