LIMA GOL UNTUK RANGGA

Download LIMA GOL UNTUK RANGGA

Post on 18-Mar-2016

315 views

Category:

Documents

19 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Dari Bandung untuk Indonesia

TRANSCRIPT

  • Dari Bandung untuk Indonesia

    MINGGU 3 JUNI 2012

    REDAKSI /IKLAN : JALAN BUAHBATU NO 32 BANDUNG TEL 022-7330803PEMASARAN: JALAN BUAHBATU NO 32 BANDUNG TEL 022-7330803 FAX 022-7310606E-MAIL: inilahkoran@inilah.com

    INILAH GRUP : INILAH KORAN PORTAL NEWS : WWW. INILAH.COM, WWW.INILAHJABAR.COM, WWW.YANGMUDA.COM WWW. JAKARTAPRESS.COM MAJALAH: INILAH REVIEW

    >> e-Paper inilahkoranhttp: //www.inilah.com/ikoran

    EDISI NO 206 TAHUN I/2012

    RP 1.000

    INILAH/BAMBANG PRASETHYO

    Selamat Pagi

    5 HAR

    I

    MEN

    UJU

    >> bersambung hal 11

    Ikan Dewa yang Penuh Misteri

    PEMANDIAN CIBULAN

    INSYAFLAH RONALDO!SETELAH resmi bercerai dengan Mike Lewis pada Senin (28/5) lalu, artis Tamara Bleszynski kembali dirundung kabar tak sedap. Dikabarkan, Tamara mengusir Mike dari rumahnya, dan menyuruh mantan suaminya itu tidur di garasi rumahnya. Mendengar kabar tersebut, Tamara langsung melakukan klarifikasi. Dia menyesalkan kabar tersebut beredar luas. >>BACA HAL 16

    BANTAH USIR MIKE

    JADWAL WAKTU SALATTGL SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA

    3/6 04.34 11.50 15.11 17.42 18.56

    4/6 04.35 11.50 15.11 17.42 18.57SUMBER: RUKYATUL HILAL INDONESIA

    SEBAGIAN publik Portugal kini bahkan lebih memuja Lionel Messi ketimbang Cristiano

    Ronaldo. Saatnya bagi CR7 untuk sadar diri. Harusnya, ini pelepasan yang mulus bagi Portugal. Setelah menjalani latihan

    dan serangkaian uji coba, pasukan Paulo Bento itu bersiap menuju Ukraina-Polandia.

    >>BACA HAL 15

    ISTIMEWA

    Oleh: Zulfirman Tanjung>>Wartawan Inilah Koran

    KASUS-kasus yang melibatkan pem-bunuh bayaran makin jamak terjadi. Makin sulit memisahkan kawan dan

    lawan. Gejala apakah ini?

    Sic semper tyrannis. Frase itu tetap terpasang sebagai logo negara bagian Virginia, Amerika Serikat. Inilah negara bagian penghasil presi-den terbanyak di AS. Ada delapan presiden lahir di sini: George Washington, Thomas Jefferson, James Madison, James Monroe, William Henry Harrison, John Tyler, Zachary Taylor, dan ter-akhir Woodrow Wilson.

    Sic semper tyrannis. Ini pulalah kata-kata yang digunakan Marcus Junius Brutus dan ke-mudian John Wilkes Booth. Frase yang secara bebas bisa diartikan itulah selalu untuk tiran itu menjadi terkenal karena muncul pada peris-tiwayang mengguncang dunia.

    Brutus mengucapkan kata-kata itu pada 44 tahun sebelum Masehi. Kala itu, banyak senator Kerajaan Romawi yang mulai kha-watir dengan kian menguatnya kekuasaan Julius Caesar setelah ditunjuk sebagai diktator seumur hidup. Saat itu, Brutus dibujuk senator lainnya untuk bergabung dalam konspirasi me-nentang Caesar.

    >> bersambung hal 11

    Sic Semper Tyrannis

    LIMA GOL UNTUK RANGGA

    Robby Darwis yang pendiam itu, sulit mengendalikan emosinya. Kegembiraannya meledak. Kalian tahu, saya puas dengan per-mainan barusan, katanya kepada wartawan.

    Robby, juga ribuan bobotoh, menjadi saksi pesta besar Persib Bandung. Mereka menggu-

    lung Mitra Kukar 5-0 dalam lanjutan Kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Stadion Sili-wangi, Bandung, Sabtu (2/6).

    Inilah kemenangan fantastis. Inilah keme-nangan terbesar Persib musim ini. Inilah pengor-matan terakhir untuk almarhum Rangga Cipta Nugraha, suporter Persib yang tewas akibar ke-rusuhan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, seusai laga lawan Persija, pekan lalu. Dan, inilah kado istimewa bagi Manajer Umuh Muchtar yang tepat berusia 64 tahun.

    Tanda-tanda kemenangan telak Persib su-dah terlihat sepanjang babak pertama. Secara bergantian, Miljan Radovic di menit ke-20, Atep (20), dan Mohammad Noh Alam Shah alias Along (42), menjebol gawang Joyce Sorongan.

    >> bersambung hal 11

    WATI (20) bersama dua anaknya terlihat berdesakan

    mengantre tiket. Keringat pun tampak bercucuran hingga

    membasahi pakaian hitam yang dipakainya. Tangan kirinya

    terlihat menjinjing kantong keresek berisi makan.

    Aduh panas begini. Mana antrean tiket panjang. Cepat dong saya mau renang, ungkap wanita berkulit putih bersih ini, belum lama ini.

    Usaha Wati untuk mendapat-kan tiket memang terlihat berat. Terlebih ada puluhan orang yang kondisinya sama. Namun Wati mengaku tidak patah arang, karena jika tiket didapatkannya, dia akan merasakan wisata alam yang sa-ngat indah.

    Wisata yang diburu Wati tak lain, yakni wisata pemandian Cibulan, Kabupaten Kuningan. Ketertarikan pengunjung terhadap wisata pemandian yang terletak

    sekitar delapan kilometer dari pusat kota Kuningan ini, bukan hanya tertuju kepada rekreasi pemandian saja. Namun, wisa-tawan yang datang mengaku ingin melihat ikan kancra putih atau yang oleh warga sekitar dibilang ikan dewa.

    Tidak hanya itu, para wisa-tawan banyak yang datang ber-tujuan mengambil air Tujuh Sumur, yang diyakini dapat mendatangkan rezeki juga ke-beruntungan. Tujuh mata air ini berbentuk kolam-kolam kecil yang masing-masing mempunyai nama tersendiri, yaitu, Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pengabulan, Sumur Ci-rancana, Sumur Cisadane, Sumur Kemudahan, dan Sumur Kesela-matan. Di antara ketujuh sumur itu, konon ada salah satu sumur yang berisikan Kepiting Emas, yaitu Sumur Cirancana. Apabila ada orang yang sedang mujur dan dapat melihat wujud dari Kepiting

    Emas itu, maka segala keinginan-nya akan terkabul.

    Tujuh mata air itu terletak mengelilingi sebuah petilasan yang konon merupakan petila-san Prabu Siliwangi ketika dia beristirahat sekembalinya dari Perang Bubat.

    IKAN Kancra Putih atau yang sering disebut ikan Dewa di kolam wisata pemandian Cibulan, diper-caya masyarakat setempat sebagai ikan pembawa keberuntungan.

    Ikan ini diyakini sebagai ikan langka yang berasal dari surge yang membawa keberuntungan,ungkap Karsum, seorang kuncen pemandian Cibulan.

    Karsum mengatakan,ikan Dewa mun-cul kepermukaan dari ketujuh sumber mata air yang mengaliri pemandian Cibulan. Jumlahnya pun, dijelaskan Karsum, tidak pernah berkurang atau menambah. Memang setiap tahun ada yang mati dua ekor hingga tiga ekor. Namun, jumlahn-ya tetap sama, yakni 99 ekor,ungkapnya.

    Mitos juga berkembang di masyarakat setempat jika ikan Dewa yang ada di dalam kolam pemandian Cibulan ini adalah prajurit-prajurit yang membang-kang pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi , sehingga mereka dikutuk oleh Prabu Siliwangi menjadi ikan.

    Terlepas dari benar atau tidaknya legenda itu, sampai dengan saat ini tidak ada yang berani mengambil ikan ini karena dipercaya bahwa barang siapa yang berani meng-ganggu ikan-ikan tersebut niscaya akan mendapat kemalangan.

    Bahkan saat mati ikan Dewa ini diperlayakan seperti manusia. Para kun-cen dan warga, membung-kusnya dengan kain kafan, kemudian menguburnya di tanah sekitar tujuh sumur.

    Wisata Napak Tilas Pemandian Cibulan

    >> bersambung hal 11

    Selamat Pagi

    INILAH Grup neraka Euro 2012. Dihuni empat tim, yang punya sejarah panjang di Benua

    Biru. Jerman dan Belanda diunggulkan, namun Portugal serta Denmark siap

    menjegal. Der Panzer pengoleksi tiga gelar Euro edisi 1972, 1980, dan 1996. Belanda berjaya di Euro 1988. Denmark pernah meledak

    dengan merajai Euro 1992. >>BACA HAL 14

    PARA PENGUASA NERAKA

    Bobotoh bersorak girang menyambut kemenangan

    besar Persib. Lima gol cukup memupus duka

    atas perginya Rangga Cipta Nugraha.

  • INILAH GRUP : INILAH KORAN PORTAL NEWS : WWW. INILAH.COM, WWW. INILAHJABAR.COM, WWW.YANGMUDA.COM, WWW. JAKARTAPRESS.COM MAJALAH INILAH REVIEW - MINGGU 3 JUNI 2012 >2

    Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Entang Suryaman mengatakan, be-berapa kendala dalam pena-taan Cikapundung adalah koordinasi yang lemah dan dana yang kurang. Menurut-nya, anggaran Pemkot untuk penataan masih sangat kecil. Akibatnya, selama ini pihak-nya baru mencairkan dana untuk kegiatan tak rutin.

    Tersendatnya penataan Cikapundung pun, kata dia, karena hingga saat ini Pem-kot Bandung melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) belum mengaju-kan masterplan penataan Cikapundung. Hal ini diper-parah dengan belum adanya koordinasi yang baik antara Pemkot Bandung, Kabupaten bandung Barat, dan Kabupa-ten Bandung.

    Pengajuan dari pusat dan provinsi belum kami terima, koordinasi pun ma-sih belum terpusat antara Pemkot Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabu-paten Bandung, oleh karena itu pencairan dana dari pusat pun belum terlaksana, ujar Entang di Universitas Lang-lang Buana, Sabtu (2/6).

    Entang pun menilai, tanggung jawab penyelesaian Sungai Cikapundung masih tumpang tindih, antara pe-merintah kota, provinsi, dan

    pusat. Untuk mengatasinya, dia mengaku pihaknya sudah mengusulkan adanya koor-dinasi terpusat di Pemprov Jabar, namun usul tersebut belum ada tanggapan serius.

    Selama ini juga kami menunggu langkah dari Pem-prov, ungkapnya.

    Sementara itu Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda mengatakan, masterplan Cikapundung sudah mengantongi du-kungan dari berbagai pihak.

    Dalam masterplan tersebut, kata dia, Pemkot menarget-kan dalam lima tahun pe-nataan Cikapundung sudah selesai. Mudah-mudahan dalam waktu lima tahun ke depan air Cikapundung su-dah jernih dan bisa dimi-num, ujar Ayi optimistis.

    Ayi menjelaskan, master-plan desain di sepanjang Su-ngai Cikapundung meliputi berbagai aspek. Mulai dari pe-nataan rumah di sepanjang bantaran agar kelak mengha-

    dap ke sungai, septic tank ko-munal, ascade, dan treatment pembersihan air sehingga bisa diminum. Selain itu penanam-an di penumpukan lumpur serta diadakan pelatihan pen-gomposan dari sampah.

    Sementara pembangun-an pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) mini un-tuk menyalakan lampu se-panjang Cikapundung dari tenaga biometan yang di-produksi dari limbah, Ayi mengatakan hal itu masih da-

    lam penelitian. Ayi pun mengajak seluruh

    masyar