manual operation genset

Download Manual Operation Genset

Post on 06-Nov-2015

387 views

Category:

Documents

31 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kontraktor

TRANSCRIPT

Persiapan Untuk Operasi

OPERATION MANUAL

GENSET 2 X 1300 KVA

2 X 1050 KVA

PT. BERKAT MANUNGGAL ENERGIbmeBAB 1

1. PENGANTAR

1. PendahuluanA. Latar Belakang

Catu daya utama yaitu PLN sangat berpengaruh terhadap penyediaan energy listrik bagi masyarakat, dikarenakan energy listrik dari PLN tidak selalu continue dalam penyalurannya yang suatu saat pasti terjadi pemadaman dari PLN sendiri,Maka suplai energi listrik sangat diperlukan oleh Gedung Perkantoran dalam menjalankan aktivitasnya karena didalam gedung tersebut banyak perusahaan yang menggunakan alat kerja yang bersumber tenaga dari listrik.,Sehingga jika PLN padam, maka suplai energi listrik dari PLN pun mati. Seluruh aktivitas pekerjaan jadi terhenti.

Untuk mengatasi hal tersebut kami dari PT. Berkat Manunggal Energi diberikan tanggung jawab pekerjaan untuk instalasi Genset, maka dengan ini kami selaku kontraktor pelaksana untuk pekerjaan instalasi genset ingin memberikan pedoman operasional dan perawatan, dikarenakan untuk proyek Menara Prima 2 telah memasang catu daya cadangan, (Genset). Yang mana genset tersebut sebagai back up jika terjadi pemadaman dari PLN. Dan untuk pengoperasiannya genset nantinya akan dilakukan oleh operator yang sudah di tunjuk oleh Owner untuk merawat dan mengoperasikan genset secara manual maupun auto.B. Tujuan

Tulisan ini bertujuan untuk mempermudah bagi operator untuk mengoperasikan dan merawat genset secara manual pada saat terjadi gangguan pada sumber listrik utama gedung dalam hal ini Listrik supply PLN yang tiba-tiba mati dan untuk perawatannya selama Genset Standby, maka kami buatkan pedoman untuk pekerjaan pelaksanaan dan perawatan genset.

2. DAFTAR ISIBAB 1 : Pengantar

1. Pendahuluan

2. Daftar isi

BAB 2 : Informasi Umum Proyek1. Uraian Umum Proyek

2. Uraian Umum Sistem

BAB3 : Prosedur Pengoperasian1. Pengoperasian Otomatis

2. Pengoperasian Manual

3. Inspeksi Rutin

4. Prosedur Darurat

5. Troubleshooting

BAB4 : Prosedur Pemeliharaan 1. Pemeliharaan Sesuai requipment Vendor/ Manufacturer

2. Matriks/table singkat pemeliharaan

BAB5 : Schedule Peralatan1. Schedule peralatan terpasang sudah tercantum didalam matrik pemeliharaan2. Schedule spare part sudah tercantum didalam Matrik Pemeliharaan 3. Detil contact person vendor/manufacturer

BAB6 : Jaminan1. Data uji parsial

2. Data testing commissioning

3. Serifikat uji

4. Salinan sertifikasi pihak berwenang

5. Jaminan vendor/manufacturer

BAB7 : literature1. Lirteratur dari vendor

2. Brosur

3. Material approval

4. Single line diagram

BAB 2

INFORMASI UMUM PROJECT

1. Uraian Umum Proyek

Proyek ini merupakan proyek pembangunan gedung Menara Prima 2 yang merupakan gedung perkantoran berlantai 28 yang terletak di Jl.Lingkar Mega kuningan Blok 6.2, Jakarta. Yang bersebelahan dengan gedung Menara Prima 1 yang juga merupakan gedung pertama dan akan berhubungan dengan gedung Menara Prima 2 ini.2. Uraian Umum System

System pekerjaan pada unit genset ini merupakan system yang sangat modern untuk sebuah genset unit yang gunanya tidak hanya untuk back up tapi juga dapat sebagai pembangkit listrik secara continue yang mana untuk system kerjanya semua berjalan secara otomatis pada saat terjadinya pemadaman listrik oleh PLN, disini genset dapat bekerja secara otomatis dalam waktu 3 detik pada saat PLN black out atau padam dan setelah 18 detik sudah dapat memback up seluruh penerangan dalam gedung dan genset akan mati pada saat PLN kembali menyala secara otomatis dengan yang disebut system synchrone dan back synchrone tanpa kedip, dimana untuk system tersebut dapat diatur oleh system dalam panel control genset.BAB 3PROSEDUR PENGOPERASIAN UNIT GENSET

BAB 3 PROSEDUR PENGOPERASIAN

1. Pengoperasian Otomatis

Untuk pengoperasian otomatis di modul Panel genset harus dipilih dalam posisi AUTO. Pada mode pengoperasian otomatis semua operasi mulai dari Auto start / stop Genset, pengaturan tegangan dan frekuensi dilakukan oleh modul dari Panel Kontrol Genset ( PKG ). Genset dalam mode ini menjadi obyek dan menunggu perintah dari PKG. Jadi bila terjadi PLN padam dan secara otomatis memerintahkan PKG untuk menghidupkan genset dan mensuplai tegangan. Operator hanya perlu mengawasi apabila ada hal-hal yang perlu ditangani.

Setelah PLN kembali, breaker genset akan ON terus tergantung penyetingan waktu di modul PKG ( Return Delay ). Setelah waktu tercapai breaker akan OFF dan genset akan dimatikan oleh modul PKG setelah melalui proses pendinginan atau cooling down selama 3 menit.

Cara pengaktifan mode otomatis :

Modul Deepsea di modul genset tekan di posisi AUTO.

3. Pengoperasian Manual

Untuk pengoperasian manual pada modul panel genset tekan gambar tangan setelah itu tekan tombol warna hijau. Pada mode pengoperasian manual ini untuk start / stop genset, pengaturan tegangan dan frekuensi dilakukan dari panel Genset. Pengoperasian manual ini biasanya dilakukan bila untuk mengopersikan mesin dari modul lokal genset, semisal untuk pemanasan ( warming up ) genset atau pengecekan genset. Dan bila terjadi pengaturan otomatis di modul Panel control genset ( PKG ) bermasalah.

Jadi bila terjadi PLN padam pertama-tama dioperasikan genset dengan pengopererasian manual dengan cara menekan tombol tangan lalu tekan tombol warna hijau untuk menstarter genset. Setelah genset beroperasi lihat setingan tegangan dan frekuensinya di modul genset. Selanjutnya ke panel Kontrol Genset ( PKG ) untuk pengoperasian close breaker dan tegangan dapat di distribusi ke jaringan.

Setelah PLN kembali dengan ditandai dengan lampu indikasi RST di Panel Incoming PLN menyala, maka dilakukan pergantian dari Daya Genset ke PLN. Setelah itu ke modul genset dan menunggu sekitar 3 menit untuk pendinginan ( cooling down ) genset baru tekan tombol warna merah untuk mematikan genset.

Cara pengaktifkan mode manual ;

Tekan tombol gambar tangan di Modul genset setelah itu tekan tombol warna

Hijau dan genset akan beroperasi ( Running )

Tekan tombol warna merah di modul genset untuk mematikan ( stop ) genset.

4. INSPEKSI RUTIN

Inspeksi rutin ini dilakukan dalam rangka dalam untuk pengecekan persiapan pengoperasian genset. Meliputi genset dan alat pendukung genset .

Ada 3 Inspeksi Rutin yang dilakukan ;

A. Inspeksi Harian ( Daily Check )

Untuk inspeksi harian meliputi :

Pengecekan batas ( level ) bahan bakar di tangki harian ( daily Tank ) dan kran-kran telah pada posisi yang semestinya.

Pengecekan batas air pendingin di radiator.

Pengecekan batas oli mesin

Pengecekan baterai/Accu, periksa kekencangan pool-poolnya.

Pengecekan kebersihan daerah operasi atau daerah kerja.

B. Inspeksi Mingguan ( Weekly Check )

Inspeksi Mingguan adalah pengulangan Inspeksi harian dan ditambah beberapa jenis

Inspeksi Meliputi :

Pengecekan sediment Lumpur di tangki harian, dengan cara menguras sedikit untuk mengeluarkan sediment Lumpur tersebut.

Pengecekan batas/level elektrolit di baterai/accu, karena proses charge dari panel maka timbul panas dan pastinya ada proses penguapan yang mengurangi elektolit tersebut.

Pengecekan terhadap kondisi dan operasi mesin, meliputi suara, kebocoran dan parameter mesin.

C. Inspeksi Bulanan ( Montly Check )

Inspeksi Bulanan adalah pengulangan dari inspeksi harian dan mingguan dan

Ditambah beberapa jenis inspeksi, meliputi :

Pengecekan penyaring udara/air cleaner, harus tetap bersih dan kering.

Pengecekan tali kipas ( drive belt ), periksa kekencangan dan kondisinya.

Pengecekan system operasional genset secara manual dan otomatis dari modul Panel Kontrol Genset ( PKG ) sampai ke beban.

5. PROSEDUR DARURAT

Prosedur darurat bila terjadi keadaan dimana genset terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya :

Terjadi noise yang berlebihan dari dalam mesin.

Terjadi percikan api dari generator

Terjadi ledakan dari generator

Terjadi kebocoran oli yang sangat banyak.

Terjadi fail pada system safety device

Terjadi hal-hal lain yang membahayakan genset dan keselamatan operator.

Bila terjadi hal-hal diatas, penanganannya langsung tekan tombol Emergency Stop yang ada di panel modul genset agar genset segera berhenti beroperasi.

Bila tombol Emergency Stop di panel modul genset tidak berfungsi karena sesuatu hal, ada tuas Emergency Stop di atas Governor Actuator yang cara kerjanya didorong kedepan dan ditahan sampai genset berhenti. Karena cara kerja tuas Emergency Stop menahan suplay bahan bakar ke ruang bakar sehingga tidak terjadi pembakaran dan akibatnya mesinnya berhenti.

Dan setelah genset berhenti lakukan tindakan pencegahan dan segara hubungi teknisi yang pengalaman dan berkentingan di bidang ini. Jangan sekali-kali lakukan penanganan sendiri kalau belum faham akan bahaya yang akan terjadi. Segera mungkin isolasi daerah area genset dan segera kontak agen distribusi atau teknisi .

5. TROUBLESHOOTING

A. Genset tidak bisa start

Ada banyak hal/faktor yang menyebabkan genset tidak bisa start, yaitu

Kabel baterai/accu kelum terpasang. Apabila kabel battery belum terpasang, misalnya setelah perawatan dan lupa untuk memasang kembali. Dan pastikan kabel terpasang dengan baik dan periksa kekencangan sambungan di pool-poolnya.

Baterai/accu sudah lemah atau drop, modul sudah memerintahkan genset untuk start tetapi tidak bisa. Bila terjadi keadaan ini, periksa penunjukan DC amper