mohamad saefudin, webblog - stmik jakarta sti&k

Download Mohamad Saefudin, WebBlog - STMIK Jakarta STI&K

Post on 13-Jan-2017

214 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

FORMAT UG JURNAL

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DIGITAL BERBASIS WEB PADA STMIK JAKARTA STI&K

Mohamad Saefudin, SKom, MMSI Jl. BRI Radio Dalam Kebayoran Baru Jakarta Selatan (saefudin@gmail.com)Prodi Sistem Informasi STMIK Jakarta STI&KABSTRAKPerpustakaan perguruan tinggi mempunyai kewajiban untuk mengetahui dan memenuhi kebutuhan informasi para penggunanya yang berasal dari semua unit yang ada di perguruan tinggi yang bersangkutan. Dalam pengembangan perpustakaan harus melihat kebutuhan pengguna sebagai satu kesatuan yang utuh. Karena itu juga perpustakaan harus lebih maju dalam hal pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pelaksanaan dan pengintegrasian kegiatan-kegiatan di perpustakaan.

Pengembangan sistem informasi dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan dan memperbaiki sistem yang telah ada. Pengembangan sistem informasi yang berbasis komputer merupakan tugas yang kompleks, membutuhkan banyak sumber daya, dan membutuhkan waktu untuk menyelesaikannya. Proses dalam pengembangan sistem melalui tahapan perencanaan, penerapan, pengoerasian dan pemeliharaan sistem.

Pengembangan sistem informasi yang di usulkan di rancang dengan menggunakan pendekatan terstruktur, karena di lengkapi dengan alat-alat dan teknik-teknik yang di butuhkan dalam pengembangan sistem. Hasil dari pengembangan sistem yang di lakukan, maka akan terbentuk database yang sudah terorganisasi dengan baik dan digunakan secara bersama antara petugas pelayanan dan pengolahan dengan para pengguna perpustakaan lainnya yaitu mahasiswa, dosen dan karyawan.

PENDAHULUANSetiap perguruan tinggi akan berkembang secara kualitatif maupun kuantitatif, karena semakin bertambah jumlah fakultas, jurusan, dan unit lainnya. Kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan administrasi akan semakin kompleks. Di samping itu, setiap karyawan, dosen, dan mahasiswanya mempunyai potensi sebagai pencipta, pengguna, dan penyebar informasi dan pengetahuan. Mereka juga mempunyai jaringan, atau mempunyai potensi untuk membentuk jaringan, dengan rekan-rekan di dalam dan di luar kampus yang bekerja dan berminat terhadap topik yang sama dan yang relevan.

Dari luar, perguruan tinggi menghadapi arus globalisasi dan perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi. Selain mempengaruhi satu sama lain, globalisasi dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menimbulkan permasalahan atau issue yang semakin multidimensi dan rumit. Para dosen, peneliti, mahasiswa dan administrator perguruan tinggi bekerja dalam proses penciptaan, perekaman, dan penyebaran pengetahuan yang berhubungan dengan permasalahan-permasalahan tersebut.

Karena itu, dapat di bayangkan bagaimana sulitnya bagi seseorang di suatu perguruan tinggi terlebih bagi seorang pemimpin, untuk senantiasa dengan cepat mengetahui apa yang telah dan sedang di kerjakan oleh siapa, di mana, dan bagaimana kemajuannya. Mengidentifikasi terjadinya pengulangan kegiatan, menangkap peluang untuk menjadi pelopor di suatu kegiatan ilmiah, dan untuk mengetahui dosen, peneliti, dan mahasiswa mana, mempunyai hubungan dengan siapa di luar kampus.

Hal ini mengisyaratkan bahwa semakin hari semakin banyak pihak di dalam dan luar kampus yang harus saling berhubungan, semakin banyak informasi dan pengetahuan yang harus di ciptakan, di akses, di simpan, dan di komunikasikan dan semakin banyak kegiatan yang harus di monitor, di evaluasi dan di koordinasi. Di sini Perpustakan dapat berperan secara strategis membantu perguruan tinggi dalam memantau serta mengevaluasi kegiatan perkuliahan dengan bantuan teknologi informasi dan komunikasi.

Perpustakaan perguruan tinggi mempunyai kewajiban untuk mengetahui kebutuhan informasi para penggunanya yang berasal dari semua unit yang ada di perguruan tinggi yang bersangkutan. Para pengguna ini bekerja dengan topik yang berbeda, serupa, ataupun sama, dalam kegiatan belajar mengajar, penelitian, pengabdian masyarakat dan administrasi pada waktu yang bersamaan maupun lintas waktu. Perpustakaan juga bertugas menampung semua publikasi yang di hasilkan dari kegiatan-kegiatan tersebut. Dengan perkataan lain, tidak satu unitpun di perguruan tinggi yang mengakumulasi informasi dan pengetahuan sebanyak itu.

Dalam rangaka menjalankan tugasnya, perpustakaan berkesempatan untuk menjalankan secara lintas pengguna. Perpustakaan juga dapat membantu perkembangan suatu idang kajian dengan menginformasikan orang-orang yang bergerak di bidang kajian tersebut tentang konsep, teori atau metodologi yang relevan,yang sudah maju di bidang kajian lainnya. Hal ini semua secara potensial membantu perpustakaan menjadi fasilitator pengelolaan pengetahuan dan hubungan lintas kelompok ilmuwan dan pengguna perpustakaan lainnya.

Setiap kegiatan akademis bisa di lihat sebagai fenomena yang terdiri dari input, proses, dan output. Dalam kerangka ini, kebutuhan informasi adalah salah satu faktor input dan pemanfaatan informasi salah satu faktor proses.

Dari uraian di atas mengisyaratkan bahwa untuk membantu perpustakaan dalam menghadapi dinamika internal dan eksternal secara efektif, perpustakaan merupakan bagian yang berperan dalam memfasilitator proses belajar di tingkat individu, kelompok unit, dan memfasilitasi hubungan di antara tingkat-tingkat ini. Pelaksanaan dapat di permudah kalau perpustakaan selalu melakukan pengembangan sistem perpustakaan.

METODE PENELITIANBerdasarkan uraian yang telah di jelaskan di atas maka masalah yang di bahas ialah:

1. Apakah pengarsipan data-data pustaka telah terorganisasi.2. Apakah dengan melakukan pengembangan sistem informasi dapat menghasilkan mutu pelayanan dan meningkatnya kegiatan ilmiah dan akademik

3. Apakah dengan melakukan pengembangan sistem informasi dapat memberikan gambaran tentang perkembangan pelayanan kegiatan akademik dalam jangka waktu tertentu.

4. Mungkinkah pengembangan sistem informasi dapat menilai kegiatan pelayanan sebagai dasar untuk menyusun rencana dan pengembangan program selanjutnya?

Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk mempermudah sistem pelayanan perpustakaan STMIK Jakarta STI&K dan membantu meningkatkan efektifitas dan effesiensi kegiatan ilmiah dan akademik serta meningkatkan kinerja dan sumber daya manusia civitas akademik STMIK Jakarta STI&K.

Efektifitasnya adalah agar kegiatan akademis lebih cepat dalam pencapaian tujuan nya dalam hal ini contohnya adalah para dosen, mahasiswa dan karyawan lebih banyak menyerap ilmu yang di peroleh bila menggunakan sistem informasi perpustakaan digital berbasis web karena:

1. Informasi referensi buku, dan lainnya dapat lebih cepat di gunakan karena data sudah berupa database berbasis web sehingga dapat di akses langsung dari komputer dengan perangkat lunak browser.

2. Database yang digunakan berbasis web sehingga kemampunya lebih baik bila menggunakan database biasa.

3. Informasi yang berhubungan dengan perpustakaan seperti pencarian koleksi buku, jumlah buku, data peminjaman dan pengembalian buku lebih cepat di dilakukan karena para anggota bisa langsung mencari informasinya di komputer.

4. Sistem operasional perpustakaan lainya dapat di lakukan langsung tanpa mengunakan media lain seperti katalog kertas, formulir kertas dan alat pencatat lainya karena semua di laksanakan dengan langsung di computer

Efisiensinya adalah banyak sekali media untuk membantu operasional perpustakaan dapat di gantikan dengan media komputer sehingga dana yang di gunakan lebih murah seperti:

1. Katalog perpustakaan yang menggunakan media fisik seperti kertas bisa di gantikan dengan basis data komputer

2. Data anggota perpustakaan yang menggunakan media fisik seperti kertas bisa di gantikan dengan database komputer

3. Proses operasional yang masih menggunakan cara manual seperti tulisan dapat di gantikan dangan proses komputerisasi sehingga pelayanan lebih baik.

Manfaat Penelitian

Penelitian ini di harapkan bermanfaat untuk pimpinan perguruan tinggi dalam perencanaan dan pengawasan perpustakaan, untuk perkembangan perpustakaan itu sendiri dan untuk mempermudah pustakawan mengelola bahan pustaka serta khususnya para pengguna perpustakaan lebih mudah memanfaatkannya.

PEMBAHASAN

Analisis sistem Sistem Operasional Perpustakaan STMIK Jakarta STI&K serta mengidentifikasi masalah yang timbul dari sistem tersebut. Analisis dilakukan untuk mengetahui gambaran sistem secara jelas sehingga dapat melakukan evaluasi terhadap sistem secara tepat.

Sistem Operasioanl Perpustakaan di STMIK Jakarta STI&K Mempunyai dua sistem yaitu sistem layanan tertutup dan sistem layanan terbuka. Sistem layanan tertutup berfungsi sebagai:

1. Unit sirkulasi yaitu melayani anggota perpustakaan, peminjaman dan pengembalian buku serta perpanjangan buku dan kartu anggota bagi mahasiswa, dosen, dan karyawan.

2. Pembuatan surat bebas peminjaman perpustakaan bagi mahasiswa yang akan mengikuti siding Diploma tiga dan Sarjana.

3. Penerimaan sumbangan buku bagi mahasiswa yang sudah lulus.

4. Penyerahan penulisan penelitian serta skripsi bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya.

Sistem layanan tertutup yang di fungsikan sebagai unit sirkulasi dimana peminjam dapat meminjam buku dengan mencari catalog terlebih dahulu pada tempat yang telah di sediakan. Peminjam mencari buku sesuai dengan yang di inginkan lalu mencatatnya pada secarik kertas dan menyerahkan pada petugas layanan untuk mencarikan buku yang di inginkan di rak.

Sisitem layanan terbuka berfungsi untuk referensi dan audio visual. Pembaca bebas memilih dan mengambil sendiri referensi referensi yang di inginkan. Setiap anggota perpustakaan wajib memiliki kartau anggota perpustaka