mengais mosaik dari universitas al-azhar cairo dan budaya · pdf file mengais mosaik dari...

Click here to load reader

Post on 10-Feb-2021

2 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • MENGAIS MOSAIK DARI UNIVERSITAS

    AL-AZHAR CAIRO DAN BUDAYA MESIR

    Prof. Dr. Ali Imron Al-Ma’ruf, M.Hum. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP

    Universitas Muhammadiyah Surakarta

  • SEJARAH UNIVERSITAS AL-AZHAR

    Universitas Al-Azhar berkaitan erat dengan masjid Al-Azhar di pusat ibukota Mesir, Cairo oleh Jauhar Al- Shiqili.

    Berdiri pada masa Dinasti Fatimiah (970-972 M) tepatnya 992 M.

  • Nama masjid Al-Azhar berarti "Masjid yang paling megah", diambil dari panggilan Fatimah az-Zahra, puteri Rasulullah Muhammad Saw. yang berarti "Gemerlap atau Megah".

  • SEJARAH UNIVERSITAS AL-AZHAR

    MASJID AL-AZHAR Pada awalnya masjid Al-Azhar

    berfungsi sbg tempat ibadah.

    Dalam perkembangannya, masjid Al-Azhar menjadi sarana pendidikan dasar keagamaan atau keislaman.

  •  Jadilah kemudian UNIVERSITAS AL-AZHAR, sbg universitas bergengsi sklgus tertua di dunia, yg hasil pemikirannya diakui dan menjadi acuan dunia Islam.

    (Berdiri pada 7 Ramadhan 361 H/22 Juni 972 M, 1079 th H/1048 th M yang lalu).

  • UNIVERSITAS AL-AZHAR SBG SUMBER ILMU AGAMA ISLAM

    Universitas Al-Azhar >> universitas utama dunia sebagai pusat pembelajaran ilmu-ilmu agama Islam paling masyhur. >>Selain keindahan arsitektur sebuah masjid, Al-Azhar juga memiliki filosofi panjang yang berkaitan dengan sejarah perkembangnan Islam di seluruh dunia

  • KAWAH CANDRADIMUKA INTELEKTUAL DAN ULAMA MUSLIM DUNIA

    Al-Azhar melahirkan banyak sekali tokoh intelektual dan ulama besar dunia: Muhammad Abduh (yang pembaruan pemikiranya dilanjutkan oleh Jamaluddin Al- Afghani dan Rasyid Ridha) Di Indonesia: Syeikh Muhammad Nawawi bin Umar ibnu Arabi bin Ali al-Jawi al-Bantani. Abd al-Hamid bin Muhammad Ali Kudus

  • KAWAH CANDRADIMUKA INTELEKTUAL DAN ULAMA MUSLIM DUNIA

    Prof. Dr. M. Quraisy Shihab; Prof. K.H. Ibrahim Hosen; Prof. Dr. Alwi Shihab; Prof. Dr. Din Syamsuddin; Dr. Hidayat Nur Wahid; Mustofa Bisri; M. Zainul Majdi (TGB); Adi Hidayat, M.Lc.; Dr. Abdush Shomad; Habiburrahman El-Shyrazi; dan lain-lain

  • Muhammad Abduh terkenal dg pembaruan pemikirannya: 1) Purifikasi (pemurnian); 2) Reformasi (dg sains); 3) Pembelaan Islam (jati diri Islam; 4) Reformulasi (terbuka pintu ijtihat).

    Jejak langkah Dua Ulama: K.H. Ahmad Dahlan dan Hasyim Asy’ari ketika belajar di Arab bergaul akrab dg pembaruan pemikiran Muhammad Abduh. Lahirlah Muhammadiyah dan Nahdhatul Ulama.

  • KEUNGGULAN UNIVERSITAS AL-AZHAR

    a. Pengkajian dan pendalaman Ilmu Agama Islam (Dirasah Islamiyah) (1) Fakultas Ushuluddin, (2) Fakultas Syariah wal Qanun, (3) Fakultas Bahasa Arab, (4) Fakultas Agama Islam (Dirasat Islamiyah), (5) Fakultas Dakwah. Lima fakultas itu mengkaji dan memperdalam ilmu agama Islam.

  • b. Penguasaan Bahasa Arab  Terbukti penguasaan dan pendalaman

    bahasa Arab dilaksanakan di tiga fakultas: (1) Fakultas Bahasa Arab, (2) Fakultas Dirasah Islamiyah wa Al-Arabiyyah, dan (3) Fakultas AL-Quran Al-Karim.

  • c. Hafalan Quran Hafal Quran (Hafizh/Hafizhah) menjadi keunggulan khusus Universitas Al-Azhar.  >> Calon mahasiswa asal Mesir wajib

    hafal Quran 30 juz dan harus berasal dari sekolah Al-Azhar SD s.d. SMA/MA).

     Calon mahasiswa dari luar Mesir (termasuk Indonesia) harus hafal Quran minimal 8 jus, lalu direvisi menjadi 4 juz.

  • d. Sorogan Salah satu ciri khas Al-Azhar adalah masih adanya pengkajian ilmu agama melalui sorogan (mengaji ilmu agama Islam dgn Ustadz di masjid Al-Azhar dan masjid lain secara satu per satu ala ponpes) khususnya bagi mahasiswa fakultas- fakultas agama Islam.

  • e. Moderasi agama. Al-Azhar menekankan manhajul wasathiyyah atau garis moderat, yang diharapkan bisa dibawa oleh para alumnusnya.

    Boleh disebut inilah keunggulan utama Al- Azhar. Di Indonesia ponpes modern Gontor menjadi miniatur Al-Azhar. Kedua institusi mempunyai akar historis panjang.

  • UNIVERSITAS AL-AZHAR SBG GUDANG ILMU AGAMA ISLAM

    Al-Azhar masyhur sbg gudang ilmu agama Islam, yg melahirkan banyak tokoh intelektual muslim di dunia dan banyak pakar (Syeh). Catatan: (1) ITC belum diberdayakan scr optimal. Budaya analisis (reasoning) dan tradisi menulis tidak berkembang. Makul Metodologi Riset dan tugas akhir Skripsi tidak ada.

  • UNIVERSITAS AL-AZHAR SBG GUDANG ILMU AGAMA ISLAM

    (2) Universitas Go International? Jurnal Scopus? Masuk sbg universitas nomor wahid di dunia? Tidak penting.

    (3) Etos belajar atau budaya akademik mahasiswa Mesir kurang tinggi. Mahasiswa asal Indonersia dikenal mempunyai etos belajar tinggi.

  • BUDAYA MASYARAKAT MESIR

    1) Masyarakat Mesir dikenal sangat ramah kepada para pendatang dari luar. 2) Mempunyai ikatan keluarga yang erat 3) Budaya tradisi yang kuat masih terasa di kalangan masyarakat (nikah, posisi kaum perempuan, mind set ttg keluarga Makmur, dll.)

  • 4) Memiliki kebanggaan tinggi atas warisan kemegahan kebudayaan masa lalunya spt Raja Firaun, Cleopatra (kadang tenggelam dalam romantisme masa lalu, terlena dgn kemajuan pesat sains dan teknologi)

  • 5) Toleransi tinggi dan moderasi beragama membuat perbedaan (etnik, budaya, dan agama baik sesama agama maupun berbeda agama) tidak jadi masalah.

    Tidak pernah ada konflik dan bangunan masjid, gereja, & sinagog berdampingan.

  • 6) Religius dan rajin beribadah. Di berbagai wilayah terdapat madrasah dan masjid megah dg menara indah (negeri sejuta masjid)

    Begitu adzan terdengar mereka segera menjalankan shalat di masjid, di toko, di kios, dan di pasar.

  • 7) Spiritualitas tinggi. Merasa bahagia bukan dengan menumpuknya materi, tetapi pada sikap spiritual dgn shalat berjamaah 5 x sehari dan tradisi tadarrus al-Aquran 8) Menghargai orang cacat dalam pergaulan sosial mereka (di kendaraan umum, ruang kuliah, tempat umum)

  • 9) Penghormatan kepada kaum perempuan. Adanya lembaga pendidikan khusus bagi kaum perempuan (banaat wal baniin). NB: Kontradiksi dgn di rumah tangga 10) Tradisi Pernikahan. Perempuan menikah dg lelaki pilihan ortu. Karena itu, banyak mhswa Mesir ingin mencari istri org Indonesia.

  • 11) Khitbah, Ta’aruf, dan Nikah. Gadis Mesir menikah atas pilihan ortu (ayah) shga gadis bergaul akrab dgn lelaki (ta’aruf) setelah lelaki itu disetujui ortu (khitbah). Tidak sedikit seorang gadis sampai tiga kali khitbah tetapi gagal nikah karena tak cocok/ putus.

  • 12) Minum Teh dan Syisah. Masyarakat gemar minum syai (teh) sambil menghisap syisah, sejenis rokok dengan alat penghisap pakai selang sambil santai, ngobrol.

  • 13) “Kebersihan itu bagian dari iman” hanya slogan belaka. Sampah di jalan-jalan, tidak ada bak penampung sampah permanen, dan bau tak sedap banyak dijumpai di mana-mana.

  • 14) Pemeo Keturunan Nabi Musa dan Raja Fir’aun. Masyarakat Mesir konon terbagi menjadi dua kelompok yakni a) shalih: religius, ibadahnya khusyu’, suka

    shadaqah (keturunan Nabi Musa) b) mursal: kasar, pemberang, suka memperdaya

    orang (keturunan Raja Fir’aun). Kasus: Taksi/bus; gaya mengemudi liar; tari perut; ishraf dlm makan

  • ���������� � MENGAIS MOSAIK DARI UNIVERSITAS �AL-AZHAR CAIRO DAN BUDAYA MESIR�� SEJARAH UNIVERSITAS AL-AZHAR SEJARAH UNIVERSITAS AL-AZHAR Slide Number 5 Slide Number 6 UNIVERSITAS AL-AZHAR SBG SUMBER ILMU AGAMA ISLAM KAWAH CANDRADIMUKA INTELEKTUAL�DAN ULAMA MUSLIM DUNIA KAWAH CANDRADIMUKA INTELEKTUAL�DAN ULAMA MUSLIM DUNIA Slide Number 10 KEUNGGULAN UNIVERSITAS AL-AZHAR Slide Number 12 Slide Number 14 Slide Number 15 Slide Number 16 Slide Number 17 Slide Number 18 UNIVERSITAS AL-AZHAR SBG GUDANG ILMU AGAMA ISLAM UNIVERSITAS AL-AZHAR SBG GUDANG ILMU AGAMA ISLAM BUDAYA MASYARAKAT MESIR Slide Number 22 Slide Number 23 Slide Number 24 Slide Number 25 Slide Number 26 Slide Number 27 Slide Number 28 Slide Number 29 Slide Number 30 Slide Number 31 Slide Number 32 Slide Number 33 Slide Number 34 Slide Number 35