modul jar kom 20092

Download Modul Jar Kom 20092

Post on 25-Oct-2015

16 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • JARINGAN KOMPUTER

    MODUL PRAKTIKUM

    D3 Manajemen Informatika

    Fakultas Teknik

    Universitas Trunojoyo 1

    JARINGAN KOMPUTER

    MODUL PRAKTIKUM

    D3 Manajemen Informatika

  • 2

  • 3

    Kata Pengantar

    Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena atas rahmatnya maka buku modul Praktikum Jaringan Komputer ini dapat

    kami selesaikan dengan baik. Buku ini disusun dengan tujuan sebagi pedoman atau petunjuk bagi mahasiswa Universitas Trunojoyo khususnya yang sedang menempuh Praktikum Jaringan Komputer di Program Studi D3 Manajemen Informatika.

    Buku ini terdiri dari 12 modul yang diantaranya membahas mengenai

    pengkabelan, protokol jaringan, konfigurasi IP Address, DHCP Server, Webserver, Samba dan Cisco Router. Masing-masing modul berisi teori, kegiatan praktikum

    dan tugas.

    Semoga dengan Buku ini dapat bermanfaat terutama bagi peserta

    praktikum dan diharapkan peserta praktikum dapat menerapkannya di dunia

    Komputer dan Networking.

    Akhir kata, tim penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya

    kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan buku modul praktikum ini, dan mohon maaf apabila terdapat kekuarangan-kekurangan dalam

    buku ini.

    Bangkalan, Juni 2010

    Tim Penulis

  • 4

  • 5

    MODUL I

    PENGKABELAN

    1.1 DASAR TEORI

    Local Area Network merupakan sekumpulan komputer yang saling

    dihubungkan dalam suatu area tertentu yang tidak begitu luas, seperti pada kantor

    atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan / LAN, yaitu jaringan Peer to Peer (P2P) dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak sebagai server ataupun workstation. Sedangkan pada jaringan Server-client, hanya satu komputer yang bertindak sebagai server sedangkan lainnya sebagai workstation.

    1.1.1 Tipe Pengakabelan Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan

    untuk mengaplikasikan windows, yaitu :

    Thin Ethernet (Thinnet) Thin ethernet (thinnet) memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan

    Tujuan :

    1. Mahasiswa dapat mengetahui jenis-jenis pengkabelan jaringan. 2. Mahasiswa dapat memasang NIC (kartu jaringan), menyeting sampai

    terhubung dengan komputer lainnya. 3. Mahasiswa dapat mengetahui jenis-jenis protokol jaringan terutama

    protokol TCP/IP. 4. Mahaiswa mengenal alat-alat jaringan computer. 5. Mahasiswa dapat mengatur konfigurasi jaringan pada windows. 6. Mahasiswa dapat mengatur konfigurasi TCP/IP.

  • 6

    komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial / RG 58 antara 0,5 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.

    Thick Ethernet (Thicknet) Dengan thick ethernet (thicknet) jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan thinnet. Pada thicknet

    digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem

    jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel thick ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver penghubung.

    Twisted Pair Ethernet Kabel twisted pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded. Shilde adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunkan RJ-11 atau RJ-45. Pada twisted pair( 10 Base T ) network, komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada

    HUB/SWITCH. Twisted pair umumnya lebih handal (realible) dibandingkan

  • 7

    dengan thin coax karena HUB mempunyai kemampuan data error correction

    dan meningkatkan kecepatan transmisi.

    Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling realible dan memiliki kompabilitas yang tinggi dan yang

    paling disarankan. Berjalan baik pada 10 Mbps dan fast ethernet (100 Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau crossed. Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB, tetapi sekarang

    HUB/SWITCH sudah menggunakan teknologi yang canggih sehingga kabel

    tidak perlu di crossed. Panjang maksimum kabel Twisted Pair adalah 100 m.

    Komputer dapat terhubung dengan komputer lainnya dalam suatu jaringan jika adanya suatu standar bahasa yang digunakan. Seperti manusia juga yang memiliki berbagai bahasa maka di perlukan suatu bahasa yang dapat

    digunakan secara universal. Begitu juga dengan komputer, pada awalnya vendor-vendor komputer menggunakan bahasa mereka sendiri. Di dalam

  • 8

    komputer bahasa ini dinamakan protokol. Ada banyak protokol, seperti

    SPX/IPX, ATM, Net BUI, IBM DLC protocol, BAYAN dan masih banyak

    yang lain. Dan sekarang ini yang dijadikan sebagai standar atau bahasa persatuan digunakan protocol TCP/IP.

    1.1.2 Protokol TCP/IP Karena penting peranannya pada sistem operasi Windows dan juga protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari windows. Protokol TCP berada pada lapisan transport model OSI (Open system Interconection) , sedangkan IP berada pada lapisan Network mode OSI.

    1.1.3 IP Address IP Address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri dari atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.198.0.1.

    IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, swicth). Oleh sebab itu IP address memberikan lengkap suatu host beserta alamat jaringan dimana host itu berada.

    Kelas-kelas IP address

    Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pamakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti diperlihatkan pada tabel 1.2.

    IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16

  • 9

    juta) IP address pada tiap kelas A Pada IP address kelas A , network ID adalah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah : Network ID = 113 Host ID = 45.5.6 Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113. IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalanya 132.92.121.1 Network ID = 132.92 Hst ID = 121.1 Sehingga IP address diatas berarti host nomor 121.1 pada network 132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.xxx.xxx 191.155.xxx.xxx. IP Address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memeiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx 223.255.255.x.

    Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memlilih network ID dan Host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

    1.1.4 Domain Name System (DNS) Domain name system (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki. Root-level domain : merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai

    tanda titik (.). Top level domain : kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com

    dipakai oleh perusahaan; .edu dipakai untuk lembaga pendidikan; .gov dipakai untuk badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakai