mata kuliah etika profesi dari kelompok 5 etika profesi, etika pergaulan, etika kantor

Download Mata Kuliah Etika Profesi dari Kelompok 5 ETIKA PROFESI, ETIKA PERGAULAN, ETIKA KANTOR

Post on 29-Nov-2014

612 views

Category:

Education

9 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Presentasi Mata Kuliah Etika Profesi dari Kelompok 5 Jurusan MA UNS (ETIKA PROFESI, ETIKA PERGAULAN, ETIKA KANTOR)

TRANSCRIPT

  • 1. 1.BIANDOKO SETIA AJI ( D1509017 ) 2.IMA SAM PUTRI ( D1509043 ) 3.NURUL KHOMARIYAH ( D1509065 ) 4.TOTALIA ( D1509087 ) 5.YUNITA RIA E ( D1509095 )
  • 2. ETIKA PROFESI, ETIKA PERGAULAN, ETIKA KANTOR Tugas: Mata Kuliah ETIKA PROFESI
  • 3. Dalam kehidupan di segala bidang diperlukan suatu sistem yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita.
  • 4. Etika adalah filsafat nilai, pengetahuan tentang nilai-nilai, ilmu yang mempelajari soal kebaikan da keburukan di dalam hidup manusia semuanya, terutama mengenai gerak-gerik pikiran dan rasa yang merupakan pertimbangan dan perasaan sampai mengenai tujuannya bentuk perbuatan. (H. Abdul Wahid,2009 : hal 33) PENGERTIAN ETIKA
  • 5. Etika profesi adalah keseluruhan tuntutan moral yang terkena pada pelaksanaan sebuah profesi. ( Yustina Rostiawati, 1989 : hal 76). Peranan etika dalam profesi : 1. Nilai etika tidak hanya milik satu atau dua orang, atau segolongan orang saja, tetapi milik setiap kelompok masyarakat. Dengan nilai-nilai etika tersebut,suatu kelompok diharapkan akan mempunyai tata nilai untuk mengatur kehidupanbersama.
  • 6. Nilai etika tidak hanya milik satu atau dua orang, atau segolongan orang saja, tetapi milik setiap kelompok masyarakat. Dengan nilai- nilai etika tersebut,suatu kelompok diharapkan akan mempunyai tata nilai untuk mengatur kehidupanbersama. golongan masyarakat yang mempunyai nilai-nilai yang menjadi landasan dalam pergaulan baik dengan kelompok atau masyarakat umumnya maupun dengan sesama anggotanya, yaitu masyarakat profesional. Sorotan masyarakat menjadi semakin tajam manakala perilaku- perilaku sebagian para anggota profesi yang tidak didasarkan pada nilai-nilai pergaulan yang telah disepakati bersama (tertuang dalam kode etik profesi), sehingga terjadi kemerosotan etik pada masyarakat profesi tersebut. Peranan etika dalam profesi :
  • 7. Etika pergaulan adalah sopan santun atau tata peranan dalam pergaulan yang sesuai dengan situasi dan keadaan serta tidak melanggar norma-norma yang berlaku baik norma agama, kesopanan, adat, hukum, dll. Etika berkaitan dengan hubungan individu dengan sesamanya.
  • 8. Bersikap sopan santun dan ramah Penuh perhatian terhadap orang lain (empaty) Mampu menjaga perasaan orang lain Berusaha untuk saling membantu bila melihat teman kerja membutuhkan bantuan Mampu mengendalikan emosi Cara memahami etika pergaulan adalah seperti berikut ini, diantaranya :
  • 9. 1. Perkenalan 2. Berjabat Tangan 3. Ucapan Salam 4. Berfikir Rasional Obyektif 5. Berbicara 6. Mendengarkan 7. Sikap Duduk yangt Sopan 8. Kesopanan Berjalan Bentuk Sopan Santun Dalam Pergaulan
  • 10. 3. ETIKA KANTOR
  • 11. beberapa pedoman dalam pergaulan kantor yang patut dihindari karena bertentangan dengan etika kantor : Membentuk kumpulan yang menentang rekan-rekan yang tidak sepaham. Sering tidak masuk kerja sehingga mengganggu aktivitas kantor Sering terlambat datang dan cepat-cepat pulang Sering menggunakan telepon kantor untuk kepentingan pribadi. Meninggalkan tugas karena Atasan tidak ada ditempat ETIKA KANTOR Dalam pergaulan kantor harus berpedoman kepada etika perkantoran sebagai pegangan dan petunjuk bergaul secara wajar, sopan dan simpatik.
  • 12. Bersifat menjilat keatas dan menekan kebawah. Menggunakan tempat kerja dengan tidak semestinya Menunda pekerjaan yang seharusnya dapat diselesaikan Boros dalam menggunakan alat-alat kantor Tidak merawat alat-alat kantor yang dipercayakan Menggunakan fasilitas kantor tanpa ijin Melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan pekerjaan, misalnya : menulis surat pribadi, mengisi teka-teki silang, membaca majalah, bertamu kebagian lain padahal tidak ada urusan pekerjaan.
  • 13. Menghadap atasan 1. mengetuk pintu terlebih dahulu, jangan masuk sebelum dipersilahkan 2. baru duduk setelah dipersilahkan 3. tidak meletakkan tangan atau barang milik pribadi di meja 4. tidak menaruh kaki diatas kaki yang lain 5. menutup pintu kembali seperti keadaan semula Duduk dan berdiri 1. sewaktu sedang duduk, apabila didatangi orang yang lebih tinggi kedudukannya dari kita sebaiknya kita berdiri atau mempersilahkan duduk 2. bila berdiri kita tidak berkacak pinggang, memasukkan tangan ke dalam saku, bersilang tangan atau bersandar di tiang Hal-hal yang diperhatikan dan berhubungan dengan etika kantor antara lain :
  • 14. Berjalan 1. tidak menyeret sepatu 2. berjalan di jalan raya, kita harus disisiyang melindungi ( kecuali wanita dengan atasan pria) Berbicara 1. mata memandang kearah wajah keseluruhan, tidak mata kearah mata. 2. tidak menggunakan topi atau kacamata hitam kecuali sakit mata 3. tidak sambil mengunyah makanan.
  • 15. BAB III PENUTUP Etika pergaulan di dalam organisasi misalnya hubungan dengan atasan atau hubungan dengan bawahan atau rekan sejawat. Dengan begitu diharapkan juga dapat menciptakan kondisi yang efektif dalam bergaul di kantor menurut aturan- aturan yang berlaku. Sehingga dapat memperlancar aktivitas tatanan pekerjaan namun ada beberapa hal pula yang perlu dihindari dari pergaulan kantor dengan etika kantor karena tidak sesuai. KESIMPULAN
  • 16. END