LI LBM 6 BLOK 7

Download LI LBM 6 BLOK 7

Post on 04-Jan-2016

38 views

Category:

Documents

0 download

TRANSCRIPT

EugenolClove Oil/ Eugenol, juga dikenal sebagai minyak cengkeh, adalah minyak esensial dari tanaman cengkeh, Syzygium aromaticum. Minyak cengkeh adalah analgesik dan antiseptik alami yang digunakan terutama dalam kedokteran gigi sebagai bahan utama dari eugenol. Eugenol juga dapat dibeli di apotik-apotik secara bebas. Minyak cengkeh juga biasa digunakan sebagai aromaterapi. Minyak yang dihasilkan dari cengkeh ini dapat digunakan untuk banyak hal, dari sebagai pemberi rasa pada obat sampai digunakan untuk mengobati bronkhitis, pilek, batuk, demam, sakit tenggorokan, infeksi.Fungsi : Penggunaan OralMinyak cengkeh dikenal sebagai bahan anastesi terbaik. Hal ini banyak dilaporkan oleh dokter gigi sebagai bahan anastesi yang efektif meredakan rasa sakit sebelum pemberian obat anastesi sebenarnya. Minyak cengkeh biasanya digunakan untuk meredakan sakit yang diakibatkan oleh Eugenol" \t "_self" dry socket, suatu komplikasi yang disebabkan pencabutan gigi Keracunan Dalam jumlah kecil () minyak cengkeh aman digunakan sebagai penyedap makanan. Namun, minyak cengkeh bersifat racun terhadap sel-sel manusia. Jika tertelan dalam jumlah yang cukup atau disuntikkan, terbukti dapat menyebabkan komplikasi yang membahayakan, seperti sindrom gangguan pernapasan akut, kegagalan fulminan hepatic, dan depresi sistem saraf pusat. Dosis oral yang mematikan adalah 3,752 g/kg BB Penggunaan secara Topikal Untuk menghentikan sakit gigi, dengan menggunakan sepotong kapas dioleskan langsung ke daerah yang infeksi atau dengan potongan tisu yang kecil yang telah diberi minyak cengkeh, tempatkan langsung didalam/ diatas gigi agar minyak dapat terserap ke daerah yang sakit. Minyak cengkeh juga digunakan sebagai antimikroba dan antijamur. Karena itu dapat digunakan pada jerawat, kutil, bekas luka, dan parasit. Penelitian laboratorium yang dipublikasikan pada tahun 2009 menunjukkan aktivitas yang signifikan terhadap Propionibacterium acnes, bakteri utama pada kulit yang menyebabkan jerawatSemenBermacam-macam bahan untuk basis dan pembalut (dressing), diantaranya :semen oksida seng eugenol (ose), semen seng fosfat, semen polikarboksilat, semen ionomer kaca.a. Semen Oksida Seng EugenolMerupakan semen tipe sedatif yang lembut. Biasanya disediakan dalam bentuk bubuk dan cairan, berfungsi sebagai basis insulatif (penghambat). Semen ini sering dipakai karena bersifat paling sedikit mengiritasi dan memiliki pH mendekati 7. Eugenol memiliki efek paliatif terhadap pulpa dan dapat meminimalkan kebocoran mikro serta memberikan perlindungna terhadap pulpa. Campuran konvensional dari oksida seng dan eugenol masih lemah. Oleh karena itu produk OSE diperkuat dengan menambahkan polimer sebagai penguat. Prosedur basis. Untuk mencampur semen ini lebih sering digunakan kertas pad dibanding glass lab. Bubuk dalam jumlah secukupnya ditambah kebeberapa tetes eugenol dan diaduk sampai mencapai suatu tekstur yang seperti kental yang bila dipegang jari tidak lengket. Sebagian kecil kira-kira seukuran biji wijen dilengketkan pada ujung eksplorer dan dioleskan dengan hati-hati kedalam kavitas. Hindari mengenai tepi-tepi kavitas.Kapas yang sangat kecil dijepit dengan pinset dan digunakan sebagai alat untuk menekan bahan tersebut dan membentuknya di dalam kavitas. Semen yang baru diaduk cenderung lengket ke instrument logam atau plastik, karena itu kapas harus kering. Penambahan bahan sisa dilakukan berulangkali dengan cara yang sama sampai diperoleh ketebalan yang cukup.b. Semen Seng Fosfat (ZP)Semen seng fosfat umumnya yang kuat dan keras tetapi mengititasi pulpa. Terdiri atas bahan bubuk-cair, bubuknya biasanya adalah oksida seng dan cairannya adalah asam ortho phosporik, garam-garam logam dan air. Pemakaian utama dan tradisional dari bahan ini adalah untuk merekatkan restorasi-restorasi pengecoran gigi dan juga sebagai bahan basis bila diperlukan kekuatan compresi yang besar. Semen posphat yang baru diaduk sangat mengiritasi pulpa dan tanpa perlindungan varnish atau jenis bahan basis lainnya dapat menyebabkan kerusakan pulpa yang irreversible.Sifat semen ini mudah dimanipulasi memiliki kekuatan yang besar dari suatu basis, dapat menahan dari trauma mekanis dan memberi perlindungan yang baik dari rangsangan panas tetapi semen ini mudah pecah dan tidak baik untuk tambalan sementara.c. Semen PolikarboksilatMerupakan semen gigi yang baru dan memberi perlekatan yang baik pada komponen kalsium dari struktur gigi. Walaupun sulit dimanipulasi, memiliki potensi untuk adhesi klinis ke ion kalsium pada email dan dentin. Karena bahan ini cenderung cepat mengeras, tidak dilakukan upaya mengaduk semen hingga menyerupai konsisten pasta pada semen zinc phospat. Bubuk semen ini sama dengan semen seng phospat bubuk mengandung oksida seng dan sejumlah kecil oksida magnesium. Pada saat ini oksida magnesium sering digantikan dengan oksida stanic dan stanius flourida untuk memodifikasi waktu pengerasan dan meningkatkan kekuatan dan karakteristik manipulasinya. Cairannya adalah asam poliakrilik dan air. pH semen polikarboksilat, pada awalnya mirip dengan pH semen seng fosfat tetapi respon pulpanya mirip dengan semen ESO. Suatu penjelasan yang mungkin untuk tingkat iritasi yang rendah adalah ukuran molekul poliakrilik yang besar membatasi penetrasi melalui dentin dan penarikannya terhadap protein yang dapat membatasi difusinya melalui tubulus dentin.d. semen silikophospatsemen ini merupakan hibrid kombinasi dari semen sing fosfat dan semen silikat, sering disebut sebagai semen silikofosfat. Semen ini terdiri dari 90% semen silikat dan 10 % semen seng fosfat. Dengan adanya kandungan florida dalam bagian silikat dari bubuk tersebut, semen ini memberikan pencegahan karies sekunder. Dari titik pandang sifat anti kariesnya, seng siliko fosfat sering merupakan bahan semen pilihan untuk mulut kariesnya tinggi. Aksi untuk perlindungan pulpa adalah sama dengan seng fosfat.e. semen ionomer kaca (GI)karena sifat biologis dari GI yang baik dan memiliki potensi perlekatan kekalsium yang ada didialam gigi, ionomer kaca terutama digunakan sebagai bahan restoratif untuk perawatan daerah erosi dan sebagai bahan penyemenan. Selain itu GI digunakan sebagai basis walaupun bahan tersebut sangat sensitif terhadap air dan membutuhkan daerah yang kering.KomposisiGIC terdiri dari dua macam bahan di dalamnya yaitu likuid (cairan) dan bubuk.BubukBubuk untuk GIC pada umumnya terdiri dari : Silica 41.9% Alumina 28.6% Aluminium Fluoride 1.6% Calcium Fluoride 15.7% Sodium Fluoride 9.3% Aluminium Phosphate 3.8%LikuidCairan yang digunakan pada GIC adalah asam poliakrilik dengan konsentrasi antara 40-50%. Pelapik ionomer kaca ada 2 tipe yang pertama adalah sistem bubuk-cairan konvensional serupa dengan semen tipe 2. tipe 2 adalah ionomer kaca yang dikeraskan dengan sinar, bagian bubuknya berisi unsur partikel kaca konvensional yang larut asam ditambah aselerator foto- aktivasi. Cairannya dalah larutan cair asam poliakrilat atau kopolimer, gugusan grup metakrilat. Kedua unsur tersebut dicampur, dimasukkan ke kavitas, dan kemudian disinari dengan sinar pengeras resin. Sinar mengaktifkan akselerator, menghasilkan radikal bebas dan gugusan grup metakrilat akan mengeras dengan cara saling menempel. Kegunaan utama dari pelapik ionomer adalah, untuk perekat perantara antara gigi dengan tambalan komposit. Pada dasarnya semen ini sebagai bonding terhadap dentin.Contoh : pemberian base Zn PO4ZINC OKSIDE EUGENOL (ZOE) Zinc oxide eugenol merupakan Suatu semen tipe sedative yang lembut. Biasanya disediakan dalam bentuk bubuk dan cair, dan berguna untuk basis insulatif (penghambat). Bahan ini juga sering digunakan untuk balutan sementara. PH-nya mendekati 7 yang membuatnya menjadi salah satu semen dental yang paling sedikit mengiritasi.Struktur dan Komposisi semen seng oksida eugenol :Type I : zinc oksida(69%), rosin(29%), zinc asetat, eugenol, minyak.Type II : Zinc oksida(80%), akrilik resin(20%) dan eugenol.Komposisi eugenol :Eugenol biasanya berasal dari minyak cengkehMinyak cengkeh mengandung lebih eugenol (82 %) dari pada minyak dari teluk,jeruk atau kayu manisEugenol adalah optundent( menghilangkan rasa sakit agen)Ini adalah cairan bening yang secara bertahap berubah menjadi kuning saat terkene cahayaSifat-sifat umum :Mudah digunakanSewarna dengan gigiAdhesif dengan jaringan gigiTidak berubah volume ketika mengerasMencegah timbulnya karies sekunderKekuatan cukupTidak larut dan tidak korosif dalam rongga mulutTidak toxic dan tidak iritasi pulpa dan gingivaDapat dipoles dengan mudah10. Mencegah pembentukan plak11. Kecepatan keausan sama dengan email12. Absorpsi airnya rendah13. Radiopaque14. Dapat disimpan lama, murahSifat Fisik :PH Netral (7)rasio bubuk: cairan dari semen OSE akan mempengaruhi kecepatan pengerasan. Semakin tinggi rasio bubuk: cairan, semakin cepat pengerasannya.Pendinginan alas aduk akan memperlambat waktu pengerasan kecuali temperaturnya titik pengembunan. Di bawah titik embun ini kondensat akan bergabung dengan adukan dan reaksi pengerasan akan dipercepat.Seng oksida eugenol permanen tidak sekuat semen lainMemiliki kekuatan yang lebih besar dan durabilitas (masa pakai) yang lebih lama jika digunakan sebagai bahan tambalan sementaraPerbandingan variasi yang ideal untuk mendapat sifat mekanik yang bagus adalah 60:40.Sifat Mekanik :Kekuatan semen OSE tergantung pada tujuan kegunaannya dan pada formula yang dirancang untuk tujuan tersebut.Compressive Strength 2-14MpaKetebalan adalah satu faktor penting dari restorasi pada saat cementation. Ketebalan tidak lebih dari 25 m - 40 m untuk permanen cementation.Sifat Kompatibilitas :Eugenol adalah bahan penyebab alergi stomatitis kontakKetebalan lapisan dari beberapa produk cenderung tinggi dan kelebihan semen yang mengeras sangat sulit untuk dibuang. Waktu setting :Waktu setting dari 4 sampai 10 menit. Untuk semen dimaksud untuk mengisi materi dan basisKekuatan compressive. Kegunaan seng oksida seng eugenol :Berbagai formula dan kegunaan di sebutkan dalam spesifikasi ADA no.30 untuk bahan restorasi OSE, yang menyebutkan empat jenis OSE ,semen OSETipe1 digunakan untukn semen sementara.Tipe2 digunakan untuk semen permanen dari restorasi atau alat-alat yang dibuat di luar mulut.Tipe3 digunakan untuk restorasi sementara dan basis penahan panas.Tipe4 digunakan untuk pelapik kavitas. Menganjurkan penggunaan bahan lapisan pada dinding pulpa untuk melindunginya dalam iritasi kimia dan bahan restorasi.namun ketebalannya tidak memadai untuk memberi perlindungan panas pada pulpa.Kegunaan lainya adalah Bahan perekat crown logam dan Bahan pengisi perawatan saluran akar gigi sulung