modelpengembang diri ?· web view... belajar mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d)...

Download MODELPENGEMBANG DIRI ?· Web view... belajar mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar…

Post on 18-Mar-2019

213 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MODELPENGEMBANG DIRI

MODEL PENGEMBANGAN DIRI

SMP/MTs

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NASIONAL

PUSAT KURIKULUM

KATA PENGANTAR

Sejak bergulirnya era reformasi, dunia pendidikan mengalami perubahan. Salah satu perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan yakni kebijakan yang bersifat sentralistik menjadi desentralistik. Sejalan dengan itu dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan demokratisasi pengelolaan pendidikan. Desentralisasi pengelolaan pendidikan salah satunya dengan diberikannya kewenangan satuan pendidikan untuk mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan pendidikan, seperti penyusunan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekolah masing-masing.

Sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, disebutkan bahwa dalam pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mengacu pada standar isi, standar proses, standar kompetensi, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian. Untuk itu dalam penyusunan kurikulum untuk masing-masing satuan pendidikan perlu memperhatikan delapan standar tersebut.

Salah satu tugas Pusat Kurikulum adalah mengembangkan model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan. Model-model tersebut bersama dengan sumber-sumber yang lain diharapkan menjadi contoh dalam mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan di sekolah, sehingga pengembangan kurikulum pada satuan pendidikan dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : (a) belajar beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar memahami dan menghayati, (c) belajar mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar hidup bersama dan berguna untuk orang lain, (e) belajar membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

Dari berbagai model yang dihasilkan diantaranya adalah Model Pengembangan Diri. Model ini memberi contoh bagi konselor (guru pembimbing), guru, dan atau tenaga kependidikan lainnya di sekolah untuk menyusun program, melaksanakan, menilai dan melaporkan kegiatan pengembangan diri yang mencakup kegiatan pelayanan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler.

Kepala Pusat Kurikulum

Badan Penelitian dan Pengembangan Depdiknas,

Diah Harianti

DAFTAR ISI

Hal

Kata Pengantar ...........................................................................................i

Daftar Isi .....................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN .............................................................................1

A. LATAR BELAKANG ...................................................................1

B. LANDASAN ................................................................................2

C. PENGERTIAN ............................................................................2

D.TUJUAN ......................................................................................3

1. Tujuan Umum ........................................................................3

2.Tujuan Khusus .......................................................................3

E.RUANG LINGKUP .......................................................................3

1.Pelayanan Konseling .............................................................3

2. Ekstrakurikuler .....................................................................3

F. BENTUK-BENTUK PELAKSANAAN ..........................................4

1.Terprogram ...........................................................................4

2.Tidak Terprogram ..................................................................4

BAB II PENGEMBANGAN DIRI MELALUI PELAYANAN KONSELING .....5

A. STRUKTUR PELAYANAN KONSELING ...................................5

1.Pengertian Konseling.............................................................5

2.Paradigma, Visi, dan Misi ......................................................5

3.Tugas Perkembangan Peserta Didik SMP/MTs..................... 6

4. Bidang Pelayanan Konseling................................................6

5.Fungsi Konseling .....7

6. Prinsip dan Asas Konseling ..................................................7

7. Jenis Layanan Konseling........................................................7

8.Kegiatan Pendukung ............................................................. 8

9. Bentuk Kegiatan....8

10. Program Pelayanan......9

B. PERENCANAAN KEGIATAN ......9

C.PELAKSANAAN KEGIATAN ......................................................10

D.PENILAIAN KEGIATAN ..............................................................11

E.PELAKSANA KEGIATAN ............................................................12

F.PENGAWASAN KEGIATAN .......................................................12

BAB III PENGEMBANGAN DIRI MELALUI KEGIATAN

EKSTRAKURIKULER ..................................................................... 14

A. STRUKTUR KEGIATAN EKSTRAKURIKULER ..........................14

1.Pengertian Kegiatan Ekstrakurikuler....................................... 14

2.Paradigma, Visi dan Misi ........................................................ 14

3.Fungsi Kegiatan Ekstrakurikuler....................................... ......15

4.Prinsip Kegiatan Ekstrakurikuler....................................... ......15

5.Jenis kegiatan Ekstrakurikuler .....................................................156. Bentuk Kegiatan............................................................... .......15

B. PERENCANAAN KEGIATAN .......................................................16

C.PELAKSANAAN KEGIATAN ........................................................ 16

D.PENILAIAN KEGIATAN ................................................................ 16

E.PELAKSANA KEGIATAN .............................................................. 16

F.PENGAWASAN KEGIATAN ......................................................... 16

LAMPIRAN-LAMPIRAN :

Lampiran 1:Contoh Penugasan Pengasuhan kepada Konselor

18

Lampiran 2a: Contoh Program Tahunan Pelayanan Konseling...

19

Lampiran 2b: Contoh Program Semesteran Pelayanan Konseling.

29

Lampiran 2c: Contoh Program Bulanan Pelayan Konseling ..........

33

Lampiran 2d: Contoh Program Mingguan Pelayanan Konseling ... 36

Lampiran 3 : Contoh Rencana Program Harian Pelayanan

Konseling ..................................................................

37

Lampiran 4:Contoh Lapelprog ..................................................... 39

Lampiran 5 : Volume Kegiatan Mingguan Pelayanan Konseling ...41

Lampiran 6 : Jenis dan Frekuensi Layanan yang Diterima

Peserta Didik 42

Lampiran 7 : Contoh Laporan Nilai Hasil Kegiatan Pelayanan

Konseling ..43

Lampiran 8 : Rincian Kewajiban Konselor44

Lampiran 9a: Contoh Isian Format Perhitungan Jam Kegiatan

Pelayanan Konseling di Sekolah/Madrasah ..............48

Lampiran 9b: Contoh Isian Format Perhitungan Jam Kegiatan

Pelayanan Konseling di Sekolah/Madrasah...........49

Lampiran 10:Rambu-rambu Rencana Kegiatan Estrakurikuler .. 50

Lampiran 11: Contoh Rencana Kegiatan Estrakurikuler .................51

Lampiran 12: Rambu-rambu Pelaksanaan Kegiatan

Ekstrakurikuler ......................................................... 53

Lampiran 13: Contoh Pelaksanaan Kegiatan Estrakurikuler ........... 54

Lampiran 14: Rambu-rambu Laporan Kegiatan Estrakurikuler .......55

Lampiran 15: Contoh Laporan Kegiatan Estrakurikuler .................. 56

Lampiran 16: Contoh Daftar Nilai Kegiatan Estrakurikuler .............. 58

Lampiran 17: Contoh Laporan Keikutsertaan Peserta Didik

dalam Kegiatan Estrakurikuler..................................59

Lampiran 18: Contoh Nilai Peserta Didik dalam Kegiatan

Estrakurikuler ............................................................. 60

Lampiran 19: Contoh Format, Petunjuk dan Pengisian Penilaian

Pengembangan Diri dalam Laporan Hasil Belajar...... 61

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Sejak bergulirnya era reformasi di negeri ini, dunia pendidikan juga mengalami perubahan. Salah satu perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan adalah kebijakan yang dahulunya bersifat sentralistik menjadi desentralistik. Sejalan dengan diberlakukannya UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menegaskan bahwa, pendidikan merupakan usaha sadar den terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (pasal 1 butir 1). Selain itu dalam pasal 4 ayat (4) undang-undang tersebut dinyatakan bahwa paradigma pembiasaan yang harus dibangun adalah pemberian keteladanan, pembangunan kemauan dan pengembangan kreativitas dalam konteks kehidupan sosial kultural sekolah.

Selain itu dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006

Recommended

View more >