Mekanisme dan Implikasi Desentraliasi Mekanisme Pelayanan

Download Mekanisme dan Implikasi Desentraliasi Mekanisme Pelayanan

Post on 25-Jan-2017

223 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • ffin fittil,.i"r uu t'to. 22l1ggglf;?nsfemerintahan Daerah,

    lffi o.'.,,SY2014 tenta ng Desa l

    :EM PTMERINTAHAN

    riibalian uuD 1e45)Lafil Ansorl

    INDONESIA

    Futero Astomo

    BAnLDAIAMil rrysoxrsrn,' :"$tttriad,i:,*t*1

    FAKULTAS HUKUM

    UNIVFNSilAS PHMBANOUNAN NASIOHAL NVETSRAN'''AKARTA

  • JT'RIIALffiFAKULTAS HUKUM UPN "VETERAN,, JAKARTA

    Vol .1,No.1, Juni 1014 ISSH 1693 i1458

    SUSUNAN PENGURUs

    Pembina{ektor UPN' Veteran"Jakarta

    Mitra BestariProf .Drs. Koesparmono lrsan , SH.,MBAPrnf. Dr. AbdulManan, SH.,$1F., M.Hum

    Dr. Erni Agustina,SH., Sp.NDr. M. Ali Zaidan ,SH.,MH

    Penanggung JawabDrs.Djamhari Hamza, SH.,MH., MM

    Pemimpin RedaksiSuherman SH.. LLM

    Dewan RedaksiDwi Aryanti Ramadhani ,SH.,MH

    Wien Sukarmini.SHAndriyanto Adi Nugroho,SH.,MH

    Sugianto SE.,MMSyarah Tuti Alawiyah, $H.,MH

    .Redaksi PelaksanaKhoirur Rizal Lutfi, SH., MH

    Lutfil Ansori, Slll., MHStaf Tata UsahaSulastri ,SH. MH

    lr.Yuliana YuliW.MMKhoiri Kalyubi

    Staf lTRika Aprilina Amd.KomP

    Pembantu UmumKuswara $E

    AtiSarmiliKalyubiAlamat Redaksi

    Jl RS Fatmawati, Pondok Labu, Jakarta SelatanEmail : jurnal.Yuridis@gmail.com

    PenerbitYayasan Penerbit UPN " Veteran"Jakarta Jl RS Fatmawati Pondok Labu

    Jakarta Selatan

    Jumal tlmiah Hukum "YlJRlOtS" diterbitkan enam bulan sekali, aleh Fakultas HukumIJPN "Veteran'Jakarta, dimaksudkan sebagai media pertukaran informasidan karyailmiah antar staf pengajar, mahasiswa, alurnni dan pembaca yang benninat sertamasyarakat pada umumnya,

  • PENGANTAR

    REDAKSI

    Assalamu' alaikum lVn Wb.

    JURNAL YURIDIS' Vol. 1 No. 1, Juni 2014

    Stgutu puji bagi Dzat yangsalalu memberikan segala bentuk ni'mat-

    Nya, sehingga atas perkenan-Nya Jurnal Yuridis Fakultas Hukum Uni-versitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta dapat terbit.

    JURNAL YURIDIS Vol. 1. No. I Edisi Juni 2014 ini merupakanakumulasi tulisan yang berasal dari beberapa hasil penelitian dan karya

    tulis untuk melanjutkan kegiatan publikasi ilmiah melalui jurnal yangtelah berjalan sebelumnya. Dalam penerbitan kali ini terdapat perubahan

    dalam beberapa hal teknis. Perubahan tersebut dimaksudkan untuk upayaperbaikan Jurnal Yuridis yang terbit sebelumnya. Sebagai wujud komit-men terhadap ilmu pengetahuan, Jurnal Yuridis mencoba memberikankontribusi ilmiah agar dapat menjadi inspirasi dan motivasi, serta mem-

    buka wawasan dalam bidang penelitian dan pengembangan ilmu hukum.

    Jurnal Yuridis edisi kali ini memuat 8 tulisan yang berupa penelitian dan

    artikel konseptual. Secara garis besar, tema yang diangkat dalam terbi-tan kali ini adalah "pertanggungjawaban dalam hukum". Konsep per-tanggungiawaban dikaitkan dengan beberapa kajian yang lebih spesifik

    seperti, pertanggungjawaban dalam konteks hukum tata Negara dan

    hukum administrasi negar4 pertanggungiawaban dalam hukum pidan4

    pertanggungjawaban Negara sebagai anggota masyarakat internasional

    dan tanggungiawab Negara untuk memenuhi hak-hak personal warga

    negaranya.

    Tentu masih dapat dijumpai beberapa kekurangan dalam penyusunanya.

    Oleh karenanya saran dan kritik akan bermanfaat bagi kami untuk per-baikan dalam penerbitan di masa yang akan datang. Saran dan kritikdapat disampaikan melalui email: jurnal.yuridis@gmail.com.

    Demikianlah, semoga Jurnal Yuridis edisi ini dapat bermanfaat bagipembaca dan selamat membaca!

    Wass alamu' alaikum Wn Wb.

    Redaksi

  • DAFTAR ISI

    PENGANTAR REDAKSI

    DAFTAR ISI

    FUNGSI LEGISLATIF DESA PASCA REFORMASI (Telaah Kritis atas UUNo. 2211999 tentang Pemerintahan Daerah, UU No. 32/2004 tentangPemerintahan Daerah, dan UU No. 6/2014 tentang Desa) | - 22Riza Multazam Luthfu

    PERTANGGUNGJAWABAN WAKIL PRESIDEN MENURUT SISTEMPEMERINTAHAN INDONESIA (Studi Pertanggungiawaban Wakil PresidenPasca Perubahan UUD 1945) ... 23 - 4lLutfil Ansori.

    EKSISTENSI PERADILAN ADMINISTRASI DALAM SISTEM NEGARAHUKUM INDONESIA 43 .56Putera Astomo

    TANGGUNG JAWAB JABATAN DAN TANGGLTNG JAWAB PRIBADIDALAM PENIYELENGGARAAN PEMERTNTAHAN DI INDONESIA........ 57 - 72Sufriadi

    MEKANISME DAN IMPLIKASI DESENTRALISASI PELAYANANPUBLIK TERHADAP WEWENANG PEMERTNTAH DAERAH DITINJAUDARI UNDANG-LTNDANG NO. 25 TAHLTN 2OO9 TENTANGPELAYANAN PUBLIK 73 - 89Dian Kus Pratiwi

    TEORI HUKUM ALAM DAN KEPATUHAN NEGARA TERHADAPHUKUM INTERNASIONAL ....... 9I-106Khoirur Rizal Lutfi

    NORMA, SANKSI DAN TEORI PIDANA INDONESIM Ali Zaidan

    t07-124

    HAK-HAK PERSONAL DALAM HUKUM PERDATA EKONOMI DIINDONESrA...... 125-137Suherman, Dwi Aryanti R, Yuliana Yuti W

  • Jurnal Yuridis Vol. I No. l. Juni 2014 : 73 - 89 ISSN 16934458

    MEKANISME DAN IMPLIKASI DESENTRALISASI PELAYANANPUBLIK TERIIADAP WEWENANG PEMERINTAH DAERAH DITINJAUDARI UNDANG-UNDANG NO. 25 TAHUN 2OO9 TENTANG PELAYANAN

    PUBLIK

    Dian Kus PratiwiFakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UIt) Yogyakarta

    E-mail: dian.pratiwi. sh@gmail.com

    AbstrakPenelitian ini bertujuan mengkaji pemerintahan daeruh dan asas desentralisasi dibidang pelayanan publik ditinjau dari UU No. 25 Tahun 2009 tentang PelayananPublik dan mengetahui mekanisme dan implikasinya. Penelitian ini merupakanpenelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif, dengan metode yuridisnormatif, yakni dengan cara meneliti data sekunder, mencakup bahan hukumprimer, sekunder, dan tersier. Dianalisa dengan intepretasi terhadap mekanismedan implikasi desentralisasi pelayanan publik terhadap wewenang pemerintahdaerah ditinjau dari UU Pelayanan Publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwapelaksanaan desentralsasi pelayanan publik dilatarbelakangi oleh pelimpahankekuasaan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Pengaturan mekanismedesentralisasi pelayanan publik diatur menurut asas-asas maupun ketentuan yangtercantum dalam UU No. 25 Tahun 2009. Dimana dalam pelaksanaannyamempunyai beberapa implikasi positif maupun negatif.

    Kata kunci : Desentralisasi" Pelavanan Publik.

    AbstractThe legal purpose rs to deepen knowledge of local governance anddecentralization principles in public service ministry in terms of UU No. 25Tahun 2009 andfind out the mechanisms and implications decentralization of thelocal government. This research is a normative lsw prescriptive with normativejuridical methods, by researching secondary data and then analyzed with theinterpretation of the mechanisms and implications public services to localgovernment authority in terms of the Public Service Act. Results showed that theimplementation of public semice decentralization motivated by devolution ofpower from central to local government. Arrangements for public servicesthrough decentralized is according to the principles in UU No. 25 Tahun 2009.Implementation shows that has some positive and negative implications.

    Key words: decentralization, public service.

    73

  • Mekanisme dan Implikasi Dian Kus Pratiwi

    A. PENDAHULUANPembukaan Undang-Undang Dasar 1945 Negara Republik Indonesia

    menyebutkan bahwa tujuan Negara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa

    Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum,

    mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban dunia yangberdasarkan kemerdekaan, perdamaiaan abadi dan keadilan sosial. Untukmewujudkan tujuan Negara tersebut maka salah satu cara yaitu denganmelaksanakan pembangunan nasional. Pembangunan yang berkelanjutan tersebut

    di laksanakan oleh pemeintah pusat dan pemerintah daerah. Pembangunan olehpemerintah pusat berkaitan dengan sektor-sektor yang lebih global, sedangkanpembangunan di daerah dilaksanakan oleh pemerintah daerah sebagaikepanjangan tangan pemerintah pusat.

    Dengan lahirnya UU No. 32 tahun 2004 yang menggantikan UUsebelumnya yaitu UU No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah mak4mekanisme pembangunan daerah antara pemerintah pusat dan daerah pun menjadi

    berbeda.

    Dalam manajemen penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunanpola-pola penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang sentralististikmenjadi kurang aktual, sehingga perlu pendekatan desentralistik. Peranpemerintah lebih ditekanankan sebagai regulator dan fasilitator untukmenciptakan iklim yang kondunsif. Birokrasi pemerintahan tidak lagimenampilkan sosok sebagai penguas4 tetapi sebagai pelanyan masyarakat. Semua

    bentuk kegiatan pemerintah dan pembangunan harus dikelola secara transparandan dapat dipertanggun giawabkan kepada publik.

    Dalam rangka melaksanakan tujuan Negara khususnya untuk memajukan

    kesejahteraan umum melalui pembangunan nasional , negara berkewajiban salah

    satunya yaitu melayani setiap warganegara dan penduduk untuk memenuhi hak

    dan kebutuhan dasarnya dalam kerangka pelayanan publik, dimana telah diamanatoleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan telah

    diatur dengan Undang-Undang No. 25 tahun 2009. Pelayanan publik yang diberikan pemerintah pada rakyat tersebut tentu saja tidak dilaksanakan secaxalangsung oleh pemerintah pusat kepada rakyat, akan tetapai melalui pemerintah

    daerah sebagai kapanjangan tangan dari pemerintah pusat didaerah untukmelaksanakan pembangunan tersebut sesuai dengan UU No. 32tahun2004.

    Sistem pemerintahan yang terdesentralisasi sesuai dengan UU No. 32Tahun 34 tentang Pemerintahan Daerah, sejatinya pemerintah daerah memiliki

    hak dan kewajiban yang luas untuk menciptakan pelayanan publik semakin baik.

    Hal ini karena pemberian otonomi daerah dari pemerintah pusat kepadapemerintah daerah bertujuan untuk menciptakan pemerintahan yang semakinefisien dan pemerintahan yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat(p art i c ip atory de m ocr acy) .

    74

  • Jumal Yuridis Vol. I No. l. Juni 2014 :73 - 89 ISSN 16934458

    Konsepsi ot

Recommended

View more >