menkes 1.docx

Download Menkes 1.docx

Post on 29-Nov-2015

102 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

laporan tutorial

TRANSCRIPT

STEP 1 TERMINOLOGI1. Top Management : jenjang yang paling tinggi bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas organisasi yang dipimpinnya.2. Manajemen : proses yang membeda-bedakan atas ; perencanaan, pengorganisasian, penggerakan pelaksanaan dan pengawasan, dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni, agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.3. Manajemen kesehatan : suatu kegiatan untuk mengatur petugas kesehatan atau non kesehatan dalam meningkatkan kesehatan melalui program kesehatan. Didalam nya tetap menerapkan manajemen secara umum dalam pelayanan kesehatan, hanya objeknya berupa sistem kesehatan masyarakat.

STEP II MENENTUKAN MASALAH1. Apakah puskesmas itu? Apa sajakah tujuan dan fungsi puskesmas?2. Sebutkan fungsi dari manajemen kesehatan!3. Sebutkan tingkatan dari manajemen kesehatan!4. Bagaimana langkah-langkah manajemen kesehatan?5. Bagaimana peran dan tugas dokter gigi di puskesmas?

STEP III MENGANALISA MASALAH1. Puskesmas merupakan unit organisasi pelayanan kesehatan terdepan dengan misi sebagai pusat pengembangan pelayanan kesehatan, yang tugasnya melaksanakan pembinaan, pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di suatu wilayah tertentu.Tujuan puskesmas : Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, dengan dua cara ; (1) quality of care yaitu peningkatan kemampuan profesional tenaga kesehatan dalam menjalankan profesinya (dokter,perawat, bidan, dll) yang dilakukan oleh organisasi profesi, (2) quality of service, yaitu peningkatan kualitas yang terkait dengan pengadaan sarana, dan menjadi tanggung jawab institusi sarana kesehatan (Puskesmas) Meningkatkan kesadaran masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya Memberikan informasi kesehatanFungsi puskesmas :1. Pusat Penggerak Pembangunan Berwawasan Kesehatan Berupaya menggerakkan lintas sektor dan dunia usaha di wilayah kerjanya agar menyelenggarakan pembangunan yg berwawasan Kesehatan Aktif memantau dan melaporkan dampak kesehatan dari penyelenggaraan setiap program pembangunan di wilayah kerjanya Mengutamakan pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit tanpa mengabaikan penyembuhan dan pemulihan 2. Pusat Pemberdayaan Masyarakat Berupaya agar seluruh elemen masyarakat: Memiliki kesadaran, kemauan dan kemampuan melayani diri sendiri dan masyarakat untuk hidup sehat Berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan kesehatan termasuk pembiayaan Ikut menetapkan, menyelenggarakan dan memantau pelaksanaan program kesehatan 3. Pusat Pelayanan Kesehatan Strata Pertama Menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan a. Pelayanan kesehatan perorangan b. Pelayanan kesehatan masyarakat

2. Fungsi Manajemen Kesehatan Planning : proses menentukan tujuan dan tugas-tugas yang harus dilakukan untuk mencapainya. Organizing : proses memberikan tugas-tugas, alokasi sumberdaya, dan aktivitas mengkoordinasi tugas-tugas untuk mencapai tujuan Actuating : proses menumbuhkan antusiasme dan pengarahan usaha-usaha yang dilakukan sdm untuk mencapai tujuan. Controlling : proses mengukur kinerja dan pengambilan tindakan untuk memastikan bahwa hasil-hasil tertentu dapat dicapai. Efisiensi dan efektifitas Menjaga keseimbangan tujuan dan sasaran dari program kerja

3. Tingkatan Manajemen

TOP MANAGERMembuat dan menentukan tujuan jangka panjang, kebijakan, strategi, misi dan visi. MIDDLE MANAGERBertanggung jawab terhadap beberapa unit kerja dan melaksanakan rencana secara konsisten sesuai dengan tujuan perusahaan yang lebih atas. FIRST-LINE MANAGERMengarahkan dan mendukung pekerjaan karyawan bukan manajer, membuat keputusan operasi jangka pendek.

NON-MANAGERIAL PERSONNELKaryawan yang menggunakan technical skill untuk melaksanakan berbagai pekerjaan.

4. Langkah manajemen 1. Perencanaan (Planning)Terdiri atas 6 langkah penting yaitu :1.Analisis situasi, Dari analisis situasi akan dihasilkan berbagai macam data yang terdiri dari berbagai aspek , - Aspek epidemiologis - Aspek demografis - Aspek geografis - Aspek sosial ekonomi - Aspek organisasi pelayanan 2.Identifikasi masalah3.Prioritas masalah4.Menetapkan tujuan5.Alternatif pemecahan masalah6.Rencana kerja (plan of action)Sisi positif dan negatif dari sebuah kegiatan perencanaan, beberapa jenis perencanaan, proses perencanaan, serta hambatan dalam melakukan kegiatan perencanaan.a) Sisi positif:(1) membantu melihat masa depan(2) koordinasi semakin baik(3) mengurangi ketidakpastian(4) lebih mendekatkan organisasi ke tujuannyab) Sisi negatif:(1) waktu dan tenaga ekstra(2)penekanan yang berlebihan pada perencanaan mengakibatkan ketidakseimbangan dengan fungsi lainnyaMacam macam perencanaan :a) Perencanaan StrategisDari misi organisasi diturunkan tujuan strategis. Rencana strategis ditujukan untuk mencapai tujuan strategis. Biasanya rencana strategis ditetapkan oleh manajemen puncak.b) Perencanaan TaktisRencana taktis diturunkan dari misi dan rencana strategis. Rencana taktis ditujukan untuk mencapai tujuan taktis yang merupakan bagian tertentu dari rencana strategis. Fokus pada hubungan manusia dan aksi, dan biasanya ditetapkan oleh menajemen menengah.c) Rencana OperasionalTujuan operasinal diturunkan dari tujuan dan rencana taktis. Rencana operasional lebih sempit dengan jangka waktu yang lebih pendek dan banyak melibatkan manajemen tingkat bawah. d) Perencanaan Situasional (kontijensi)Merupakan perencanaan yang mencakup perencanaan alternatif jika kejadian situasional muncul.

2. Pengorganisasian (Organizing)Pengorganisasian adalah suatu pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pimpinan untuk menggabungkan dan mengatur sumber daya yang dimiliki. Langkah-langkah yang diperlukan meliputi:1) penetapan struktur organisasi dengan pembagian tugas2) pengaturan hak dan wewenang masing-masing sehingga dapat bekerjasama secara efisien dalam mencapai tujuan yang ditetapkan.

3. Penggerakan Pelaksanaan (Actuating)Penggerakan adalah tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok suka berusaha untuk mencapai sasaran-sasaran agar sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha-usaha organisasi. Oleh karena itu manajer mengarahkan dan menggerakkan dan mengarahkan semua sumberdaya (manusia dan bukan manusia) untuk mencapai tujuan yang telah disepakati.4. Pengendalian dan pengawasan (Controlling)Pengawasan (controlling) adalah segenap kegiatan untuk meyakinkan dan menjamin bahwa tugas/pekerjaan telah dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, kebijaksanaan yang telah digariskan dan perintah (aturan) yang diberikan.Pengendalian adalah pengawasan yang mempunyai wewenang untuk melakukan tindak turun tangan, atau pengendalian adalah pengawasan yang dilanjutkan dengan tindakan koreksi. Type of controls;1. Preliminary control; dilakukan sebelum kegiatan dilaksanakan memastikan apa yg telah diatur sesuai dgn yang diharapkan.2. Steering control; dilakukan pada saat kegiatan berlangsung.3. Post action control; dilakukan setelah kegiatan selesai dijalankan.Aspek-aspek yang diawasi selama program kesehatan di lapangan adalah: Keterampilan kader melakukan penimbangan program kesehatan Membuat pencatatan program kesehatan Membuat pelaporan program kesehatan

5. Tugas Dokter Gigi di puskesmas1. Harus mengerti permasalahan umum (program kesehatan gigi)1. Mengkoordinir, monitor keseluruhan program kesehatan gigi di puskesmas1. Mengkoordianasi, menggerakkan perawat gigi melaksanakan pelayanan asuhan1. Membimbing, mengawasi perawat gigi 1. Bertanggung jawab pencatatan dan pelaporan serta monitoring pelayanan kesehatan gigi dan mulutDokter gigi sebagai TOP MANAGEMENT0. Membuat perencanaan puskesmas0. Mangatur pelayanan puskesmas0. Menggerakkan pegawai sesuai tugas pokoknya0. Mengevaluasi kinerja puskesmas0. Menggalang kerja sama pelayanan puskesmas

6. Salah satu contoh program kesehatan puskesmasUsaha pencegahan penyakit gigi dan mulut terutama ditujukan kepada murid-murid sekolah, antara lain melalui program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) dalam pemberian fluor guna mencegah atau mengurangi karies gigi atau penyakit gigi lainnya.Lebih rincinya ada beberapa usaha pencegahan yang dapat dilakukan melalui program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) ini, yaitu : 0. Kumur-kumur dengan larutan fluor.Tujuannya adalah untuk mendapatkan lapisan gigi yang lebih tahan terhadap serangan asam. Asam merupakan hasil akhir dari sisa-sisa makanan terutama yang mengandung karbohidrat. Dengan lapisan email yang lebih tahan terhadap asam, diharapkan tidak akan cepat terjadi lubang pada gigi (karies). 1. Sikat gigi Kepada setiap siswa/i diberikan pasta Fluocaril pada saat kegiatan ini berlangsung. Kegiatan ini dilakukan di tempat khusus yang sudah disediakan sekolah dan sebaiknya dilengkapi juga dengan cermin, sehingga mereka dapat melihat sendiri pada saat mereka menyikat gigi. Cara sikat gigi yang baik dan benar diajarkan oleh perawat yang bertugas di lokasi sekolah tersebut. Untuk menguji apakah siswa/i telah menyikat gigi dengan bersih diberikan suatu larutan (disclosing solution) yang berwarna merah. Jika masih banyak sisa-sisa makanan/lapisan plak yang menempel akan terlihat banyak bagian gigi (email) yang berwarna merah. Kepada siswa/i yang belum menyikat giginya dengan bersih dianjurkan untuk melanjutkan kegiatan menyikat gigi ini. Dengan cara tersebut diharapkan setiap siswa/i mempunyai pengalaman dan latihan untuk mengetahui berapa lama seseorang harus menyikat gigi sampai bersih betul. Kegiatan sikat gigi bersama ini dapat dilakukan beberapa kali dalam satu bulan.1. Pendidikan kesehatan gigi dan mulut Pada siswa/i TK dan SD diberikan pendidikan kesehatan gigi dan mulut dengan cara menggunakan buku pegangan yang bisa didapat dari Yayasan Kesehatan Gigi Indonesia. Buku-buku tersebut telah disusun berdasarkan urutan kelasnya yaitu buku I untuk kelas I