modul. · web view logo adalah singkatan dari logotype. istilah logo baru muncul tahun 1937...

Click here to load reader

Post on 17-Jun-2020

4 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MODUL PERKULIAHAN

CORPORATE IDENTITY

Fakultas

Program Studi

Tatap Muka

Kode MK

Disusun Oleh

Ilmu Komunikasi

Public

Relations

04

MK 42034

Mintocaroko. , S.Sos., M.Ikom

Abstract

Kompetensi

Diharapkan mahasiswa

mampu menganalisa

kebutuhan Organisasi dalam memproduksi sebuah Media

Pemahaman mahasiswa mengenai pembentukan Coporate Indentity dalam Media dalam membentuk Citra Organisasi

Latar Belakang

Hampir tidak ada produk yang merupakan pemain tunggal di pasar yang sangat padat dengan persaingan ini. Perkembangan pasar yang sangat dinamik menarik banyak perusahaan besar atau berkecimpung di sebuah bidang usaha yang sama. Dengan demikian banyak perusahaan yang bersaing untuk memperebutkan perhatian dari pelanggan atau target market mereka. Image suatu perusahaan sangatlah penting dalam menentukan keberhasilan suatu perusahaan menarik perhatian konsumennya. Sebuah identitas grafik yang menonjol serta unik diperlukan sebagai pengenal suatu produk atau perusahaan. Image grafis tersebut berguna sebagai sarana untuk melakukan promosi, menyampaikan visi dan misi, menggambarkan filosopi dari organisasi atau perusahaan, agar mudah diingat oleh masyarakat dan memberikan citra positif kepada masyarakat.

Identitas grafik yang membentuk suatu image sangat diperlukan oleh perusahaan-perusahaan untuk tetap menarik perhatian pelanggan atau pembelinya dalam pasar yang sarat dengan persaingan-persaingan ini. Terlebih lagi di era globalisasi yang memungkinkan meluasnya penyampaian informasi diberbagai belahan dunia sehingga sangatlah diperlukan diciptakannya suatu image untuk melambangkan identitas perusahaan agar tetap bisa bertahan dan survive dalam persaingan yang semakin keras ini.

Perkembangan Coporate Identity

Salah satu bentuk penggunaan komunikasi visual adalah corporate identity, sehingga sejarah dari corporate identity ini tidak akan bisa terlepas dari sejarah komunikasi visual yang digunakan manusia. Corporate identity adalah bagian identitas yang bersifat fisik, sehingga bisa disebut sebagai visual identity. Bentuk paling sederhana dari visual identity ini adalah simbol. Sejak jaman dimulainya peradaban manusia sudah banyak di gunakan simbol dalam penulisan atau komunikasi untuk menceritakan apa yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari seperti gambar-gambar yang di temukan di gua-gua mulai dari prancis hingga flores. Bila kita amati, maka gambar tersebut berisikan cerita daricatatan hidup keseharian mereka.

Ketika peradapan manusia mulai maju, para pembuat tembikar memberikan tanda berupa simbol pada barang-barang tembikar buatan mereka sehingga memudahkan pengenalan bagi pembeli atau pemakai tembikar mereka itu. Juga kegunaan simbol sebagai identitas di gunakan oleh para peternak untuk menandai ternak mereka. Simbol-simbol juga digunakan oleh para pembuat pedang atau para ksatria yang meletakan simbol pengenal pada pedang. Perisal atau alat-alat perang mereka.

Ketika industri mulai berkembang dan banyak produk yang dibuat telah dikemas dalam suatu kemasan, maka mulailah perkembangan merk dagang untuk menandai produk mereka. Hal ini dikarenakan mulai banyaknya perusahaan yang memproduksi barang yang sama sehingga dirasa perlu untuk menandai produk mereka agar para pembeli dapat membedakan produk mereka di banding produk dari perusahaan lain. Pada perkembangan industri di masa modern inilah mulai di kenal cap atau logo atau merek dagang yang nantinya berkembang kearah pengembangan image bagi perusahaan yang dikenal sebagai corporate identity.

Pada awalnya logo masih bersifat dekoratif dan belum menjual. Merek yang mulai menggunakan logo pada awal perkembangannya adalah Coca Cola, Singer, Kodak, Danareksa Research Institue dan lain sebagainya. Belum di kenal pembuatan logo sebagai bagian dari branding dan marketing, tetapi beberapa perusahaan kelas dunia telah mulai menangani pembuatan logo secara eksklusif seperti Lippincot & Margulies di Amerika atau Akarapi Logo di Indonesia yang khusus menangani pembuatan logo elegan eksklusif untuk perusahaan UMKM atau micro, kecil menengah. Perusahaan Lippincot & Margulies ini mulai membuat corporate identity untuk perusahaan besar pada masa itu seperti Chrysler Corp.

Pada tahun 50-an mulailah berkembang pesat kebutuhan akan suatu trademark. Hal ini disebabkan mulai banyaknya perusahaan besar di Amerika terutama yang telah dapat mengembangkan usahanya ke berbagai negara. Saat itu semua perusahaan ingin terlihat beda, spesial dan unik, sehingga pembutan corporate identity mulai menunjukan konsep yang kuat dan matang. Penggunaan identitas visual mulai banyak digunakan dalam penyampaian pesan kepada masyarakat pembeli dari produk tersebut.

Ketika ekonomi mengalami depresi yang besar, penggunaan visaual image mulai menurun. Hal ini disebabkan perusahaan tersebut berfokus pada pengelolaan image perusahaan yang membutuhkan biaya besar dan mulai mengalihkan program pemasaran mereka menjadi suatu hal yang bersifat sosial dan menolong masyarakat yang mengalami kesulitan ketika great depression tersebut berlangsung.

Ketika masa sulit itu berakhir dan ekonomi mulai tumbuh kembali, banyak perusahaan besar, menengah dan kecil (UKM) yang melebarkan sayapnya keberbagai penjuru daerah bahkan dunia. Mulailah bangkit usaha-usaha pembangunan image perusahaan dan identitas visual mulai digemari kembali. Banyak perusahaan yang meninjau kembali konsep mereka dan membuat corporate identity yang baru untuk menciptakan image baru bagi perusahaan mereka. Produk-produkpun banyak bermunculan sehingga dibutuhkan logo-logo baru yang akan menunjang trademark produk tersebut.

Fungsi Coporate Identity

Selain sebagai identitas suatu perusahaan, corporate identity mempunyai beberapa fungsi lainnya:

1. Sebagai patokan dari program menyeluruh strategi dari suatu perusahaan. Suatu corporate identity yang baik haruslah selalu sejalan dengan rencana perusahaan. Karena merupakan image yang ingin di bentuk perusahaan di benak konsumen sehingga seharusnya mewarnai setiap strategi branding, marketing ataupun public relations yang di buat dimasa kini dan di masa yang akan datang.

2. Sebagai landasan dari sistem operasional suatu perusahaan. Hal ini disebabkan corporate identity adalah suatu image yang ingin dibentuk di benak konsumen sehingga seluruh personil harus mampu menghayatinya terutama ketika menjalankan operasional perusahaan sehari-hari

3. Sebagai tiang dari jaringan (network) yang baik bagi perusahaan. Image yang baik dan positif dari suatu perusahaan akan memudahkan perusahaan mendapatkan investor, pinjaman atau partner dari berbagai tempat sehingga memudahkan hubungan dengan pemerintah seperti mengurus perizinan.

4. Alat jual dan promosi. Corporate identity merupakan alat jual bagi perusahaan untuk produk-produk yang sekarang ada atau produk yang akan dikembangkan. Karena image yang positif dari suatu perusahaan akan membuat konsumen percaya dan nyaman akan perusahaan itu dan percaya pula dengan produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut merupakan produk berkualitas terbaik.

Corporate Identity menjadikan Branding lebih kuat

Corporate Identity merupakan identitas yang membedakan antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, dan bisa juga berfungsi sebagai penanaman citra atau image yang bisa menjadikan sebagai daya tarik. Identitas perusahaan berdasarkan filosofi organisasi terwujud dalam budaya perusahaan yang berbeda. Identitas mencerminkan kepribadian sebuah perusahaan dan dari sinilah branding perusahaan tercipta.

Corporate Identity dalam suatu perusahaaan, berperan dalam menjawab pertanyaan seperti “siapa kita?” dalam arti dimata klien atau konsumen. Disini perusahaan menunjukkan rasa kebersamaan atau hubungannya kepada klien atau konsumen.

Menentukan arah, design, nyawa dari sebuah korporasi tidaklah mudah. Penentuan arah dimulai dari tujuan didirikannya perusahaan atau bisnis, bidang industri yang dipilih, serta market yang dituju, perusahaan juga harus memiliki arah kreasi Corporate Identity yang berhubungan dengan branding perusahaannya. Menjalankan bisnis berkembang dan produktif dalam bukan tentang menjadi beruntung. Tapi tentang bagaimana membuat pilihan yang akan mempengaruhi orang dan meningkatkan pendapatan. Sebuah identitas bisnis melakukan hal ini dengan meningkatkan daya tarik pasar untuk produk atau jasa bisnis.

Logo, merupakan identitas yang paling utama selain dari slogan, lagu dll. Hanya dengan melihat logo salah satu bisnis, kita bisa langsung mengenal organisasi bisnis tersebut dan mengetahui reputasinya.

Pembuatan logo tampak seperti sederhana, namun tahukah anda seberapa keras team desainer logo yang mempersiapkan sebuah logo untuk pelanggannya? Sebuah tim desainer corporate identity ketika tahap awal melakukan riset, tahap berikutnya melakukan penggalian ide utama serta visualisasi ide tersebut. Langkah berikutnya mendesain sedemikian rupa sehingga didapat visual yang baik serta (mungkin) beberapa alternatif ide. Begitu panjangnya langkah tersebut hingga didapat identitas yang tepat untuk brand perusahaan tersebut. Oleh karena itu wajar bila biaya design corporate identity cukup mahal (sebenarnya tidak, karena sebanding dengan output yang dihasilkan).

Corporate Identity terdiri dari tiga bagian yang digunakan dalam bermacam cakupan:

1. Corporate Visual (logo, dan uniform)

2. Corporate Communication (iklan, public relations, dan informasi)

3. Corporate Behavior (nilai-nilai internal, dan norma-norma)

Corporate Identity menjadikan Branding lebih kuat karena kita lihat branding menunjukan karakter suatu identitas dimana logo, iklan