makalah materi praktikum anatomi - novia anggraeni.p17424312078.poltekkes smg diii kebidanan pwt.doc

Download MAKALAH MATERI PRAKTIKUM ANATOMI - NOVIA ANGGRAENI.P17424312078.POLTEKKES SMG DIII KEBIDANAN PWT.doc

Post on 15-Nov-2015

30 views

Category:

Documents

16 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MAKALAH

MATERI PRAKTIKUM ANATOMI

Disusun oleh:

Nama

: Novia Anggraeni

NIM

: P17424312078

Kelas: Tingkat I Reguler B

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG

PRODI DIII KEBIDANAN PURWOKERTO

2012/2013

KATA PENGANTARTiada kata yang pantas terucap di setiap awal makalah, selain ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, yang telah teramat banyak memberi kemudahan dan kesempatan kepada kita untuk berkarya dan berprestasi. Kehadiran makalah yang berjudul MAKALAH MATERI PRAKTIKUM ANATOMI inipun juga atas kemudahan dan kesempatan yang diberikan-Nya.

Dalam belajar kita tidak hanya berupaya untuk memahami dan mempelajari ilmu, namun lebih dari pada itu kita harus mampu memaknai ilmu tersebut untuk diterapkan dalam kehidupan keseharian. Kita harus dapat memberikan manfaat terhadap kehidupan manusia atas ilmu yang telah kita pelajari.

Setelah berusaha semaksimal mungkin, akhirnya saya berhasil menyusun makalah. Dengan makalah ini, saya berharap pembaca dapat mengambil manfaat. Walaupun demikian saya merasa ada kemungkinan adanya kekurangan- kekurangan. Oleh karena itu, saya sebagai penyusun makalah meminta maaf yang setulus-tulusnya.

Purwokerto, Januari 2013

PenyusunDAFTAR ISIHALAMAN JUDUL...............................................................................................1KATA PENGANTAR.............................................................................................2DAFTAR ISI...........................................................................................................3MATERI1. Skeletal System..................................................................................................42. Endocrine System..............................................................................................113. Nervous System.................................................................................................164. Digestive System...............................................................................................195. Urinary System..................................................................................................23DAFTAR PUSTAKA............................................................................................26MATERI1. SKELETAL SYSTEM

A. Klasifikasi tulangTulang dapat diklasifikasikan menjadi:a. Diaphyse

b. Epiphyse

c. Metaphyse

d. Cartilago articularis

e. Os compacta (cortex)

f. Os spongiosa (medulla)

g. PeriosteumB. SkeletonSistem skeletal yang akan di bahas pada bab ini lebih difokuskan pada tulangskeletal dan kartilagonya.Komponen Sistem SkeletalKartilage adalah tipe jaringan konektif yang dapat menyesuaikan dengan adanya tekanan mekanikal dan aktivitas menopang struktur tubuh lainnya.Kartilage melakukan mekanisme absorpsi terhadap kejutan, aktivitas sliding dari Permukaan sendi, dan berperan pada pertumbuhan dan perkembangan tulang.1. Skeleton Axiale

a. Caput1) Tulang-tulang tempurung kepala (ossa cranium/neurocranium) ada 8 buah

a) Os occipitalis (tulang kepala belakang) (1 buah)

b) Os parietalis (tulang ubun-ubun)

(2 buah)

c) Os frontalis (tulanng dahi)

(1 buah)

d) Os temporalis (tulang pelipis)

(2 buah)

e) Os sphenoidalis (tulang baji)

(1 buah)

f) Os ethmoidalis (tulang lapisan)

(1 buah)

2) Tulang-tulang wajah (ossa facialis/viscerocranium) ada 14 buah

a) Os nasalis (tulang hidung)

(2 buah)

b) Os maxillaris (tulang rahang atas)

(2 buah)

c) Os zygomaticum (tulang pipi)

(2 buah)

d) Os mandibularis (tulang rahang bawah)(1 buah)

e) Os vomer

(1 buah)

f) Os lacrimalis

(2 buah)

g) Os palatine

(2 buah)h) Conchae nasalis inferior

(2 buah)

3) Sutura merupakan persendian fibrosa antara kedua tulang yang tidak memungkinkan adanya pergerakan (persendian antara tulang-tulang cranium).a) Sutura coronalis (antara os frontalis dan os parietalis)

b) Sutura sagitalis (antara kedua os parietal)

c) Sutura lambdoidea (antara os parietal dan os occipital)

d) Sutura squamosa (antara os parietal dan os temporal)

b. Collum

Tulang-tulang di leher (bagian dari ossa vertebrae / tulang belakang), disebut os vertebralis pars cervicalis. Terdiri dari 7 ruas tulang dan memiliki kekhas-an:

1) Columna vertebrae cervicalis 1 (C1) disebut atlas

2) Columna vertebrae cervicalis 2 (C2) disebut axis

3) Columna vertebrae cervicalis 7 (C7) disebut vertebrae prominens

c. Thorax

1) Os. costae

a) Costae verae /true ribs/vertebrosternal ribs (tulang sejati): costa I-VII

b) Costae spuriae/false ribs/vertebrocondrial ribs (tulang palsu): costa VIII-X

c) Costae fluctuantes/ vertebral ribs (tulang melayang): costa XI-XII

2) Os sternum

a) Manubrium sterni, terdapat struktur angulus sterni (ludovici) dan incisura

jugularis (batas manubrium dan corpus)b) Corpus sterni

c) Processus xiphoideusd. Columna vertebralis

1. Columna vertebralis pars cervicalis : vertebrae cervicales I-VII (tulang leher)2. Columna vertebralis pars thoracica : vertebrae thoracicae I-XII (tulang punggung)3. Columna vertebralis pars lumbalis : vertebrae lumbales I-V (tulang pinggang)4. Os sacrum : vertebrae sacrales I-V (tulang kelangkang)5. Os coccygis : vertebrae coccygeae I-IV (tulang ekor)Bagian-bagian vertebrae:a. Corpus vertebrae

b. Processus transversus

c. Processus spinosus

d. Foramen vertebrale

Penghubung antar vertebrae = Discus intervertebralis

Di dalam foramen vertebrale terdapat medulla spinalis (sistem syaraf pusat)

2. Skeleton appendiculare

a. Membri superior (atas)1) Regio

a) R. deltoid

b) R. brachium

c) R. antebrachium

d) R. manus

2) Skeleton

a) Os. Clavicula (tulang selangka)b) Os. Scapula (tulang belikat)c) Os. Humerus (tulang lengan atas)d) Os. Radius (tulang pengumpil)e) Os. Ulna (tulang hasta)f) Tulang di regio manus:

Ossa. Carpi (pergelangan tangan), Ossa. Metacarpi (telapak tangan), Ossa digitorium (jari-jari tangan) (Phalanx proximalis, Phalanx

media, Phalanx distalis)

3) ArticulatioArticulatio acromioclavicularis, articulatio humeri, articulatio cubiti (articulatio humeroradialis, articulatio humeroulnaris, articulatio radioulnaris proximalis), articulatio radioulnaris distalis, articulatio radiocarpalis, articulatio mediocarpalis, articulationes carpometacarpales, articulationes metacarpophalangeales, articulationes interphalangeales proximales, articulationes interphalangeales distales.b. Membri inferior (bawah)1) Regio

a) Femur

b) Genu

c) Cruris

d) Pedis

2) Skeleton

a) Os. Femur

b) Os. Tibiac) Os. Fibulad) Ossa. Tarsale) Ossa. Metatarsalf) Ossa. Digitorum (Phalanx proximalis, Phalanx media, Phalanx distalis)

3) Articulatio

a) Articulatio coxae

b) Articulatio genu

c) Articulatio pedis

c. Pelvis

Pelvis terdiri atas :

* Bagian keras (tulang)* Bagian lunak (ligamenta dan otot)1. Tulang panggul

Terdiri dari 4 tulang, yaitu os coxa (ossa coxae) 2 buah, os sacrum (sacrum), dan os coccygeus (coccyx).

Ossa coxae terbagi menjadi 3 zona, yaitu:

1. Os ilium (ilium), terletak di atas

2. Os ischium (ischium), terletak di bawah dan pada permukaan lateral ischium dextra dan sinistra terdapat acetabulum yang berartikulasi dengan caput os femur. Pada os ischium juga terdapat spina ischiadicae3. Os pubis (pubis), bergabung menjadi tulang rawan fibrosa yang disebut symphisis ossis pubis (pubic symphisis).

2. Pintu panggul, terbagi menjadi 3 pintu, yaitu :

a. Pintu atas panggul (PAP) atau Apertura Pelvis Superior

Batas-batas :

1. Promontorium os sacrum

2. Linea terminalis/illeopectinea

3. Tepi atas symphisis ossis pubis

b. Pintu tengah panggul (bidang sempit panggul)

Batas-batas :

1. Os Sacrum 4-5

2. Spina ischiadicae

3. Tepi bawah symphisis ossis pubis

c. Pintu bawah panggul atau apertura pelvis inferior

Terdiri dari dua segitiga dengan dasar sama yaitu:

1. Segitiga bagian depan- Tepi bawah symphisis os pubis

- tuber ischiadicum

2. Segitiga bagian belakang :

- Ujung os.coccygeus

- tuber ischiadicum

3. Ruang panggul

Pelvis terbagi menjadi 2 ruang:

a. Pelvis major (false/greater pelvis)

b. Pelvis minor (true/lesser pelvis)

4. Ukuran-ukuran panggul

a. Conjugata vera = 11 cm (dari promontorium tepi atas symphisis pubis)

b. Conjugata obstetrica=