lighting room

Download Lighting Room

Post on 07-Feb-2016

19 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Penerangan

TRANSCRIPT

34

BAB IPENDAHULUAN

A. Latar BelakangDalam kehidupan sehari-hari, semua makhluk hidup di dunia ini pasti membutuhkan sinar ultraviolet untuk berbagai kepentingan. Banyak manfaat yang dapat di ambil dari sinar ultraviolet, diantaranya : sinar ultraviolet di pagi hari sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia, karena banyak mengandung vitamin B, tumbuhan menggunakan manfaat sinar ultraviolet untuk melakukan proses fotosintesis, hewan menggunakan cahaya sinar ultraviolet yang terang pada siang hari untuk menangkap mangsanya, dan masih banyak manfaat lain dari sinar ultraviolet.Dampak positif, ada pula dampak negatif dari sinar ultraviolet tersebut. Bagi para pekerja, terutama yang lebih sering bekerja di lapangan atau outdoor, radiasi dari sinar ultraviolet yang ada di siang hari akan berbahaya bagi tubuh dan akan menimbulkan gangguan kesehatan. Misalnya timbulnya iritasi kulit yang masih ringan hingga kanker kulit yang sudah tergolong berat.Apabila pekerja telah terkena penyakit akibat radiasi sinar ultraviolet tersebut, maka produktivitas pekerja tersebut akan menurun dan akan membawa efek yang merugikan bagi perusahaan tempat ia bekerja, maka dari itu hendaknya setiap perusahaan lebih memperketat peraturan untuk mengenakan APD, khususnya bagi para pekerja yang bekerja di luar ruangan, agar dapat terlindung dari sengatan sinar ultraviolet.Sehingga mereka selalu nyaman dalam bekerja, tetap sehat, dan terhindar dari efek negatif sinar ultraviolet. Agar produktivitas bekerja mereka semakin meningkat dan semakin memajukan perusahaan tempat mereka bekerja. Sinar ultraviolet adalah perpindahan panas melalui media yang berupa gelombang elegtromagnetik. Sedangkan ultraviolet adalah radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang 180 - 400 nm. Sinar ultraviolet ini dapat dipantulkan tetapi tidak dapat menembus kaca. Sumber dari sinar ultraviolet ialah sinar matahari, pengelasan, lampu pijar, dll.Peningkatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja disektor kesehatan dalam rangka menekan serendah mungkin risiko kecelakaan dan penyakit yang timbul akibat hubungan kerja, serta meningkatkan produktivitas dan efesiensi (Pusat Kesehatan Kerja, 2008). Tenaga kerja harus dapat dibina dan diarahkan menjadi sumber daya yang penting. Pengembangan sumber daya manusia terutama dari aspek kualitas memerlukan peningkatan perlindungan terhadap kemungkinan akibat teknologi atau proses produksi sehingga keselamatan, kesehatan, kesejahteraan dan produktifitas kerja akan lebih meningkat pula.

B. Tujuan 1. Untuk mengetahui efek sinar UV terhadap manusia. 2. Untuk mengetahui cara pengendalian dan pencegahan radiasi sinar UV3. Untuk mengukur intensitas sinar UV (ultraviolet) dengan menggunakan UV lightmeter. 4. Untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan pengkuran.

C. Manfaat1. Bagi praktikana. Dapat mengetahui cara-cara perlindungan diri dari efek negatif sinar ultraviolet yang berlebihan.b. Dapat mengetahui cara mengukur intensitas sinar ultraviolet.c. Dapat mengidentifikasi sumber-sumber radiasi.d. Dapat mengetahui efek-efek negatif yang muncul dari pengaruh sinar ultraviolet yang berlebihan.e. Dapat menambah pengetahuan tentang cara mengoperasikan alat pengukur sinar ultraviolet.2. Bagi Diploma IV Kesehatan Kerja ialah :a. Dapat menambahkan kepustakaan yang diharapkan dapat bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan program belajar mengajar.a. Dapat memberi pengetahuan tentang pengukuran intensitas sinar ultraviolet.Dapat menerapkan penerangan ruang kerja sesuai dengan intensitas yang diperlukan di ruang tersebut.b. Dapat sebagai masukan untuk memperbaiki ruang kerja serta ruang kuliah yang kurang atau lebih tingkat intensitas penerangannya.

3

3

BAB II LANDASAN TEORI

A. Tinjauan PustakaRadiasi adalah memancar atau menjalarnya suatu energi atau panas melalui ruang atau media yang berbentuk gelombang elektromagnetik. Radiasi dibagi menjadi dua :1. Radiasi IonisasiAdalah berupa gelombang elektromagnetik atau partikulat yang mempunyai cukup energi untuk membentuk formasi ion baru saat berinteraksi dengan atom-atom molekul. Contohnya adalah netron, elektron, sinar X, , , dan lain-lain. Biasanya radiasi ini terdapat pada pekerja di pertambangan, rumah sakit, nuklir, dan lain-lain.2. Non IonisasiAdalah berupa gelombang elektromagnetik yang tidak mempunyai cukup energi untuk membentuk formasi ion baru saat berinteraksi dengan atom-atom molekul. Contohnya adalah gelombang mikro, sinar ultraviolet, sinar infra merah, dan sinar laser. Radiasi ultraungu atau sering disebut dengan UV berasal dari bahasa Inggris yaitu ultraviolet mempunyai pengertian radiasi elektromagnetis terhadap panjang gelombang yang lebih pendek dari daerah dengan sinar tampak, namun lebih panjang dari sinar-X yang kecil. Istilah ultraviolet berarti melebihi ungu (dari bahasa latin ultra berarti melebihi), sedangkan kata ungu merupakan warna panjang gelombang paling pendek dari cahaya dari sinar tampak. Sinar ultraviolet diperoleh melalui flouresensi, yaitu suatu efek yang terlihat bila sinar UV (Ultraviolet) menimpa bahan kimia tertentu yang menyebabkan sinar yang kentara kelihatan.Ultraviolet adalah radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang 180-400 nm (Kepmenaker No. 51/MEN/1999). Sinar ini terletak di luar panjang gelombang terpendek dari spektrum kasat mata. Sinar dapat difokuskan dan dipantulkan tetapi tidak dapat menembus kaca atau gelas. Sumber sinar ultraviolet antara lain :1. Sinar matahari.2. Lampu pijar.3. Pengelasan suhu tinggi.4. Benda-benda pijar pada suhu tinggi.Sinar UV (Ultraviolet) diketahui merupakan salah satu sinar dengan daya radiasi yang dapat bersifat letal bagi mikroorganisme. Sehingga sering digunakan di tempat-tempat yang menuntut kondisi aseptik seperti laboratorium, ruang operasi rumah sakit dan ruang produksi industri makanan dan minuman, serta farmasi. Pembagian untuk radiasi UV dapat dibagi menjadi :1. Hampir UV dengan panjang gelombang antara 380 200 nm. 2. UV vakum dengan panjang gelombang antara 200 10 nm.Sinar UV perlu dipelajari karena :1. Dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia.2. Kita dapat mengetahui cara-cara pengendaliannya.3. Adanya sumber hukum yang mewajibkan pengukuran dan penanganan tentang sinar UV (Ultraviolet) di tempat kerja.Ketika mempertimbangkan pengaruh radiasi UV terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, jarak panjang gelombang sering dibagi lagi menjadi tiga yaitu:1. UV (Ultraviolet) ADisebut gelombang panjang atau blacklight dengan panjang gelombang 400 - 320 nm.2. UV (Ultraviolet) BDisebut gelombang medium atau medium wave dengan panjang gelombang 320 - 280 nm.3. UV (Ultraviolet) CDisebut gelombang pendek atau short wave dengan panjang gelombang 280 - 180 nm.Salah satu sifat sinar ultra violet adalah daya penetrasi yang sangat rendah. Selapis kaca tipis pun sudah mampu menahan sebagian besar sinar UV (Ultraviolet). Oleh karena itu, sinar UV (Ultraviolet) hanya dapat efektif untuk mengendalikan mikroorganisme pada permukaan yang terpapar langsung oleh sinar UV (Ultraviolet), atau mikroba berada di dekat permukaan medium yang transparan. Absorbsi maksimal sinar UV (Ultraviolet) di dalam sel terjadi pada asam nukleat, maka diperkirakan mekanisme utama perusakan sel oleh sinar UV (Ultraviolet) pada ribosom, sehingga mengakibatkan terjadinya mutasi atau kematian sel (Atlas, 1997).Sinar Infra merah (infra red ray-IR) juga merupakan sinar tidak tampak yang berada pada spektrum warna merah, mendekati spectrum sinar tampak. Dapat dikatakan bahwa 80% cahaya matahari adalah sinar inframerah karena lebarnya jangkauan gelombang sinar ini antara 4 - 1000 mikron. Sinar infra merah dikelompokkan dalam 3 zone : near infrared ray, middle infrared ray, dan Far Infrared Ray (FIR). Definisi FIR (Far Infrared Ray) Menurut Prof. Li Dong Qi yaitu spektrum sinar matahari terdiri dari sinar tampak dan tidak tampak. Sinar tampak meliputi : merah, orange, kuning, hijau, dan ungu (diketahui sebagai warna pelangi).Sinar UV biasa digunakan pada :a. Tempat-tempat yang menuntut kondisi aseptikb. Ruang operasi rumah sakitc. Ruang produksi makanan dan minumand. farmasiBeberapa pertimbangan sebelum memutuskan menggunakan filter UV (Ultraviolet) adalah :1. Sangat efektif apabila digunakan secara terus menerus selama 24 jam perhari. 2. Sangat efektif apabila air selalu dijaga tetap jernih. 3. Sangat efektif apabila lampu ultravioletnya masih baru atau diganti secara teratur (setiap 6 - 8 bulan). 4. Sangat efektif apabila sinar UV (Ultraviolet) hanya menembus air kurang dari 2,5 cm. 5. Efektifitas akan berkurang apabila air yang melewatinya mengalir dengan cepat (disarankan air minimal tersinari selama 2 detik). 6. Dapat menghindari terjadinya serangan ulang patogen, apabila sebelumnya patogen tersebut berhasil dimusnahkan. 7. UV (Ultraviolet) tidak hanya membunuh jasad renik yang tidak dikehendaki, tetapi juga membunuh jasad-jasad renik yang berguna.8. UV (Ultraviolet) juga akan membunuh jasad renik yang merupakan sumber pakan bagi invertebrata laut.9. UV (Ultraviolet) hanya membunuh jasad renik yang terdapat dalam air yang melewatinya, dengan demikian jasad-jasad renik patogen yang terdapat pada tubuh ikan atau berada dalam akuarium tidak akan terpengaruh. 10. Jangan digunakan bersamaan dengan perlakuan pengobatan. 11. UV (Ultraviolet) dapat mengubah struktur bahan kimia tertentu. 12. UV (Ultraviolet) dapat merusak mata manusia apabila sinar tersebut terekspos langsung pada mata atau kita melihat sinar UV (Ultraviolet) tersebut.

Nilai Ambang Batas Sinar UV :Masa Pemajanan per HariRadiasi Efektif (Eeff) W/cm2

8 jam0,1

4 jam0,2

2 jam0,4

1 jam0,8

30 menit1,7

15 menit3,3

10 menit5

5 menit10

bersambungsambungan 1 menit50

30 detik100

10 detik300

1 detik3000

0,5 detik6000

0,1 detik30000

Sinar matahari yang berbahaya bag