makalah simulasi digital

Click here to load reader

Post on 11-Jul-2015

4.331 views

Category:

Technology

8 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MAKALAH SIMULASI DIGITALBUKU DIGITAL ( E-BOOK )

NAMA KELOMPOK : 1. ALIA SITI NURFATIMAH 2. ISNA SEPTIANA 3. IKA KARTIKA 4. MAYLISA HERAWATI 5. RATIH QOTIJAH 6. SITI AISYAH

YAYASAN PENDIDIKAN ABDI NEGARA BEKASI SMK ABDI NEGARA STATUS : TERAKREDITASIJl. Raya Cikarang Cibarusah Km 11 Samping PerumahanMutiara Bekasi Jaya telepon. (021) 89954016 CibarusahKATA PENGANTAR

Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas rahmat dan bimbingannya kami dapat menyusun makalah ini. Makalah ini diharapkan dapat membantu proses belajar dan dapat membantu jika ada materi yang dibutuhkan. Harapan kami, makalah ini dapat memberi dukungan positif kepada anda. Kami senang sekaligus bersyukur jika makalah ini dapat turut mengantarkan anda mencapai tujuan belajar serta meraih cita-cita dan kesuksesan pada masa depan.

DAFTAR ISI

Kata pengantar.............................................................................iDaftar isi......................................................................................iiBab 1. Buku digital......................................................................1A. perkembangan.........................................................................1-3 B. Pengertian ..............................................................................3-4 C. Kekurangan & Kelebihan .......................................................4-6Bab 2. Tentang buku digital..........................................................6Fungsi buku digital ..............................................................6Tujuan buku digital...............................................................6-7Manfaat buku digital..............................................................5

BAB IBUKU DIGITAL

Perkembangan buku digital

Ebook atau buku digital diyakini bermula pada tahun 1971 pada waktu Michael Hart memulai digitalisasi buku-buku dalam proyek yang bernama Project Guttenberg. Namun demikian gagasan adanya buku digital bermula pada waktu Vanevar Bush menulis artikel tentang Memex dalam As we may think (Press, 2000). Memex adalah a device in which an individual stores all his books, records, and communications, and in which is mechanized so that it may be consulted with exceeding speed and flexibility. It is an enlarged intimate supplement to his memory (Bush, 1945, hal. 7). Sementara itu menurut Reynolds dan Derose (1992) Andries Van Damm-lah yang mendefinisikan buku digital untuk pertama kalinya pada tahun 1976. Pada waktu itu Van Damm mengembangkan sistem pengeditan hypertext (HES) untuk membaca teks dari layar komputer. Pada saat yang sama, Allan Kay mengembangkan hal serupa dan disebutnya sebagai Dynabook untuk sebuah media yang menyerupai laptop saat ini. Namun nampaknya istilah ebooklebih diminati sebagai istilah untuk buku digital, sehingga istilah dari Van Damm inilah yang akhirnya digunakan sampai saat ini dalam bahasa Inggris (Dalam artikel ini digunakan istilah buku digital)

Evolusi buku digital untuk umum dimulai pada tahun 1981. Pada waktu itu Random Housemenerbitkan apa yang disebut dengan Electronic Thesaurusuntuk pertama kalinya. Ini adalah buku digital untuk bidang referensi yang pertama kalinya. Walaupun demikian, pada waktu itu 1

Electronic Thesauruskurang mendapatkan respons positif dari dunia perpustakaan oleh karena keterbatasan fasilitas teknologi informasi di dalam perpustakaan dan pemanfaatannya juga belum begitu besar. Meskipun tidak sangat terkait dengan perjalanan buku digital, namun sangat baik untuk disampaikan juga bahwa pada tahun 1991 Perusahaan elektronik Jepang, Sony meluncurkan Data Discmanuntuk pertama kalinya. Produk media digital yang digunakan untuk membaca CD ( Compact Disk ). Sejak saat itu, banyak orang juga membawa discmanportabel untuk mendengarkan lagu-lagu. Tidak kalah penting tonggak sejarah perkembangan buku digital dan e-reader adalah peluncuran PDA ( Personal Digital Assistant ) pertama pada tahun 1997 oleh Palmyang kemudian disusul pada tahun 1998 dengan perkembangan yang lebih mantap dengan munculnya Rocket eBookyang beredar di pasaran. Perkembangan ini juga disusul oleh Franklin yang meluncurkan eBookman. Era buku digital sebelum tahun 2000 tidak banyak dikenal oleh para pustakawan di Indonesia, karena pada waktu itu pustakawan Indonesia masih banyak disibukkan dengan berbagai peningkatan dalam otomasi perpustakaan. Pengadaan bahan perpustakaan digital juga masih sangat terbatas dan langka. Pengadaan koleksi dalam bentuk disket ataupun CDhanya dilakukan oleh sebagian kecil perpustakaan di Indonesia sebelum tahun 2000. Bahkan pasar ejournal dan buku digital-pun juga baru mulai diminati oleh perpustakaan di Indonesia setelah tahun 2004. Enche Sdn , sebuah perusahaan database ebook dan ejournal 2

dari Malaysia yang berusaha memasarkan produknya di Indonesia namun pada tahun 2002 kurang berhasil karena belum banyaknya pustakawan Indonesia yang mengenal produk informasi digital. Bahkan setelah tahun 2002 pun masih banyak perpustakaan di Indonesia yang sibuk dengan program otomasi katalog mereka. Buku digital tampil dalam berbagai wujud. Ada buku digital yang dipasarkan dalam bentuk koleksi database sehingga kita harus membeli dalam jumlah tertentu. Ada juga yang dipasarkan secara satuan dengan harga tertentu untuk mengunduhnya (download). Ada buku digital yang pembelinya hanya satu kali membayar (perpetual) dan dapat diakses seumur hidup; namun juga ada yang dijual dengan sistem langganan dan buku digital yang ditambahkan (update) tidak perlu harus dibayar lagi. Sementara itu buku digital juga dapat dibaca dengan menggunakan berbagai media. Ada buku digital yang dapat dibaca dengan laptop atau komputer meja, namun ada juga buku digital yang hanya dibaca dengan media tertentu seperti Kindle. Zipke (2012) mengatakan bahwa most of the teachers were in awe of the access to books provided by an e-reader. They commented in surprise about the number of titles available (p. 435).

PENGERTIAN BUKU DIGITAL

Buku elektronik (disingkat E-Book/Buku digital)adalah versi elektronik dari buku jika buku pada umumnya terdiri dari kumpulan kertas yang dapat berisikan teks atau gamabar maka buku elektronik berisikan informasi digital yang juga dapat berwujud teks atau gamabar. Dewasa ini buku elektronik diminati karena yang lebih kecil dibandingkan dengan buku dan juga umumnya memiliki fitur pencarian sehingga kata-kata dalam buku elektronik dapat dengan cepat dicari dan ditemukan. Format buku elektronikyang populer adalah antara lain: teks polos, pdf, jpeg, docxlit, dan html. Masing-masing format memiliki kelebiahn dan kekurangan masing-masing, dan juga tergantung dari alat yang digunakan untuk membaca buku elektronik tersebut. Salah satu usaha untuk melestarikan literatur berbentuk buku yangbanyak jumlahnya dan memrlukan biaya perweatan yang mahal adalah dengan menggunakan transfer dari bentuk buku ke bentuk buku elektronik. Dalam hal ini akan banyak ruang dan juga upaya yang di hemat untuk merawat literatur-literatur tersebut. 3

FORMAT BUKU DIGITAL

Terdapat berbagai format buku elektronik yang banyak di gunakan. Popularitas umumnya berfgantung pada ketersediaan berbagai buku elektronik dalam format tersebut dan mudahnya piranti liunak yang digunakan untuk membaca jenis format tesebut. Format buku elektronik :TEKS POLOS

Adalah format paling sederhana yang dPt di lihat hampir setiap piranti lunak menggunakan komputer persoal.PDF

Format PDF memberikan kelebihan dalam hal format yang siap untuk dicatat.

JPEG

Seperti halnya format gambar lainnya, format jpeg memiliki ukuran yang besar dibandingkan informasi teks yang dikandungnya oleh karena itu format ini umumnya populer bukan untuk buku elektronik yang memiliki banyak teks,akan tetapi untuk jenis buku komik atau manga yang proposinya lebih dominasi oleh gambar.KELEBIHAN DAN KEKURANGAN E-BOOK

KELEBIHAN # Harga ebook lebih murah daripada buku biasa atau konvensional4

Ini merupakan salah satu alasan terbesar yang membuat orang lebih memilih ebook dari pada buku biasa.# E-book ramah lingkungan Dengan memnggunakan ebook kita telah menghemat kertas yang dihasilkan oleh pohon. Kita juga menghemat tinta karena ebook tidak tinta sama sekali.# E-book anti rusak Selama tidak terkena virus , itupun juga bisa dibersihkan dengan anti virus.# E-book mudah dibawa dan memiliki ukuran yang relatif kecil Kita dapat mudah membawa beribu-ribu eboook hanya dalam flasdisk yang ukurannya mungkin hanya sekitar jari kita.

# Kita dapat menghemat waktu dan tempat kita Karena kita tidak perlu ke toko buku untuk membeli buku. Dari segi tempat kita tidak memerlukan tempat untuk meyimpan ebook sebab hanya membutuhkan 1 flasdisk.# Sistem pengiriman ebook sangat cepat Kita dapat melakukan pengiriman ebook dalam hitungan beberapa menit bahkan bisa beberapa detik KEKURANGAN# Membutuhkan suatu perangkat lunak untuk membukanya Sehingga kita membutuhkan waktu yang cukup lama hanya untuk membukanya.# Kenyamanan5

Biasanya jika ingin membaca buku kita ingin dalam kondisi nyaman, seperti tiduran , santai disofa, hal ini tidak bisa kita lakukan dengan ebook.# Mata yang tidak terbiasa untuk membaca di monito. Hal ini membuat kebanyakan orang cenderung mencetak ebook dengan printer.# E-book memiliki be