narasi baru

of 50/50
KATA PENGANTAR Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat–Nya sehingga dapat menyelesaikan Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan Tahun 2011 yang merupakan hasil pencapaian program kesehatan di Kabupaten Pamekasan Tahun 2011. Profil Kesehatan ini merupakan salah satu sarana penyajian informasi kesehatan di Kabupaten, yang diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu acuan para perencana program, pelaksana program serta pengambil keputusan dalam melaksanakan tugasnya. Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan 1

Post on 19-Dec-2015

31 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

profil kesehatan

TRANSCRIPT

DEPARTEMEN KESEHATAN RI

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmatNya sehingga dapat menyelesaikan Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan Tahun 2011 yang merupakan hasil pencapaian program kesehatan di Kabupaten Pamekasan Tahun 2011.Profil Kesehatan ini merupakan salah satu sarana penyajian informasi kesehatan di Kabupaten, yang diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu acuan para perencana program, pelaksana program serta pengambil keputusan dalam melaksanakan tugasnya.Disadari bahwa Profil ini masih perlu mendapat koreksi dan perbaikan lebih lanjut, untuk itu masukan, pendapat maupun koreksi demi sempurnanya Profil Kesehatan ini senantiasa kami harapkan dan kami hargai.Kepada semua pihak yang memberikan bantuan hingga tersajinya Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan Tahun 2011 ini, kami ucapkan banyak terima kasih.Pamekasan, April 2011KEPALA DINAS KESEHATANKABUPATEN PAMEKASAN

Drs. M. ISMAIL BEY, Apt, M.SiNIP. 19590223 199203 1 002

BAB IPENDAHULUAN

Indonesia sebagai salah satu negara yang menandatangani Tujuan Pembangunan Millenium (MDGs) berkomitmen mewujudkan tujuan MDGs tersebut, sebagai perwujudan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kualitas hidup yang lebih baik. Secara nasional komitmen tersebut dituangkan dalam berbagai dokumen perencanaan nasional, antara lain dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2004 2009, kemudian dipertegas pada RPJMN 20112014 dan Inpres No. 3 tahun 2011 tentang Program Pembangunan yang Berkeadilan. Pembangunan kesehatan Kabupaten Pamekasan secara umum bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan indikator meningkatnya sumber daya manusia, meningkatnya kualitas hidup masyarakat, memperpanjang umur harapan hidup, meningkatnya kesejahteraan keluarga dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat.Banyak hasil di bidang kesehatan masyarakat yang dicapai, diantaranya meningkatnya cakupan imunisasi, usaha perbaikan gizi, pemberantasan penyakit menular, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.Beberapa indikator digunakan untuk memantau perkembangan derajat kesehatan seperti penurunan angka kematian bayi , angka kelahiran, angka kesakitan dan peningkatan umur harapan hidup dan status gizi masyarakat . Walaupun dengan masalah kesehatan yang timbul belakangan ini terasa semakin kompleks, akan tetapi dengan pembangunan kesehatan yang lebih dinamis dan proaktif dengan melibatkan semua sektor terkait, pemerintah, swasta dan masyarakat dengan ditunjang oleh informasi kesehatan yang makin mantap maka diharapkan derajat kesehatan masyarakat yang telah dicapai dapat semakin meningkat serta dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu media informasi Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Pamekasan yang relatif lengkap, meliputi data tentang derajat kesehatan, upaya kesehatan, sumberdaya kesehatan, data umum dan data lingkungan yang berhubungan dengan kesehatan di wilayah Kabupaten Pamekasan. Di samping itu profil ini merupakan salah satu sarana yang digunakan untuk melaporkan pemantauan dan evaluasi terhadap pencapaian hasil pembangunan kesehatan, termasuk kinerja dari penyelenggaraan pelayanan minimal di bidang kesehatan di Kabupaten Pamekasan. Profil kesehatan ini merupakan bagian dari sistem informasi kesehatan yang masih jauh dari kondisi ideal. Berbagai masalah klasik masih dihadapi dalam penyelenggaraan sistem informasi kesehatan, seperti data yang belum satu pintu, kegiatan pengelolaan data dan informasi yang belum terintegrasi dan terkoordinasi dalam satu mekanisme kerjasama yang baik.

A.T U J U A N1. Tujuan Umum:Untuk melihat gambaran hasil pencapaian program kesehatan di Kabupaten Pamekasan tahun 20112. Tujuan khusus : - Tersedianya acuan dan bahan dalam penyusunan perencanaan kesehatan untuk tahun yang akan datang. - Tersedianya data dalam rangka analisis data untuk digunakan sebagai bahan informasi dalam rangka pengambilan kebijakan.

B.SISTEMATIKADalam Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten disajikan dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I : PENDAHULUANBab ini berisi penjelasan tentang latar belakang pembuatan profil dan sistimatika penulisan Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan.

BAB II : GAMBARAN UMUM KABUPATEN PAMEKASANBab ini menyajikan gambaran umum tentang data geografi dan demografi Kabupaten Pamekasan.

BAB III :SITUASI DERAJAT KESEHATAN DI KABUPATEN PAMEKASAN.Bab ini berisi uraian situasi derajat kesehatan yang meliputi berbagai indikator derajat kesehatan, diantaranya angka kematian, angka kesakitan dan status gizi masyarakat.

BAB IV :SITUASI UPAYA KESEHATAN DI KABUPATEN PAMEKASAN. Bab ini menggambarkan hasil-hasil capaian upaya kesehatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2011 yang meliputi pelayanan kesehatan dasar, rujukan dan penunjang, pemberantasan penyakit, kesehatan lingkungan dan sanitasi, perbaikan gizi masyarakat, pelayanan kefarmasian dan pelayanan kesehatan dalam situasi bencana. Dengan berpedoman pada indikator SPM dan indikator Indonesia Sehat 2010.

BAB V:SITUASI SUMBER DAYA KESEHATANBab ini menguraikan tentang sarana kesehatan, tenaga kesehatan, pembiayaan kesehatan, dan sumberdaya kesehatan lainnya.

BAB VI : HAMBATAN YANG DIJUMPAI DALAM PENYUSUNAN PROFIL KESEHATAN. BAB VII :P E N U T U P

LAMPIRAN : Berisi tabel yang digunakan dalam Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan.

BAB IIGAMBARAN UMUM KABUPATEN PAMEKASAN

A.KEADAAN GEOGRAFIKabupaten Pamekasan merupakan salah satu kota di kawasan Madura dengan :- Luas Wilayah :79.230 Ha ( 792,3 km2 ) - Letak Daerah:6 o 51 - 7 o 31 LS 113 o19 113 o 58 BT- Batas batas Wilayah Kabupaten Pamekasan : Utara: Laut Jawa Selatan: Selat Madura Barat: Kabupaten Sampang Timur: Kabupaten Sumenep.Kabupaten Pamekasan terdiri dari 13 Kecamatan 11 Kelurahan dan 178 Desa.

B. DATA DEMOGRAFIJumlah penduduk Kabupaten Pamekasan tahun 2011 sebanyak 795.526 jiwa (hasil sensus penduduk tahun 2010, BPS Kab. Pamekasan) yang terdiri dari 386.655 jiwa laki-laki dan 408.871 dengan rasio jenis kelamin 94,6%, yang artinya jumlah penduduk perempuan di Kabupaten Pamekasan 5,4% lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk laki-laki.

Gambar 2.1 Grafik piramida jumlah penduduk Kabupaten Pamekasan tahun 2011

BAB IIISITUASI DERAJAT KESEHATAN DI KABUPATEN PAMEKASAN

A. Kematian Ibu dan Bayi1. Kasus Kematian IbuKematian Ibu menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat. Kematian menggambarkan jumlah wanita yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) tanpa memperhitungkan lama kehamilan. Kasus kematian maternal tahun 2011 di Kabupaten Pamekasan sebanyak 16/12.483 kelahiran hidup, sedikit turun jika dibandingkan dengan tahun 2010 sebanyak 17/12.748 kelahiran hidup.Kematian Ibu dapat digunakan dalam pemantauan kematian terkait dengan kehamilan. Indikator ini dipengaruhi status kesehatan secara umum, pendidikan dan pelayanan selama kehamilan dan melahirkan. Sensitifitas AKI terhadap perbaikan pelayanan kesehatan menjadikannya indikator keberhasilan pembangunan sektor kesehatan.2. Kasus Kematian BayiKematian Bayi merupakan indikator yang biasanya digunakan untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat. Di Kabupaten Pamekasan pada tahun 2011 bayi lahir hidup berjumlah 12.483 jiwa, kasus bayi lahir mati adalah 56 bayi, kasus ini turun dibanding tahun 2010 sebanyak 96 orang/12.748 kelahiran. Sedangkan jumlah bayi yang mati pada tahun 2011 berjumlah 76 bayi, jumlah tersebut juga turun dibandingkan tahun 2010 yaitu sebanyak 112 bayi.Berbagai faktor dapat menyebabkan penurunan kematian bayi, diantaranya pemerataan pelayanan kesehatan berikut fasilitasnya. Hal ini disebabkan kematian bayi sangat dipengaruhi oleh pelayanan kesehatan. Selain itu, perbaikan kondisi ekonomi yang tercermin dengan pendapatan masyarakat yang meningkat juga dapat berkontribusi melalui perbaikan gizi yang berdampak pada daya tahan terhadap infeksi penyakit.

B. Angka KesakitanMorbiditas dapat diartikan sebagai angka kesakitan, baik insiden maupun prevalen dari suatu penyakit. Morbiditas menggambarkan kejadian penyakit dalam suatu populasi pada kurun waktu tertentu. Morbiditas juga berperan dalam penilaian terhadap derajat kesehatan masyarakat. Penyakit yang paling banyak di Kabupaten Pamekasan tahun 2011 Infeksi Saluran Pernafasan Akut 52.542 orang, penyakit pada sistem Otot 44.577, diare 24.575, tukak Lambung 17.969, penyakit lain pada saluran nafas 14.102, penyakit Tekanan Darah Tinggi 12.403, penyakit Kulit dan Infeksi 11.588, penyakit Kulit Alergi 10.730, Conjungtivities 8.844, dan defisiensi Gizi lain 8.378 orang.Untuk angka kesakitan akibat penyakit menular digambarkan melalui hasil capaian cakupan program penyakit menular tahun 2011 adalah sebagai berikut :1. Penemuan dan penanganan Penderita Acut Flaccid Paralysis (AFP)AFP merupakan kondisi abnormal ketika seseorang mengalami penurunan kekuatan otot tanpa penyebab yang jelas kemudian berakibat pada kelumpuhan. Pada tahun 2011 di kabupaten pamekasan ditemukan 2 kasus AFP (Non Polio) masing-masing di wilayah Puskesmas Proppo dan Waru. 2. Kasus TB ParuPenemuan kasus TB Paru dilakukan melalui penjaringan penderita yang dicurigai / suspek TB Paru yang berobat ke sarana kesehatan. Untuk Kabupaten Pamekasan penemuan penderita baru TB Paru BTA (+) tahun 2011 adalah sebanyak 935 orang dengan 759 penderita yang diobati dengan angka kesembuhan 89,72% (681 penderita), sedangkan jumlah kematian akibat TB Paru sebanyak 12 orang.3. Balita dengan Pnemonia ditanganiPneumonia merupakan infeksi akut yang mengenai jaringan paru (alveoli). Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus maupun jamur. Pneumonia juga dapat terjadi akibat kecelakaan karena menghirup cairan atau bahan kimia. Salah satu populasi yang rentan terserang Pneumonia adalah anak-anak usia kurang dari 2 tahun. Perkiraan penderita Pnemonia yang berkunjung ke Puskesmas tahun 2011 sebanyak 6.455 penderita. Untuk Penemuan kasus Pnemonia Balita di Puskesmas pada tahun 2011 sebanyak 1.297 kasus dari 64.554 balita. Pada tahun 2011 bersadarkan jenis kelamin penderita Pnemonia lebih banyak diderita oleh perempuan sebanyak 713 kasus (55%).4. Persentase HIV/AIDS ditanganiHIV & AIDS disebabkan oleh infeksi virus Human Immunodeficiency Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan penderita mengalami penurunan ketahanan tubuh sehingga sangat mudah untuk terinfeksi berbagai macam penyakit lain. Penyakit ini ditularkan melalui cairan tubuh penderita yang terjadi melalui proses hubungan seksual, transfusi darah, penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi secara bergantian, dan penularan dari ibu ke anak dalam kandungan melalui plasenta dan kegiatan menyusui.Dari data yang ada, kasus HIV dan AIDS mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2010 kasus HIV dan AIDS sebanyak 7 penderita dan menurun pada tahun 2011 menjadi 3 kasus. Untuk tahun 2011 ini terdapat 3 kasus baru AIDS, dimana penderitanya semua laki laki. Sementara pasien yang meninggal selama tahun 2011 berjumlah 1 orang.

5. Kasus DiareSeseorang dikatakan menderita Diare bila feses lebih berair dari biasanya, atau bila buang air besar tiga kali atau lebih, atau buang air besar yang berair tapi tidak berdarah dalam waktu 24 jam. Penyakit Diare sampai saat ini masih termasuk dalam urutan 10 penyakit terbanyak di Kabupaten Pamekasan. Dari jumlah perkiraan kasus 31.952 terdapat 32.531 kasus yang ditangani dengan 17.579 penderita laki-laki dan 14.952 penderita perempuan.6. Prevalensi KustaKusta merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Terdapat dua type kusta yaitu Pausi Basiler (PB) atau Kusta kering dan Multi Basiler (MB) atau Kusta Basah.Pada tahun 2011 ditemukan penderita kusta baru sebanyak 272 penderita dengan 249 penderita kusta type basah dan 19 penderita kusta kering. Sedangkan prevalensi penyakit kusta sebanyak 266 dengan 257 kusta basah dan 9 kusta kering. Penderita kusta yang selesai berobat yaitu untuk kusta kering sebanyak 38 dari 39 penderita, dan penderita kusta basah sebanyak 227 dari 261 penderita.7. Penyakit Menular yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I)Penemuan kasus penyakit menular yang bisa dicegah dengan imunisasi di Kabupaten Pamekasan diantaranya adalah difteri dan campak. Penyakit Difteri disebabkan oleh infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae yang menyerang sistem pernafasan bagian atas. Penyakit ini memiliki gejala sakit leher, demam ringan, sakit tekak. Difteri juga kerap ditandai dengan tumbuhnya membran kelabu yang menutupi tonsil serta bagian saluran pernafasan pada tahun 2011 ditemukan 13 orang penderita difteri, sedangkan Campak merupakan salah satu penyakit PD3I yang disebabkan oleh virus campak. Sebagian besar kasus campak menyerang anak-anak. Penularan dapat terjadi melalui udara yang telah terkontaminasi oleh sekret orang yang telah terinfeksi. Di kabupaten pamekasan kasus campak terdapat 278 kasus.8. Demam Berdarah Dengue (DBD)Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypty. Penyakit ini sebagian besar menyerang anak berumur < 15 tahun, namun dapat juga menyerang orang dewasa. Pada tahun 2011 Kabupaten Pamekasan di temukan kasus DBD sebanyak 19 kasus, dan pada tahun 2011 tidak ada penderita deman berdarah yang meninggal.9. MalariaKabupaten Pamekasan sampai tahun 2011 tidak pernah ditemukan kasus malaria.10. FilariasisKabupaten Pamekasan pada tahun 2011 tidak pernah ditemukan kasus Filariasis.10 Besar Penyakit terbanyak C. Status Gizi1. Berat Badan Bayi RendahJumlah bayi yang lahir tahun 2011 sebanyak 12.483 orang, sementara yang mengalami berat bayi lahir rendah sebanyak 314 orang. 2. Balita dengan gizi kurangPenimbangan rutin di Posyandu dengan indikator berat badan per-umur menemukan 4.785 balita yang mengalami gizi kurang.3. Balita dengan gizi burukKabupaten Pamekasan pada tahun 2011 terdapat 796 balita dengan gizi buruk dan yang mendapat perawatan sebanyak 81 balita.B A B IVSITUASI UPAYA KESEHATAN DI KABUPATEN PAMEKASAN TAHUN 2011

Upaya kesehatan terdiri atas dua unsur utama, yaitu upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan. Upaya kesehatan masyarakat adalah setiap kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat serta swasta, untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah kesehatan di masyarakat. Upaya kesehatan perorangan adalah setiap kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat serta swasta, untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan. Situasi Upaya Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Pamekasan pada tahun 2011 dapat diuraikan sebagai berikut :A. PELAYANAN KESEHATAN DASAR1. Program Ibu dan AnakPWS KIA bertujuan untuk memantau secara berkesinambungan pelayanan kesehatan ibu hamil, dari mulai ANC sampai persalinannya serta kesehatan anaknya. Pemantauan yang dilakukan adalah pemantauan K1, K4, Deteksi Resti oleh tenaga kesehatan/masyarakat, Kunjungan Neonatus, Persalinan oleh tenaga kesehatan, dan persalinan yang ditolong dukun.Jumlah Persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan di Kabupaten Pamekasan sebanyak 11.971 (89,8%) dari 13.334 ibu bersalin, sedangkan K1 sebanyak 13.581 (93.5%) dan K4 sebanyak 12.378 (85,2%) dari 14.522 ibu hamil. Jumlah ibu nifas di Kabupaten Pamekasan tahun 2011 berjumlah 13.334 dan yang mendapat pelayanan kesehatan sebanyak 11.734 (88%).Untuk cakupan imunisasi TT pada ibu hamil adalah sebagai berikut : TT1 = 1.312 (9%), TT2=1.544 (10,6%), TT3=1.735 (11,9%), TT4=2.983 (20,5%), TT5=4.022 (27,7%), TT2+=10.284 (70,8%).2. Balita DitimbangJumlah bayi yang ditimbang di seluruh puskesmas kabupaten pamekasan tahun 2012 42.341 bayi, dan yang mengalami kenaikan berat badan sebanyak 29.472 bayi atau 69,6% dari jumlah bayi yang ditimbang. Sedangkan bayi yang beradi di bawah garis merah (BGM) sebanyak 678 bayi atau 1,6% dari jumlah seluruh bayi yang ditimbang.3. Penjaringan Kesehatan SiswaKegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Kabupaten Pamekasan tahun 2011 diantaranya adalah melakukan skrining pada anak baru masuk sekolah dan melakukan penyuluhan kesehatan. Anak Sekolah Dasar (SD) dan setingkat pada tahun 2011 berjumlah 14.482 siswa yang terdiri dari 7.448 laki laki dan 7.034 perempuan. Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat pada tahun 2011 laki laki banyak 81% dan perempuan sebanyak 83,9%. Dan cakupan pelayanan kesehatan sesuai standar siswa SD ini adalah 31,7%. Untuk kegiatan gigi dan mulut di sekolah terdapat 6.945 murid SD/MI yang diperiksa dan sebanyak 1.291 murid yang perlu perawatan.4. Program UsilaUsila adalah orang yang telah berumur 60 tahun atau lebih. Kabupaten Pamekasan pada tahun 2011 mempunyai Usila sebanyak 116.907 jiwa. Cakupan Pelayanan terhadap Usila tahun 2011 baik laki laki maupun perempuan sebanyak 51.271. 5. Program Kesehatan GigiProgram Pelayanan kesehatan gigi dilaksanakan berupa pelayanan klinik di Puskesmas, upaya kesehatan gigi di Masyarakat dan Usaha Kesehatan gigi Sekolah melalui kegiatan UKS. Untuk pelayanan Kesehatan gigi di Puskesmas sebanyak 8.471 yang terdiri dari 864 layanan tumpatan gigi tetap dan 7.607 pencabutan gigi tetap dengan rasio tumpatan terhadap pencabutan 0,1.6. Pelayanan Kesehatan Dengan Kemampuan GadarSarana kesehatan di Kabupaten Pamekasan tahun 2011 terdiri dari Puskesmas yang tersebar disemua kecamatan dengan 15 puskesmas yang mempunyai rawat inap, 1 rumah sakit umum, 2 rumah sakit khusus lainnya dan 2 sarana kesehatan lainnya. Puskesmas tersebut ada yang mempunyai rawat inap dan sebagian lagi hanya rawat jalan. Sedangkan layanan kesehatan yang mempuyai kemampuan gadar tingkat 1 hanya 1 rumah sakit umum dan 1 rumah sakit khusus lainnya.

7. Kelurahan/Desa Terkena KLBJumlah penderita pada KLB di Kabupaten Pamekasan tahun 2011 menurut jenis KLB yaitu AFP yang terjadi di 2 desa dalam 2 kecamatan sebanyak 2 penderita, Difteri terjadi di 13 desa dalam 9 kecamatan sebanyak 13 penderita, dan kasus campak terjadi di 5 desa dalam 4 kecamatan sebanyak 64 penderita, dalah hal ini tidak ada penderita yang meninggal. Jumlah keseluruhan KLB yang ditangani kurang dari 24 jam sebanyak 15 (100%) dari 15 penderita.8. Penyuluhan KesehatanPenyuluhan Kesehatan dilakukan dengan dua cara, yaitu penyuluhan kelompok dan penyuluhan massa. Pada tahun 2011 ini penyuluhan kelompok yang lakukan oleh Puskesmas sebanyak : 2.920 kali, dimana Puskesmas terbanyak melakukannya terdapat pada Puskesmas Proppo (262 kali) dan yang paling sedikit Puskesmas Waru (75 kali). Untuk Penyuluhan Massa dilakukan oleh Puskesmas sebanyak 773 kali, dimana Puskesmas terbanyak melaksakannya adalah Puskesmas Proppo sebanyak 64 kali dan Puskesmas yang paling sedikit melaksanakannya adalah Puskesmas pegantenan sebanyak 20 kali.B. Akses Mutu Pelayanan Kesehatan1. Jaminan Kesehatan PrabayarPenduduk Kabupaten Pamekasan tahun 2011 sebanyak 755.405 jiwa. Penduduk yang mempunyai Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pra bayar terdiri dari Askes 253.020 jiwa atau 33,5% dari jumlah penduduk, Askeskin 364.368 jiwa atau 48,2% dari jumlah penduduk dan Jamkesda 9.110 jiwa atau 3,6% dari jumlah penduduk. 2. Kunjungan Gangguan JiwaKunjungan Puskesmas di Kabupaten Pamekasan tahun 2011 sebanyak 600.525 kunjungan, terdiri dari 15.980 kunjungan rawat inap dan 584.545 kunjungan rawat jalan, sementara yang mengalami gangguan jiwa sebanyak 22.768 kunjungan.C. Kesehatan Lingkungan1. Rumah SehatTahun 2011 rumah tangga yang ada di Kabupaten Pamekasan berjumlah 173.911. Rumah tangga yang diperiksa sebanyak 87.576 dan dari yang diperiksa ditemukan rumah tangga yang sehat berjumlah 40.383 (46,1%). Angka ini menunjukan masih banyak rumah tangga yang belum sehat, untuk itu perlu dilakukan upaya promotif lebih berdayaguna lagi.2. Rumah/Bangunan yang diperiksa Jentik Nyamuk AedesPada tahun 2011 ini pemeriksaan rumah / bangunan dilakukan pada 173.911 rumah, hasil dari pemeriksaan ini yang dinyatakan rumah bebas jentik nyamuk sebanyak 155.827 (89,60%) rumah. 3. Sarana Air Bersih DigunakanJumlah rumah yang ada 206.975 buah, di lakukan pemeriksaan pada 99.782 (48,2%) rumah. Akses sarana air bersih keluarga berdasarkan hasil pemeriksaan adalah 0,4% menggunakan air kemasan, 18,1% menggunakan ledeng, 6,1% menggunakan SPT, 54,2% menggunakan SGL, PAH 0,7% dan lain lainnya sebanyak 20,1%.4. Kepemilikan Sarana Danitasi DasarJumlah Kepala keluarga (KK) yang ada sebanyak 206.975 KK. Pemeriksaan kepemilikan sanitasi dasar dilakukan pada 117.480 KK. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan untuk kepemilikan jamban sebanyak 98,498 KK (83,8%) dan dinyatakan sehat sebanyak 70,8%. Untuk kepemilikan tempat sampah sebanyak 80.470 KK (92%) dari 87.390 KK yang diperiksa dan dinyatakan sehat sebanyak 42,8%. Untuk pengelolaan air limbah jumlah KK yang memiliki sebanyak 71.322 KK (76,7%) dan dinyatakan sehat sebanyak 38,2%.5. TPUM SehatTempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TPUM) yang diperiksa tahun ini adalah Hotel, Restoran/R.Makan, Pasar dan TPUM lainnya. Hotel yang ada di Kabupaten Pamekasan sebanyak 14 buah, diperiksa sebanyak 13 buah dan dinyatakan sehat sebanyak 7 buah (53.85%). Jumlah Restoran yang ada sebanyak 148 buah, dilakukan pemeriksaan sebanyak 131 buah dan dinyatakan sehat sebanyak 131 buah (100%). Sementara pasar berjumlah 42 buah, dilakukan pemeriksaan pada 40 pasar dan dinyatakan sehat hanya 7 pasar (17,5%). Dan TPUM lainnya berjumlah 1.072 buah dilakukan pemeriksaan sebanyak 852 dan dinyatakan sehat 603 buah (70,77%).6. Institusi yang Dibina Kesehatan LingkungannyaPada tahun 2011 dilakukan pembinaan kesehatan lingkungan pada sarana kesehatan, sarana pendidikan, sarana ibadah, perkantoran, dan sarana lainnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan sarana kesehatan berjumlah 102 buah, dan dilakukan pembinaan pada 94 sarana (92,2%). Institusi pendidikan berjumlah 647 buah, yang dibina 598 (92,4%). Saran Ibadah berjumlah 592 buah dan dilakukan pembinaan pada 513 sarana (86,7%), perkantoran berjumlah 48 dan yang dibina 22 (45,8%), sarana lainnya berjumlah 131 dan yang dilakukan pembinaan 114(87%). Total jumlah sarana yang di data sebanyak 1.525 sarana dan yang dibina sebanyak 1.346(88,3%).

BAB VSUMBERDAYA KESEHATAN

Sumber daya kesehatan merupakan salah satu faktor pendukung dalam penyediaan pelayanan kesehatan yang berkualitas, yang diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. A. Sarana Kesehatan1. PuskesmasPusat Kesehatan Masyarakat atau yang biasa disebut Puskesmas merupakan salah satu unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Puskesmas sebagai unit pelayanan kesehatan tingkat pertama dan terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan, harus melakukan upaya kesehatan wajib dan beberapa upaya kesehatan pilihan yang disesuikan dengan kondisi, kebutuhan, tuntutan, kemampuan dan inovasi serta kebijakan pemerintah daerah setempat. Jumlah Puskesmas di Kabupaten Pamekasan sampai tahun 2011 sebanyak 20 buah. Untuk lebih meningkatkan jangkauan pelayanan Puskesmas terhadap masyarakat di wilayah kerjanya, Puskesmas didukung oleh sarana pelayanan kesehatan berupa Puskesmas Pembantu (Pustu) yang berjumlah 48 dan 2 Pustu Gawat Darurat 2 buah.2. Ketersediaan Obat Obat yang tersedia di Puskesmas dan jaringannnya adalah obat obatan untuk pelayanan kesehatan dasar. Secara umum Pada tahun 2011 ketersediaan obat terbanyak adalah Klorfeniramini Maleat tab 4 mg (CTM) sebanyak 1.144.000 tablet dengan pemakaian rata-rata perbulan 112.500 tablet, sedangkan ketersediaan obat yang paling sedikit adalah OAT Katagori Sisipan sebanyak 20 paket dengan pemakaian rata-rata perbulan 3,33 paket.3. Sarana kesehatan Kabupaten Pamekasan memiliki jenis sarana kesehatan yang cukup beragam dan kepemilikannya juga beragam. Untuk rumah sakit umum berjumlah 1 buah dengan kepemilikan Pemerintah Kabupaten. Sarana Kesehatan yang seluruhnya di kelola oleh swasta adalah Rumah sakit khusus sebanyak 2 buah, Rumah Bersalin 2 buah. Balai Pengobatan/klinik sebanyak 2 buah dengan kepemilikan masing-masing 1 milik pemerintah provinsi dan 1 milik swasta, Praktik dokter bersama 1 buah dan perorangan sebanyak 50 buah. Di Kabupaten Pamekasan juga terdapat praktik pengobatan tradisional sebanyak 869 yang seluruhnya adalah milik swasta. Apotik sebanyak 17 buah, Toko Obat sebanyak 8 buah. Sementara sarana kesehatan yang di kelola oleh pemerintah Kabupaten Pamekasan adalah Puskesmas 20 buah, Puskesmas Pembantu 48 buah dan GFK 1 buah.4. Sarana kesehatan menurut kemampuan Labkes dan memiliki 4 spesialis dasarSarana kesehatan yang memiliki Laboratorium Kesehatan yaitu Rumah Sakit Umum 1 dan 6 puskesmas. Dan untuk kepemilikan 4 spesialis dasar hanya Rumah Sakit Umum. 5. Posyandu menurut Strata Pos Pelayanan Terpadu atau Posyandu yang ada di Kabupaten Pamekasan berjumlah 838 buah. Strata Posyandu ini bervariasi, yaitu tingkat Pratama 158 buah, tingkat madya 440 buah, tingkat Purnama 235 buah dan tingkat mandiri 5 buah. Dilihat dari angka diatas posisi Posyandu terbanyak berada pada tingkat madya.6. Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM)UKBM di antaranya terdiri dari Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Desa Siaga dan Poskesdes. Jumlah Posyandu di Kabupaten Pamekasan sebanyak 838 buah, desa siaga terdiri dari desa siaga dan desa siaga aktif, desa siaga sebanyak 189 dan desa siaga aktif sebanyak 111, sedangkan poskesdes sebanyak 189 buah. B. Tenaga Kesehatan1. Jumlah tenaga medis di Puskesmas dan Dinas KesehatanTenaga medis terdiri dokter umum dan dokter gigi. di Kabupaten Pamekasan berjumlah 20 buah Di Puskesmas tidak ada dokter spesialis, untuk dokter umum berjumlah 34 orang dan dokter gigi 18 orang. Jumlah dokter dimasing masing Puskesmas tidak sama, tergantung jenis Puskesmas (rawatan/non rawatan). Secara umum masing masing Puskesmas mempunyai dokter 1 atau 2 orang dan dokter gigi 1 orang. 2. Jumlah tenaga kesehatan selain medis di Puskesmas dan Dinas KesehatanTenaga Kesehatan yang berkerja di lingkungan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kabupaten Pamekasan selain tenaga medis terdiri dari perawat, bidan, farmasi, gizi, teknis medis, sanitasi dan kesehatan masyarakat tersebar di berbagai unit kerja, yaitu Puskesmas (termasuk Pustu & Polindes). Di Puskesmas sekabupaten pamekasan mempunyai 34 orang dokter umum, 18 dokter dokter gigi, 139 orang perawat yang terdiri dari 134 ahli madya keperawatan dan 5 sarjana keperawatan, bidan 135 orang yang terdiri dari 43 DI kebidanan, 97 DIII Kebidanan, Farmasi 12 orang, gizi 31 orang, tekhnisi medis 6 orang, sanitasi 6 orang, dan 14 orang kesehatan masyarakat. C. Pembiayaan KesehatanPersentase Anggaran Kesehatan dalam APBD KotaPembiayaan Kesehatan Kabupaten Pamekasan tahun 2011 bersumber dari APBD Kota sebesar Rp.48.894.900.494, APBD Propinsi sebesar Rp.1.702.351.000, APBN Rp.11.049.684.500. Total Anggaran Kesehatan Kabupaten Pamekasan berjumlah Rp. 61.646.935.994.

B A B VIHAMBATAN YANG DIJUMPAIDALAM PENYUSUNAN PROFIL KESEHATAN

Data yang digunakan dalam penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan Tahun 2011 berasal dari :a. Data data hasil kegiatan / program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan.b. Laporan tahunan / hasil evaluasi masing masing program kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan.c. Rekapan Laporan dari Instansi terkait.Adapun hambatan yang dijumpai berkaitan dengan sumber data tersebut di atas antara lain : a. Keterlambatan pengiriman data data yang dibutuhkan dari Instansi terkait.b. Ketikdaklengkapan data yang disetor.c. Adanya kesalahan data yang dilaporkan karena ketiksamaan interpretasi para pengumpul data disebabkan oleh penggunaan instrumen yang kurang jelas.

BAB VIIP E N U T U P

Dengan telah disajikan Profil Kesehatan Kabupaten Pamekasan Tahun 2011, diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kesehatan di Kabupaten Pamekasan secara menyeluruh dan memadai untuk memenuhi kebutuhan informasi awal bagi pengambil keputusan pada semua jenjang organisasi kesehatan.Kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dalam pengumpulan data untuk bahan penyusunan buku ini disampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya.Dalam penyusunan Profil Kesehatan ini tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahan, untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat kami harakan.Semoga Profil Kesehatan Kabupaten tahun 2011 dapat bermanfaat dalam rangka penyusunan serta pengendalian program pada tahun tahun mendatang.

18 Dinas Kesehatan Kabupaten PamekasanChart1-59315736-2709925653-3656134671-3978437129-3369432482-3055934097-3316737730-3264535639-3162432624-2746230272-2508527196-2002621014-1563815683-1038011940-1700027005

Laki-LakiPerempuan

Sheet1Laki-LakiPerempuan< 1-5,931$5,7361 - 4-27,099$25,6535 - 9-36,561$34,67110 - 14-39,784$37,12915 - 19-33,694$32,48220 - 24-30,559$34,09725 - 29-33,167$37,73030 - 34-32,645$35,63935 - 39-31,624$32,62440 - 44-27,462$30,27245 - 49-25,085$27,19650 - 54-20,026$21,01455 - 59-15,638$15,68360 - 64-10,380$11,940 65-17,000$27,005To resize chart data range, drag lower right corner of range.