materi p1

Click here to load reader

Post on 10-Dec-2015

14 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Slide 1

PRAKTIKUM BIOKIMIAPERCOBAAN 1PENETAPAN KADAR ASAM AMINO DENGAN METODE TITRASI FORMOL

Pengampu Percobaan 1Gol. I Dora, Gol. II Nilam, Gol. III FeraGol. IV Drs. Ibrahim Arifin, M.Sc., Apt.Kelas Sore Desy

TUJUAN PRAKTIKUMMengetahui kadar asam amino dalam gelatin yang dipecah oleh enzim papain dengan titrasi formol.

TEORIAsam amino terdiri dari sebuah gugus amino, sebuah gugus karboksil, sebuah atom hidrogen, dan rantai cabang yang terikat pada sebuah atom C.

Dalam protein terdapat 20 asam amino utama yang berperan sebagai pembangun. Masing-masing asam amino berbeda satu dengan yang lain pada rantai samping atau gugus R.

Asam-asam amino diperlukan dalam sintesis protein tubuh

Metabolisme asam amino dibagi dalam tiga jalur, yaitu ;2 jalur katabolisme yang merupakan proses degradasi dan glukoneogenesis1 jalur anabolisme yang merupakan proses sintesis protein

Hasil akhir dari metabolisme asam amino yaitu berupa urea, keratin, asam urat, dll.Prinsip titrasi formol yaitu :Larutan protein dinetralkan dengan basa (NaOH), kemudian ditambah formalin sehingga terbentuk dimetilol.Dengan terbentuknya dimetilol maka gugus amino protein sudah terikat dan tidak mempengaruhi reaksi antara asam (gugus karboksil) dengan basa NaOH sehingga akhir titrasi dapat diakhiri dengan tepat.Reaksi yang terjadi :

ALAT DAN BAHAN PERCOBAANALAT(2) Biuret(2) Klem dan statim(2) Beker glass(2) Batang pengaduk(2) Lampu spiritus (2) Gelas ukur(12) Erlenmeyer

BAHANLarutan gelatin 5%NaOH 0,1 NPhenolpthaleinHCl 0,1 NFormaldehid 16% dinetralkan dengan alkaliLarutan papain 1%Indikator universal

YANG PERLU DIPERSIAPKAN !!!Buatlah Aqua Bebas CO2 sehari sebelum praktikum!

Pembuatan Larutan Gelatin 5% sebanyak 100 mlPembuatan NaOH 0,1 N sebanyak 100 mlPembuatan HCl 0,1 N sebanyak 50 mlPembuatan Formaldehid 16% sebanyak 200 mlPembuatan Larutan Papain 1% sebanyak 25 ml

CARA KERJA100 ml larutan gelatin 5% + PP

Ditambah NaOH 0,1 N ad merah muda konstan

Ditambah dengan HCl 0,1 N hingga jernih (pH 8) cek dg indikator universal

HASIL 125 ml larutan papain 1% + PP

Ditambah NaOH 0,1 N ad merah muda konstan

Ditambah dengan HCl 0,1 N hingga jernih (pH 8) cek dg indikator universal

HASIL 2Tepat jam ke 0 masukkan HASIL 2 dalam HASIL 1Maka asam amino akan pecah (hidrolisis)Campuran HASIL 2 dalam HASIL 1Ambil 10 ml sampel campuran tersebut dalam interval waktu 0, 15, 30, 60, 90, dan 120, masukkan sampel dalam erlenmeyer berlabel(lakukan duplo / replikasi 2x)Panaskan hingga mendidih lalu dinginkan, kemudian tambah 15 ml Formalin netralTambahkan 3 tetes PhenolptaleinTitrasi dengan NaOH 0,1 N ad merah muda konstan, catat vol. NaOH yang keluar, lalu hitung %N-Asam AminoCATATAN : Jangan lupa selalu foto hasil dari setiap langkah, tulisan/label pada erlenmeyer terlihat jelasBUATLAH TABEL TITRASI FORMOL SEPERTI BERIKUT :WAKTUVOLUME NaOH 0,1 N YANG DIBUTUHKANREPLIKASI 1REPLIKASI 20...........ml...........ml15...........ml...........ml30...........ml...........ml60...........ml...........ml90...........ml...........ml120...........ml...........mlCatatan : tabel telah dipersiapkan dan dibuat pada laporan sementaraRumus menghitung %N-Asam Amino :%N = Vol NaOH titrasi formol x N NaOH x 1,4 x 100%0,5 x 10WAKTUREPLIKASI 1REPLIKASI 2Vol. NaOH%N-Asam AminoVol. NaOH%N-Asam Amino0...........ml...........%...........ml...........%15...........ml...........%...........ml...........%30...........ml...........%...........ml...........%60...........ml...........%...........ml...........%90...........ml...........%...........ml...........%120...........ml...........%...........ml...........%BUATLAH TABEL PERHITUNGAN %N-ASAM AMINO SEPERTI BERIKUT :Catatan : tabel telah dipersiapkan dan dibuat pada laporan sementaraBuatlah Kurva Titrasi Waktu Vs Volume NaOH 0,1 N pada Titrasi FormolContoh :Contoh :Buatlah Kurva Waktu Vs %N-Asam Amino