makalah titi astuti 2003

Download Makalah Titi Astuti 2003

Post on 29-Oct-2015

48 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

ASUHAN KEPERAWATAN IBU DENGAN GANGGUAN REPRODUKSI: MENSTRUASI

Disusun Oleh :

Edy Riawan (11200016)Tesi Noviana (1120034)TINGKAT II REGULERKEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNG KARANG

JURUSAN KEPERAWATAN 2013KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan kehendak-Nyalah makalah yang berjudul Askep Ibu dengan Gangguan Reproduksi: menstruasi ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Dalam penulisan makalah ini kami banyak menemukan kesulitan yang disebabkan oleh kurangnya ilmu pengetahuan. Namun, berkat dorongan dan bimbingan berbagai pihak, akhirnya makalah ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada :

1. Koordinator Mata Ajar Keperawatan Maternitas I, Ibu Titi Astuti, M.Kep., Sp.Mat

2. Teman-temanku dan semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung yang tidak dapat disebutkan satu per satu.Kami menyadari, sebagai seorang mahasiswa yang pengetahuannya belum seberapa dan masih perlu banyak belajar dalam penulisan makalah ini, bahwa makalah ini masih banyak memiliki kekurangan. Oleh karena itu, kami mengharapkan adanya kritik dan saran yang positif dan bersifat membangun agar makalah ini memiliki daya guna di masa yang akan datang.Harapan kami, mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan rekan mahasiswa.Bandarlampung, 19 Maret 2013

PenyusunDAFTAR ISIKATA PENGANTAR....................................................................................... iDAFTAR ISI ...................................................................................................... iiBAB I PENDUHULUAN1.1 Latar Belakang................................................................................................. 1

1.2 Rumusan Masalah............................................................................................ 21.3 Tujuan.............................................................................................................. 31.4 Manfaat............................................................................................................4BAB II TINJAUAN PUSTAKA2.1 Definisi Menstruasi..........................................................................................52.2 Siklus Menstruasi.............................................................................................52.3 Gangguan dalam Menstruasi............................................................................42.3.1 Definisi............................................................................................. 72.3.2 Macam Gangguan Menstruasi.......................................................... 72.3.2.1 Premenstrual Tension (ketegangan prahaid)......................72.3.2.2 Disminorea........................................................................ 92.3.2.3 Perdarahan Uterus Abnormal............................................ 121). Hipermenore (menorraghia)......................................... 122). Amenore....................................................................... 153). Hipermenorhoe (kriptomenorrhea)............................... 214). Polimenorea (epimenoragia)......................................... 215). Oligomenorrhoe ........................................................... 216). Metroragia .....................................................................22

7). Mestodinia atau Mastalgia..............................................22BAB III PEMBAHASAN KASUS

PROSES KEPERAWATAN......................................................................23

BAB IV PENUTUP3.1 Kesimpulan...................................................................................................... 293.2 Saran.................................................................................................................30DAFTAR PUSTAKABAB 1PENDAHULUAN1.1. Latar BelakangMenstruasi atau haid mengacu kepada pengeluaran secara periodik darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim wanita. Menstruasi dimulai saat pubertas dan menandai kemampuan seorang wanita untuk mengandung anak, walaupun mungkin faktor-faktor kesehatan lain dapat membatasi kapasitas ini. Menstruasi biasanya dimulai antara umur 10 dan 16 tahun, tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan wanita, status nutrisi, dan berat tubuh relatif terhadap tinggi tubuh. Menstruasi berlangsung kira-kira sekali sebulan sampai wanita mencapai usia 45 50 tahun, sekali lagi tergantung pada kesehatan dan pengaruh-pengaruh lainnya. Akhir dari kemampuan wanita untuk bermenstruasi disebut menopause dan menandai akhir dari masa-masa kehamilan seorang wanita. Panjang rata-rata daur menstruasi adalah 28 hari, namun berkisar antara 21 hingga 40 hari. Panjang daur dapat bervariasi pada satu wanita selama saat-saat yang berbeda dalam hidupnya, dan bahkan dari bulan ke bulan tergantung pada berbagai hal, termasuk kesehatan fisik, emosi, dan nutrisi wanita tersebut.

Menstruasi merupakan bagian dari proses reguler yang mempersiapkan tubuh wanita setiap bulannya untuk kehamilan. Daur ini melibatkan beberapa tahap yang dikendalikan oleh interaksi hormon yang dikeluarkan oleh hipotalamus, kelenjar dibawah otak depan, dan indung telur. Pada permulaan daur, lapisan sel rahim mulai berkembang dan menebal. Lapisan ini berperan sebagai penyokong bagi janin yang sedang tumbuh bila wanita tersebut hamil. Hormon memberi sinyal pada telur di dalam indung telur untuk mulai berkembang. Tak lama kemudian, sebuah telur dilepaskan dari indung telur wanita dan mulai bergerak menuju tuba Falopii terus ke rahim. Bila telur tidak dibuahi oleh sperma pada saat berhubungan intim (atau saat inseminasi buatan), lapisan rahim akan berpisah dari dinding uterus dan mulai luruh serta akan dikeluarkan melalui vagina. Periode pengeluaran darah, dikenal sebagai periode menstruasi (atau mens, atau haid), berlangsung selama tiga hingga tujuh hari. Bila seorang wanita menjadi hamil, menstruasi bulanannya akan berhenti. Oleh karena itu, menghilangnya menstruasi bulanan merupakan tanda (walaupun tidak selalu) bahwa seorang wanita sedang hamil. Kehamilan dapat di konfirmasi dengan pemeriksaan darah sederhana.

1.2. Rumusan Masalah1. Apakah definisi menstruasi ?

2. Bagaimana siklus menstruasi ?

3. Apakah definisi dari gangguan dalam menstruasi ?

4. Apakah definisi dari macam macam gangguan dalam menstruasi ?

5. Bagaimana patofisiologi dari macam macam gangguan dalam menstruasi ?

6. Bagaimana manifestasi klinis gangguan dalam mentruasi ?

7. Bagaimana penatalaksanaan medis dari macam macam gangguan dalam mentruasi ?

8. Bagaimana Asuhan Keperawatan klien dengan gangguan dalam menstruasi ?

1.3. Tujuan1.3.1. Tujuan UmumMenjelaskan patofisiologi dan asuhan keperawatan gangguan dalam menstruasi.

1.3.2. Tujuan khusus1. Menjelaskan definisi dari menstruasi

2. Menjelaskan siklus menstruasi

3. Menjelaskan definisi dari gangguan dalam menstruasi

4. Menjelaskan definisi dari macam macam gangguan dalam menstruasi

5. Menjelaskan patofisiologi dari macam macam gangguan dalam menstruasi

6. Menjelaskan manifestasi klinis gangguan dalam mentruasi

7. Menjelaskan penatalaksanaan medis dari macam macam gangguan dalam mentruasi

8. Menjelaskan Asuhan Keperawatan klien dengan gangguan dalam menstruasi

1.4. Manfaat1. Pembaca dapat memahami definisi, etiologi, manifestasi klinis, penatalaksanaan medis, serta patofisiologi gangguan yang terjadi pada saat menstruasi.

2. Pembaca khususnya mahasiswa keperawatan dapat memahami asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan pada saat menstruasi.

3. Perawat dapat menerapkan asuhan keperawatan yang tepat pada klien dengan gangguan dalam menstruasi.

BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1. Definisi MenstruasiMenstruasi adalah perdarahan vagina secara berkala akibat terlepasnya lapisan endometrium uterus. Fungsi menstruasi normal merupakan hasil interaksi antara hipotalamus, hipofisis, dan ovarium dengan perubahan terkait pada jaringan sasaran pada saluran reproduksi normal, ovarium memainkan peranan penting dalam proses ini, karena tampaknya bertanggung jawab dalam pengaturan perubahan perubahan siklik maupun lama siklus menstruasi (Greenspan et al, 1998).

Menstruasi adalah keluarnya darah melalui vagina, yang berasal dari rahim, berlangsung secara teratur, sebagai aspek dari kerja hormon-hormon retorik (Yanto Kadarusman,2000).

Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan pendarahan dan terjadi setiap bulannya kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi yang terjadi terus menerus setiap bulannya disebut sebagai siklus menstruasi. menstruasi biasanya terjadi pada usia 11 tahun dan berlangsung hingga anda menopause (biasanya terjadi sekitar usia 45 55 tahun). Normalnya, menstruasi berlangsung selama 3 7 hari.

2.2. Siklus menstruasi Siklus menstruasi bervariasi pada tiap wanita dan hampir 90% wanita memiliki siklus 25 35 hari dan hanya 10-15% yang memiliki panjang siklus 28 hari, namun beberapa wanita memiliki siklus yang tidak teratur dan hal ini bisa menjadi indikasi adanya masalah kesuburan.

Panjang siklus menstruasi dihitung dari hari pertama periode menstruasi hari dimana pendarahan dimulai disebut sebagai hari pertama yang kemudian dihitung sampai dengan hari terakhir yaitu 1 hari sebelum perdarahan menstruasi bulan berikutnya dimulai.

Seorang wanita memiliki 2 ovarium dimana masing-masing menyimpan sekitar 200.000 hingga 400.000 telur yang belum matang/folikel (follicles). Normalnya, hanya satu atau beberapa sel telur yang tumbuh setiap periode menstruasi dan sekitar hari ke 14 sebelum menstruasi berikutnya, ketika sel telur tersebut telah matang maka sel telur