makalah lab kom

of 75/75
MAKALAH TUGAS LAB KOMPUTER Annizada Intan 101021010 Hendra Leofrista 101021013 Riska Kurniawati 101021051 Anna Andany L 101021056 Ryan Gamma 101021086 Kiki Sri R 10102110? Elga Dewi R 101021091 Faraida Jilzani 101021094 Dondy Juliansyah 101021146 FK UPN VETERAN JAKARTA

Post on 27-Oct-2015

61 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MAKALAHTUGAS LAB KOMPUTER

Annizada Intan 101021010Hendra Leofrista 101021013Riska Kurniawati 101021051Anna Andany L 101021056Ryan Gamma 101021086Kiki Sri R 10102110?Elga Dewi R 101021091Faraida Jilzani 101021094Dondy Juliansyah 101021146

FK UPN VETERAN JAKARTA2011 / 2012

PEDOMAN PENULISAN JURNAL DI SARI PEDIATRIRuang LingkupMajalah Sari Pediatri memuat publikasi naskah ilimiah yang dapat memenuhi tujuan penerbitan jurnal ini, yaitu menyebarkan teori, konsep, konsensus, petunjuk praktis untuk praktek dokter anak dan dokter umum di seluruh Indonesia. Tulisan hendaknya memberi informasi baru, menarik minat dan dapat memperluas wawasan praktisi pediatri, serta memberi alternatif pemecahan masalah, diagnosis, terapi, dan pencegahan.Bentuk NaskahNaskah disusun menggunakan bahasa Indonesia, diketik spasi ganda dengan garis tepi minimum 2,5 cm. Panjang naskah tidak melebihi 10 halaman yang dicetak pada kertas A4 (21X30cm). Kirimkan 2 (dua) kopi naskah beserta disketnya (Microsoft Word 97) atau melalui e-mail. Naskah dikirimkan kepada :Dr. Endang Windiastuti,Sp.A(K).,MMPaed

Pemimpin Redaksi Sari Pediatri, d/a:Gedung IDAI, Jl. Dempo no. 13 Matraman DalamJakarta Pusatataue-mail: [email protected] dan Nama PengarangJudul ditulis lengkap dan jelas, tanpa singkatan. Nama pengarang (atau pengarang-pengarang) ditulis lengkap disertai gelar akademiknya, institusi tempat pengarang bekerja, dan alamat pengarang serta nomor telpon, fax, atau e-mail untuk memudahkan korespondensi.AbstrakNaskah tinjauan pustaka dan artikel asli hendaknya disertai abstrak, ditulis pada halaman pertama dibawah nama dan institusi. Pangjang abstrak 100-150 kata untuk naskah pangjang atau 50-100 kata untuk naskah pendek.Table dan GambarTabel harus singkat dan jelas, hendaknya judul ditulis diatas dan catatan dibawahnya. Jelaskan semua singkatan yang dipergunakan. Gambar hendaknya jelas, lebih disukai bila telah siap cetak, hendaknya judul gambar ditulis dibawahnya. Asal rujukan tabel atau gambar dituliskan dibawahnya. Tabel dan gambar hendaknya dibuat dengan program PowerPoint 95 atau 97, Free Hand versi 7 atau 8, Photoshop 4 atau 5 (dengan menggunakan format.jpeg).Daftar PustakaRujukan didalam nas (teks) harus disusun menurut angka sesuai dengan urutan penampilannya dalam nas, dan ditulis menurut sistem Vancouver. untuk singkatan nama majalah semua nama pengarang bila kurang dari tujuh; bila tujuh atau lebih, tuliskan hanya 3 pengarang pertama dan akhir. Akhir data kepustakaan menjadi tanggung jawab pengarang.Jurnal0. Naskah dalam majalah / jurnalGracey M. The contamenated small-bowel syndrome: pathogenesis, diagnosis, and treatment,. Am J Clin Nutr 1979; 32:234-43.1. Organisasi sebagai pengarang utamaDirektorat Jendral PPM & PLP, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pengobatan malaria. Medika 1993; 34:23-8.2. Tanpa nama pengarangImaging of sinusitis [editorial]. ped Infect J 1999; 18:1019-20.3. SuplemenSolomkin JS, Hemsel DL, Sweet R,dkk. Evaluation of new infective drugs for the treatment of intraabdominal infections. Clin Infect Dis 1992;15Supl 1:S33-42.Buku dan Monograf4. Penulis pribadibannister BA, Begg NT, Gillespie SH. Infectious Disease. edisi pertama. Oxford: Blackwell Science; 1996.5. Penulis sebagai penyuntingGalvani DW, Cawley JC, Penyunting. Cytokine therapy. New York: Press Syndicate of the university of Cambridge; 1992.6. Organisasi sebagai penulis dan penerbitWorld bank. World development report 1993: investing in health. New York: World Bank; 1993.7. Bab dalam bukuLoveday C. Virology of AIDS. Dalam: Midel A, Miller R, penyunting. AIDS, a pocket book of diagnosis and management. Edisi kedua. London: Arnold holder Headline Group 1996. h. 19-41.8. Prosiding konferensiKimura J, Shibasaki H, penyunting. Recent advances in clinical neurophysiology. Prosiding dari the 10th International Congres of EMG and Clinical Neurophysiology; Kyoto, Jepang; 15-19 Oktober 1995. Amsterdam: Elsevier; 1996.9. Naskah konferensiBengstone S, Solheim BG. Enforcement of data protection, privacy and security in medical informatics. Dalam: Lun KC, DegoultetP, Piemme TE, Reinhoff O, penyunting MEDINFO 92. Prosiding the 7th World Congress on Medical Informatics: Sep 6-10, 1992; Genewa, Swiss. Amsterdam: north Holland;1992. h.1561-5.10. Laporan ilmiahAkutsu T. Total heart replacement device. Bethesda: National Institutes of Health, National Heart and Lung Institutes; 1974 Apr. Report No: NHH-NHL 1-69-2185-4.11. DisertasiSuyitno RH. Pengamatan vaksinasi dalam hubungannya dengan berbagai tingkat gizi [disertasi]. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro,1983.Publikasi Lain12. Naskah dalam koranBellamy C.Gizi bayi adalah investasi masa depan. Kompas 26 Januari 2000;hal 8 kolom 7-8.13. Naskah dari audiovisiualAIDS epidemic: the phisycian's role [rekaman video]. Cleveland, 1987.14. Naskah belum dipublikasi (sedang dicetak)Connely KK. Febrile neutropenia. J Infect Dis. In Press.15. Naskah jurnal dalam bentuk elektronikMorse SS. factors in the emergence of infectious diseas. Emerg Infect Dis [serial online] Jan-Mar 1995 [cited 5 Jan 1996];1910:[24 screen]. Didapat dari: URL:http://www.cdc.gov/ncidod/EID/eid.htm.16. Monograf dalam format elektronikCDI. Clinical dermatology illustrated [monograph pada CD-ROM]. Reeves JRT, Maibach H,CMEA Multimedia Group, produser, edisi ke-2. versi 2.0 San Diego: CMEA;199517. Naskah dari file komputerHemodynamics III: the ups and downs of hemodynamics [program komputer]. Versi 2.2. Orlando (FL); Computerized Educational System;1993.

UNIVERSITAS INDONESIAPEDOMAN TEKNIS PENULISANTUGAS AKHIR MAHASISWAUNIVERSITAS INDONESIAUNTUK INTERNAL PSTTI UIUNIVERSITAS INDONESIADEPOK2008-

1DAFTAR ISIDAFTAR ISI............ 11.PENDAHULUAN..... 32.PEDOMAN PENULISAN .............................. 42.1.BAGIAN AWAL ....... 42.1.1Halaman Sampul ................ 42.1.2Halaman Judul ............... 42.1.3Halaman Pernytaan Orisinalitas .................................................... 42.1.4Halaman Pengesahan ................. 52.1.5Kata Pengantar/Ucapan Terima Kasih ............... 52.1.6Halaman Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiahuntuk Kepentingan Akademis ............ 52.1.7Abstrak/Abstract ............ 52.1.8Daftar Isi .................... 52.1.9Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar Lain .............................. 62.2BAGIAN ISI ................. 62.3BAGIAN AKHIR ...... 62.3.1Daftar Referensi ..................... 62.3.2Lampiran ................ 63.PENULISAN ................. 73.1Kertas ................. 73.2Pengetikan ...... 73.3Penomoran Halaman3.3.1Angka Romawi Kecil ..................... 83.3.2Angka Latin ............... 83.4Halaman Sampul ....... 83.5Halaman Judul ...... 93.6Halaman Pernytaan Orisinalitas ................................................................ 93.7Halaman Pengesahan..... 93.8Kata Pengantar/Ucapan Terima Kasih .......... 93.9Halaman Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah untukKepentingan Akademis ..................... 93.10Abstrak/Abstract ................... 103.11Daftar Isi ....... 103.12Daftar Gambar, Daftar Tabel, dan Daftar Lain ............ 103.13Isi Tugas Akhir .............. 103.14Tabel dan Gambar .................. 113.15Persamaan Matematika .................. 133.16Angka.......... 133.17Daftar Referensi ......................................................................................... 133.18Lampiran ........ 134.DAFTAR REFERENSI............. 14Universitas Indonesia

2DAFTAR LAMPIRANLampiran 1. Contoh Halaman Sampul ..................................................................... 15Lampiran 2. Contoh Halaman Judul ........................................................................ 16Lampiran 3. Contoh Halaman Pernyataan Orisinalitas ............................................. 17Lampiran 4. Contoh Halaman Pengesahan .............................................................. 18Lampiran 5. Contoh Kata Pengantar/Ucapan Terima Kasih .................................. 19Lampiran 6. Contoh Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiahuntuk Kepentingan Akademis .............................................................. 20Lampiran 7. Contoh Abstrak .................................................................................... 21Lampiran 8. Contoh Daftar Isi ................................................................................. 24Lampiran 9. Contoh Daftar Gambar ........................................................................ 25Lampiran 10. Penulisan Kutipan .............................................................................. 26Lampiran 11. Penulisan Daftar Referensi ................................................................ 30Lampiran 12. Prosedur Pengumpulan Tugas Akhir ................................................. 345.PENUTUP ................................. 37Universitas Indonesia

31.PENDAHULUANTugas Akhir (TA) adalah karya ilmiah yang disusun menurut kaidah keilmuan danditulis berdasarkan kaidah bahasa Indonesia, di bawah pengawasan atau pengarahandosen pembimbing, untuk memenuhi kriteria-kriteria kualitas yang telah ditetapkansesuai keilmuannya masing-masing. Tugas Akhir dibuat sebagai salah satupersyaratan menyelesaikan program studi. Tugas Akhir yang dimaksud dalampedoman ini mencakupi, tetapi tidak terbatas pada, skripsi, tesis, disertasi, danrancangan yang dihasilkan oleh sivitas akademika Universitas Indonesia.Karya tersebut akan menjadi bagian dari koleksi perpustakaan UI yang dinamakankoleksi UI-ana, yaitu karya ilmiah yang dihasilkan oleh sivitas akademika UI, tulisantentang UI, dan tentang tokoh UI. Dalam upaya mendokumentasikan seluruh koleksiUI-ana, baik dalam format tercetak maupun digital, diperlukan Pedoman PenulisanTugas Akhir yang dapat digunakan di semua fakultas dan Program Pscasarjana tanpamengurangi keunikan setiap fakultas/departemen.Pedoman ini disusun oleh Tim Penyusun Pedoman Penulisan Tugas Akhir dan TimDigitalisasi UI-ana yang dikoordinir oleh Perpustakaan UI, dan diterbitkan dengantujuan memberikan tuntunan kepada penulis tugas akhir. Tim penyusun memberikankesempatan kepada Program Studi/Departemen Fakultas untuk membuat petunjuktambahan mengenai hal-hal yang tidak diatur dalam pedoman ini.Pedoman ini disahkan penggunaannya melalui SK Rektor UI Nomor:628/SK/R/UI/2008 tanggal 16 Juni 2008 dan wajib digunakan oleh sivitas akademikaUI sebagai panduan penulisan tugas akhir.Universitas Indonesia

42.PEDOMAN PENULISANPedoman Penulisan Tugas Akhir ini dibagi dalam tiga bagian, yaitu (a) awal, (b) isi,dan (c) akhir.2.1BAGIAN AWALBagian awal tugas akhir terdiri atas:a.Halaman Sampul.b.Halaman Judul.c.Halaman Pernytaan Orisinalitas.d.Halaman Pengesahan.e.Kata Pengantar/Ucapan Terima Kasih (jika diperlukan) maksimal dua halaman.f.Halaman Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah untuk KepentinganAkademis.g.Abstrak (dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab). Catatan: tambahan bahasaArab khusus untuk internal PSTTI UI.h.Daftar Isi.i.Daftar Tabel (jika diperlukan).j.Daftar Gambar (jika diperlukan).k.Daftar Rumus (jika diperlukan).l.Daftar Notasi (jika diperlukan).m.Daftar Lain (jika diperlukan)n.Daftar Lampiran (jika diperlukan)2.1.1Halaman SampulSebagai halaman terdepan yang pertama kali dibaca dari suatu karya tulis ilmiah.Halaman Sampul harus dapat memberikan informasi singkat, jelas dan tidakbermakna ganda (ambigu) kepada pembaca tentang karya ilmiah tersebut yang berupajudul, jenis karya ilmiah (tesis), identitas penulis, institusi, dan tahun pengesahan.Ketentuan mengenai penulisan Halaman Sampul dapat dilihat pada butir 3.4. ContohHalaman Sampul dapat dilihat pada Lampiran 1.2.1.2Halaman JudulSecara umum informasi yang diberikan pada Halaman Judul sama dengan HalamanSampul, tetapi pada Halaman Judul, dicantumkan informasi tambahan, yaitu untuktujuan dan dalam rangka apa karya ilmiah itu dibuat. Ketentuan mengenai penulisanHalaman Judul bisa dilihat pada butir 3.5. Contoh Halaman Judul dapat dilihat padaLampiran 2.2.1.3Halaman Pernyataan OrisinalitasHalaman ini berisi pernyataan tertulis dari penulis bahwa tugas akhir yang disusunadalah hasil karyanya sendiri dan ditulis dengan mengikuti kaidah penulisan ilmiah.Ketentuan mengenai penulisan Halaman Pernyataan Orisinalitas dapat dilihat padabutir 3.6. Contoh Halaman Pernyataan Orisinalitas dapat dilihat pada Lampiran 3.Universitas Indonesia

52.1.4Halaman PengesahanHalaman pengesahan berfungsi untuk menjamin keabsahan karya ilmiah ataupernyataan tentang penerimaanya, khususnya tesis, oleh institusi penulis. Di PSTTIUI, dewan penguji terdiri dari Ketua Sidang, Pembimbing, Penguji, dan Reader(Pembaca Ahli).Ketentuan mengenai penulisan Halaman Pengesahan bisa dilihatpada butir 3.7. Contoh Halaman Pengesahan dapat dilihat pada Lampiran 4.Catatan: penggunaan istilah dewan penguji (pembimbing dan penguji) dan susunanatau jumlah anggota dewan penguji bergantung pada kebijakan ProgramPascasarjana.2.1.5Kata Pengantar/Ucapan Terima KasihHalaman Kata Pengantar memuat pengantar singkat atas karya ilmiah. HalamanUcapan Terima Kasih memuat ucapan terima kasih atau penghargaan kepada berbagaipihak yang telah membantu dalam penyusunan tugas akhir. Sebaiknya, ucapan terimakasih atau penghargaan tersebut juga mencantumkan bantuan yang mereka berikan,misalnya bantuan dalam memperoleh masukan, data, sumber informasi, serta bantuandalammenyelesaikan tugas akhir. Ketentuan menyangkut penulisan KataPengantar/Ucapan Terima Kasih dapat dilihat pada butir 3.8. Contoh Ucapan TerimaKasih dapat dilihat pada Lampiran 5.2.1.6Halaman Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah untukKepentingan AkademisHalaman ini berisi pernyataan darimahasiswa penyusun tugas akhir yangmemberikan kewenangan kepada Universitas Indonesia untuk menyimpan, mengalih-media/format-kan, merawat, dan memublikasikan tugas akhirnya untuk kepentinganakademis. Artinya, Universitas Indonesia berwenang untuk memublikasikan suatutugas akhir hanya untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan, sedangkanhak cipta tetap pada penulis. Contoh Lembar Pernyataan dapat dilihat padaLampiran 6.2.1.7Abstrak/Abstract (dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab)Abstrak merupakan ikhtisar suatu tugas akhir yang memuat permasalahan, tujuan,metode penelitian, hasil, dan kesimpulan. Abstrak dibuat untuk memudahkanpembaca mengerti secara cepat isi tugas akhir untuk memutuskan apakah perlumembaca lebih lanjut atau tidak. Ketentuan yang menyangkut penulisan abstrak dapatdilihat pada butir 3.10. Contoh Abstrak dapat dilihat pada Lampiran 7.2.1.8Daftar IsiDaftar Isi memuat bagian tulisan beserta nomor halaman masing-masing, yang ditulissama dengan isi yang bersangkutan. Biasanya, agar daftar isi ringkas dan jelas,subbab derajat ke dua dan ke tiga boleh tidak ditulis. Ketentuan yang menyangkutpenulisan Daftar Isi dapat dilihat pada butir 3.11. Contoh Daftar Isi dapat dilihat padaLampiran 8.Universitas Indonesia

62.1.9Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar LainDaftar tabel, gambar, dan daftar lain digunakan untuk memuat nama tabel, gambar,dan sebagainya yang ada dalam tugas akhir. Penulisan nama tabel, gambar, dansebagainya menggunakan huruf kapital di awal kata (title case). Ketentuan yangmenyangkut penulisan dapat dilihat pada butir 3.14.2.2BAGIAN ISIIsi tugas akhir disampaikan dalam sejumlah bab. Pembagian bab dari pendahuluansampai kesimpulan ditentukan oleh fakultas sesuai kebutuhan, atau dengan peraturanyang terdapat pada butir 3.13.2.3BAGIAN AKHIRBagian ini terdiri dari:a. Daftar Referensi.b. Lampiran (jika ada).2.3.1Daftar ReferensiDaftar Referensi merupakan daftar bacaan yang menjadi sumber, atau referensi atauacuan dan dasar penulisan tugas akhir. Daftar referensi ini dapat berisi buku, artikel,jurnal, majalah, atau surat kabar, wawancara, dan sebagainya. Dianjurkan agar 70%daftar referensi yang digunakan merupakan terbitan terbaru (minimal terbitan 2 tahunterakhir) dari jurnal ilmiah internasional.2.3.2LampiranLampiran merupakan data atau pelengkap atau hasil olahan yang menunjangpenulisan tugas akhir, tetapi tidak dicantumkan di dalam isi tugas akhir, karena akanmengganggu kesinambungan pembacaan. Lampiran yang perludisertakandikelompokkan menurut jenisnya, antara lain jadwal, tabel, daftar pertanyaan,gambar, grafik, desain. Pengelompokkan lampiran disesuaikan dengan kebijakanfakultas.Universitas Indonesia

73.PENULISANPenampilan merupakan faktor penting untuk mewujudkan tugas akhir yang rapi danseragam.3.1KertasSpesifikasi kertas yang digunakan:-Jenis: HVS-Warna: Putih polos-Berat: 80 gram-Ukuran: A4 (21,5 cm x 29,7 cm)3.2PengetikanKetentuan pengetikan adalah sebagai berikut:a)Pencetakan dilakukan pada satu sisi kertas (single side).b)Posisi penempatan teks pada tepi kertas:-Batas kiri: 4 cm (termasuk 1 cm untuk penjilidan) dari tepi kertas.-Batas kanan: 3 cm dari tepi kertas.-Batas atas: 3 cm dari tepi kertas.-Batas bawah: 3 cm dari tepi kertas.c)Setiap halaman pada naskah Tugas Akhir, mulai Abstrak sampai dengan DaftarReferensi harus diberi auto text pada footer dengan tulisanUniversitasIndonesia(Arial10 poin cetak tebal), ditulis pada posisi rata kanan (align right). ..............Universitas IndonesiaGambar : Posisi Penempatan Teks pada Tepi KertasUniversitas Indonesia

8d)Huruf menggunakan jenis huruf Times New Roman 12 poin (ukuran sebenarnya)dan diketik rapi (rata kiri kanan justify).e)Pengetikan dilakukan dengan spasi 1,5 (line spacing = 1,5 lines).f)Huruf yang tercetak dari printer harus berwarna hitam pekat dan seragam.3.3Penomoran HalamanPenomoran halaman tidak diberi imbuhan apapun. Jenis nomor halaman ada duamacam, yaitu angka Romawi kecil dan angka Latin.3.3.1Angka Romawi Kecila.Digunakan untuk bagian awal Tugas Akhir (lihat butir 2.1), kecuali HalamanSampul.b.Letak: tengah 2,5 cm dari tepi bawah kertas.c.Khusus untuk Halaman Judul, penomorannyatidak ditulis tetapi tetapdiperhitungkan.3.3.2Angka Latina.Digunakan untuk bagian isi Tugas Akhir dan bagian akhir Tugas Akhir.b.Letak: sudut kanan atas; 1,5 cm dari tepi atas kertas dan 3 cm dari tepi kanankertas.c.Khusus untuk halaman pertama setiap bab, penomorannya diletakkan di tengah,2,5 cm dari tepi bawah kertas.3.4Halaman SampulHalaman Sampul Tugas Akhir, secara umum, mempunyai karakteristik sebagaiberikut:a.Halaman Sampul Tugas Akhir (tesis) terbuat dari karton tebal dilapisi kertas linencoklat (untuk Tugas Akhir Program Magister).b.Semua huruf dicetak dengan tinta kuning emas dengan spasi tunggal (line spacing= single) dan ukuran sesuai dengan contoh di Lampiran 1.Ketentuan Halaman Sampula.Diketik simetris di tengah (center). Judul tidak diperkenankan menggunakansingkatan, kecuali nama atau istilah (contoh: PT, UD, CV) dan tidak disusundalam kalimat tanya serta tidak perlu ditutup dengan tanda baca apapun.Logo UI: Logo Universitas Indonesia dengan diameter 2,5 cm dan dicetak denganwarna emasUniversitas IndonesiaJudulJenis atau jenjang Tugas Akhir (tesis)NamaNPMFakultasProgram StudiTempatUniversitas Indonesia

9Bulan & Tahun disahkannya Tugas Akhir dan dituliskan dalam angka denganformat 4 digit (contoh: Januari 2008).(Semua ditulis dengan warna emas)b.Informasi yang dicantumkan pada punggung halaman sampul adalah: jenis tugasakhir, dan judul tugas akhir. Informasi yang dicantumkan seluruhnyamenggunakan huruf besar, dengan jenis huruf Times New Roman 12 poin, danditulis di tengah punggung halaman sampul (center alignment)c.Halaman sampul muka tidak boleh diberi siku besi pada ujung-ujungnya.3.5Halaman JudulHalaman Judul Tugas Akhir secara umum, adalah sebagai berikut:a.Format Halaman Judul sama dengan Halaman Sampul, hanya ada penambahanketerangan tujuan disusuannya Tugas Akhir.b.Semua huruf ditulis dengan spasi tunggal (line spacing = single) dan ukuransesuai dengan contoh pada Lampiran 2.3.6Halaman Pernyataan OrisinalitasHalaman Pernytaan Orisinalitas ditulis dengan spasi ganda (line spacing = double),tipe huruf Times New Roman 12 poin dengan posisi di tengah-tengah halaman (centeralignment) sesuai dengan contoh pada Lampiran 3.3.7Halaman PengesahanHalaman Pengesahan Tugas Akhir ditulis dengan spasi tunggal (line spacing =single), tipe huruf Times New Roman 12 poin sesuai dengan contoh pada Lampiran 4.3.8Kata Pengantar/Ucapan Terima KasihHalaman Kata Pengantar atau Ucapan Terima Kasih Tugas Akhir, secara umum,adalah sebagai berikut:a.Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman 12 poin, spasi 1,5 (linespacing = 1,5 lines) dan ukuran sesuai dengan contoh pada Lampiran 5.b.Judul Kata Pengantar atau Ucapan Terima Kasih ditulis dengan huruf tipe TimesNew Roman 12 poin, dicetak tebal dan huruf besar.c.Urutan pihak-pihak yang diberi ucapan terima kasih dimulai dari pihak luar, lalukeluarga atau teman.d.Jarak antara judul dan isi Kata Pengantar/Ucapan Terima Kasih adalah 2 x 2 spasi.3.9Halaman Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah untukKepentingan AkademisHalaman Pernyataan, secara umum, adalah sebagai berikut:a.Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman 12 poin dengan spasi 1,5 (linespacing = 1,5 lines) dan ukuran sesuai dengan contoh pada Lampiran 6.b.Khusus untuk judul Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah untukKepentingan Akademis ditulis dengan tipe Times New Roman 12 poin, dicetaktebal dan huruf besar (kapital) dengan spasi tunggal (line spacing = single).Universitas Indonesia

103.10Abstrak/AbstractKetentuan penulisan Abstrak adalah sebagai berikut:a.Abstrak adalah ringkasan atau inti atau ikhtisar dari Tugas Akhir.b.Minimum 75 kata dan maksimum 100 kata dalam satu paragraf, diketik denganhuruf tipe Times New Roman 12 poin, spasi tunggal (line spacing = single).c.Abstrak disusun dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa lnggris, danbahasa Arab. Setiap versi bahasa mengikuti ketentuan butir b.d.Jika memungkinkan, pengetikan untuk abstrak bahasa Indonesia, bahasa Inggris,dan bahasa Arab diletakkan dalam satu halaman.e.Nama Mahasiswa (tanpa NPM) dan Program Studi ditulis di atas abstrak dengantambahan informasi berupa Judul Tugas Akhir.f.Di bagian bawah Abstrak dituliskan Kata Kunci. Untuk Abstrak dalam BahasaIndonesia, Kata Kunci diberikan dalam Bahasa Indonesia. Untuk Abstrak dalamBahasa Inggris, Kata Kunci diberikan dalam Bahasa Inggris (dicari padanankatanya), dan untuk Abstrak dalam Bahasa Arab, Kata Kunci diberikan dalamBahasa Arab (dicari padanan katanya).g.Semua istilah asing, kecuali nama, dicetak miring (italic).Contoh Abstrak dapat dilihat pada Lampiran 7.h.Isi Abstrak ditentukan oleh keilmuan masing-masing.3.11Daftar IsiHalaman Daftar Isi Tugas Akhir secara umum adalah sebagai berikut:a.Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman 12 poin dengan spasi tunggal(line spacing = single).b.Khusus untuk judul tiap bab ditulis dengan Times New Roman 12 poin, dicetaktebal dan huruf besar (kapital). Contoh Daftar Isi dapat dilihat pada Lampiran 8.c.Jarak antara judul dengan isi Daftar Isi adalah 3 spasi.3.12Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar LainKetentuan penulisan Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar Lain Tugas Akhirsecara umum adalah sebagai berikut:a.Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman 12 poin, dalam spasi tunggal(line spacing = single) sesuai dengan contoh pada Lampiran 9.b.Judul Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar Lain ditulis dengan huruf tipeTimes New Roman 12 poin, dicetak tebal dan huruf besar (kapital).3.13Isi Tugas AkhirBagian tubuh/pokok memuat uraian/penjabaran/analisis yang dilakukan oleh penulis.Penjabaran mencakup tinjauan pustaka, metode penelitian, dan hasil sertapembahasannya. Penggunaan istilah atau judul tiap bab dan subbab, serta penambahansubbab disesuaikan dengan kebijakan fakultas. Misalnya, Tinjauan Pustaka, atauTinjauan Literatur, Pembahasan atau Analisis. Demikian juga dengansistematika yang umumnya dipakai dalam penulisan Tugas Akhir adalah sebagaiberikut:Universitas Indonesia

111.PENDAHULUAN1.1Sub Bab Derajat Satu1.1.1Subbab Derajat kedua Butir yang Pertama.1.1.2Subbab Derajat kedua Butir yang Kedua.1.1.2.1Subbab Derajat ketiga Butir yang Pertama.Tingkatan subbab maksimal 3.Ketentuan penulisan untuk setiap baba.Setiap bab dimulai pada halaman baru.b.Judul bab seluruhnya diketik dengan huruf kapital, simetris di tengah (center),cetak tebal (bold), tanpa garis bawah, tidak diakhiri tanda titik, dan satu spasisimetris tengah (center), bila lebih dari satu baris.c.Judul bab selalu diawali dengan kata BAB lalu angka Arab yang menunjukkanangka dari bab yang bersangkutan dan ditulis dengan huruf kapital, tipe TimesNew Roman, 12 poin, dan dicetak tebal (bold).Contoh penulisan babl:BAB 2TEORI PENUNJANGd.Perpindahan antar bab tidak perlu diberi sisipan halaman khusus.Suatu yang bukan merupakan subordinat dari judul tulisan harus ditulis dengan sandiberikut.Bullet atau huruf: jika tidak akan dirujuk di bagian lain dari tugas akhir, bentuknyabebas, asalkan berupa bentuk dasar (bulat, kotak, tanda minus), dan konsistendalam keseluruhan tugas akhir.Huruf: jika akan dirujuk di bagian lain dari tugas akhir, harus digunakan hurufuntuk menghindari kerancuan dengan penggunaan angka untuk bab dan subbab.Bentuknya bebas, asalkan konsisten dalam keseluruhan tugas akhir. Contoh: a.atau a) atau (a). Ini merupakan derajat terakhir, dalam arti tidak boleh memilikisubperincian di dalamnya. Contoh penggunaan subperincian yang dilarang,sebagai berikut ini:Jenis sistem operasi komputer antara lain:DOSWindowsWindows 3.xxWindows 95/98Windows NTUNIXLinux3.14Tabel dan GambarYang tergolong gambar adalah gambar, grafik, dan diagram. Ketentuan pembuatantabel dan gambar adalah sebagai berikut:Universitas Indonesia

12a.Gambar, grafik, dan diagram diberi nama.b.Penulisan nama tabel, gambar, dan lainnya menggunakan huruf besar di awal kata(title case).c.Tabel dan gambar ditempatkan di antara bagian teks yang paling banyakmembahasnya. Tabel dan gambar harus dibuat sedemikian rupa sehingga dapatberdiri sendiri, agar dapat dimengerti oleh pembaca tanpa membaca keterangandalam teks.d.Jika tabel ditulis dalam posisi landscape, sisi atas tabel adalah sisi yang dijilid.e.Tabel dan gambar selalu simetris di tengah (center) terhadap halaman.f.Nomor tabel dan gambar harus menyertakan nomor bab tabel dan gambar tersebutberada. Misalnya tabel 1.1. berarti tabel pertama yang ada di bab 1. Jika dalamsuatu tugas akhir hanya terdapat 1 (satu) buah tabel atau gambar, maka tidak perludiberi nomor.g.Daftar notasi dan daftar singkatan ditulis dengan huruf aslinya (tidak dibuatsingkatan atau lowercase) dan disusun berdasarkan abjad. Penulisannya diurutkandari huruf kecil, huruf besar, dan simbol (contoh: a, B, ?).h.Penulisan judul tabel dan gambar.Tabel: judul ditulis di atas tabel, rata kiri atau simetris di tengah (center)berjarak 1,5 spasi terhadap tabel yang bersangkutan. Judul tabel ditulislangsung mengikuti nomor tabelnya.Gambar: judul ditulis di bawah gambar berjarak 1,5 spasi, simetris (center)terhadap gambar yang bersangkutan. Judul gambar ditulis langsung mengikutinomor gambarnya.i.Penulisan sumber gambar dan tabel.Tabel: sumber tabel (jika bukan olahan sendiri) ditulis di bagian bawah tabelberjarak 1,5 spasi dari tabel, huruf tegak tipe Times New Roman 10 poin.Sumber yang sudah diolah lebih lanjut perlu diberi catatan telah diolahkembali.Gambar: sumber gambar (jika bukan olahan sendiri) harus ditulis di bagianbawah gambar berjarak 1,5 spasi dari judul gambar, huruf tegak tipe TimesNew Roman 10 poin.Sumber yang sudah diolah lebih lanjut perlu dibericatatan telah diolah kembali.j.Peletakan tabel atau gambar, berjarak tiga spasi setelah teks. Penulisan tekssetelah tabel atau gambar dilanjutkan dengan jarak 1,5 spasi dari baris terakhirjudul gambar.k.Apabila judul gambar atau tabel melebihi satu baris, penulisannya simetris ditengah (center) dan diketik dengan satu spasi.l.Jika tabel dan gambar terlalu panjang, dapat diputus dan dilanjutkan denganmengetikkan nomornya dan keterangan sambungan dalam tanda kurung.m.Jika tabel dan gambar terlalu lebar, terdapat beberapa ketentuan sebagai berikut:ditempatkan secara memanjang di halaman tersendiri.ditempatkan pada kertas lebar kemudian dilipat agar tidak melebihi formatkertas.diperkecil ukurannya sesuai format tugas akhir, tetapi ukuran huruf yangtercantum di dalamnya tidak boleh lebih kecil dari 10 poin (ukuransebenarnya).Universitas Indonesia

133.15Persamaan MatematikaPersamaan matematika lebih baik ditulis dalam bentuk yang lazim dalam matematikawalaupun dalam satu baris. Semua persamaan matematika ditulis dengan tabulasi 1,5cm dari kiri dan harus mempunyai nomor yang diletakkan di sebelahnya dan ratakanan terhadap batas kanan pengetikan.Contoh:M Q 209 43 , 530(5.1)Keterangan: 5 artinya persamaan itu ditulis pada bab 5, sedangkan 1 artinyapersamaan itu adalah persamaan matematika pertama yang ditulis pada bab tersebut.3.16AngkaPenulisan angka mengikuti peraturan yang berlaku pada Pedoman Ejaan YangDisempurnakan edisi terbaru.3.17Daftar ReferensiJenis media yang makin berkembang memungkinkan penulis untuk mencari sumberinformasi dari berbagai jenis media. Perkembangan itu diikuti oleh perkembanganberbagai format penulisan kutipan dan daftar referensi. Setiap program studi dilingkungan Program Pascasarjana berhak menentukan sendiri format penulisankutipan yang akan digunakan.Khusus untuk internal PSTTI UI, format penulisan kutipan yang digunakan adalahberdasarkan format American Psychological Association (APA).Lampiran 11 memberikan contoh penulisan kutipan berdasarkan format APA.3.18LampiranKetentuan pembuatan lampiran adalah sebagai berikut.a.Nomor dan judul lampiran ditulis di sudut kanan atas halaman (right-aligned)dengan huruf tegak tipe Times New Roman 12 poin.b.Judul lampiran diketik dalam satu baris menggunakan huruf kapital di awal kata(title case).c.Lampiran yang lebih dari satu halaman, pada halaman berikutnya diberiketerangan lanjutan dalam tanda kurung pada sudut kanan atas halaman (right-aligned).d.Isi dan urutan pengelompokkan lampiran disesuaikan dengan kebijakan ProgramPascasarjana.Universitas Indonesia

144.DAFTAR REFERENSIBekerjan, D.A. (1973). In search of typical eyewitness. American Psychologist, 48,574-576.Bjork, R.A. (1989). Retrieval inhibition as an adaptive mechanism in human memory.In H.L.Roediger III & F.I.M. Craik (Eds.), Varieties of memory & consciousness(pp.309-330). Hillsdale, NJ: Erlbaum.Cone, J.D., & Foster, S.L. (1993). Dissertations and theses from start to finish:Psychology and related fields. Washington, DC: American PsychologicalAssociation.National Institute of Mental Health. (1990). Clinical training in serious mental illness(DHHS Publication No. ADM 90-1679). Washington, DC: U.S. Government PrintingOffice.New drug appears to sharply cut risk of death from heart failure. (1993, July 15). TheWashington Post, p.A12.Rheingold, H. (1993). The virtual community. August 17, 1996.http://www.wellcom/user/vcbook/Strunk, W. (1995, May). The elements of style (online). January 5, 1999. BartlebyLibrary. http://www.columbia.edu/acis/bartleby/strunk/Universitas Indonesia (2004). Pengantar penulisan ilmiah.(Akan ditambahkan Pedoman Penulisan tesis yang digunakan oleh ProgramPascasarjana UI).Universitas Indonesia

15Lampiran 1: Contoh Halaman Sampul 2,5 cm 2,5 cmUNIVERSITAS INDONESIAJUDUL(ukuran: 14 Times New Roman)TESIS(ukuran: 14 Times New Roman)NAMANPM(ukuran: 14 Times New Roman)PROGRAM PASCASARJANAPROGRAM STUDI TIMUR TENGAH DAN ISLAMJAKARTA(BULAN & TAHUN)(ukuran: 14 Times New Roman)Universitas Indonesia

16Lampiran 2: Contoh Halaman Judul 2,5 cm 2,5 cmUNIVERSITAS INDONESIAJUDUL(ukuran: 14 Times New Roman)TESIS(ukuran: 14 Times New Roman)Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Sains(ukuran: 12 Times New Roman)NAMANPM(ukuran: 14 Times New Roman)PROGRAM PASCASARJANAPROGRAM STUDI TIMUR TENGAH DAN ISLAMPEMINATAN (PHI/EKS/KI/KIP)JAKARTA(BULAN & TAHUN)(ukuran: 14 Times New Roman)Universitas Indonesia

17Lampiran 3: Contoh Halaman Pernyataan Orisinalitas HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITASTesis ini adalah hasil karya sendiri,dan semua sumber baik yang dikutip maupun dirujuktelah saya nyatakan dengan benar.Nama: .......................................NPM: .......................................Tanda tangan: .......................................Tanggal: .......................................Universitas Indonesia

18Lampiran 4: Contoh Halaman Pengesahan (S2) HALAMAN PENGESAHANTesis ini diajukan oleh:Nama:NPM:Program Studi:Judul Tesis:Telah berhasil dipertahankan di hadapan Dewan Penguji dan diterima sebagaibagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Magister Sainspada Program Studi Timur Tengah dan Islam, Program Pascasarjana,Universitas IndonesiaDEWAN PENGUJIKetua Sidang: .......................................... ( ...... tanda tangan ......)Pembimbing I: .......................................... ( ...... tanda tangan ......)(Pembimbing II: .......................................... ( ...... tanda tangan ......)(Jika 2 pembimbing)Penguji: ........................................... ( ...... tanda tangan ......)Pembaca Ahli/Reader : ........................................... ( ...... tanda tangan ......)Ditetapkan di : ..........................................Tanggal : ..........................................Universitas Indonesia

19Lampiran 5: Contoh Ucapan Terimakasih KATA PENGANTAR/UCAPAN TERIMA KASIHPuji syukur saya panjatkan kehadiran Allah SWT, karena atas berkat dan rahmat-Nya,saya dapat menyelesaikan tesis ini. Penulisan tesis ini dilakukan dalam rangkamemenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Magister Sains pada Program StudiTimur Tengah dan Islam, Program Pascasarjana, Universitas Indonesia. Sayamenyadari bahwa, tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, dari masaperkuliahan sampai pada penyusunan tesis ini, sangatlah sulit bagi saya untukmenyelesaikan tesis ini. Ole karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada:(1)Drs. A, selaku dosen pembimbing yang telah menyediakan waktu, tenaga danpikiran didalam mengarahkan penulis dalam penyusunan tesis ini;(2)pihak X Company yang telah banyak membantu dalam usaha memperoleh datayang saya perlukan;(3)orangtua dan keluarga saya yang telah memberikan bantuan dukungan materialdan moral; dan(4)sahabat yang telah banyak membantu saya dalam menyelesaikan tesis ini.(5)dst.,Akhir kata, saya berharap Allah SWT membalas segala kebaikan semua pihak yangtelah membantu. Semoga tesis ini membawa manfaat bagi pengembangan ilmu.Jakarta, 20 Desember 2008PenulisCatatan:Untuk internal PSTTI UI, Kata Pengantar/Ucapan Terima Kasih maksimal duahalaman.Universitas Indonesia

20Lampiran 6: Contoh Lembar Pernyataan PersetujuanPublikasi Karya Ilmiah untuk Kepentingan Akademis HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASITUGAS AKHIR UNTUK KEPENTINGAN AKADEMISSebagai sivitas akademik Universitas Indonesia, saya yang bertanda tangan di bawahini:Nama: ....................................................................NPM: ................................................................Program Studi : .............................................................................................................Fakultas : ..............................................................................................................Jenis karya: Tesisdemi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepadaUniversitas Indonesia Hak Bebas Royalti Noneksklusif (Non-exclusive Royalty-Free Right ) atas karya ilmiah saya yang berjudul:................................................................................................................................................................................................................................................beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti Nonekslusifini Universitas Indonesia berhak menyimpan, mengalihmedia/format-kan, mengeloladalam bentuk pangkalan data (database), merawat dan memublikasikan tugas akhirsaya tanpa meminta izin dari saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagaipenulis/pencipta dan sebagi pemilik Hak Cipta.Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.Dibuat di : .Pada tanggal : .Yang menyatakan( . )Universitas Indonesia

21Lampiran 7: Contoh Abstrak ABSTRAKNama:Program Studi :Judul:Untuk menutup risiko kurs atas kewajiban dalam valas, pengusaha dapat melakukanlindung nilai (hedging) dengan menggunakan instrumen-instrumen lindung nilai.Namun instrumen lindung nilai yang ada sekarang tidak dapat digunakan olehpengusaha muslim dikarenakan mengandung unsur bunga, oleh karena itu diperlukaninstrumen lindung nilai yang tidak menggunakan unsur bunga.Menurut fatwa DSN-MUI jenis transaksi valas yang sesuai syariah adalahtransaksi spot dan forward agreement. Transaksi valas dengan skim forwardagreement adalah salah satu skim transaksi yang juga digunakan sebagai instrumenlindung nilai, yaitu forward exchange contract (FEC). Selisih antara delivery ratedengan spot rate pada FEC merupakan representasi dari kenaikan kurs maksimumyang dapat terjadi selama jangka waktu perjanjian. Oleh karena itu, perhitungandelivery rate dapat pula dilakukan dengan menggunakan nilai dari risiko kurs itusendiri. Dengan menggunakan nilai risiko yang dihitung dengan pendekatan ExtremeValue Theory (EVT), selanjutnya dilakukan perhitungan delivery rate dan hasilnyadibandingkan dengan perhitungan pada instrumen lindung nilai yang ada sekarang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan delivery ratedenganmenggunakan nilai risiko valas, dapat memberikan manfaat yang setara dengan yangmenggunakan unsur bunga. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan pengusahamuslim dalam menutup risiko kurs, dapat menggunakan instrumen FEC yang adasekarang dengan mengganti unsur bunga dalam perhitungan delivery rate dengan nilairisiko kurs.Kata Kunci:Risiko; valuta asing; delivery rate; forward exchange contract; extreme value theory,pengusaha muslimUniversitas Indonesia

22ABSTRACTName:Study Program:Title:The problem of foreign exchanges (forex) risk is the problem of all companieshaving debt in foreign currency. Most companies use hedging instruments to managethe risk on forex, except for the sharia company since the available instruments arenot free from interest. Therefore, the sharia company shall look for an alternativehedging instrument which in the light of Islamic norms of financial ethics.According to the fatwa issued by the National Sharia Board (DSN-MUI),transactions on forex should be carried out in the form of spot or forward agreementtype of transactions. Transactions under the forward agreement scheme, is commonlyused for hedging purposes i.e. forward exchange contract (FEC). In the FEC twoparties undertake a complete transaction at a future date but at a price/rate determinedtoday. The determined price/rate or delivery rate can be interpreted as the highestincrement of the foreign exchange rate within a specific time period or risk on forexrate. Furthermore, the delivery rate can be calculated using the value of the risk itself.Extreme Value Theory (EVT) is a calculation approach that can be used to estimatethe risk solely based on the increments of the forex rate. The delivery rate calculatedusing the risks figure is compared to the rate under the available hedging instruments.Our empirical result showed that the use of interest in the available hedginginstruments can be replaced by the risks figure and gained an equal financial benefit.Therefore, the sharia company can use the current FEC as a hedging instrument byreplacing the interest with risks figure in the calculation of delivery rate.Keywords:Risk, foreign exchange, delivery rate, forward exchange contract, extreme valuetheory, sharia companyUniversitas Indonesia

23 . . Forward agreementspot forward exchange contract (FEC)Forward agreement. FEC spot ratedelivery rate . Extreme value theory (EVT)delivery rate. . delivery rate FEC delivery rate.Forward Exchange Contract : Delivery rateExtreme Value TheoryUniversitas Indonesia

24Lampiran 8: Contoh Daftar Isi DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL ........................................................................................iLEMBAR PENGESAHAN .............................................................................iiKATA PENGANTAR..iiiLEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH .ivABSTRAK ....vDAFTAR ISI viDAFTAR GAMBAR viiDAFTAR LAMPIRAN .....................................................................................ix1. PENDAHULUAN .. ......................11.1 Latar Belakang Permasalahan ................ 11.2 Perumusan Masalah . 141.3 Tujuan Penelitian . 151.4 Manfaat Penelitian 161.5 Pembatasan Masalah . 161.6 Kerangka Pemikiran . 171.7 Hipotesis ....................................................................................................... 181.8 Metode Penelitian . 191.9 Sistematika Penulisan ................................................................................... 202. TINJAUAN LITERATUR ........... 182.1 Pengantar ......................... 182.2 Pembiayaan murabahah dan Faktor-Faktor Margin .................................... 202.3 Prinsip Bagi Hasil Dan Margin Keuntungan ..........................................252.4 Pengujian Model .................................. 282.5 Penerapan Teori Dalam Pemecahan Masalah .. 302.6 Penelitian Yang Sudah Dilaksanakan....................................... 323. METODE PENELITIAN .................584. PEMBAHASAN ......................................................................................705. KESIMPULAN DAN SARAN ...............................................................98DAFTAR REFERENSI ..............................................................................105Universitas Indonesia

25Lampiran 9. Contoh Daftar Gambar DAFTAR GAMBARGambar 1.1Model Operasional Penelitian Untuk Memahami InformationLiteracy Mahasiswa Fakultas Psikologi UI Peserta PDPT 2003.15Gambar 2.1Pendekatan Belajar-Mengajar Student Centered UGambar 3.1Pendekatan PMK XGambar 4.1Information Skills Model .. 33Universitas Indonesia

26Lampiran 10 : Penulisan KutipanSalah satu bagian penting dalam sebuah proses penelitian adalah dengan melakukanstudi literatur (membaca dari berbagai sumber) sesuai topik yang diteliti untukmenghasilkan ide/analisis baru yang dipresentasikan dalam sebuah hasil penelitian.Ide- ide atau hasil penelitian orang lain tersebut harus dituliskan sebagai kutipan.Informasi lengkap dari sumber kutipan dituliskan dalam sebuah daftar yang disebutsebagai Daftar Referensi atau Daftar Pustaka. Format penulisan yang dipakai padapenulisan kutipan harus sama dengan format yang dipakai pada penulisan daftarreferensi. Sebagai contoh, jika penulisan kutipan menggunakan format AmericanPsychological Association (APA), maka penulisan daftar referensi juga harusmenggunakan format APA. Dan khusus untuk lingkungan internal PSTTI UI, formatyang dipakai pada penulisan kutipan adalah format APA.JENIS-JENIS KUTIPAN :1. Kutipan tidak langsungKutipan tidak langsung adalah mengutip ide/konsep orang lain dengan menggunakanbahasa/kalimat sendiri.2. Kutipan langsungKutipan langsung adalah mengutip ide/konsep orang lain sesuai dengantulisan/kalimat aslinya.Bentuk penulisan kutipan:Penulisan Kutipan Tidak LangsungPada format APA, kutipan tidak langsung dituliskan dalam kalimat/teks, denganmencantumkan nama pengarang dan tahun penerbitan, tanpa menuliskan halamankarya yang dikutip.Nama Pengarang disebutkan dalam kalimatJones (1998) compared student performance ...In 1998, Jones compared student performance ...Nama Pengarang tidak disebutkan dalam kalimatIn a recent study of student performance (Jones, 1998), ...Penulisan Kutipan LangsungKutipan langsung pada format APA ditulis dengan menyebutkan nama pengarang,tahun terbit dan halaman kalimat/teks yang dikutip. Kutipan langsung dibedakanmenjadi 2 jenis, yaitu kutipan langsung pendek dan kutipan langsung panjang.Universitas Indonesia

27Kutipan langsung pendekKutipan langsung pendek adalah jika kalimat yang dikutip kurang atau sama dengan40 kata. Kutipan langsung pendek dituliskan dalam teks dengan memberi tanda kutipdi awal dan di akhir kutipan.Nama penulis tidak disebutkan dalam kalimatShe stated, "Students often had difficulty using APA style," (Jones, 1998, p. 199), butshe did not offer an explanation as to why.Nama pengarang disebutkan dalam kalimatAccording to Jones (1998), "Students often had dificulty using APA style, especiallywhen it was their first time" (p. 199).Jones (1998) found "students often had difficulty using APA style" (p. 199); whatimplications does this have for teachers?Kutipan langsung panjangKutipan langsung panjang adalah jika kalimat yang dikutip lebih dari 40 kata. Kutipanlangsung panjang ditulis dalam paragraf tersendiri, dengan jarak 5 ketuk/spasi darimargin kiri, dan tetap dalam jarak 1,5 spasi (seperti teks).Nama pengarang tidak disebutkan dalam kalimatShe stated : Students often had difficulty using APA style,especially when it was theirfirst time citing sources. This difficulty could be attributed to the fact that manystudents failed to purchase a style manual or to ask their teacher for help. (Jones,1993, p. 199).Nama pengarang disebutkan dalam kalimatJones's 1993 study found the following: Students often had difficulty using APAstyle, especially when it was their first time citing sources. This difficulty could beattributed to the fact that many students failed to purchase a style manual or to asktheir teacher for help (p. 199).CONTOH PENULISAN KUTIPAN (FORMAT APA)Karya dengan 2 sampai 6 penulisNama keluarga/nama belakang pengarang disebutkan semua.Richards, Jones, and Moore (1998) maintain that college students who activelyparticipate in extracurricular activities achieve greater academic excellence becausethey learn how to manage their time more effectively.atauThe authors maintain that college students who actively participate in extracurricularactivities achieve greater academic excellence because they learn how to manage theirtime more effectively (Richards, Jones, & Moore, 1998).Universitas Indonesia

28Karya lebih dari 6 penulisJika karya yang dikutip ditulis lebih dari 6 pengarang, maka yang ditulis hanya namakeluarga/belakang pengarang pertama, dengan memberi inisial et al.Massachusetts state and municipal governments have initiated several programs toimprove public safety, including community policing and after school activities(Smith et a1., 1997).Lebih dari 1 karya dengan pengarang yang sama.Semua tahun penerbitan publikasi harus disebutkan semua.Smith (1972) In his study of the effects of alcohol on the ability to drive, Smith(1991) showed that the reaction times of participating drivers were adversely affectedby as little as a twelve ounce can of beer.Mengutip dari beberapa karya dengan berbagai nama pengarang dan tahunpenerbitan dalam 1 kalimat ( kutipan diambil dari sumber yang berbeda).Studies of precautionary saving in response to earnings risk include Cantor (1985),Skinner (1988), Kimbal (1990a, 1990b) and Caballero (1991), among others...atauThe hemispheric division of the human brain has been studied from many differentperspectives; however, not all researchers agree on the exact functions of eachhemisphere (Ellison, 1973; Jaynes, 1979; Mick, 1978).Karya dengan nama belakang penulis samaJika mengutip dari karya dengan nama belakang pengarang yang sama dengankutipan sebelumnya, maka nama depan pengarang perlu dicantumkan pada kutipanberikutnya.At least 66,665 lions were killed between 1907 and 1978 in Canada and the UnitedStates (Kevin Hansen, 1980).Jika dalam 1 kutipanD. M. Smith (1994) and P. W. Smith (1995) both reached the same conclusion aboutparenting styles and child development.Mengutip rumus, hasil penelitian/exact quotationHarus mencatumkan nomor halaman.In his study on the effects of alcohol on drivers, Smith (1991, p. 104) stated that"participants who drank twelve ounces of beer with a 3.5% alcohol content reacted,on average, 1.2 seconds more slowly to an emergency braking situation than they didwhen they had not ingested alcohol."Mengutip dari kutipanJika mengutip dari sumber yang mengutip, maka nama pengarang asli (pengarangyang dikutip oleh pengarang yang kita kutip) dicantumkan pada kalimat, dan namapengarang publikasi dimana kutipan tersebut ditemukan dicantumkan pada akhirkalimat kutipan.Universitas Indonesia

29Behavior is affected by situation. As Wallace (1972) postulated in Individual andGroup Behavior, a person who acts a certain way independently may act in an entirelydifferent manner while the member of a group (Barkin, 1992, p. 478).Tidak ada nama penulisJika tidak ada nama pengarang, tuliskan 1 atau 2 kata pertama dari judulbuku/halaman web. Jika mengutip dari buku atau website, judul ditulis dalam cetakmiring. Jika mengutip dari artikel jurnal/majalah/surat kabar, judul ditulis dalamhuruf tegak dengan memberi tanda kutip di awal dan akhir kata/kalimat.Massachusetts state and municipal governments have initiated several programs toimprove public safety, including community policing and after school activities(Innovations, 1997).Artikel dengan tidak ada nama penulis dan tahun penerbitanIn another study of students and research decisions, it was discovered that studentssucceeded with tutoring (Tutoring and APA, n.d.).Catatan : n.d. = no dateLembaga sebagai PenulisThe standard performance measures were used in evaluating the system. (UnitedStates Department of Transportation, Federal Aviation Administration, 1997)Komunikasi melalui emailThis information was verified a few days later (J. S. Phinney, personalcommunication, June 5, 1999)..dapat disimpulkan bahwa jurusan Teknik Mesin kurang diminati oleh siswaperempuan (wawancara dengan Juliana Anggono, 5 Januari 1999).Mengutip dari WebsitePada dasarnya mengutip dari website atau sumber elektronik sama dengan mengutipdari sumber tercetak. Jika mengutip dari website atau media elektronik, yang perludicantumkan adalah nama pengarang, tahun penerbitan, nomor halaman (untukkutipan langsung) atau jika tidak ada nomor halaman, sebutkan nomor bab (chapter),nomor gambar, tabel atau paragraf. Alamat website (URL) dan informasi lainnyadituliskan pada Daftar Referensi.(Cheek & Buss, 1981, p. 332)(Shimamura, 1989, chap. 3)Universitas Indonesia

30Lampiran 11 : Penulisan Daftar Referensi Daftar referensi atau daftar pustaka adalah kumpulan sumber informasi yangdigunakan dalam sebuah penulisan, yang disusun secara alfabetis. Sumber informasiyang dicantumkan dalam daftar referensi merupakan sumber informasi yang dikutipdalam uraian/teks dan yang mendukung atau dipakai sebagai acuan. Informasi tentangsumber yang digunakan harus ditulis secara benar, lengkap dan konsisten denganmenggunakan format/standar tertentu. Secara umum format penulisan (citation style)dibedakan menjadi 2 jenis berdasarkan golongan ilmu yaitu humanities style danscientific style. APA merupakan contoh dari scientific style.Ketentuan umum penulisan daftar referensi:a.Sumber yang dikutip dalam uraian/teks harus ditulis lengkap dalam DaftarReferensi. Sebaliknya sumber yang terdaftar dalam Daftar Referensi harus ditulisdalam teks sebagai kutipan.b.Nama penulis ditulis nama keluarga/nama belakang terlebih dahulu, kecuali namaCina, Jepang, Korea, karena nama keluarga sudah di awal.Contoh:Nama : Kwik Kian GiePenulisan : Kwik Kian GieNama : Heribertus Andi MattalataPenulisan : Mattalata, Heribertus AndiNama : Joyce Elliot-SpencerPenulisan : Elliot-Spencer, JoyceNama : Anthony T. Boyle, PhDPenulisan : Boyle, Anthony T.Nama : Sir Philip SidneyPenulisan : Sidney, PhilipNama : Arthur George Rust Jr.Penulisan : Rust, Arthur George, Jr.Nama : John D. Rockfeller IVPenulisan : Rockfeller, John. D., IVc.Gelar kebangsawanan atau gelar akademik tidak perlu ditulis.d.Jika tidak ada nama pengarang, judul karya dituliskan sebagai entri utama.e.Pada format APA, huruf pertama dari judul karya atau judul tambahan ditulismenggunakan huruf kapital/huruf besar.f.Baris ke dua tiap sumber ditulis dengan jarak 5 ketuk/spasi dari margin kiri barispertama dengan jarak antar baris 1,5 spasi.g.Daftar diurutkan berdasarkan abjad nama keluarga/nama belakang dengan jarak1,5 spasi.Contoh penulisan daftar referensi :FORMAT APA (American Psychological Association)I. BUKUPenulis tunggalBaxter, C. (1997). Race equality in health care and education. Philadelphia: BalliereTindall.Universitas Indonesia

31Dengan dua atau tiga pengarangCone, J.D., & Foster, S.L. (1993). Dissertations and theses from start to finish :Psychology and related fields. Washington, DC: American PsychologicalAssociation.Tidak ada nama pengarangMerriam-Websters collegiate dictionary (10th ed.). (1993). Springfield, MA:Merriam-Webster.Bukan edisi pertamaMitchell, T.R., & Larson, J.R. (1987). People in organizations: An introduction toorganizational behavior (3rd ed.). New York: McGraw-Hill.Pengarang berupa grup atau lembagaAmerican Psychiatric Association. (1994). Diagnostic and statistical manual ofmental disorders (4th ed.). Washington, DC: Author.Buku berseri/multi volume (editor sebagai pengarang)Koch, S. (Ed.). (1959-1963). Psychology: A study of science (Vols. 1-6). New York:McGraw-Hill.TerjemahanKotler, Philip. (1997). Manajemen pemasaran : Analisis, perencanaan, implementasi.(Hendra Teguh & Ronny Antonius Rusli, Trans.). Jakarta: Prenhallindo.Artikel atau bab dalam buku yang diedit (article or chapter in an edited book)Eiser, S., Redpath, A., & Rogers, N. (1987). Outcomes of early parenting: Knownsand unknowns. In A. P. Kern & L. S. Maze (Eds.). Logical thinking in children (pp.58-87). New York: Springer.Artikel/istilah dalam buku referensiSchneider, I. (1989). Bandicoots. In Grzimeks encyclopedia of mammals (vol.1, pp.300 304). New York: McGraw-Hill.Makalah seminar, konferensi, dan sejenisnya.Crespo, C.J. (1998, March). Update on national data on asthma. Paper presented atthe meeting of the National Asthma Ed ucation and Prevention Program, Leesburg,VA.II. SERIALArtikel JurnalClark, L.A., Kochanska, G., & Ready, R. (2000). Mothers personality and itsinteraction with child temperament as predictors of parenting behavior. Journal ofPersonality and Social Psychology, 79, 274-285.Universitas Indonesia

32Artikel MajalahGreenberg, G. (2001, August 13). As good as dead: Is there really such a thing asbrain death? New Yorker, 36-41.Artikel surat kabarCrossette, Barbara. (1990, January 23). India lodges first charges in arms Scandal.New York Times, A4.Artikel surat kabar, tanpa pengarangUnderstanding early years as a prerequisite to development. (1986, May 4). The WallStreet Journal, p. 8.Resensi buku (book review) dalam jurnalGrabill, C. M., & Kaslow, N. J. (1999). Anounce of prevention: Improving children'smental health for the 21st century [Review of the book Handbook of prevention andtreatment with children and adolescents]. Journal of Clinical Child Psychology, 28,115 116.Resensi film (film review) dalam jurnalLane, A. (2000, December 11). Come fly with me [Review of the motion pictureCrouching tiger, hidden dragon]. The New Yorker, 129-131III. WAWANCARAWhite, Donna. (1992, December 25). Personal interview.IV. KARYA-KARYA LAIN DAN KARYA NON CETAKAcara TelevisiCrystal, L. (Executive Producer). (1993, October 11). The MacNeil/Lehrer news hour.[Television broadcast]. New York and Washington, DC: Public Broadcasting Service.Kaset Video/VCDNational Geographic Society (Producer). (1987). In the shadow of Vesuvius.[Videotape]. Washington, DC: National Geographic Society.Kaset AudioMcFerrin, Bobby (Vocalist). (1990). Medicine music [Audio Recording]. Hollywood,CA: EMI-USA.Software komputerArend, Dominic N. (1993). Choices (Version 4.0) [Computer software]. Champaign,IL: U.S. Army Corps of Engineers Research Laboratory. (CERL Report No.CH7-22510)Universitas Indonesia

33V. PUBLIKASI ELEKTRONIKKarya lengkapMcNeese, M.N. (2001). Using technology in educational settings. October 13, 2001.University of Southern Mississippi, Educational Leadership and Research.http://www .dept.usm.edu/~eda/Artikel dari database onlineSenior, B. (1997, September). Team roles and team performance: Is there really alink? Journal of Occupational and Organizational Psychology, 70, 241-258. June 6,2001. ABI/INFORM Global (Proquest) database.Artikel jurnal di websiteLodewijkx, H. F. M. (2001, May 23). Individual- group continuity in cooperation andcompetition undervarying communication conditions. Current Issues in SocialPsychology, 6 (12), 166-182. September 14, 2001. http://www.uiowa.edu/~grpproc/crisp/crisp.6.12.htmDokumen lembagaNAACP (1999, February 25). NAACP calls for Presidential order to halt policebrutality crisis. June 3, 2001. http://www.naacp.org/president/releases/police_brutality.htmDokumen lembaga, tanpa nomor halaman, tanpa informasi tahun penerbitanGreater Hattiesburg Civic Awareness Group, Task Force on Sheltered Programs.(n.d.). Fund-raising efforts. November 10, 2001. http://www.hattiesburgcag.orgPengarang dan informasi waktu penerbitan tidak diketahuiGVU's 8th WWW user survey. (n.d.). September 13, 2001.http://www.gvu.gatech.edu/user_surveys/survey-1997-10/EmailWilson, R.W. (1999, March 24). Pennsylvania reporting data. Child MaltreatmentResearch. March 30, 1999. [email protected], H. (1992). Aldehyde. The Software Toolworks multimedia encyclopedia (CD-ROM version 1.5). Boston: Grolier. Januari 19, 1999. Software Toolworks.Nickell, Stephen J. (August 1996). Competition and corporate performance. TheJournal of Political Economy, 104(4), 724-747. December 15, 2003. ProquestDatabase (CD-ROM).Universitas Indonesia

34Lampiran 12. Prosedur Pengumpulan Tugas Akhir PROSEDUR PENGUMPULAN TUGAS AKHIRI. Prosedur UmumLulusan Universitas Indonesia wajib:1.Menyerahkan tugas akhirnya dalam bentuk cetakan dan rekaman dalam CD-ROMkepada UI melalui bagian pengadaan koleksi di Perpustakaan Universitas atauPerpustakaan Program Pascasarjana.2.Mengikuti aturan penulisan yang ditetapkan melalui SK Rektor UI Nomor:628/SK/R/UI/2008 tanggal 16 Juni 2008.3.Menyerahkan seluruh isi tulisan, termasuk lampiran dll, yang menjadi bagian darikarya yang akan diserahkan4.Mengisi formulir Bukti Penyerahan Tugas Akhir yang disediakan PerpustakaanUniversitas atau Perpustakaan Program Pascasarjana UI (dibuat rangkap)II. Cara Penyerahan Tugas AkhirA.Sistem PEMINDAIAN (SCANNING)Mahasiswa menyerahkan 1 (satu) eksemplar tugas akhir tercetak yang sudahdijilid dan 1 (satu) eksemplar loose-copy tidak dijilid, tetapi hanya dijepit.Keduanya harus asli.Warna sampul tugas akhir yang telah dijilid adalah coklat.Pada lembar Pengesahan Tugas Akhir baik hardcopy maupun loose-copy harusada tanda tangan asli dari dosen pembimbing dan dosen penguji.Melampirkan Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiahuntuk Kepentingan Akademis dengan tanda tangan asli penulis (bukanfotokopi).B.Sistem KONVERSIMenyerahkan 1 (satu) eksemplar hardcopy (harus asli) dijilid.Pada halaman Pengesahan Tugas Akhir hardcopy harus ada tanda tangan aslidari dosen pembimbing dan dosen penguji (bukan fotokopi).Melampirkan Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiahuntuk Kepentingan Akademis dengan tanda tangan asli penulis (bukanfotokopi)Menyerahkan satu (1) softcopy dalam media CD ROM dalam Portable DocumentFormat (.pdf) yang disertai satu (1) lembar lepas Lembar PernyataanPersetujuan Publikasi Karya Ilmiah untuk Kepentingan Akademis berisitanda tangan asli penulis (bukan fotokopi), dan satu (1) lembar lepas LembarPengesahan yang berisi tanda tangan asli dari dosen pembimbing dan dosenpenguji.Universitas Indonesia

35III. Format Penyusunan tugas akhir dalam CD ROMA.FISIKInformasi yang dicantumkan pada kepingan CD dengan urutan sebagai berikut.(Judul)(Nama dan NPM)(Kalimat )Dengan ini menyatakan bahwa isi TA CD-ROM sama denganhardcop yTanda tangan asli Dosen Pembimbing.Informasi di atas ditik, bukan ditulis tangan, kecuali tanda tangan.Kepingan CD dimasukkan dalam CD case yang terbuat dari mika (transparan),bukan dari plastik.Penomoran halaman pada file elektronik harus sama dengan penomoran halamanpada hardcopy.B. NON FISIKCD ROM dibagi dalam beberapa folder/file.Folder TUGAS AKHIR berisi semua file isi tugas akhir.Folder GAMBAR berisi semua file gambar asli yang digunakan di dalam naskahtugas akhir.Folder MULTIMEDIA berisi semua file multimedia penyerta (gambar, animasi,audio, video, dll.) yang tidak digunakan/berada di dalam naskah tugas akhir(Format file yang disimpan dalam folder GAMBAR dan MULTIMEDIA akandiatur dalam peraturan tersendiri).IV. Waktu Berlakunya PeraturanPeraturan ini berlaku mulai semester Genap 2007/2008 hingga dikeluarkannyaperaturan yang baru.FOLDER TUGAS AKHIRSemua dokumen ditik dalam Microsoft WordGambar, foto, grafik disisipkan sebagai image dalam dokumen MS Word baik dalampembahasan maupun dalam lampiranSatu folder berisi satu file utuh tugas akhir (bentuk file pdf)Satu folder berisi file tugas akhir yang dipecah dengan penamaan file sebagaiberikut:a)Awal.doc berisi: Halaman Judul; Lembar Pengesahan; Kata Pengantar; LembarPernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah untuk Kepentingan Akademis;Daftar isi; Daftar Tabel; Daftar Gambar; Daftar Rumus; Daftar Lainnya; DaftarLampiran (semua berada dalam satu file dengan nama Awal.doc)b)Abstract.doc berisi: Abstrak/Abstract Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, danBahasa Arab (semua berada dalam satu file dengan nama Abstract.doc)c)Chapter1.doc berisi Bab 1Chapter2.doc berisi Bab 2Chapter3.doc berisi Bab 3Chapter4.doc berisi Bab 4 dan seterusnya sesuai dengan jumlah babd)Conclusion.doc berisi Bab KesimpulanUniversitas Indonesia

36e)References.doc berisi Daftar Referensif)Appendices.doc berisi LampiranSetiap halaman tugas akhir mulai Abstrak sampai dengan Daftar Referensi harusdiberi auto text pada footer dengan tulisanUniversitas Indonesia(Arial 10 poincetak tebal), ditulis dengan posisi rata kanan (align right).Semua file MS Word (.doc) harus dikonversikan menjadi Portable DocumentFormat (.pdf) (Lihat lampiran 2)Langkah konversi Microsoft Word (.doc) ke Portable Document Format (.pdf)1.Pastikan komputer yang anda gunakan terinstall Adobe Acrobat 4.0 atau 5.0(bukan Acrobat Reader).2.Bukalah dokumen anda menggunakan program Microsoft Word.3.Klik menu File dan pilihlah Print.4.Di monitor anda akan tampil window Print dan pilihlah Acrobat PDFWriter.5.Klik Properties, di bagian tab menu Page Setup, pastikan:Di bagian Page Size, pilih Standard : (A4).Di bagian Orientation, pilih sesuai dengan dokumen anda.Di bagian Graphic, pilih Resolution : SCREEN dan Scalling : 100%.Abaikan tab menu Compression Options, Font Embedding, About.6.klik tombol OK7.Klik OK sekali lagi.8.Silakan memberi nama file sesuai lampiran 12 tentang Folder Tugas Akhir danklik Save.9.Silakan menunggu proses konversi yang sedang berjalan.10.File baru yang dihasilkan akan sesuai dengan nama yang anda berikan di langkahno 8.11.Silakan cek hasil akhir dengan double click di nama file anda.Universitas Indonesia

375.PENUTUPDemikian Pedoman Teknis Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Indonesiaini dibuat, tentunya dengan tujuan supaya adanya keseragaman pola teknis penulisantugas akhir oleh mahasiswa Universitas Indonesia. Sebagai pedoman baku makahendaknya pedoman teknis ini dipelajari dan dipahami dengan baik oleh civitasakademika PSTTI UI agar hasil karya akhir yang ditulis sesuai dengan ketentuan yangtelah ditetapkan dalam SK Rektor Universitas Indonesia Nomor: 628/SK/R/UI/2008tanggal 16 Juni 2008.Universitas Indonesia

Artikel Asli 15Sari Pediatri, Vol. 11, No. 1, Juni 2009Imunisasi merupakan pencegahan primer ter-hadap penyakit infeksi yang paling efektif danmurah. Imunisasi bukan saja dapat melindungi1individu dari penyakit yang serius namun dapatjuga menghindari tersebarnya penyakit menular.2World Health Organization(WHO) dan UNICEFKelengkapan Imunisasi Dasar pada Anak Usia1 5 tahunAri Prayogo, Astri Adelia, Cathrine, Astri Dewina, Bintang Pratiwi, Benjamin Ngatio,Asmoko Resta, Rini Sekartini,* Corrie Wawolumaya**Mahasiswa FKUI, *Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, **Departemen Ilmu KedokteranKomunitas FKUILatar belakang.Indonesia memiliki angka cakupan kelengkapan imunisasi dasar yang sudah cukup baik,namun beberapa daerah masih rendah. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasisangat penting untuk diketahui sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan angka cakupan kelengkapanimunisasi dasar.Tujuan.Untuk mengetahui kelengkapan imunisasi dasar dan faktor-faktor yang berhubungan di RW 04Kelurahan Jati, Jakarta Timur.Metode.Penelitiancross-sectionalpada 87 ibu dan anak yang berusia 1-5 tahun di RW 04 Kelurahan Jati,Jakarta Timur. Pengambilan sampel secarapurposive samplingpada bulan April 2009, data primer darikuesioner, dan catatan imunisasi dari buku kesehatan anak.Hasil.Angka cakupan kelengkapan imunisasi dasar pada anak usia 1-5 tahun di RW 04 Kelurahan Jati, JakartaTimur sebesar 47,1%. Cakupan kelengkapan imunisasi di bawah usia satu tahun yang terendah adalah imunisasihepatitis B4 dan polio 4. Tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara sebaran usia anak, berat lahiranak, usia kehamilan ibu, urutan anak, usia ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, tingkat pendapatan keluarga,jumlah anak, budaya, jarak ke pelayanan kesehatan, pelayanan kader dan petugas kesehatan, sumber informasi,dan pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi (p>0,05). Ditemukan hubungan yang bermakna secarastaitstik antara urutan dan jumlah anak dengan kelengkapan imunisasi (p80%subjek (Tabel 1). Hubungan antara berbagai variabeldengan kelengkapan imunisasi tertera pada Tabel 2.

17Ari Prayogo dkk: Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Usia 1 5 tahunSari Pediatri, Vol. 11, No. 1, Juni 2009Hubungan yang bermakna secara statistik ditemukanantara variabel jumlah anak dan urutan anak dengankelengkapan imunisasi dasar (p=0,000 ;p= 0,014).DiskusiPada penelitian ini didapatkan bahwa angka cakupankelengkapan imunisasi dasar pada anak usia 1-5 tahun47,1%. Rendahnya hasil kelengkapan imunisasi dasarpada penelitian ini antara lain dapat disebabkan tidaklengkapnya pencatatan imunisasi pada buku KIA atauKMS anak. Sesuai dengan penelitian Ernoviana danHasan Basri yang mendapatkan bahwa buku KIAlebih banyak tidak terisi lengkap (80%) dibandingkandengan terisi lengkap (20%).11Pada penelitian ini didapatkan pemberian imuni-sasi di bawah usia satu tahun tertinggi adalah imunisasiDTP 1 (98,9%) dan polio 2 (98,9%) sedangkan yangterendah adalah hepatitis B 4 (29,9%) dan polio 4(74,7%). Kelengkapan imunisasi tertinggi dicapai DTP1 dan polio 2 karena jadwal yang bersamaan dan jarakpemberian imunisasi dekat dengan waktu kelahiran.Kelengkapan imunisasi hepatitis B 4 bukan merupakanmasalah yang utama karena kebijakan mengenaiimunisasi hepatitis B 4 mulai diterapkan pada tahun2005, sedangkan subjek penelitian ini ada yang lahirsebelum tahun 2005. Pada penelitian ini digunakanacuan pemberian pemberian imunisasi hepatitis B dibawah usia satu tahun tiga kali.Berdasarkan ujichi-squaretidak ditemukanhubungan yang bermakna antara usia ibu dengankelengkapan imunisasi dasar, akan tetapi terlihatkecenderungan anak dari ibu usia kurang dari 20tahun memiliki kemungkinan lebih besar mengalamiimunisasi dasar tidak lengkap (Tabel 2). Soetjiningsih12dalam buku Tumbuh Kembang Anak menyebutkanbahwa ibu yang berusia kurang dari 20 tahun kurangmemiliki kesiapan secara psikologis dalam pengasuhananak, termasuk pemberian imunisasi.12Tidak ditemukan hubungan antara tingkatpendapatan keluarga dengan kelengkapan imunisasidasar, akan tetapi terlihat kecenderungan bahwaanak dengan tingkat pendapatan keluarga rendahmempunyai riwayat imunisasi dasar yang tidak lengkap(Tabel 2). Hal ini berbeda dengan penelitian yangdilakukan di Palembang tahun 2006 yang menyebut-kan bahwa status ekonomi mempengaruhi kelengkap-an imunisasi seorang anak.13Hubungan antara tingkatTabel 1. Kelengkapan imunisasi dasar untuk masing-masingjenis imunisasi dasar Variabeln%Imunisasi dasar LengkapImunisasi BCG (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi DTP 1 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi DTP 2 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi DTP 3 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi polio 1 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi polio 2 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi polio 3 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi polio 4 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi hepatitis B 1 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi hepatitis B 2 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi hepatitis B 3 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi hepatitis B 4 (tahun)1Tidak imunisasiImunisasi campak (tahun)1Tidak imunisasi4385118610832281247511186108214654187111581247638261348784549,497,71,11,198,91,10,095,42,32,393,12,34,686,21,112,698,91,10,094,31,14,674,74,620,781,61,117,293,12,34,687,43,49,229,914,955,289,74,65,7

18Ari Prayogo dkk: Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Usia 1 5 tahunSari Pediatri, Vol. 11, No. 1, Juni 2009Tabel 2. Hubungan karakteristik responden dan subjek dengan kelengkapan imunisasi VariabelKategoriKelengkapan imunisasi (%)Ujikemaknaanp ValueYaTidakBerat lahir (gram)Usia kehamilan (minggu)Urutan anakUsia ibu (tahun)Tingkat pendidikanPekerjaanTingkat pendapatanJumlah anak (orang)Pengambil putusanJarak ke pelayanankesehatan (meter)Sumber informasiSumber informasi yang palingberkesan 90%menunjukkan sensitif terhadap seluruh antibiotik yangdiujicoba. Lebih dari 90%strain S. typhiyang diisolasidari pasien demam tifoid sejak tahun 1993 hingga 2004di RSAB Harapan Kita ternyata juga masih sensitifterhadapchloramphenicol. Uji sensitifitas tersebutbertujuan sebagai acuan secarainvitrobahwaS. typhimasih sensitif, walaupun demikian keterkaitan antarasensitifitas secarainvitrodengan kesembuhan pasien secaraklinis tidak selamanya menunjukkan hal yang searah.Pemilihan antibiotik yang tepat sangat menentukan padakesembuhan pasien, karena tidak semua antibiotik dalamuji sensitifitas cocok untuk terapi demam tifoid.Hasil biakan darah dengan metodaBac-tectpositifSalmonella typhidijumpai pada 16% pasien (31 pasiendari 248 penderita demam tifoid anak pada tahun2004). Hal ini dapat disebabkan oleh syaratpengambilan spesimen untukSalmonella typhiyangkurang tepat. Sangat penting pengambilan spesimendarah sebanyak minimal 1-2 ml pada usia anak untukmendapatkan angka positif sesuai 1 ml cairan sumsumtulang pada spesimen biakan. Biakan sumsum tulangberguna dalam evaluasi lama sakit dan keberhasilanterapi antibiotik. Apabila menggunakan standar agaruntuk kultur, maka salmonela dapat diisolasi pada30-90% kasus demam tifoid. Kegagalan kultur dapatdisebabkan oleh gagalnya mempertahankan suhuantara 15-40C selama transportasi spesimen, metodalaboratorium yang tidak adekuat dan pemberianantibiotik sebelumnya.2,5Uji serologi Widal seperti semua hasil laboratoriumharus diinterpretasikan dengan bijak. Tanda-tanda klinispasien harus lebih diutamakan daripada reaksi Widalyang positif karena sebagian besar anak Indonesiamempunyai reaksi Widal positif tanpa menderitademam tifoid. Hal ini merupakan fenomena proteksi3yang unik karena imunitas terhadap demam tifoiddidapatkan dari kebiasaan jajan makanan di pinggirjalan, yang mungkin telah terkontaminasiS. typhi.Serologi Widal positif dapat disebabkan oleh pemberianvaksinasi anti-tifus pada anak usia di atas 2 tahun.2,6Uji Widal hanya berguna bila dilakukanpemeriksaan secara serial, terjadi kenaikan titerantibodi O 1/320 atau titer antibodi H 1/640, atauterjadi kenaikan titer O 4 kali dari pemeriksaan yangpertama dengan jarak pemeriksaan satu minggu. Bilanilai titer di bawah nilai yang telah ditentukantermasuk dalam kategori negatif. Di RSAB Harapan7Kita nilai Widal positif bila titer O = 1/160 atauterjadi kenaikan titer O 4 kali dari pemeriksaan yangpertama dengan jarak pemeriksaan satu minggu. Bilanilai titer di bawah dari nilai yang telah ditentukantermasuk dalam kategori negatif.Pada penelitian ini dalam kurun waktu 1 tahundijumpai 238 pasien demam tifoid, dan dilakukan ujiWidal serta uji Bac-tect (Tabel 1). Sensitivitas uji Widalterhadap uji Bac-tect sebagai baku emas adalah 58,0%,atau hanya 58,0% di antara pasien demam tifoid dapatdideteksi dengan uji Widal. Spesifisitas uji Widal terhadap Bac-tect (+)Bac-tect (-)JumlahWidal (+) 18 99 117Widal (-) 13 108 121 31 207 238Tabel 1. Perbandingan hasil pemeriksaan uji Widalterhadap uji Bac-tect

177Sari Pediatri, Vol. 8, No. 3, Desember 2006uji Bac-tect adalah 52,1%, menunjukkan bahwa demamtifoid dapat disingkirkan hanya pada 52,1% pasien denganuji Widal negatif. Sensitifitas dan spesifisitas tersebut tidakmemadai, sehingga uji Widal disini tampaknya bukanlahuji yang baik dalam menegakkan diagnosis demam tifoid.Kelemahan uji Widal adalah antibodi tidak muncul di awalpenyakit, sifat antibodi sering bervariasi dan sering tidakada kaitannya dengan gambaran klinis penyakit, dan dalamjumlah yang cukup besar (15% atau lebih) tidak terjadikenaikan titer O bermakna.8Sebagian besar pasien sudah mendapatkanantibiotik per oral sebelum perawatan di rumah sakit,tetapi hanya 6 dari 31 yang diduga demam tifoid padasaat kunjungan ke dokter beberapa hari sebelum masukrumah sakit dan mendapat antibiotik per oral yangbiasa dipakai untuk terapi demam tifoid. Lebih dari90% pasien demam tifoid mendapat pengobatanantibiotik per oral di rumah, istirahat cukup dankontrol ke dokter. Pasien dengan gejala muntah yangberkepanjangan, diare berat atau kembung yangberlebihan membutuhkan perawatan di rumah sakitserta pemberian antibiotik intravena.2Komplikasi terjadi pada 7 dari 31 pasien demamtifoid pada penelitian kami, terdiri dari pneumonia 3dari 31 pasien dan perdarahan saluran cerna 4 dari 31pasien. Secara keseluruhan sekitar 10% 15 % pasiendemam tifoid akan mengalami infeksi yang berat.Faktor - faktor yang dapat mempengaruhi hal tersebutadalah lama sakit sebelum terapi antibiotik, pilihanantibiotik,strainbakteri yang virulen, jumlahinokulasi, riwayat vaksinasi anti-tifus sebelumnya ataukondisi imunokompromais. Komplikasi yang terseringadalah perdarahan saluran cerna, perforasi intestinaldan tifoid ensefalopati. Perdarahan saluran cerna terjadisekitar 10% 20 % dari kasus tifoid, disebabkan oleherosi dariPeyers patchdan mengenai pembuluh darahintestinal, dengan gejala klinisoccult bloodatau melena.Pada anak, lebih sering terjadi komplikasi pneumoniadibandingkan usia dewasa.2Jenis antibiotik yang terbanyak digunakan dalampenelitian ini adalahceftriaxone(18 kasus), diikuti olehchloramphenicol(16 kasus), sisanya adalahcefotaxime,meropenem dan ceftazidime, masing-masing 1 kasus. Pada7 kasus terjadi penggantian antibiotikchloramphenicoldanceftriaxone, atau sebaliknya. Oleh karena itu peneliti lebihmenekankan pembahasan tentang antibiotik yang padapemberian dua antibiotik yang terbanyak digunakan.Dijumpai 22 kasus demam tifoid mendapatantibiotik dengan dosis tepat selama perawatan. Rata-rata lama rawat adalah (6,8 + 2,63) hari untuk pasien yang mendapatkan antibiotik dengan dosis tepat.Dijumpai 1 pasien dengan lama rawat cukup pendekyaitu 3 hari. Pada pasien ini sudah mendapatkanantibiotik per oralcefiximesebelum perawatan.Disamping itu dijumpai 7 pasien mendapat antibiotikselama perawatan dengan dosis kurang dibandingkanprotokol yang berlaku. Rata-rata lama rawat adalah(6,6 + 1,33) hari untuk pasien yang mendapatkan antibiotik dengan dosis kurang. Tampaknya tidak adaperbedaan yang nyata antara rata-rata lama rawat danketepatan dosis antibiotik yang diberikan. (Tabel 2)Terdapat 1 pasien dengan lama rawat terpendek yaitu3 hari karena pulang paksa, dengan terapiceftriaxonedosiskurang. Pada pasien ini terjadi relaps 1 bulan setelah rawat.Hal ini sesuai dengan definisi relaps yaitu timbulnyakembali demam dan gejala klinis demam tifoid dalam30 hari setelah terapi yang penuh disertai dengan isolasiS. typhidari darah, atau 2 3 minggu setelah turunnyademam.2,5Pada penelitian kami ditemukan seluruhnya1 kasus relaps dari 31 pasien. Tidak terjadi relaps pada 3pasien yang masing-masing diberi antibiotikmeropenem,ceftazidimedancefotaxime. Angka relaps lebih rendahdibandingkan dengan angka relaps yang dilaporkan dalamliteratur yaitu sekitar 5% 15% pada pasien yangmendapatkan terapiceftriaxone, dengan relaps secara klinismaupun ditemukannya kembali isolatS. typhidalamdarah,2,5,9,10Pada umumnya dengan gejala klinis relapslebih ringan. Pada penelitian Frenck dkk , terapi dengan25azithromycinper oral (20 mg/kg per hari; dosis maksimal1000 mg/hari, dosis tunggal selama 5 hari) tidak terjadirelaps. Aktivitasazithromycinsecara in vitro cukup baikterhadap berbagai patogen enterik, mempunyai penetrasibaik ke hampir seluruh jaringan, serta konsentrasinyadalam makrofag dan neutrofil mencapai >100 kali lebihtinggi dibandingkan dalam serum.5,11Pada penghitungan rata-rata lama rawat terdapat 1pasien dengan lama rawat yang sangat panjang yaitu 15hari, sehingga dikeluarkan dari penghitungan. Pada pasienPemberian antibiotikLOS* (hari)berdasarkan dosisMean + SD Dosis tepat6,8 + 1,94 (4,86 8,74) Dosis kurang6,6 + 1,33 (5,27 7,93) LOS*=length of stayTabel 2.Rata-rata lama rawat terhadap ketepatandosis antibiotik intravena

178Sari Pediatri, Vol. 8, No. 3, Desember 2006ini diagnosis awal tidak diduga suatu demam tifoid karenagejala klinis maupun hasil laboratorium darah tepi tidakmendukung. Pada minggu pertama gejala klinis tifoidtidak khas. Demam tifoid hampir tidak pernah dimulaidengan demam tinggi pada hari pertama sampai ketiga.Demam akan terus berlanjut dan pada hari ke 5 6menjadi lebih tinggi, sampai tercapai suhu tertinggisesudah itu yang merupakan gejala lebih penting untukmenduga adanya demam tifoid. Demam tinggi yangterjadi sampai 4 5 hari, tanpa tanda-tanda infeksi bakteriyang jelas, lebih dari 90% kemungkinannya adalah infeksioleh virus, dan tidak membutuhkan pemberianantibiotik. Keputusan untuk memberikan terapi2antibiotik empiris sangat bergantung pada pertimbanganklinis dokter (clinical judgment).2Pada kasus ini meskipundiberikanceftriaxoneselama 5 hari pada minggu keduasakit, tetapi dosis