mahir menulis cerita pendek

Download Mahir Menulis Cerita Pendek

Post on 15-Dec-2015

824 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • www.padepokan-kata.blogspot.com

    1

    Menulis CERITA PENDEK

    Itu Mudah

  • www.padepokan-kata.blogspot.com

    2

    Kata Pengantar

    Salah satu kegiatan kreativitas menulis adalah membuat cerita pendek (cerpen).

    Bagi sebagian orang, kegiatan menulis ini dianggap hal yang lumayan sulit. Hal ini

    disebabkan adanya ketakutan sekaligus ketidaktahuan cara bagaimana menulis cerpen

    dengan baik.

    Dalam buku ini disajikan hal-hal yang berhubungan dengan cerita pendek. Apa

    saja unsur-unsur cerpen itu sampai bagaimana mengembangkan tulisan dalam cerpen.

    Tentunya materi yang disajikan mengarahkan agar para calon cerpenis mau

    mengembangkan dirinya dalam menuangkan ide dan kata-kata.

    Semoga buku ini bermanfaat bagi para pembaca yang ingin terjun dalam dunia

    penulisan cerpen.

  • www.padepokan-kata.blogspot.com

    3

    BAB 1

    Mengapa Saya Menulis Cerita Pendek?

    Seorang panyair bernama Annie Dillard berkata: Rangkaian kata menunjuk

    hatimu sendiri. Dan dalam kata-katamu, hidupmu akan menunjukkan kepadamu

    pemikiranmu cepat atau lambat, dengan atau tanpa terlalu banyak dorongan.

    Ketika berekspresi, berarti kamu tengah menjalani suatu rangkaian hidup yang

    akan membawamu pada pengungkapan mimpi-mimpi tersembunyi. Kamu tengah

    melontarkan segala hal ikhwal yang dituangkan dalam ruang kosong di lembaran-

    lembaran kertas.

    Apakah kamu seringkali menghadapi sebuah ketakutan saat menulis? Ini adalah

    awal yang baik, jika kamu mau meruntuhkan ketakutan-ketakutan itu. Jadilah seorang

    pembelajar dari sekarang! Menjadi penulis akan membawamu dalam petualangan proses

    kreatif ke seluruh hidupmu. Gerald Breman berkata: Hanya dengan menulis setiap pagi,

    seoang menjadi penulis. Jika tidak, ia akan tetap menjadi amatir!

    Salah satu tulisan yang bisa membawamu menuangkan kreativitas adalah dengan

    menulis cerita pendek.

    Berikut ini beberapa tips kreatif awal dalam membangkitkan motivasi menulis.

    1. Yakinkanlah bahwa menulis itu adalah proses mengamati,berpikir, menciptakan

    imajinasi, sampai menuliskan apa yang ada dalam pikiran. Kamu dapat mencatat hal-hal

    yang kiranya dapat kamu jadikan ide menulis cerpen. Misalnya, saat kamu sedang di naik

    bus kota, di kantin, atau di rumah sekalipun. Bidiklah hal-hal yang menurutmu beda

    dengan sudut pandang orang lain. Sudut pandang yang lain akan menghasilkan karya

  • www.padepokan-kata.blogspot.com

    4

    yang lain pula. Tanamkan dalam hatimu untuk membuat cerpen yang isinya beda dengan

    cerita kebanyakan!

    2. Mulailah dari sekarang! Timbulkan keberanian untuk menulis. Kamu dapat

    memancingnya lewat satu atau dua kalimat di buku tulismu, blocknote, atau komputermu.

    Jangan biarkan ada kertas atau halaman kosong.

    3. Camkanlah dalam hatimu bahwa menulis adalah ekpresi diri. Jangan terbelenggu

    dengan jawaban: Benar atau salah dalam tulisanmu. Menulis adalah hak pribadi

    kamu. Masalah benar atau salah adalah persepsi manusia/pembaca.

    4. Mulailah untuk belajar menjadi pengamat. Hal ini disebabkan, seorang penulis harus

    mampu menyuguhkan data atau situasi yang membumi dengan kehidupan manusia.

    Misalnya, kamu akan menulis cerpen yang berisi sejarah, kamu tentunya harus

    melakukan observasi dengan datang ke tempat bersejarah, membaca, atau browsing di

    internet. Nilai pengamatanmu tersebut bisa menjadi bobot tersendiri dalam tulisan yang

    kamu buat. Kamu dapat mencari referensi di perpustakaan sekolahmu atau kamu

    membeli buku.

    Selain itu, tentunya pula kamu diharapkan lebih banyak membaca karya-karya

    cerpen orang lain. Hal ini dapat dijadikan modal kamu untuk memahami gaya atau ciri

    khas penulisan setiap cerpenis. Selain itu, kamu dapat mengetahui bagaimana

    karakteristik tema, tokoh, perwatakan, gaya bahasa, hingga amanat yang terkandung

    dalam cerpen yang ditulis orang lain. Dengan membaca karya-karya penulis atau

    pengarang terkenal, secara tidak langsung mereka adalah mentor/pelatihmu dalam

    menulis. Pilihlah seorang penulis yang menjadi idola dan mengena dalam hatimu lewat

  • www.padepokan-kata.blogspot.com

    5

    tulisan-tulisannya. Hal ini supaya kamu tidak kebingungan dalam mencoba mencari gaya

    penulisan.

    5. Berani untuk kreatif adalah modal utama untuk menjadi seorang penulis. Seorang yang

    kreatif mampu belajar dan berlatih lebih giat serta mampu menciptakan hal-hal baru yang

    ada dalam tulisannya.

  • www.padepokan-kata.blogspot.com

    6

    BAB 2

    Apakah Cerita Pendek Itu?

    Bacalah contoh cerita pendek berikut.

    Parmin

    Cerpen Jujur Prananto

    Mencurigai. Betapa tidak enaknya perbuatan ini. Bahkan terhadap orang yang

    patut dicurigai sekalipun. Mencurigai sepertinya mengungkit nilai-nilai negatif yang

    sebenarnya tertanam dalam pengalaman batin kita sendiri. Membongkar perbendaharaan

    pikiran-pikiran kotor, khayalan-khayalan busuk, menderetkan segala kemungkinan ter-

    buruk. Lalu mencocok-cocokkan perbuatan khayali kita dengan perilaku orang yang kita

    curigai.

    Lebih tidak enak lagi kalau orang itu adalah Parmin. Tukang kebun yang rajin dan

    tak banyak cakap itu. Yang kerjanya cekatan, dengan wajah senantiasa memancarkan

    kesabaran. Tak pernah kedapatan sedikit saja membayang kemarahan pada wajah itu.

    Namun, tertawa berkepanjangan pun jarang lepas dari mulutnya. Senyum, itu saja.

    Senyum yang bisa muncul pada banyak kesempatan. Saat ia bicara. Saat ia menerima

    tugas, menerima gaji. Juga saat Mami memberitahu bahwa gaji akan dibayarkan

    terlambat, misalnya. Rasanya senyum itu lebih demi membahagiakan orang lain daripada

    ungkapan kebahagiaan dirinya sendiri. Itu pula yang kadang membangkitkan rasa iba,

    tanpa dia bersikap meminta.

    Parmin justru banyak memberi, cuma jarang begitu disadari. Parmin menjadi

    tokoh yang senantiasa hadir dalam kehidupan keluarga. Predikat tukang kebun tinggal

  • www.padepokan-kata.blogspot.com

    7

    sebutan, sebab kerjanya tak terbatas di seputar bunga-bunga di taman. Saluran wastafel

    tersumbat, pompa air ngadat, bola lampu mati, tahi herder kotor mengotori lantai, beras

    setengah kwintal mesti dipindahkan dari pintu depan ke gudang belakang, semuanya

    menjadi bahan-bahan kerja yang Parmin selalu siaga menggarapnya. Lalu segalanya

    nampak layak, seolah sudah semestinya, justru ketika tak terbayang bahwa Oche, Himan,

    Ucis, Tomas, lebih-lebih mami atau papi akan bisa menangani hal-hal yang sepele itu.

    Papi jelas tak mungkin mengangkut tahi anjing ke tong sampah, sementara anak-anak

    pun bersikap saling menunggu, sepertinya yakin suatu saat ada yang mau dan lebih

    pantas melakukannnya. Di sini Parmin akan tampil sebagai sukarelawan.

    Tolong ya, Min.

    Nggih, sambil tersenyum.

    Terima kasih, ya, Min.

    Sekali lagi mengiyakan. Sekali lagi tersenyum.

    Tapi keadaan telah berubah. Semenjak pesta ulang tahun papi beberapa hari yang

    lalu, senyum itu tak lagi akrab dengan wajah lugunya. Tak ada yang bisa memaksa

    Parmin untuk mengatakan sesuatu sehubungan dengan kemurungannya itu selain ucapan,

    Saya tidak apa-apa. Rasanya berat untuk berpikiran bahwa orang seperti dia bisa

    melakukan tindak tak terpuji. Tapi apa boleh buat, ada dugaan kuat bahwa paling tidak

    dia telah berbuat salah yang membuatnya begitu resah. Dan inilah peristiwa yang

    mengawali kecurigaan itu, seperti berulang kali diceritakan mami.

    Saya pas masuk dapur waktu itu, ke-lihatan sekelebatan orang keluar dari pintu

    samping. Saya tidak terlalu mem-perhatikan karena banyak tamu yang ada di sekitar itu.

    Waktu mau balik ke depan, tiba-tiba ada perasaan tidak enak. Lalu saya ke garasi. Ada

  • www.padepokan-kata.blogspot.com

    8

    Parmin di situ, yang kelihatan siap membawa sepedanya keluar. Saya tanya, Mau ke

    mana, Min? Saya kaget karena Parmin tiba-tiba gugup melihat saya. Mau pulang,

    katanya. Saya bilang Nanti saja, mbantuin kita beres-beres. Dia memang batal pulang,

    tapi nampak sekali sangat kecewa. Tidak omong apa-apa selain menunduk dan menaruh

    sepedanya lagi. Padahal biasanya dia malah senang kita minta tolong, karena saya selalu

    memberi uang tambahan. Karena penasaran saya pura-pura ke dalam, tapi lewat jendela

    saya mengintip ke garasi. Dan, ini! (suara mami lalu melirih seolah ada seribu telinga

    Parmin di sekitar itu). Beberapa saat melihat ke arah tasnya yang tergantung di sepeda,

    baru kemudian pergi. Balik lagi! Sepertinya dia mau membuka tas itu, tapi batal, ragu-

    ragu, menengok kiri kanan. Lalu akhirnya seperti pasrah, dia tinggalkan sepeda itu,

    pelaaan ... sambil matanya terus memandang ke tasnya.

    Parmin mencuri? Itulah kemungkinan yang paling dikhawatirkan. Hari-hari

    sebelumnya sebenarnya tidak ada petunjuk ke arah itu. Bahkan hari Sabtu, pada siangnya

    pesta itu akan berlangsung, pagi-pagi ia datang masih dengan penampilan cerah seperti

    biasa. Ikut menata meja dan kursi yang bukan kewajibannya. Tapi, seperti dikatakan

    mami, bukankah godaan itu bisa datang tiba-tiba?

    Benar sekali. Masalahnya: kapan dan mengapa? Sekitar jam sepuluh ia membantu

    Parjilah berbelanja ke beberapa rumah makan, paasar dan supermarket. Sekembali di

    rumah, menurut kesaksian Himan, Parmin nampak sangat lelah, saat turun dari mobil

    membawa tas besar berisi beberapa kotak plastik es krim

Recommended

View more >