narasi profil 2013

Click here to load reader

Post on 10-Dec-2015

11 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

dadasdada

TRANSCRIPT

KATA PENGANTAR

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Profil Kesehatan adalah gambaran situasi kesehatan di Kabupaten Sragen, yang memuat berbagai data tentang situasi dan hasil pembangunan kesehatan selama satu tahun. Data dan informasi yang termuat antara lain data kependudukan, fasilitas kesehatan, pencapaian program-program kesehatan, sumber daya kesehatan, dan lain sebagainya. Profil ini disajikan secara sederhana dan informatif dengan harapan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas.Profil Kesehatan bisa dipakai sebagai tolok ukur keberhasilan/kemajuan pembangunan kesehatan yang telah dilakukan selama tahun 2013. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang mengatur pembagian kewenangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah mengandung konsekuensi bahwa masing-masing daerah harus memiliki Sistem Kesehatan sendiri. Profil kesehatan adalah salah satu produk dari Sistem Informasi Kesehatan. Dengan tersusunnya Profil Kesehatan Kabupaten Sragen Tahun 2013 ini maka profil ini dijadikan sebagai acuan data dan informasi secara resmi.1.2. SISTEMATIKA PENYAJIAN

Sistematika penyajian Profil Kesehatan Kabupaten Sragen Tahun 2013 adalah sebagai berikut :

BAB I. PendahuluanBab ini secara ringkas menjelaskan latar belakang dan sistematika penulisan. Didalamnya berisi uraian ringkas dari masing-masing bab.BAB. II. Gambaran Umum Kabupaten

Bab ini menyajikan tentang gambaran umum Kabupaten Sragen. Selain uraian tentang letak geografis, cuaca, luas lahan, administratif dan informasi lainnya, bab ini juga mengulas faktor faktor lainnya misalnya ekonomi, kependudukan dan pendidikan.BAB.III. Pembangunan Kesehatan Daerah

Bab ini berisi uraian tentang program pokok yang direncanakan oleh Kabupaten Sragen menuju Sragen Sehat 2015. Pada bab ini dibahas tujuan, sasaran, upaya yang dilakukan di tahun 2013 untuk mencapai target yang telah ditetapkan.BAB.IV. Pencapaian dan Kinerja Pembangunan Kesehatan

Bab ini menguraikan tentang apa saja yang telah dicapai selama 1 ( satu ) tahun, kemudian dibandingkan dengan target indikator yang telah ditetapkan baik indikator sehat maupun indikator Kinerja SPM bidang Kesehatan, antara lain meliputi derajad kesehatan, keadaan lingkungan, keadaan perilaku masyarakat, upaya kesehatan dan managemen pembangunan kesehatan.BAB.V. Kesimpulan

Bab ini dengan sajian tentang hal hal penting yang ditelaah lebih lanjut dari Profil Kesehatan Kabupaten Sragen Tahun 2013. Selain keberhasilan keberhasilan yang perlu dicatat, bab ini juga mengemukakan hal hal yang dianggap masih kurang dalam upaya menuju Sragen Sehat 2015.

BAB II

GAMBARAN UMUM KABUPATEN SRAGEN

2.1. KEADAAN GEOGRAFI

Kabupaten Sragen terletak diantara 110 45 dan 111 10 derajat Bujur Timur serta 7 15 dan 7 30 Lintang Selatan. Dengan luas wilayah 941,55 Km yang terbagi atas 20 Kecamatan dan 208 desa / kelurahan.

Batas Wilayah kabupaten Sragen adalah :Sebelah Utara

: Kabupaten Grobogan

Sebelah Selatan

: Kabupaten KaranganyarSebelah Barat

: Kabupaten Boyolali

Sebelah Timur

: Kabupaten Ngawi

2.2. KEADAAN PENDUDUK

2.2.1. Pertumbuhan dan Kepadatan Penduduk

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk di Kabupaten Sragen tahun 2013 adalah 894.211 jiwa. Jika dibandingkan dengan tahun 2012 terjadi penambahan jumlah penduduk sebanyak 4.855 jiwa (1,8 %) . Rata-rata kepadatan penduduk Kabupaten Sragen sebesar 945 jiwa setiap kilometer persegi, dimana wilayah terpadat di Kecamatan Sragen sekitar 2.461 jiwa setiap km2. Data mengenai kepadatan penduduk, Luas wilayah , jumlah desa, jumlah penduduk, jumlah rumah tangga dan kepadatan penduduk menurut kecamatan Kabupaten Sragen tahun 2013 dapat dilihat pada lampiran. Bila kita lihat jumlah rumah tangga di Kabupaten Sragen tahun 2013 sebanyak 891.832 rumah tangga dari 273.695 rumah tangga tahun 2012 naik sebesar 618.137 rumah tangga (1,44 %). Sementara jumlah penduduk tertinggi dan terendah masih sama yaitu di Kecamatan Sragen sebanyak 67.038 jiwa dan terendah di Kecamatan Gesi sebanyak 21.985 jiwa. 2.2.2. Sex Ratio Penduduk

Perkembangan penduduk menurut jenis kelamin dapat dilihat dari perbandingan ratio jenis kelamin, yaitu perbandingan penduduk laki-laki dengan penduduk perempuan. Berdasarkan hasil dari BPS Kabupaten Sragen tahun 2013 jumlah penduduk laki-laki relatif seimbang bila dibandingkan dengan penduduk perempuan. Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 442.899 jiwa (39,6%) dan penduduk perempuan sebanyak 451.312 jiwa (40,3%) sehingga ratio jenis kelamin sebesar 981. Data rinci mengenai Sex Ratio menurut Kecamatan dapat dilihat pada lampiran Tabel 2 tentang jumlah penduduk menurut jenis kelamin, kelompok umur, ratio beban tanggungan, ratio jenis kelamin dan kecamatan Kabupaten Sragen tahun 2013.2.2.3. Struktur Penduduk Menurut Golongan Umur

Struktur/komposisi penduduk Kabupaten Sragen dirinci menurut golongan umur dan jenis kelamin menunjukkan bahwa penduduk laki-laki dan perempuan proporsi terbesar pada kelompok umur yang sama yaitu 15 19 tahun. Gambaran komposisi penduduk secara rinci dapat dilihat pada lampiran tabel 3.Adapun perbandingan komposisi proporsional penduduk Kabupaten Sragen menurut usia produktif pada tahun 2012 dan 2013 dapat dilihat pada tabel berikut:Tabel 2.1. Struktur Penduduk Kabupaten Sragen

Menurut Golongan Umur Tahun 2012 2013NoGolongan Umur

( Tahun )Tahun 2012Tahun 2013

Abs%Abs%

10 4 72.318 8,13 72.70112,29

25 9 78.384 8,81 78.82211,34

39 1488.179 9,91 88.67810,08

415 44 430.218 48,37 432.5362,06

545 64 156.837 17,63 157.6915,67

6> 65 63.420 7,13 63.11014,16

Sumber : BPS Kabupaten SragenGambar 1. Distribusi Penduduk menurut Golongan UmurKabupaten Sragen Tahun 2013

Tabel 2.2. Kelompok Usia Produktif Kabupaten SragenTahun 2012 2013NoGolongan UmurTahun 2012Tahun 2013

Abs%Abs%

10 14238.881 26,85 240.20127,02

215 64587.055 66,00 592.22767,08

3> 6563.420 7,13 63.7835,9

889.356 100,00 896.211 100,00

Sumber : BPS Kabupaten Sragen

Pada tabel 2.2 diatas diketahui bahwa penduduk Kabupaten Sragen yang termasuk dalam kelompok umur produktif (15-64 tahun) terjadi peningkatan pada tahun 2013 dari tahun 2012 sebesar 0,45 %. 2.3. KEADAAN SOSIAL EKONOMI

2.3.1. Produk Domestik Regional Bruto ( PDRB )Salah satu tolok ukur keberhasilan di bidang ekonomi yang diperlukan untuk evaluasi dan perencanaan ekonomi makro biasanya dilihat dari pertumbuhan angka Produk Domestik Regional Bruto ( PDRB ) baik atas dasar harga yang berlaku maupun atas dasar konstan.Menurut data dari badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sragen Pada tahun 2013, PDRB Kabupaten Sragen tumbuh sebesar 6, 55 persen, dari Rp. 3.485.992,03 juta pada tahun 2012 naik menjadi Rp. 3.492.776,03 juta di tahun 2013 (tabel 4.1), laju pertumbuhan tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2012 yang tercatat sebesar 6,53 persen dan juga lebih tinggi apabila dibandingkan dengan pertumbuhan Provinsi Jawa Tengah yang tercatat sebesar 6,84 persen.2.3.2. Angka Beban TanggunganBerdasarkan jumlah penduduk menurut kelompok umur, angka beban tanggungan ( dependency ratio ) penduduk Kabupaten Sragen pada tahun 2013 sebesar 51,50 Angka tersebut mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tahun 2012 (51,49), berarti pada tahun 2012 setiap 100 penduduk usia produktif (usia 15-64 tahun) harus menanggung beban hidup sekitar 51 penduduk usia belum produktif (014 tahun) dan usia tidak produktif (65 tahun ke atas).2.4. TINGKAT PENDIDIKAN

Pada tahun 2013 jumlah penduduk laki-laki dan perempuan berusia 10 tahun keatas menurut pendidikan yang ditamatkan yaitu tidak punya ijazah SD sebesar 42,95 %, sedangkan yang sudah memiliki ijazah terdiri atas SD/MI sebesar 59,33 %, tamat SLTP sebesar 20,55 %, tamat SLTA sebesar 15,44 % dan sebesar 5,11 % tamatan Diploma / Akademi / D IV / Perguruan Tinggi. Dibandingkan dengan tahun 2012 secara umum telah terjadi peningkatan dibidang pendidikan. Peningkatan terjadi pada tingkat pendidikan SLTP, SLTA dan Diploma / Akademi / D IV / Perguruan Tinggi. Hal ini wajar terjadi mengingat semakin digalakkannya program sekolah gratis bagi jenjang SD dan SMP dan program-program pendidikan lainnya. Berikut ini disajikan tabel persentase jumlah penduduk usia 10 tahun ke atas menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan di Kabupaten Sragen tahun 2011-2012.

Tabel 2.3. Tingkat Pendidikan Kabupaten Sragen

Tahun 2012 2013NoGolongan UmurTahun 2012Tahun 2013

Abs%Abs%

1Tdk/blm pernah sekolah137.09415,54102.07613,54

2Tdk Tamat SD87.2509,89118.45622,09

3SD285.12832,32222.05128,27

4.SLTP180.41120,45139.66616,89

5.SLTA151.47417,17114.86414,66

6.AK/PT14.738 2,17 28.3674,55

JUMLAH679.741 100,00 882.203100,00

Sumber : BPS Kabupaten Sragen

Gambar. 3 Distribusi Penduduk menurut Tingkat PendidikanKabupaten Sragen tahun 2013

2.5. KEADAAN LINGKUNGANUntuk menggambarkan keadaan lingkungan ada beberapa indikator-indikator yang dianggap masih relevan, yaitu prosentase rumah tangga menurut sumber air minum, prosentase rumah tangga menurut fasilitas air minum, prosentase rumah tangga dengan fasilitas tempat buang air besar dan prosentase rumah tangga menurut tempat pembuangan kotoran/tinja. 1. Sumber Air Minum

Sumber air minum yang digunakan penduduk di Kabupaten Sragen tahun 2013 berasal dari ledeng sebesar 29 %, SPT (sumur pompa tangan) sebesar 21,1 %, SGL (sumur gali) sebesar 49,8 %, PAH (penampungan air hujan) sebesar 0 %, lain-lain 0 %.2. Fasilitas Tempat Buang Air Besar

Fasilitas tempat buang air besar yang digunakan rumah tangga di Kabupaten Sra