memandang diklat secara 360 derajat, sebuah otokritik

Click here to load reader

Post on 12-May-2015

2.573 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Refleksi Kritis Berdasarkan Kompilasi Jurnal Harian Alumni Diklatpim I Angkatan XXV, 2013

TRANSCRIPT

  • 1.Page | i DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT I ANGKATAN XXV Maret April Mei 2013 MMMeeemmmaaannndddaaannnggg DDDiiikkklllaaattt SSSeeecccaaarrraaa 333666000 DDDeeerrraaajjjaaattt::: SSSeeebbbuuuaaahhh OOOtttoookkkrrriiitttiiikkk RRReeefffllleeekkksssiii KKKrrriiitttiiisss BBBeeerrrdddaaasssaaarrrkkkaaannn KKKooommmpppiiilllaaasssiii JJJuuurrrnnnaaalll HHHaaarrriiiaaannn AAAllluuummmnnniii DDDiiikkklllaaatttpppiiimmm III AAAnnngggkkkaaatttaaannn XXXXXXVVV,,, 222000111333 Tri Widodo W. Utomo P U S A T K A J I A N H U K U M A D M I N I S T R A S I N E G A R A L A N

2. Page | ii Daftar Isi Daftar Isi ii Sambutan Kepala LAN v Sambutan Deputi Diklat SPIMNAS .. vi Sambutan Kapusdiklat SPIMNAS Bidang Kepemimpinan LAN vii Sambutan Koordinator Widyaiswara Kajian Falsafah Bangsa, Paradigma Pembangunan dan Kepemimpinan Nasional viii Kata Pengantar x Executive Recommendation xiii Jurnal #1 Untuk Apa Saya Disini? . 1 Jurnal #2 (Mencoba) Berpikir Berbeda Tentang Diklat Kepemimpinan .. 3 Jurnal #3 Refleksi Kebangsaan (Calon) Pemimpin .. 7 Jurnal #4 Jasmerah . 10 Jurnal #5 Negara Gagal dan Nation Building 13 Jurnal #6 Bangsa Pekerja dan Nasionalisme . 17 Jurnal #7 Aktualisasi Keliru Metode Andragogi 20 Jurnal #8 Kepemimpinan: Mengapa Selalu Berfokus pada Pemimpin? 23 Jurnal #9 Teknik Analisis pada Diklat Kepemimpinan . 25 Jurnal #10 Antara Harapan dan Realita 27 Jurnal #11 Dari Evaluasi Hingga Kertas Kerja . 29 3. Page | iii Jurnal #12 Tentang Peran Peserta Diklat dan Penilaian Kinerjanya .. 32 Jurnal #13 Tugas Baca .. 35 Jurnal #14 Adakah Komitmen Nasional Untuk Diklat Kepemimpinan? . 38 Jurnal #15 Pernik-Pernik Diklat 40 Jurnal #16 Diklat Sebagai Melting Pot . 44 Jurnal #17 Mengidamkan Munculnya Kecerdasan Kolektif 47 Jurnal #18 KTP-2 . 50 Jurnal #19 Medan Magnet di Sekitar Diklat .. 54 Jurnal #20 Tersesat 56 Jurnal #21 Menyingkap The Untold Stories dalam Reformasi Birokrasi 59 Jurnal #22 3 Kajian Diklatpim I: Onggokan atau Sistem . 62 Jurnal #23 Diklat Lain Diluar Diklat.. 64 Jurnal #24 Mendengar Apa yang Dibicarakan, Bukan Siapa yang Bicara 67 Jurnal #25 Leader-centered vs Team-centered Leadership . 69 Jurnal #26 Perang Kebijakan, Korporatokrasi, dan Krisis Negara Kesejahteraan 72 Jurnal #27 Kamar B-315 . 77 Jurnal #28 Antara OL dan Simulasi 79 Jurnal #29 Trade Off Dalam Diklat 82 Jurnal #30 Meneladani yang Tua . 84 Jurnal #31 Desentralisasi Dipertanyakan . 86 Jurnal #32 Dokumentasi Diklatpim I di Arsip Nasional 89 4. Page | iv Jurnal #33 ASEAN Community: Wujud Kekalahan Indonesia Dalam Perang Kebijakan? 91 Jurnal #34 Fragmented State (Negara Dasamuka) 93 Jurnal #35 Senam 4 Dimensi 95 Jurnal #36 Kasus 97 Jurnal #37 Pembulatan 100 Jurnal #38 5 Menit yang Menentukan Keberhasilan . 102 Jurnal #39 Ujian KTP-2 .. 104 Jurnal #40 Ladies Program 106 5. Page | v Sambutan Kepala Lembaga Administrasi Negara Jurnal yang ditulis oleh Sdr. Tri Widodo ini sangat menarik dan penting untuk dibaca oleh mereka yang peduli dengan Diklat Kepemimpinan khususnya, atau Diklat Aparatur Negara pada umumnya. Kritik terhadap kualitas dari Diklat Kepemimpinan sudah banyak diberikan dan didiskusikan, namun pengalaman pribadi dari mereka yang pernah mengikuti Diklat Kepemimpinan seperti yang ceritakan oleh Sdr. Tri Widodo ini penting untuk disimak. Sebagai orang yang pernah mengikuti serangkaian Diklatpim, sebelum akhirnya sampai pada Diklat Pim I, refleksi yang dilakukan oleh Sdr. Tri Widodo ini memiliki kekuatan subyektif tersendiri. Experiential learning yang dimilikinya membuat refleksinya sangat menarik dan perlu dibaca oleh para pengambil kebijakan dan penyelenggara Diklat. Jika para peserta Diklat Kepemimpinan lainnya dapat menulis refleksi tentang pengalamannya mengikuti Diklat PIM dan mempublikasikannya, tentu akan sangat membantu semua pihak yang berkepentingan untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang segala aspek terkait dengan penyelenggaraan Diklat PIM. Pembaharuan Diklat PIM membutuhkan pemahaman yang lengkap dan menyeluruh tentang apa yang terjadi dengan Diklat PIM sekarang ini agar transformasinya menuju Diklat PIM yang baru nantinya dapat dikelola dengan baik. Publikasi jurnal ini tentu sangat membantu kita semua dalam memahami realitas yang ada di Diklat PIM I. Sebagai Kepala LAN saya sangat menghargai publikasi jurnal ini dan refleksi yang dimiliki oleh penulisnya. Kepala LAN, Prof. Dr. Agus Dwiyanto, MPA 6. Page | vi Sambutan Deputi Diklat SPIMNAS Lembaga Administrasi Negara Dalam perspektif knowledge management, menulis karya ilmiah, semi ilmiah, bahkan non-ilmiah sekalipun adalah sebuah aktivitas intelektual yang sangat penting. Menulis bisa dikatakan sebagai upaya capturing knowledge, sebab dalam proses menulis ada pergulatan mencari jawaban terhadap banyak pertanyaan dan misteri. Ketika pertanyaan dan misteri tadi terungkap melalui tulisan, artinya ilmu tadi sudah terkuasai oleh penulisnya. Ini pula barangkali mengapa Khalifah Ali bin Abu Thalib bersabda yang artinya ikatlah ilmu dengan menuliskannya. Namun, menulis tidak hanya bermanfaat untuk menangkap pengetahuan; ia juga sangat ampuh untuk menjernihkan / memperjelas pengetahuan (refining knowledge), menyebarkan pengetahuan (sharing knowledge), menerapkan pengetahuan (applying knowledge), sekaligus mengembangkan pengetahuan (increasing knowledge). Itulah sebabnya, dalam konteks Diklat Aparatur, menulis kertas kerja menjadi salah satu komponen yang tidak tergantikan. Learning product secara individual seperti KTP-2 (Karya Tulis Prestasi Perseorangan) maupun secara kolektif seperti KKA (Kertas Kerja Angkatan), adalah upaya terstruktur (by design) untuk menumbuhkan tradisi akademik serta kompetensi berpikir analitis dan sistemik bagi peserta. Meskipun demikian, kita sadari bersama bahwa kemampuan ini tidak bisa tumbuh seketika hanya karena seseorang sudah mengikuti diklat selama 10 minggu. Peserta masih dituntut untuk berkreasi dan berinovasi menghasilkan kinerja/prestasi yang melampaui harapan penyelenggara (beyond expectation). Dengan dasar berpikir seperti itulah, saya menyambut baik dan memberi apresiasi tinggi untuk inisiatif Sdr. Tri Widodo W. Utomo dalam mengkompilasi jurnal harian dan menyajikannya secara sistematis. Selain manfaat untuk yang bersangkutan, saya yakin bahwa karya seperti ini layak untuk disimak bagi penyelenggara diklat, khususnya LAN selaku instansi Pembina diklat. Saya berharap hal positif seperti ini akan diikuti oleh peserta lain untuk menambah keragaman dan kekayaan intelektual lembaga diklat di Indonesia. Deputi Diklat SPIMNAS, Prof. Dr. Ismaid Said, SH.,MH 7. Page | vii Sepatah Ungkapan Kepala Pusdiklat SPIMNAS Bidang Kepemimpinan LAN Sebagaimana telah dibudayakan dalam pembelajaran Diklatpim Tk I bahwa menulis jurnal belajar pribadi merupakan keharusan bagi setiap peserta setiap hari. Jurnal belajar pribadi tersebut sebagai bentuk akuntabilitas dan dokumentasi terhadap progress pembelajaran yang dialami oleh masing-masing peserta terhadap segala sesuatu yang terjadi selama diklat berlangsung. Sebagai pembelajar sejati, pak Tri Widodo (penulis) telah melangkah dari sekedar menulis jurnal belajar pribadi, melakukan sharing dengan sesama peserta, dan kemudian menyimpannya. Namun penulis telah mendokumentasikannya dalam sebuah buku kumpulan jurnal yang berjudul Memandang Diklat Secara 360 Derajat. Potret perjalanan pembelajaran diklatpim Tk I selama kurang lebih 10 minggu setidaknya dapat ditelusuri dengan membaca buku kumpulan jurnal ini sehingga dapat memberikan gambaran terhadap berbagai pihak yang belum mengenal atau belum mengalami dalam pembelajaran diklatpim Tk I. Buku ini merupakan refleksi kepedulian penulis terhadap diri sendiri, lembaga/ Pusdiklat SPIMNAS dan bangsa. Sebagai sebuah dokumentasi yang penting, yang disusun secara teratur, sistematis dan bahkan komprehensif terhadap perkembangan proses learning yang dialami oleh penulis selama mengikuti Diklatpim Tingkat I. Pengalaman serta perenungan terhadap pembelajaran yang direfleksikan melalui jurnal tersebut tidak hanya mencakup pada materi substansi diklat semata tetapi menyangkut pula segala aktivitas dan aktor utama maupun pendukung selama diklat berlangsung selama 10 minggu. Penuangan berupa segala kritik dan ide perbaikan terhadap proses pembelajaran patut diberikan apresiasi yang sangat tinggi karena mencerminkan kepedulian dan kepekaan yang sangat tinggi terhadap desain Diklatpim Tingkat I kedepan yang lebih tepat sehingga dapat merespon kebutuhan konkrit peningkatan kompetensi para pemimpin stratejik melalui diklat kepemimpinan tertinggi ini. Pusdiklat Spimnas Bidang Kepemimpinan akan menjadikan catatan-catatan di dalam buku ini sebagai sumber dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan diklat ke depan, sehingga dapat menjadikan Diklatpim Tingkat I sebagai sebuah kebutuhan penting (tidak sekedar diwajibkan) bagi calon pejabat struktural eselon I. Inovasi- inovasi terbaik ke depan akan sangat mungkin terlahir dengan berawal dari Buku ini. Pusdiklat SPIMNAS Bidang Kepemimpinan, Kepala, Dra. Reni Suzana, MPPM 8. Page | viii Sambutan Koordinator Widyaiswara Kajian Falsafah Bangsa, Paradigma Pembangunan, dan Kepemimpinan Nasional Cukup lama saya membaca seluruh jurnal yang disusun pak Tri Widodo dan mencoba menangkap ide-ide, gagasan dan pemikiran pak Tri yang dituangkan didalam jurnal harian selama mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat I di LAN Pejompongan. Saya memahami pemikiran orisinal pak Tri yang muncul secara spontan berdasarkan pengamatan beliau selama mengikuti seluruh proses pembelajaran Diklatpim Tingkat I ini, baik selama di dalam kelas, diskusi di kelompok, maupun tatkala bergaul dengan seluruh peserta Diklatpim I. Bahkan perasaan beliau tatkala berada di Kereta Api dalam perjalanan menuju kampus Pejompongan juga turut mewarnai jurnal ini yang tentu saja memberikan kontribusi dalam menuangkan ide-ide briliannya untuk menyempurnakan kurikulum maupun metoda pembelajaran Diklatpim yang nota bene ditujukan untu

View more