makalah kmb 3

Download makalah kmb 3

Post on 18-Oct-2015

27 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 5/28/2018 makalah kmb 3

    1/23

    1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar BelakangTumor merupakan sebuah penyakit yang lebih sering terjadi pada manusia.

    Tumbuhnya tumor disalah satu organ, akan terus berkembang dan secara menerus

    menyebar ke dalam jaringan seluruh tubuh. Akibat dari tumor tersebut akan menjadi

    sebuah kanker ganas yang mematikan. Hal ini merupakan pencetus kematian terbanyak di

    seluruh dunia.

    Salah satunya terdapat pada intrakanial dan medulla spinalis. Umumnya manusia

    memiliki fungsi otak untuk mengatur aktivitas organ. Namun apabila tumor mendiami

    disalah satu bagian dari otak tersebut. Maka lama-kelamaan otak tidak akan berfungsi

    secara optimal. Untuk itu tumor otak perlu diwaspadai. Selain mengonsumsi makanan

    secara teratur, perlunya mengatur pola hidup sehat dan menghindari radiasi akan

    mengurangi terjadinya tumor otak tersebut. Perlunya mempelajari mengenai tumor otak

    dapat memberikan gambaran tersendiri agar mencegah terjadinya tumor otak secara dini.

    B. Tujuan Penulisan1. Tujuan Umum

    Tujuan dibentuknya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah

    Keperawatan Medikal Bedah I

    2. Tujuan KhususAgar mahasiswa keperawatan dapat memahami dan mengerti tentang :

    1. Asuhan keperawatan tumor intra carnial.2. Asuhan keperawatan tumor medula spinalis.

  • 5/28/2018 makalah kmb 3

    2/23

    2

    BAB II

    PEMBAHASAN

    A. Definisi Tumor Intra KarnialTumor otak adalah lesi intrakarnial setempat yang menempati ruang didalam tulang

    tengkorak. Pada orang dewasa sebagian tumor otak berasal dari sel-sel ganglia.Tumor otak

    jarang bermetastasis di luar system saraf pusat, tetapi menyebabkan kematian dengan

    merusak fungsi vital.

    Tumor otak atau tumor intracranial adalah neoplasma atau proses desak ruang

    (space occupying lesion atau space taking lesion) yang timbul di dalam rongga tengkorak

    baik di dalam kompartemen supratento trial maupun infratentorial.

    Tumor otak merupakan salah satu tumor susunan syaraf pusat yang mempunyai

    sebagian atau seluruh sifat proses ganas spesifik seperti yang berasal dari sel saraf meningen

    otak, termasuk juga tumor yang berasal dari sel penunjang (neuroglia), sel epitel pembuluh

    darah dan selaput otak.

    B. KlasifikasiJenis tumor ganas susunan syaraf pusat terdiri dari tumor ganas primer dan tumor

    metalstatis. Tumor ganas primer seperti astrositom, astroblastoma, oligodendroglioma,

    mixedgliom, epindimoma, tumor pleksus kholoid, gliosarkoma, medulablastoma dan

    limfoma serebral.

    Tumor metastatis adalah tumor yang berasal dari daerah manapun dari tubuh, yang

    umumnya terdapat ekstradural dalam kanalis spinalis, karena penyebaran hematogen kearah

    pleksus venous peridular dari vena didalam pelvis, dinding rongga toraks, dalam toraks, dan

    daerah leher.

    Tumor sebellum merupakan salah satu tumor intrinsic posterior, yang pada orang

    dewasa merupakan tumor metastatis tersering di hemisfer serebellum. Lokasi primer sesuai

    dengan lesi supratentorial

    Tumor ini merupakan tumor metastatis 80 % dan tumor ganas primer > 90% pada

    anak dan terdapat dalam ruang intrakanial.

  • 5/28/2018 makalah kmb 3

    3/23

    3

    C. EtiologiPenyebab yang pasti pada tumor otak belum diketahui secara jelas namun

    beberapa factor diidentifikasi sebagai factor predisposisi antara lain: Paparan terhadap zat

    toxic, trauma dan pendarahan.

    D. PatosiologiTumor otak menyebabkan peningkatan intracranial serta tanda dan gejala lokal

    sebagai akibat dari tumor yang mengganggu bagian dari spesifik otak. Sesuai dengan

    hipotesis Monroe-killie yang dimodifikasi, bahwa tengkorak adalah sebuah ruangan kaku

    yang berisi materi esensial yang tidak dapat tertekan : benda otak, darah dalam vaskuler dan

    cairan serebrospinal (CSS). Jika salah satu komponen dalam tengkorak volumenya

    meningkat, TIK akan meningkat, kecuali satu dari komponen lain menurunkan volumenya.

    Konsekuensinya terdapat perubahan volume otak bila terjadi gangguan seperti tumor otak

    atau edema serebral ini akan menimbulkan tanda dan gejala peningkatan intrakranial.

    Gejala- gejala peningkatan TIK disebabkan oleh tekanan yang berangsur-angsur

    terhadap otak akibat pertumbuhan tumor. Pengaruhnya adalah gangguan keseimbangan yang

    nyata antara otak, cairan serebrospinal, dan darah serebral (semua terletak didalam

    tengkorak). Sebagai akibat pertumbuhan tumor maka kompensasi penyesuaian diri dapat

    dilakukan melalui penekanan pada vena intrakranial, melalui penurunan volume cairan

    serebrospinal (melalui peningkatan absorpsi dan menurunkan produksi), penurunan sedangpada aliran darah serebral dan menurunnya masa jaringan otak intraselular dan ekstraselular.

    Bila kompensasi ini semua gagal, pasien mengalami tanda dan gejala peningkatan TIK.

    E. Manifestasi KlinisMenurut lokasi tumor dapat dibedakan sebagai berikut:

    1. Lobus frontalis

    Gangguan mental / gangguan kepribadian ringan : depresi, bingung, tingkah laku

    aneh, sulit memberi argumenatasi/menilai benar atau tidak, hemiparesis, ataksia, dan

    gangguan bicara.

    2. Kortek presentalis posterior

    Kelemahan/kelumpuhan pada otot-otot wajah, lidah dan jari

    3. Lobus parasentralis

    Kelemahan pada ekstremitas bawah

  • 5/28/2018 makalah kmb 3

    4/23

    4

    4. Lobus Oksipitalis

    Kejang, gangguan penglihatan

    5. Lobus temporalis

    Tinitus, halusinasi pendengaran, afasia sensorik, kelumpuhan otot wajah

    6. Lobus Parietalis

    Hilang fungsi sensorik, kortikalis, gangguan lokalisasi sensorik, gangguan

    penglihatan

    7. Cerebelum

    Papil oedema, nyeri kepala, gangguan motorik, hipotonia, hiperekstremitas sendi

    Tanda dan Gejala Umum pada tumor intrakanial adalah :

    1. Nyeri kepala berat pada pagi hari, bertambah buruk bila batuk, membungkuk.

    2. Kejang

    3. Tanda-tanda peningkatan tekanan intra kranial : Pandangan kabur, mual, muntah,

    penurunan fungsi pendengaran, perubahan tanda-tanda vital, afasia.

    4. Perubahan kepribadian

    5. Gangguan memori

    6. Gangguan alam perasaan

    Trias Klasik yaitu :

    1.

    Nyeri kepalaBiasanya sering terjadi dapat bersifat dalam, terus menerus, tumbuh dan kadang

    nyeri hebat. Lokasi yang sering menimbulkan nyeri terletak di daerah tumor dan

    di dekat dan diatas tumor.

    2 . Papil oedema

    Disebabkan oleh strees vena yang menimbulkan pembengkakan papila syaraf

    optikus. Bila terjadi pada pemeriksaan oftalmoskopi (funduskopi), tanda ini

    mengisyaratkan terjadi kenaikan TIK. Kadang disertai gangguan penglihatan, termasuk

    pembesaran bintik buta dan amaurosis fugaks ( saat penglihatan berkurang)

    3. Mual dan MuntahTerjadi sebagai akibat rangsangan pusat muntah pada medulla oblongata. Sering

    terjadi pada anak-anak dan berhubungan dengan peningkatan TIK yang disertai

    pergeseran batang otak. Muntah dapat terjadi tanpa didahului mual dan dapat proyektil.

  • 5/28/2018 makalah kmb 3

    5/23

    5

    F. Pemeriksaan Penunjang1. Foto polos untuk mengetahui adanya destruksi tulang pembungkus jaringan susunan

    syaraf pusat

    2. Pemeriksaan neurologis seperti mielografi atau DSA3. Angiografi atau DSA4. MRI

    G. Penatalaksaan1. Tindakan Pembedahan

    Bila tidak akan menimbulkan deficit nerologik yang terlalu mengganggu, reseksi total

    merupakan treatment of choice Tindakan ini bergantung pada sifat, lokalisasi, perluasan

    dan lamanya berlangsung tumor.

    2. Radioterapi

    Diberikan pada tumor yang radiosensitif, dan biasanya dilakukan setelah reseksi total

    atau parsial.

    3. Kemoterapi

    Hasilnya masih kurang memuaskan, dan tidak semua obat anti-tumor dapat meliwati

    darah otak. Titik tangkap kerja obat anti-tumor ialah pada sintesis DNA (replikasi),

    sintesis RNA dari DNA (transkripsi) dan sintesis protein dari RNA (translasi).

    Obat-obat yang biasa digunakan pada tumor otak ialah:1 Vinkristin: suatu vinka alkaloid, terutama efektif terhadap leukemia. Hasil baik juga pada

    meduloblastoma dan glioblastoma. Efek samping ialah toksis terhadap saraf perifer.

    2 Methotrexate : intratekal, terutama untuk meduloblastoma, ependimoma & astrositoma.

    3 Sitosinarabinosid : juga dipakai pada tumor otak tetapi hasilnya masih belum diketahui.

    H. Asuhan keperawatan Tumor intra karnial1. Pengkajian

    a. Identitas

    Mencakup nama, usia (pada masalah disfungsi neurologis kebanyakan terjadi

    pada usia tua) jenis kelamin, status perkawinan, agama, suku bangsa, pendidikan,

    pekerjaan, alamat, tanggal dan jam masuk rumah sakit (MRS), nomor register,

    diagnosa medis.

    b. Riwayat kesehatan

  • 5/28/2018 makalah kmb 3

    6/23

    6

    1. Keluhan utama

    Nyeri kepala hebat

    2. Riwayat kesehatan sekarang

    Pada gangguan neurologis, riwayat penyakit sekarang yang mungkin didapatkan

    meliputi adanya riwayat trauma, riwayat jatuh, keluhan mendadak lumpuh pada saat

    klien sedang melakukan aktivitas, keluhan pada gastrointestinal seperti mual,

    muntah bahkan kejang sampai tidak sadar, disamping gejala kelumpuhan separuh

    badan atau gangguan fungsi otak yang lain, gelisah, letargi, lelah apatis, perubahan

    pupil, pemakaian obat-obat (sedatif, antipsikotik, perangsang saraf), dan lain-lain.

    3. Riwayat kesehatan masa lalu

    Pengkajian riwayat penyakit dahulu dalam menggali permasalahan yang

    mendukung masalah saat ini pada klien dengan defisit neurologi adalah sangat

    penting. Beberapa pertanyaan yang mengarah pada riwayat penyakit dahul