nano technology

Download Nano Technology

Post on 10-Mar-2016

235 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

nanoteknologi, nano, teknologi

TRANSCRIPT

MAKALAH NANO TECHNOLOGYBAB 1.PENDAHULUAN

1.1. Latar BelakangDalam pembuatan makalah ini akan dibahas Teknologi Nano. Sesuai dengan namanya, Nanoteknologi adalah ilmu pengetahuan teknologi dengan skala nanometer. Nanoteknologi ini merupakan teknologi masa depan. Hal ini dibuktikan dengan adanya nanoteknologi, semua kebutuhan manusia dapat terselesaikan. Sejumlah terobosan yang penting terjadi di dalam nanoteknologi. Pengembangan ini ditemukan dan digunakan di dalam aplikasi produk di seluruh dunia di sepanjang abad sekarang ini.

1.2. Perumusan MasalahRumusan masalah yang terdapat pada makalah ini adalah sebagai berikut :1. Apa yang dimaksud dari Teknologi Nano ?2. Apa tujuan serta fungsi Teknologi Nano ?3. Jelaskan sejarah Teknologi Nano ?4. Jelaskan penggunaan Teknologi Nano di masyarakat dalam kehidupan sehari hari ?5. Jelaskan perkembangan Teknologi Nano ?6. Jelaskan perkembangan Teknologi Nano di Indonesia ?7. Jelaskan prospek perkembangan Teknologi Nano di masa depan ?

1.3. Tujuan1. Mengetahui pengertian dari Teknologi Nano2. Mengetahui tujuan beserta fungsi dari Teknologi Nano3. Mengetahui sejarah dari Teknologi Nano4. Mengetahui penggunaan Teknologi Nano dalam kehidupan5. Mengetahui perkembangan dari Teknologi Nano6. Mengetahui perkembangan Teknologi Nano di Indonesia7. Mengetahui prospek Teknologi Nano di masa depan

BAB II.PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Teknologi NanoSesuai dengan namanya, nanoteknologi atau nanosains adalah ilmu pengetahuan dan teknologi pada skala nanometer, atau sepermilyar meter. Nano teknologi merupakan suatau teknologi yang dihasilkan dari pemanfaatan sifat-sifat molekul atau struktur atom apabila berukuran nanometer. Jadi apabila molekul atau struktur dapat dibuat dalam ukuran nanometer maka akan dihasilakan sifat-sifat baru yang luar biasa. Sifat-sifat baru inilah yang dimanfaatkan untuk keperluan teknologi, sehingga teknologi ini disebut nano teknologi.2.2. Tujuan serta Fungsi Teknologi NanoTeknologi nano saat ini berada pada masa pertumbuhannya, dan tidak seorang pun yang dapat memprediksi secara akurat apa yang akan dihasilkan dari perkembangan penuh bidang ini di beberapa dekade kedepan. Meskipun demikian, para ilmuwan yakin bahwa teknologi nano akan membawa pengaruh yang penting di bidang medis dan kesehatan; produksi dan konservasi energi; kebersihan dan perlindungan lingkungan; elektronik, komputer dan sensor; dan keamanan dan pertahanan dunia.Nanoteknologi sudak banyak digunakan dalam bidang sains, antara lain biomedis, elektronik, magnetik, optik, IT, ilmu material, komputer, tekstil, kosmetika, bahkan obat-obatan.Fungsi dan Keunggulan:1. Menghemat biaya produksi serta meningkatkan produktifitas.2. Merangsang pertumbuhan akar, batang, daun, bunga dan buah.3. Mengandung unsur hara makro, mikro dan protein tinggi sebagai hasil senyawa organik bahan alami nabati dan hewani yang mengandung sel sel hidup aktif.4. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama penyakit sekaligus menekan populasi hama dan penyakit tanaman.5. Mencegah kelayuan dan kerontokan daun dan buah.6. Mempercepat panen7. Aman digunakan karena sangat bersahabat dengan lingkungan dan tidak membunuh musuh alami8. Dapat digunakan bersaman dengan cairan jenis lain(insektisida)9. Dapat diaplikasikan pada semua jenis tanaman.

2.3. Sejarah Teknologi NanoIstilah "nanoteknologi" ditakrifkan buat pertama kali oleh Norio Taniguchi , Profesor Universiti Sains Tokyo , pada tahun 1974 dalam kertas kerjanya, " Mengenai Konsep Asas 'Nanoteknologi', " sebagai berikut: "'Nanoteknologi' terdiri terutamanya daripada pemprosesan bahan-bahan melalui pemisahan, penyatuan, dan pencacatan bentuk oleh sebiji atom atau sebiji molekul." Istilah "nanoteknologi" didefinisikan pertama kali oleh Norio Taniguchi , Profesor Universiti Sains Tokyo , pada tahun 1974 dalam kertas kerjanya, "Tentang Konsep Dasar 'Nanoteknologi'," sebagai berikut: "'Nanoteknologi' terdiri terutama dari pemrosesan bahan-bahan dalam pemisahan, persatuan, dan pencacatan bentuk oleh sebiji atom atau sebiji molekul. "Pada dekad 1980-an , idea asas untuk takrif ini diperiksa dengan teliti oleh Dr. Pada dekade 1980-an , ide dasar untuk definisi ini diperiksa dengan teliti oleh Dr. Eric Drexler . Eric Drexler . Beliau mempromosikan keertian teknologi untuk fenomena-fenomena dan peranti-peranti skala nano melalui ucapan-ucapan dan buku-bukunya, " Enjin-enjin Penciptaan: Era Nanoteknologi Yang Akan Datang " ( Engines of Creation: The Coming Era of Nanotechnology ) dan " Sistem-sistem Nano: Jentera Molekul, Pengilangan dan Pengiraan " ( Nanosystems: Molecular Machinery, Manufacturing, and Computation , ISBN 0-471-57518-6 ) dan disebabkan beliau, istilah itu memperoleh maksud kini. Ia mempromosikan keertian teknologi untuk fenomena-fenomena dan perangkat-perangkat skala nano melalui ucapan-ucapan dan buku-bukunya, " Mesin-mesin Penciptaan: Era Nanoteknologi Yang Akan Datang "(Engines of Creation: The Coming Era of nanotechnology) dan" Sistem- sistem Nano: Jentera Molekul, pembuatan dan Penghitungan "(Nanosystems: Molecular Machinery, Manufacturing, and Computation, ISBN 0-471-57518-6 ) dan disebabkan beliau, istilah itu memperoleh maksud kini.

2.4. Teknologi Nano di masyarakat dalam kehidupan sehari haria. Dalam bidang kesehatan, melalui nanoteknologi dapat diciptakan mesin nano yang disuntikan ke dalam tubuh guna memperbaiki jaringan atau organ tubuh yang rusak. Penderita hipertensi, misalnya, kini tak perlu lagi disuntik atau mengonsumsi obat, cukup hanya disemprot saja ke bagian tubuh tertentu. Nanoteknologi mencakup pengembangan teknologi dalam skala nanometer, biasanya 0,1 sampai 100 nm (satu nanometer sama dengan seperseribu mikrometer atau sepersejuta milimeter). Untuk industri logam, dapat diciptakan sebuah materi logam alternatif yang murah, ringan dan efisien, yang dapat menekan biaya produksi kendaraan, mesin dan lainnya. Nanoteknologi telah dapat merekayasa obat hingga dapat mencapai sasaran dengan dosis yang tepat, termasuk peluang untuk mengatasi penyakit-penyakit berat seperti tumor, kanker, HIV dan lain lain.b. Aplikasi nanoteknologi dalam industri sangat luas yaitu orang dapat membuat pesawat ruang angkasa dari bahan komposit yang sangat ringan tetapi memiliki kekuatan seperti baja. Orang dapat memproduksi mobil yang beratnya hanya 50 kilogram.c. Mantel hangat yang sangat tipis dan ringan bisa menjadi tren di masa mendatang dengan bantuan nanoteknologi.d. Bidang teknologi tahan gempaNanoteknologi jadikan beton kokoh dan tahan gempa. Konstruksi bangunan menjadi dua kali lebih kokoh, tahan gempa, kedap air laut dengan ditemukannya bahan konstruksi nanosilika, suatu jenis mineral yang melimpah ruah di Indonesia dan diolah melalui teknologi nano.Dengan mencampur beton dengan 10 persen bahan nano-silica, kekuatan bertambah menjadi dua kali lipatnya.

2.5. Perkembangan Teknologi NanoBerdasarkan sejarah perkembangan nanoteknologi, kesimpulan ilmu dan teknologi nano secara garis besar adalah suatu kemampuan para ilmuwan dalam menggunakan implementasi ilmu (khususnya perpaduan antara ilmu fisika dan kimia) dalam rangka mengatur atau memanipulasi susunan molekul atau atom pada skala nano untuk mencapai tujuan tertentu. Realita yang dapat kita saksikan secara nyata di Indonesia adalah bukti nyata upaya miniaturisasi produk dan informasi.Sejak tahun 2008, beragam produk nano telah beredar di sekeliling kita. Implementasi-implementasi dari nanoteknologi ini dapat berupa lapisan pelindung, peralatan, aksesoris otomotif, komputer, hingga makanan dan kemasan. Berdasarkan beragam berita yang beredar dalam masyarakat global, terlihat jelas bahwa para ilmuwan, pelaku industri, dan bahkan lembaga pemerintah maupun masyarakat dunia sedang menaruh perhatian besar pada nanoteknologi, khususnya mereka yang berada di Eropa. Perhatian tersebut tidak hanya ditujukan sebagai upaya untuk mengenal nanoteknologi, namun juga potensi, aplikasi dan bahkan risiko ilmu maupun aplikasi nanoteknologi di berbagai sektor. Sementara pada tahun 2001 Presiden Bill Clinton telah meluncurkan proyek NNI (National Nanotechnology Initiative). Pada pertengahan tahun 2004, Komisi Eropa juga turut berusaha dalam menyatukan diskusi tentang nanoteknologi untuk mengusulkan strategi bertanggung jawab dan terintegrasi untuk kepentingan Eropa. Jika berbicara tentang wilayah Asia, maka Jepang adalah salah satu negara yang paling responsif terhadap topik ini. Minister of Education, Culture, Sports, Science and Technology (MEXT) Jepang telah mendirikan nanonet (Nanotechnology Network Centre) sejak lama. Nanonet ditujukan untuk menyediakan akses bagi para peneliti nanoteknologi terhadap beragam fasilitas penelitian yang modern di tiga belas institusi yang turut berpartisipasi dalam nanonet ini. Tidak hanya Jepang, namun negara-negara seperti Korea, Shanghai, dan China pun telah menunjukkan minatnya pada nanoteknologi.

2.6. Perkembangan Teknologi Nano di IndonesiaPemerintah Indonesia belum menunjukkan minat yang besar maupun prioritas terhadap topik ini. Lembaga pemerintah maupun lembaga penelitian yang membahas topik ini pun masih sangat terbatas. Pengembangan nanoteknologi terkesan ditempatkan di bawah ilmu-ilmu lain yang sudah mapan tanpa mempertimbangkan potensi besar yang berada di balik ilmu dan teknologi nano. Meskipun beberapa ilmuwan Indonesia telah berhasil membuktikan kemampuan mereka yang diakui oleh masyarakat global dalam rangka mendukung perkembangan nanoteknologi, namun pihak pemerintah Indonesia tampak kurang memberikan apresiasi yang berarti. Padahal, jika dipertimbangkan kembali, nanoteknologi mungkin saja menjadi solusi yang memajukan bagi Indonesia mengingat beragam sumber daya alam yang berada di Indonesia. Sumber daya alam tersebut dapat menjadi sumber bahan baku yang berarti bagi nanoteknologi.Di lain pihak nanoteknologi menjadikan beton konstruksi bangunan dua kali lebih kokoh, tahan gempa, kedap air laut dengan