mektan sil 211

Download Mektan Sil 211

Post on 31-Oct-2015

25 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGANDEPARTEMEN TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGANFAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIANFAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

    IPBIPB

  • DESKRIPSIy Mempelajaritentang tanah sebagai bahan padat

    (asal tanah fase tanah konsistensi tanah(asal tanah, fase tanah, konsistensi tanah,struktur, klasifikasi tanah, elastisitas); hidrolika tanah; Sifat-sifat mekanik tanah (distribusi tanah; Sifat sifat mekanik tanah (distribusi tegangan, kekuatan tanah, konsolidasi tanah dantekanan lateral tanah); Dinding penahan; Pondasi n n r n ); D n ng p n n; ndan Stabilitas tanah.

  • TUJUANINSTRUKSIONALUMUM

    y Mahasiswa dapat menjelaskan tentang sifat dan perilaku tanah, baik tanah sebagai bahan penahan pondasi maupun tanah sebagai bahan material dalam penerapannya untuk rancangan pondasi dan k i d bili h kaitannya dengan stabilitas tanah

  • KULIAHPengajar: Dr Ir Erizal RB M Agr (ERZ) dan Prof Dr Ir Asep Sapei MS (ASP)

    No. Pokok Bahasan Sub Pokok BahasanEstimasi

    Waktu ( it)

    Pengajar: Dr. Ir. Erizal RB, M.Agr. (ERZ) dan Prof. Dr. Ir. Asep Sapei, MS. (ASP)

    Bahasan (menit)1. Sifat-sifat

    elemen tanah1. Pendahuluan2. Sejarah Perkembangan Mekanika Tanah3. Ruang Lingkup Mekanika Tanah (pemecahan masalah : perencanaan &

    l k d i k b di b h t h &

    2 x 50

    pelaksanaan pondasi, perencanaan perkerasan, bangunan di bawah tanah & dinding penahan, perencanaan galian & timbunan, perencanaan bendungan tanah)

    2. Sifat-sifat t h

    1. Definisi teknis dari tanah dan Istilah yang digunakan2 H b t b ti t h i d d d l t h (t h 3 h )

    2 x 50umum tanah 2. Hubungan antara butir tanah, air dan udara dalam masa tanah (tanah 3 phase)

    3. Hubungan fungsiaonal elemen tanah4. Batas-batas kekentalan/konsistensi tanah dan percobaan nya (batas cair, batas plastis, batas susut, batas lekat)5 T t l d t f ktif t h5. Tegangan netral dan tegangan efektif tanah

    3. Klasifikasi tanah

    1. Pendahuluan2. System klasifikasi tanah (texstural classification system, unified soil classification system, AASHTO system)3 K kt i tik d t h ( li i b i b ti li i h d t )

    2 x 50

    3. Karakteristik dasar tanah (analisis pembagian butir, analisis hydrometer)4. Stabilitas dan

    Pemadatan tanah

    1. Pendahuluan2. Stabilitas tanah (mekanis dan kimiawi)3. Macam-macam stabilitas lapisan tanah dasar

    2 x 50

    4. Pemadatan tanah (tujuan, teori pemadatan, percobaan pemadatan di laboratorium (standard proctor, modified proctor dll) dan di lapangan (sanc cone test dll)

  • No. Pokok Bahasan Sub Pokok BahasanEstimasi

    Waktu (menit)(menit)

    5. Metoda Rasio Daya Dukung (CBR method)

    1. Pendahuluan2. Definisi CBR3. Percobaan CBR4 Jenis-jenis CBR (lapangan lapangan rendaman dan laboratorium)

    2 x 50

    method) 4. Jenis-jenis CBR (lapangan, lapangan rendaman, dan laboratorium)5. Cara penaksiran dan penentuan nilai CBR

    6. Hidrolika tanah

    1. Air tanah2. Air kapiler

    2 x 50

    3. Permeabilitas dan rembesan ( pendahuluan, hokum darcy, kecepatan debit dan kecepatan rembesan, penentuan koefisien permeabilitas constant head dan falling head permeability test)4. Rembesan melalui beberapa lapisan endapan tanah6 P h b h d bili h6. Pengaruh gaya rembesan terhadap stabilitas tanah

    7. Hidrolika tanah

    1. Faktor keamanan terhadap bahaya pengapungan (up lift)2. Piping dalam tanah karena aliran sekitar turap3. Teori rangkak (creep) untuk rembesan di bawah bendung

    2 x 50

    g ( p) g4. Perencanaan konstruksi berdasarkan teori Bligh5. Rumus-rumus dasar penngaliran tanah6. Jaring-jaring aliran (Flow Nets)

    8 Konsolidasi 1 Penurunan tanah 2 x 508. Konsolidasi tanah

    1. Penurunan tanah2. Teori konsolidasi3. Test laborotorium konsolidasi 1 Dimensi4. Tanah terkonsolidasi normal (normally consolodated), terkonsolidasi berlebih (over consolidated) dan rasio konsolidasi berlebih (over consolidated rasio)

    2 x 50

    (over consolidated), dan rasio konsolidasi berlebih (over consolidated rasio)5. Penentuan parameter konsolidasi tanah: compression index, srinkage inidex, dan coefisien consolidated6. Besar dan waktu penurunan (settlement) konsolidasi

  • No. Pokok Bahasan Sub Pokok BahasanEstimasi

    Waktu (menit)( )

    9. Kekuatan Geser Tanah kohesi (c) dan sudut

    1. Kriteria keruntuhan Mohr Coulumb (kemiringan bidang keruntuhan akibat geser, hokum keruntuhan geser pada tanah jenuh air)

    2. Penentuan parameter kekuatan geser tanah di laboratorium (uji geser langsung, uji geser langsung kondisi air teralirkan pada pasir & lempung jenuh

    2 x 50

    geser dalam tanah ()

    g g, j g g g p p p g jair)

    3. Uji Geser Triaxial (macam test: consolidated- drained test, consolidated-undrained, unconsolidated-undrained)

    4. Sensitifitas dan Thixotropy dari tanah lempungpy p g5. Uji geser Vane di lapangan

    10. Distribusi tekanan vertikal

    1. Pendahuluan2. Beban terpusat dan Beban merata3. Metoda Fadum

    2 x 50

    4. Diagram Newmark5. Hubungan tegangan vertical tanah dengan penurunan tanah akibat konsolidasi

    11. Daya dukung Pondasi

    1. Definisi dan jenis-jenis pondasi dalam (tiang pancang dan tiang bor)2. Daya dukung axial tiang tunggal berdasarkan rumus statis (parameter tanah

    2 x 50

    Dalamy g g gg (p

    hasil percobaan di laboratorium dan percobaan di lapangan) 3. Daya dukung axial tiang kelompok dan efisiensi kelompok 4. Penurunan tanah di bawah pondasi dalam5. Daya dukung lateral pondasi dalamy g p6. Daya dukung dinamis pondasi dalam

  • No. Pokok Bahasan Sub Pokok BahasanEstimasi

    Waktu ( it)Bahasan (menit)

    12. Tegangan tanah lateral

    1. Tegangan tanah lateral aktip dan pasip menurut teori Rankine dan teori Coulomb

    2. Tegangan tanah lateral aktip dan pasip akibat beban luar

    2 x 50

    g g p p p3. Pengaruh air tanah pada tegangan tanah lateral

    13. Konstruksi Dinding P h

    1. Maksud dan tujuan penggunaan 2. Jenis-jenis Dinding Penahan Tanah (gravity wall, cantilever wall, dan

    t f t ll)

    2 x 50

    Penahan Tanah

    counterfort wall)3. Gaya-gaya yang bekerja pada Dinding Penahan Tanah4. Tekanan tanah aktip dan pasip5. Kestabilan dinding penahan tanah: Keamanaan guling, keamanan g p g g,geser, keamanan daya dukung, keamanan terhadap kelongsoran, dan keamanan bahan konstruksi

    14. Kemantapan lereng

    1. Macam-macam kelongsoran tanah2 K t bil l t lidi d th d d f i ti

    2 x 50lereng 2. Kestabilan lereng menurut cara: sliding wedge method dan friction

    circle method (Fellenius method dan simplified Bishop method)

  • PRAKTIKUMPRAKTIKUMNo. Praktikum:1. Indeks Properties2 Atterberg Limits2. Atterberg Limits3. Analisis Butiran (analisis saringan dan hidrometer)4. Test kerucut pasirp5. Permeabilitas tanah6. Test Kompaksi7 T t CBR7. Test CBR8. Test Geser Langsung9 Test Uniaxial9. Test Uniaxial10. Test Triaxial11. Pengukuran Kekuatan Tanah di lapangg p g12. Test Konsolidasi

  • PENILAIANy UTS : 30 % y Praktikum/Tugas : 30 %y Ujian Akhir : 40 %Ujian Akhir : 40 %

  • PUSTAKAB l J E 1986 E i i P ti f S il d Th i y Bowles, J.E., 1986, Engineering Properties of Soils and Their Measurements, McGraw Hill International Editions, New York

    y Braja M.Das, Principles of Foundation Engineering, Wadsworth, Braja M.Das, Principles of Foundation Engineering, Wadsworth, Inc., 1984

    y Braja M.Das, Principles of Geotechnical Engineering, PWS-Kents P blishin C 1985Publishing Co., 1985

    y Craig, R.F., 1992, Soil Mechanics, Chapmann & Hall, Londony McKyes E 1989 Agricultural Engineering Soil Mechanics McKyes, E., 1989, Agricultural Engineering Soil Mechanics,

    Elsevier, Amsterdamy Rosenak, S., 1963, Soil Mechanics, B.T. Batsford LTD, Londony Ortigao, JAR., and Sayao, ASEJ., 2004, Handbook of Slope

    Stabilisation, Springer.

  • DEFENISI(Wikipedia)( p )y Soil mechanics is a discipline that applies principles of engineering

    mechanics e g kinematics dynamics fluid mechanics and mechanics, e.g. kinematics, dynamics, fluid mechanics, and mechanics of material, to predict the mechanical behavior of soils. Together with rock mechanics, it is the basis for solving many g g yengineering problems in civil engineering (geotechnical engineering), geophysical engineering and engineering geology. Some of the basic th i f il h i th b i d i ti d l ifi ti theories of soil mechanics are the basic description and classification of soil, effective stress, shear strength, consolidation, lateral earth pressure bearing capacity slope stability and permeability pressure, bearing capacity, slope stability, and permeability. Foundations, embankments, retaining walls, earthworks and underground openings are all designed in part with theories from soil mechanics.

  • TANAH:y Tanah adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik.y Lapisan tanah yang suburLapisan tanah yang subury Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah

    mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus b i k St kt t h b j j di t t sebagai penopang akar. Struktur tanah yang berongga-rongga juga menjadi tempat

    yang baik bagi akar untuk bernafas dan tumbuh. Tanah juga menjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme. Bagi sebagian besar hewan darat, tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak.

    y Dari segi klimatologi, tanah memegang peranan penting sebagai penyimpan air dan menekan erosi, meskipun tanah sendiri juga dapat tererosi.menekan erosi, meskipun tanah sendiri juga dapat tererosi.

    y Komposisi tanah berbeda-beda pada satu lokasi dengan lokasi yang lain.