metopel ptk

Download METOPEL PTK

Post on 14-Jul-2015

174 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Akuntasi Siswa Kelas XI IS Melalui Penerapan Teori Belajar Gal perin di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2010/2011. PROPOSAL

Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Tugas mata kuliah Metopel

Oleh: Fery Andrial 708114135

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2011

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur peneliti panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat, rahmat dan karuniaNya sehingga peneliti dapat menyelesaikan proposal ini dengan judul Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Akuntasi Siswa Kelas XI IS Melalui Penerapan Teori Belajar Gal perin di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2010/2011.

Peneliti menyadari sepenuhnya bahwa proposal ini masih kurang sempurna, baik dari segi bahasa maupun dari segi isinya, mengingat keterbatasan pengetahuan, kemampuan dan pengalaman yang peneliti miliki. Oleh karenanya peneliti mengharapkan kritik maupun saran yang bersifat konstruktif demi perbaikan selanjutnya di masa yang akan datang. Peneliti juga berharap kiranya hasil studi yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang membacanya. Akhir kata peneliti berharap kiranya proposal yang sederhana ini dapat berguna dan bermanfaat bagi peneliti maupun pembaca dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan di masa yang akan datang.

Medan, Mei 2011 Peneliti,

Fery Andrial NIM. 04310882

3

BAB I PENDAHULUAN

1.1 . Latar Belakang Masalah Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal merupakan cara yang sangat tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru, khususnya guru pelajaran akuntansi. Hal ini disebabkan karena akuntansi merupakan salah satu bidang yang sangat potensial dalam kegiatan sehari-hari. Akuntansi adalah ilmu seni (seni pencatatan) maka harus memiliki pencatatan yang baik dalam belajar akuntansi, selain catatan yang baik juga diperlukan ketelitian, kesabaran dan konsentrasi agar pada saat berlangsungnya proses belajar mengajar dikelas, siswa akan lebih mudah untuk memahami siklus akuntansi yang sangat membingungkan. Untuk mengatasi masalah ini guru sebagai tenaga pendidik harus mampu merancang metode pembelajaran yang lebih baik lagi. Di dalam proses belajar-mengajar, guru harus memiliki metode belajar agar siswa dapat belajar secara efektif dan efisien, serta mengena pada tujuan yang diharapkan, untuk memiliki metode tersebut seorang guru harus menguasai tehniktehnik penyajian, atau yang biasa disebut metode mengajar. Oleh karena guru akan mampu memberikan motivasi yang baik. Motivasi yang diberikan akan membangkitkan semangat siswa dalam belajar, sehingga dapat mencapai tujuan yang akan dicapai. Dari pengamatan dan wawancara penulis dengan guru pelajaran akuntansi di SMA N 2 Lubuk Pakam bahwa hasil belajar yang ditunjukkan siswa pada pelajaran akuntansi

1

4

kurang memuaskan, Rata-rata tes hasil belajar akuntansi masih rendah, dari 37 siswa hanya 15 siswa atau 40% siswa yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan yaitu 70,00. Berdasarkan hasil pengamatan dengan guru, diketahui bahwa rendahnya hasil belajar akuntansi siswa dipengaruhi oleh rendahnya keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran dan pengaruh pembelajaran guru yang masih terbiasa dengan teori belajar akuntansi yang hanya berorientasi kepada pengajaran yang bersifat konvensional yaitu guru hanya menyampaikan materi secara lisan atau ceramah saja dan tehnikteknik pencatatan materi pelajaran masih sering menggunakan cara mencatat keseluruhan materi dari buku sumber yang digunakan, atau bahkan guru membacakan materi dan siswa mencatatnya tanpa mengerti apa yang dicatatnya. Padahal catatan sangat diperlukan oleh siswa untuk memahami materi yang sedang dipelajari. Berarti motivasi siswa untuk belajar kurang, sehingga hasil belajar rendah. Untuk mengatasi masalah ini guru sebagai tenaga pendidik harus mampu merancang dan menguasai metode belajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Karena dengan menguasai beberapa metode pembelajaran, maka guru sebagai tenaga pendidik akan merasakan kemudahan di dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik, hasil belajar siswa meningkat dan mutu pendidikan akan meningkat. Salah satu alternatif yaitu dengan menerapkan teori belajar Gal perin. Teori belajar Gal perin dibuat oleh Pert Jakovlevich. Teori belajar ini beda dengan teori-teori lain, yang biasanya haya diarahkan kepada hasil proses belajar saja, tetapi teori Gal perin selain memperhatikan hasil belajar juga memperhatikan proses

5

belajar maupun memberi pengarahan kepada pengajar. Teori belajar Gal perin juga berlaku untuk pencapaian kemampuan pada tingkat yang tinggi. Dalam teorinya proses belajar mengajar dapat digambarkan kedalam 4 (empat) tahap. Keempat tahap ini terdiri dari : orientasi, latihan, umpan balik, dan lanjutan. Teori Gal perin mempunyai beberapa kelebihan salah satu diantaranya adalah adaya umpan balik. Umpan balik tidak sama dengan penilaian, melainkan penguatan yang penting sekali artinya di dalam memotivasi siswa untuk belajar sehingga guru dapat memutuskan apakah program pengajaran yang telah dilaksanakan perlu diperbaiki atau dilanjutkan. Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitan tindakan dengan judul Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Akuntasi Siswa Kelas XI IS Melalui Penerapan Teori Belajar Gal perin di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2010/2011.

1.2 . Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka identifikasi masalah adalah sebagai berikut: 1. Apa yang menyebabkan rendahnya motivasi dan hasil belajar akuntansi di Kelas XI IS SMA N 2 Lubuk Pakam? 2. Bagaimana metode yang dilakukan oleh guru agar dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar akuntansi siswa Kelas XI IS di SMA N 2 Lubuk Pakam?

6

3. Apakah Teori Belajar Gal perin dapat meningkatkan motivasi belajar akuntansi siswa Kelas XI IS di SMA N 2 Lubuk Pakam? 4. Apakah Teori Belajar Gal perin dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi siswa Kelas XI IS Negeri 2 Lubuk Pakam?

1.3 . Rumusan Masalah Berdasarkan identifikasi masalah di atas disusun rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1. Apakah penerapan teori pembelajaran Gal Perin dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas XI IS SMA N 2 Lubuk Pakam ? 2. Apakah penerapan teori belajar Gal Perin dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi siswa di kelas XI IS SMA N 2 Lubuk Pakam ?

1.4 . Pemecahan Masalah Rendahnya kualitas pendidikan merupakan masalah pokok yang dihadapi Indonesia saat ini. Pola pembelajaran yang monoton dan menjenuhkan membuat siswa sulit untuk memahami materi yang diajarkan sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai. Oleh karena itu, diperlukan pemilihan metode yang tepat yang dapat

menimbulkan situasi belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan. Alternatif yang dapat dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran di kelas adalah dengan menerapkan teori pembelajaran Gal Perin. Karena teori belajar ini menekankan kepada keaktifan siswa, dan sesuai untuk pembelajaran akuntansi karena

7

banyak menuntut kemampuan berpikir siswa dan guru akan lebih banyak bertanya dan memotivasi serta mengarahkan siswa dalam menyelesaikan soal-soal. Selain itu dengan diterapkannya teori Gal perin yang terdiri dari empat tahap. Keempat tahap ini yaitu tahap orientasi, tahap latihan, umpan balik, dan lanjutan. Pada tahap orientasi guru mengemukakan isi dan struktur pembelajaran, serta hubungan mata pelajaran degan pelajaran lain. Pada tahap latihan siswa siswa membahas soal-soal agar siswa mengerti. Dan pada tahap umpan balik siswa mendiskusikan hasil latihan tersebut. Setelah itu pada tahap terakhir yaitu tahap lanjutan diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan yang ada. Dengan adanya tahapan-tahapan tersebut akan memacu siswa lebih bersemangat dan tidak merasa jenuh atau membosankan. Karena apabila tahap pertama sudah selesai maka akan dilanjutkan dengan tahap selanjutnya. Dan teori belajar Gal perin yang diterapkan oleh guru akan mampu meningkatkan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik dalam diri siswa untuk belajar. Hasil belajar siswa akan menjadi optimal jika siswa memiliki motivasi belajar yang baik. Semakin baik motivasi belajar yang dimiliki siswa maka tujuan pembelajaran akan tercapai dengan baik. Dari uraian di atas maka pemecahan masalah dalam penelitian tindakan ini adalah dengan menerapkan teori belajar Gal perin diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar akuntansi siswa kelas XI IS SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

8

1.5 . Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah di atas, yang menjadi tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui apakah penerapan teori belajar Gal perin dapat meningkatkan motivasi belajar akuntansi siswa kelas IX IS SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2010/2011. 2. Untuk mengetahui apakah penerapan teori belajar Gal perin dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi siswa kelas XI IS SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2010/2011.

1.6 . Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan, adapun manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk menambah pengetahuan, wawasan, kemampuan penulis mengenai Teori Gal Perin sebagai salah satu cara yang efektif dan efisien dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar akuntansi siswa. 2. Sebagai bahan masukan bagi pihak sekolah khususnya guru bidang studi dalam meningkatka hasil belajar akuntansi siswa. 3. Sebagai bahan referensi dan masukan bagi civitis akademis fakultas ekonomi UNIMED dan pihak lain dalam melakukan penelitian sejenis.

9

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1. Kerangka Teoritis 2.1.1. Motivasi Belajar Guru-guru sangat menyadari pentingnya motivasi di dalam membimbing belajar murid. Berbaga