lapsus edit

Download Lapsus Edit

Post on 08-Jul-2015

386 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BAB I PENDAHULUAN

Ileus obstruksi merupakan salah satu kasus yang dapat menimbulkan komplikasi serius sehingga sangat memerlukan penangangan dini dan adekuat. Ileus obstruksi yang disebabkan karena adanya sumbatan dapat terjadi pada usus halus maupun usus besar dan terdiri dari 2 tipe yaitu obstruksi yang terjadi secara mekanik maupun non mekanik. Obstruksi mekanik terjadi karena usus terblok secara fisik sehingga isi dari usus tersebut tidak bisa melewati tempat obstruksi. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor salah satunya seperti volvulus (usus terpuntir) yang dapat terjadi karena hernia, pertumbuhan jaringan abnormal, dan adanya benda asing dalam usus.1 Berbeda dengan obstruksi mekanik, obstruksi non mekanik disebabkan karena adanya penghentian gerakan peristaltik. Hal ini biasanya berhubungan dengan infeksi dari peritoneum dan merupakan salah satu penyebab paling sering dari obstruksi usus pada bayi dan anak-anak.1 Angka kejadian total dari ileus obstruksi baik yang terjadi secara mekanik maupun non mekanik adalah 1 dari 1000 orang dimana ileus mekonium sebesar 9-33 % dari seluruh obstruksi usus pada bayi baru lahir.1 Sedangkan obstruksi usus halus menyebabkan 20% dari semua operasi darurat dan sejumlah besar kejadian tersebut terjadi akibat keganasan kolorektal.2 Penanganan dan diagnosis yang tepat sangat mempengaruhi morbiditas dan mortalitas karena ileus obstruksi. Apabila tidak ditangani, obstruksi strangulasi yang menyebabkan berhentinya aliran darah akan menyebabkan kematian pada 100% pasien. Apabila pembedahan dilakukan dalam 36 jam pertama mortalitas akan berkurang menjadi 8% dan apabila dilakukan lebih dari 36 jam maka mortalitas menjadi 25%.2 Obstruksi pada intestinal juga dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi seperti peritonitis dan terganggunya keseimbangan cairan dan elektrolit yang dapat menimbulkan gagal ginjal akut. Kedua kondisi tersebut merupakan kondisi serius sehingga memerlukan penanganan cepat dan tepat sehingga dapat menurunkan angka morbiditas dan mortilitas akibat ileus obstruksi.

1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA2.1 Definisi Ileus Obstruksi Ileus obstruksi (intestinal obstruksi) merupakan suatu penyumbatan pada usus oleh karena berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya penghentian aliran dari isi usus yang secara normal selalu melalui saluran pencernaan.4 Ileus obstuksi dapat terjadi pada usus halus dan usus besar, dan bisa terjadi secara total maupun parsial tergantung seberapa banyak isi dari usus yang dapat melalui area yang tersumbat.4 Ileus obstruksi yang terjadi pada usus halus bisa terjadi secara parsial maupun total, sederhana (non strangulasi) dan strangulasi. Obstruksi strangulasi memerlukan tindakan pembedahan segera karena apabila tidak didiagnosis dan diatasi secara cepat dan tepat dapat menyebabkan gangguan vaskular dan selanjutnya menjadi iskemia sehingga menyebabkan mortalitas dan morbiditas yang lebih tinggi.2 Berdasarkan proses terjadinya ileus obstruksi dibedakan menjadi ileus obstruksi mekanik dan non mekanik. Ileus obstruksi mekanik terjadi karena penyumbatan fisik langsung yang bisa disebabkan karena adanya tumor atau hernia sedangkan ileus obstruksi non mekanik terjadi karena penghentian gerakan peristaltik.1 2.2 Epidemiologi Obstruksi usus halus menempati sekitar 20% dari seluruh pembedahan darurat, dan mortalitas dan morbiditas sangat bergantung pada pengenalan awal dan diagnosis yang tepat. Apabila tidak diatasi maka obstruksi usus halus dapat menyebabkan kematian pada 100% pasien.2 Hampir seluruh obstruksi pada usus besar atau kolon memerlukan intervensi pembedahan. Mortalitas dan morbiditas sangat berhubungan dengan penyakit yang mendasari dan prosedur pembedahan yang digunakan. Obstruksi kolon sering terjadi pada usia lanjut karena tingginya insiden neoplasma dan penyakit lainnya pada populasi ini. Pada neonatus, obstruksi kolon bisa disebabkan karena adanya kelainan anatomi seperti anus imperforata yang secara sekunder dapat menyebabkan mekonium ileus.6

2

2.3 Etiologi Banyak penyebab dan faktor risiko yang bisa menimbulkan terjadinya ileus obstruksi, antara lain: a. Obstruksi pada usus halus2,3,4 Adhesi (perlekatan) Adhesi atau perlekatan merupakan suatu area yang keras yang terdiri dari jaringan ikat fibrous. Perlekatan ini dapat muncul dari luar usus atau organ dalam pelvis yang mengalami injuri dan mengalami proses penyembuhan setelah proses pembedahan maupun infeksi. Penyebab paling sering dari obstruksi usus halus pada negara berkembang adalah perlekatan post operasi (60%) dan insidennya meningkat bersamaan dengan insiden laparatomi dimana adhesi post operasi dapat menyebabkan obstruksi akut dalam 4 minggu atau obstruksi kronis dalam beberapa dekade. Pembedahan ginekologi dan pembedahan yang melibatkan appendix dan kolon berisiko terhadap terjadinya perlekatan. Pada awalnya perlekatan tidak selalu menimbulkan gejala. Karena adanya pergerakan pada usus, maka jaringan scar yang telah terbenuk akan tertarik sepanjang waktu sehingga menyerupai tali atau pita. Area perlekatan dapat menyebabkan obstruksi karena ditarik dan menyebabkan konstriksi, menjepit bagian usus halus yang berdekatan dari luar. Dapat menyebabkan perlekatan dengan bagian usus halus yang berdekatan sehingga menarik usus halus dan terjadi konfigurasi abnormal sehingga membatasi aliran dari isi usus halus. Adhesi merupakan penyebab terbesar dari obstruksi usus halus di Amerika Serikat, sekitar 50-70% dari semua kasus. Hernia Hernia dapat terjadi apabila terdapat kelemahan struktural pada otot dan fiber yang menjadi bagian dari dinding abdomen sehingga bagian dari usus halus dapat menonjol keluar melalui area yang lemah tersebut dan menyebabkan timbulnya gumpalan dibawah kulit. Bagian dari usus halus yang menjadi hernia dapat mengalami obstruksi apabila terjebak atau terjepit secara kuat pada dinding abdomen. Kejadian ini lebih sering terjadi pada hernia femoralis incarserata. Pada kasus ekstrim, usus yang terjepit dapat menjadi stangulasi dimana aliran darah

3

kearea tersebut terhenti. Hernia merupakan penyebab kedua obstruksi usus halus di Amerika Serikat (25%). Tumor Tumor malignant dapat menyebabkan obstruksi usus halus oleh karena adanya penekanan dari dari luar sehingga usus halus terjepit secara ketat. Selain itu juga dapat disebabkan oleh pertumbuhan dari dalam usus sehingga aliran dalam usus halus terblokir atau menjadi sangat lambat. Kanker mempunyai persentase yang kecil sebagai penyebab obstruksi usus halus. Pada banyak kasus, tumor tidak berasal dari dalam usus halus akan tetapi lebih sering berasal dari proses metastase dari tempat lain seperti kolon, organ reproduksi wanita, payudara, paru dan kulit. Penyebab lainnya Penyebab lain dari obstruksi usus halus adalah: Intusepsi (masuknya bagian usus ke bagian lainnya), volvulus (perputaran usus), striktur, dan inflamasi atau scar karena crohns disease. b. Obstruksi pada usus besar2,3,4,6 Kanker kolorektal Sekitar setengah dari obstruksi yang terjadi pada usus besar disebabkan oleh kanker kolorektal. Kanker kolon atau rektal yang tidak terdiagnosis dapat menyebabkan penyempitan secara perlahan-lahan dari lumen usus besar. Biasanya pasien akan mengeluhkan konstipasi yang hilang timbul beberapa saat sebelum usus mengalami obstruksi. Volvulus Volvulus merupakan perputaran abnormal dari segmen usus yang mengelilingi dirinya sendiri. Perputaran ini akan menghasilkan bagian usus yang tertutup dengan dasar yang terjepit sehingga menyebabkan obstruksi intestinal. Pada negara barat, volvulus sangat sering terjadi pada pasien diatas 65 tahun dan pasien-pasien tersebut mempunyai riwayat konstipasi kronis. Penyakit divertikular Pada usus besar, divertikula merupakan kantong kecil, berbentuk balon yang menonjol keluar dari dinding usus. Apabila divertikula terinfeksi akan menjadi 4

divertikulitis dan akan membentuk scar pada kolon pada saat proses penyembuhannya. Scar yang mengelilingi kolon disebut striktur kolon. Striktur semakin lama akan semakin mengetat dan perlahan-lahan akan menyempitkan lumen usus sehingga pada akhirnya akan memblok kolon. Penyebab lainnya Penyebab lain yang dapat menyebabkan obstruksi usus besar adalah intusepsi, fecalith, striktur, batu empedu ileus dan benda asing yang memblok kolon.

Hernia

Oklusi mesentrial

Volvulus

Adhesi

Tumor

Invaginasi

Gambar 2.1 Penyebab ileus obstruktif (Suindra, 2005) 2.4 Patofisisologi Pada obstruksi sederhana sumbatan terjadi tanpa adanya gangguan vaskular. Obstruksi pada usus halus dapat menyebabkan dilatasi bagian proksimal usus yang disebabkan akumulasi dari sekresi saluran gastrointestinal serta air dan makanan yang masuk. Dilatasi ini akan menyebabkan stimulasi aktivitas sel sekretory sehingga akan terjadi

5

akumulasi cairan lebih banyak lagi. Hal ini akan menyebabkan peningkatan gerakan peristaltik diatas dan dibawah obstruksi dengan flatus dan peningkatan BAB pada awal perjalanan ileus obstruksi. Fungsi sekresi dan absorbsi dari mukosa akan terganggu dan selanjutnya dinding usus akan mengalami edema dan kongesti. 2,4 Gejala muntah dapat terjadi apabila level obstruksi lebih proksimal, dimana peningkatan distensi usus halus akan menyebabkan peningkatan tekanan intraluminal sehingga menimbulkan kompresi dari mukosa limfatik sehingga terjadi limpedema pada dinding usus. Dengan adanya peningkatan tekanan intraluminal pada kapilari bed akan menimbulkan aliran berlebihan dari cairan, elektolit, dan protein menuju lumen intestinal. Cairan yang hilang menyebabkan dehidrasi dan sangat berisiko terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas.2 Obstruksi strangulasi sangat sering disebabkan dengan adanya perlekatan, volvulus, hernia dan intusepsi dari usus halus. Awalnya terjadi obstruksi vena yang diikuti oleh oklusi arteri sehingga terjadi iskemia dan nekrosis intestinal yang menyebabkan infark dan gangrene dalam 6 jam. Apabila hal ini