lokakarya pembiayaan presentasi telkom

of 26/26
Model Pembiayaan Non Bank PKBL untuk Industri Kreatif Presented by Mohamad Ramdan System Information Mgr-CDC PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk Pekan Produk Kreatif Indonesia 2010 Jakarta Covention Center, 23-27 Juni 2010

Post on 21-Oct-2014

2.174 views

Category:

Business

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

Slide 1

Model Pembiayaan Non Bank PKBL

untuk Industri Kreatif

Presented by

Mohamad Ramdan

System Information Mgr-CDC

PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk

Pekan Produk Kreatif Indonesia 2010

Jakarta Covention Center, 23-27 Juni 2010

Industri & Ekonomi Kreatif

1. Alvin Tofler dalam Future Shock (1970) :Peradaban manusia terdiri dari 3 gelombang : era pertanian, era industri dan erainformasi industri kreatif akan menjadi sektor yang sangat dominan di ekonomidunia

2. John Howkins dalam bukunya The Creative Economy (2001) menemukan kehadiranekonomi gelombang ke-empat setelah menyadari bahwa hak cipta AS pada 1996mempunyai nilai penjualan ekspor sebesar USD 60,2 miliar.

3. Inggris : industri kreatif terhadap PDB mencapai 7,9% > sektor industri manufakturyang hanya 5%. (Pertumbuhan 9%/tahun). Australia, industri kreatifnyamenyumbang sekitar 3,3% terhadap PDB dengan rata-rata pertumbuhan pertahunmencapai 5,7%. , Cina & Beijing sebagai Kota Desain, Hongkong : Hongkong DesignCentre and Cyber Port

4. Indonesia : Hari Ibu ke 80, 22 Desember 2008, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono(SBY) mencanangkan 2009 sebagai Tahun Industri Kreatif.

5. INPRES No.6/2009 Tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif (Periklanan,Arsitektur,Pasar seni dan barang antik, Kerajinan,Desain, Tata busana (fashion), Film danfotografi, Permainan kreatif, Musik,Seni pertunjukan, Penerbitan/percetakan,Layanan komputer dan piranti lunak,Televisi dan radio,Riset dan pengembangan.)

Sumber: Ratih K.E Potret Industri Kreatif Indonesia

Futurization

The Upcoming Era of Conceptual Age

18th century 19th century 20th century 21st century

AGRICULTURE AGE

(farmers)

INDUSTRIAL AGE

(factory workers)

INFORMATION AGE

(knowledge workers)

CONCEPTUAL AGE

(creators & empathizers)

ATG (affluence, technology, globalization)

Source: Daniel H. Pink, A Whole New Mind, New York, Riverhead Books, 2005

to

from

Digital Phenomenon

Toward Conceptual Age

Conceptual

Age

Spiritual

based

Creative

basedKnowledge

based

MeaningHigh touch, empathySymphony

DesignUniquenessPlay & Story

Technology Leverage NetworkingSharing culture

Valuetainment

Digital Phenomenon

Participatory Network

The Gift Economy

wikipediaOpen

source

Exposure Culture

life fashion music

Vibrant & Diverse Sub-Culture

Digital Phenomenon

Long Tail Economy

Broadcast EraBroadband Era

VS

Bringing one show to millions people Bringing a million show to one person each

The Era of Unlimited choices where Pareto Principles no longer applies

Inovasi, Kreatifitas dan Imajinasi

Inovasi, Kreatifitas dan Imajinasi

DVB-T (Digital Video Broadcastin Terestrial)

TV & Internet

Dell Studio 15 Touch

Transformasi Total

Transformasi :

1. Bisnis

2. Infrastruktur

3. Sistem dan Model Operasi

4. Human Resources

Portfolio Bisnis Baru :

TIME (Telecommunication, Information,

Media, Edutainment)

POSITIONING Life ConfidentVALUE Expertise, Empowering, Assured, Progressive, Heart

TAGLINE The world in your hand (pengganti Commited 2U)

CORPORATE IDENTITY

Perubahan Mendasar :

3 Pilar

Building Community

Access Community

Community Development

Content Community

Komunitas yang mewadahi layanan dasar internet sebagai media komunikasi.

Komunitas yang

mewadahi penggalian

ide dan eksplorasi

insan kreatif dan

wirausaha di bidang

bisnis digital.

Pengembangan kondisi

ekonomi, sosial dan lingkungan

masyarakat

Community = Product

Peran Strategis

JALIN INDONESIA (Internet Access)

Internet Go to

Community

(IG2C);

Education for

Tomorrow

(E4T)

Smart Campus,

Smart School

E-Community

JALIN

INDONESIA

(Internet

Access)

Broadband

Learning

Center (BLC)

Ciber City

program penyiapan

metode pendidikan

masa depan dengan

menggunakan

teknologi informasi

untuk seluruh aktifitas

pendidikan di sekolah

perwujudan dari kombinasi

antara teknologi IT dan

konsep jasa bagi komunitas

Menumbuhkan komunitas pengguna

internet & untuk memperkenalkan

berbagai keuntungan dan keunggulan

teknologi internet dalam cakupan

komunitas yang lebih luas.

Penyediaan

broadband

internet access

di sejumlah kota

besar

program penambahan

& peningkatan

bandwidth service

bagi komunitas

kampus dan sekolah

merupakan program edukasi

dan pelatihan penggunaan

internet pada masyarakat

secara gratis.

INDIGO Creative

TELKOM Group CSR Program

Sustainable creative CSR

Funding

Committe

Organizing

Committe

Telkom CDC

& CSRINDIGO

MIKTI,

CSR Partners

Indigo

AwardFellowship

Core Programs

Activity &

Program

Fund &

OperationAudit

Operation

Fund

CSR Fund

Digital

Creative

Playground

JALIN INDONESIA

Internet Access

Konsep Implementasi Program

Awareness (Menumbuhkanpemahaman akankebutuhan internet bagikomunitas.)

Seminar, talks show, Training for Beginner, Hands on experience.

Facilities (Memfasilitasiakses internet bagikomunitas agar tercapaisustainability penggunaaninternet)

IG2S, E4T, Kampung Digital, BLC

Intensive Learning (Melatih komunitas agar lebih mampu menggunakaninternet secara mandiri)

Pelatihan internet yang lebih intensif Guru/Siswa/komunitas pengguna internet

Online Development (Meningkatkan aksesinternet dan value added service bagi produk TELKOM Group)

Ciber City, e-Community, smart Campus, smart school

Indigo Creative

Program penggalian ide & eksplorasi insan kreatif dan wirausaha

di bidang bisnis digital GAME (Game, Animation, Music, Edutaiment)

Fellowships :

Sebuah program yang disediakan untuk insan kreatif danwirausaha di bidang bisnis digital melalui penggalian ide daneksplorasi dengan dukungan fasilitas dan bimbingan para ahli yangberpengalaman.

Digital Creative Playground :

Fasilitasi (indigo Center) bagi masyarakat atau komunitas untukmenyalurkan kreatifitasnya dalam bentuk digital kreatif.

Award :

Sebuah program pemberian penghargaan bagi individu penggerakindustri digital creative di Indonesia.

Telkom wadah industri kreatif

ajang lomba cipta lagu popularis

co-branding program dengan album baru

berjuta aksi music dunia 3G

co-production album popularis

ring back tone Flexi

layanan ring back tone Telkomsel

ajang ciptaNSP 1212

co-sponsor peluncuran album perdana

Skenario Pembangunan Komunitas menuju

Corporate Reputation Tahun 2010

Sumber Dana : PKBL & CSR

33% ICT

(40%)Konten

(60%)Akses

67% Non ICT

(100%)Comdev

Corporate Reputation

Program Kemitraan

TELKOM

140 BUMN

MitraBinaan

Banks

UKM

Program Kemitraan

Target Partnership

Target Collection

Report :Triwulan, Tahunanby Dirut kepadaKementrian BUMN

Audit Financial Report Tahunan by External Audit

EffectivnessImplementation of Partnership

Kinerja Perusahaan : Kep. 100/MBU/2002

Mitra Binaan & Obyek Bantuan

31 Desember 2009

CD Area Sumatera16.873 MB3.065 OB

CD Area DKI Jakarta4.780 MB

721 OB

CD Area West Java7.040 MB2.323 OB

CD Area Midle of Java& DIY7.541 MB1.690 OB

CD Area East Java8.606 MB

761 OB

CD Area Kalimantan7.323 MB

702 OB

CD Area East Indonesia Bali, Nusa Tenggara,Sulawesi, Maluku & Papua9.708 MB

803 OB

Opportunity & Challenges

61.871 MB

TELKOM operational and service coverage All over Indonesia: 33 province & 440 sub-province

Program Kemitraan - Kriteria Calon Mitra Binaan

(Ref : PER-05/MBU/2007)

1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200 Juta(tidak termasuk tanah & bangunan tempat usaha) atau;

2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp.1 milyar;

3. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaanyang dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi langsung maupun tidak langsung denganusaha menengah atau besar;

4. Berbentuk badan usaha orang perseorangan, badan usaha yang tidak berbadanhukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi;

5. Telah melakukan kegiatan usaha minimal 1 tahun serta mempunyai potensi &prospek usaha untuk dikembangkan;

Rencana Cakupan

Pengembangan Komunitas

Target Pengembangan KomunitasA. Kesamaan Aktivitas (Same Activity)B. Kesamaan Komoditi (Same Commodity)C. Kesamaan Entitas (Same Entity)

Sasaran Pengembangan KomunitasA. Industri Terkait (Industry Linkages)B. Pemberdayaan Keuangan (Financial Improvement)C. Sosial dan Lingkungan (Social And Environmental)

Skema Pengembangan KomunitasA. Langsung (Direct)B. Tidak Langsung (Indirect)

Laporan PKBL TELKOM

MENEG

BUMN

BoD &BoC

1. Laporan Triwulanan2. Laporan Tahunan3. Laporan Audit PKBL

Pelaporan CSR

(TELKOM Sustainability Report)

Penghargaanl

No Prestasi Waktu Penyelenggara Even

1 2nd Best Practice in Social Programme Within

Services industry

2005 SWA, CFCD,

SURINDO, dan

Mark Plus

CSR Award

2005

2 Best Social Reporting Award 2006 IAI-KAM ISRA Award

2006

3 Best Sustainability Reporting Award 2007 IAI-KAM ISRA Award

2007

4 Best Sustainability Reporting Award 2008 IAMI ISRA Award

2008

5 The Most Coverage and Target in CSR 2007 MASTEL

6 Penghargaan Utama

Partisipasi Dunia Usaha dn dukungan thd Pembangunan Perumahan Thn 2008

2008 MENPERA

7 Terbaik 2 Bidang Sosial, Ekonomi dan

Lingkungan untuk program Jatim E-Province

2008 CFCD dan

Menteri Sosial

CSR Award

2008

8 Penghargaan SILVER Bidang Sosial untuk

program Kampung Digital Sampali

2008 CFCD dan

Menteri Sosial

CSR Award

2008

9 Penghargaan PLATINUM Bidang Sosial,

Ekonomi, dan Lingkungan untuk Program E4T

2008 CFCD dan

Menteri Sosial

CSR Award

2008

10 The Best Sustainability Report (Kategori Jasa) 2009 IAI, NCSR,IAMI ISRA Awar

2009

Lesson Learn

1. Digitalisasi akan semakin mempermudah para pelaku industri kreatif untukmemasarkan segala macam produk kreatif

2. Proses ekonomi kreatif hanya akan terbentuk jika masyarakat telah memilikiIT Literacy (Melek Teknologi Informasi) yang tinggi.

3. ICT (Information and communication technology) akan berfungsi sebagaiindustri itu sendiri, sebagai alat untuk menciptakan industri dan sebagai alatuntuk mengerti tentang pasar dan konsumen.

4. Nilai ekonomi dari suatu produk atau jasa di era kreatif tidak lagi ditentukanoleh bahan baku atau sistem produksi seperti pada era industri, tetapi padapemanfaatan kreativitas dan inovasi.

5. Industri tidak dapat lagi bersaing di pasar global dengan hanyamengandalkan harga atau mutu produk saja, tetapi bersaing berbasiskaninovasi, kreativitas dan imajinasi.

The world in your hand

Terima kasih..

http://www.telkom.co.id

http://www.pkbl-telkom.com

Performance Program KemitraanPosisi : 31 Desember 2009

0

50

100

150

200

250

2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009

67.883

105

129.5136

190

210

155

50.7 63.3

90.3

116.3

93.1

182.6

204.9

153.7

TARGET

REALISASI

99%

86%

90%68%

96%

98%

75%76%

Program Kemitraan Realisasi

Penyaluran Rp. 954 Milyar

Collection 92 %

Survey Opini MB 92 %

NPL Nasional 5%

Survey Citra Telkom 92,6%

Tahun

Rp. Milyar

Lesson Learned ?

Opportunity & Challenges

Related to ICT

( < 20%)

9,192 (14,9%)

30,135 (48,7%)

929 (1,5%)

1,958 (3%)

268 (0,4%)

1,483 (2,4%)

16,810

1,096 (1,8%) INDUSTRI

PERDAGANGAN

PERTANIAN

PETERNAKAN

PERKEBUNAN

PERIKANAN

JASA

LAINNYA