modul un 2010 skl.2

Download Modul UN 2010 SKL.2

Post on 13-Jul-2016

8 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

exam

TRANSCRIPT

SKL

Materi:

A. Litosfer (Pergeseran Lempneg Tektonik)

1. Teori Benua Apungan:

1) Teori ini dinyatakan oleh Alfred Wegener pada tahun 1912

2) Menurut Wegener, dipermukaan bumi pada awalnya hanya terdapat sebuah benua besar yang disebut Pangea serta sebuah samudera bernama Tethys

3) Benua tersebut kemudian bergeser secara perlahan ke arah ekuator dan barat

mencapai posisi seperti sekarang.

2. Teori Laurasia dan Godwana

1) Awalnya seorang ilmuwan bernama AntonioSnidar-Pellegrini mengatakan bahwa benua-benua, terutama Afrika dan Amerika Selatan, merupakan benua yang pernah bersatu

2) Frank B Taylor (1910) menyatakan bahwa pada mulanya hanya dua benua di bumi, Laurasia dan Gondwana. terdapat

3) Kedua benua tersebut kemudian bergerak secara perlahan ke arah ekuator sehingga terpecah-pecah membentuk benua-benua yang tampak sekarang.

4) Amerika Selatan, Afrika dan Australia dahulu menyatu dalam Gondwanaland.

3. Teori Lempeng Tektonik.

Pada saat ini di permukaan bumi terdapat 6 lempeng utama, yaitu :

1. Lempeng Eurasia, wilayahnya meliput Eropa, Asia, dan daerah pinggirannya termasuk Indonesia

2. Lempeng Amerika, wilayahnya meliputi Amerika Utara, Amerika Selatan, dan setengah bagian barat Lautan Atlantik

3. Lempeng Afrika, wilayahnya meliputi Afrika, setengah bagian timur Lautan Atlantik, dan barat laut Lautan Hindia

4. Lempeng Pasifik, wilayahnya meliputi seluruh lempeng di Lautan Pasifik

5. Lempeng Indo-Australia, wilayanhnya meliputi lempeng Lautan Hindia serta subkontinen India dan Australia bagian barat

6. Lempeng Antartika, wilayahnya meliputi kontinen Antartika dan lempeng Lautan Antartika

4. Bentuk Pergeseran Lempeng ada Tiga:

A. Konvergen.

Terdapat aktivitas vulkanisme (intrusi & ekstrusi)

Merupakan daerah hiposentra gempa dangkal dan

dalam

Lempeng dasar samudera menujam ke bawah

lempeng benua (zona subduksi)

Terbentuk palung laut di tempat tumbukan

Pembengkakan tepi lempeng benua yang merupakan deretan pegunungan

Penghancuran lempeng akibat pergesekan lempeng

Timbunan sedimen campuran

Contoh bentukan yang diakibatkan oleh interaksi lempeng ini adalah Pegunungan Himalaya, Palung Mindanao, jalur pegunungan di Indonesia (sirkum mediterania & sirkum pasifik), dan Kep. Jepang

B. Divergen.

Perenggangan lempeng yang disertai pertumbukan

kedua tepi lempeng tersebut

Pembentukan tanggul dasar samudera (mid oceanic

ridge) di sepanjang tempat perenggangan lempeng

Aktivitas vulkanisme laut dalam yang menghasilkan

lava basa berstruktur bantal dan hamparan leleran lava yang encer

Aktivitas gempa di dasar laut dan sekitarnya

Contoh : di tengah Samudera Atlantik yang memanjang di dekat kutub utara sampai mendekati kutub selatan, celahnya menyebabkan Benua Amerika bergerak menjauh dengan Benua Eropa dan Afrika

C. Transform Falt.

Terdapat aktivitas vulkanisme yang lemah disertai

gempa yang tidak kuat

Menimbulkan bentukan lipatan dan patahan, seperti

patahan San Andreas di AS

Terdapat pegunungan dan lembah

B. Siklus Batuan.

2. Batan Pembentuk Permukaan Bumi

Induk segala batuan adalah magma. Magma adalah batuan pijar yang

bersuhu tinggi dan mengandung berbagai unsur mineral dan gas. Magma

mengalami beberapa proses perubahan sehingga menjadi batuan.

Berdasarkan proses pembentukannya batuan dibedakan menjadi tiga

macam, yaitu batuan beku, batuan sediment dan batuan metamorf.

a. Batuan beku, adalah batuan yang terbentuk dari magma yang membeku.

Berdasarkan tempat terbentuknya batuan beu di bagi menjadi tiga :

- batuan beku dalam (Plutonik). Adalah batuan beku yang terbentuk jauh

di bawah permukaan bumi disekita dapur magma. Contoh granit

- Batuan beku korok (Porfirit). Batuan beku yang terbentuk di korok/gang.

- Batuan beku luar (Efusif). Batuan beku yang tebentuk d permukaan

Bumi/di lereng gunung. Contoh riolit dan basalt.

b. Batuan sediment adalah batuan yang terbentuk karena adanya proses pengendapan (sedimentasi).

- Menurut tenaga yang mengendapkan batuan sediment dapat dibedakan

1) Batuan sedimen aquatis oleh air.

2) Batuan sedimen Aeolis oleh angina

3) Batuan sedimen Glasial oleh cairan salju/es/gletser

- Menurut tempat pengendapan

1) Batuan sedimen teristis pembentukannya di darat 2) Batuan sediment Marine pembentukannya di laut

3) Batuan sediment limnis pebentukannya di rawa/danau

4) Batuan sediment flufial pembentukannya sungai

5) Batuan sediment Glasial pembentukan di daerah salju/es/gletser

c. Batuan malihan (metamorf) adalah batuan yang telah mengalami perubahan, baik secara fisik maupun secara

kimiawi sehingga menjadi berbeda dari batuan induknya. Faktor yang mempengaruhi proses perubahan batuan

adalah suhu yang tinggi, tekanan yang kuat, dan waktu yang lama.

Batuan metamor dibedakan menjadi tiga:

- Metamorf kontak (termal), adalah batuan berubah karena suhu yang sangat tinggi letaknya dekat dapur magma.

- Metamorf dynamo(kinetis), adalah batuan yang berubah karena pengaruh tekanan yang sangat tinggi dalam

waktu yang sangat lama. Contoh batu Lumpur menjadi batu tyulis/sabak (slate).

- Metamorf pneumatolistis kontak, adalah batuan yang berubah karena gas-gas dari magma. Contoh batu kuarsa

berubah menjadi turmalin (jenis permata), kuarsa berubah menjadi topas.

C. Vulkanisme b. Ekstrusi magma adalah proses keluarnya magma kepermukaan bumi.

Erupsi magma berdasarkan kekuatan letusannya ada tiga:

1. Ekstrusi epusif (lelehan)2. Erupsi eksplosif dan

3. Erupsi campuran.

Erupsi berdasarkan tempat keluarnya magma ada tiga: Erupsi linier, erupsi areall dan erupsi sentrall.

1. Erupsi linear, yaitu magma keluar melalui retakan memanjang sehingga membentuk deretan egunungan.

2. Erupsi areal, yaitu terjadinya karena letak dapur magma berdekatan dengan permukaan bumi sehingga permukaan bumi meleleh.

3. Erupsi sentral, yaitu keluarnya magma memalui satu lubang dan membentuk gunung yang berdiri sendiri.

Berdasarkan proses erupsi dan bahan yang dikeluarkan ada tiga bentuk gunung api, yaitu:

1. Gunung api Maar

2. Gunung api Strato

3. Gunung api Perisai

Tipe-tipe letusan gunung api dilihat derajat kekentalan magma, tekanan gas magmatik, kedalaman dapur

magma, dan bahan material yang dikeluarkannya.

D. Gempa/Seime

Gempa bumi, adalah bergetarnya lapisan permukaan bumi.Macam-macam jenis gempa bumi :1. Gempa tektonik. Gempa yang terjadi akibat pergeseran lapisan kulit bumi.

2. Gempa vulkanik. Gempa yang terjadi akibat aktivitas gunung api/magma.

3. Gempa Terban/runtuhan. Gempa yang terjadi akibat runtuhnya suatu atap goa.

Gempa berdasarkan kedalaman hipocentrumnya dapat dibedakan:

1. Gempa dangkal, kedalaman hipocentrumnya kurang dari 100 km di bawah permukaan bumi

2. Gempa menengah, kedalaman hipocentrumnya antara 100 km 300 km di bawah permukaan bumi

3. Gempa dalam, kedalaman hipocentrumnya antara 300 km 700 km di bawah permukaan bumi.

Semakin dangkal hipocentrum gempa, semakin kuat gempa yang terjadi, hal ini bergantung pada kekuaan gempa.

Istilah-istilah yang berhubungan dengan gempa.

Hipocentrum adalah pusat gempa bumi dibagian dalam lapisan kulit bumi.

Epicentrum adalah pusat gempa bumi dibagian permukaan bumi.

Seismograf adalah alat untuk mengukur gempa.

Plestoseista adalah garis yang membatasi daerah yang mengalami kerusakan terhebat terletak di sekitar pusat

gempa.

Isoseista adalah garis yang menghubungkan tempat-tempat dengan kekuatan getaran yang sama.

Homoseista adalah garis yang menghubungkan daerah-daerah yang dilalui getaran gempa dalam waktu yang sama.

Gelombang primer adalah gelombang yang bergerak ke segala arah dengan kecepatan 7 14 km / detik. gelombang ini adalah gelombang yang di catat seismograf pertama kali.

Gelombang sekunder adalah gelombang yang bergerak mengikuti gel. primer, namun bergerak dengan kecepatan 4 7 km / detik.

Apabila gelombang primer dan gelombang sekunder dapat diketahui pada seimograf maka kita dapat menghitung jarak antara tempat seimograf dengan pusat gempa permukaan (Epicentrum).

Rumus menentukan jarak antara seismograf dengan epicentrum yaitu rumus Laska.

Mitigasi Gempa adalah usaha penyelamatan pada saat gempa.

Bila berada di dalam gedung : 1. Usahakan jangan panik/dan tenang keluar dari gedung2. Berlindung dibawah meja/almari

3. Lindungi kepala dari benturan benda keras

4. Jangan menggunakan lif

5. Jangan bersender di tembok

6. Keluar kelapangan yang terbuka

7. dll.

E. Tanah.Jenis Tanah di IndonesiaTanah gambut terbentuk dari sisa tanaman dan bintang bercampur dengan mineral dan diendapkan.

Ciri-ciri tanah gambut :

1. Warna coklat hingga kehitaman

2. Tidak bertekstur

3. Umumnya bersifat sangat asam (pH = 4,0)

4. Unsur hara rendah

5. Masih tertutup hutan rawa gambut dan rumput rawa

Persebaranya : dataran timur Sumatera, pantai bagian barat dan

selatan Kalimatan, pantai bagia barat dan s