laporan tugas akhir topik tugas akhir: analisis...

of 13 /13
LAPORAN TUGAS AKHIR Topik Tugas Akhir: Penelitian Pendidikan Matematika ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA KELAS HOMOGEN DAN HETEROGEN DI MAN 1 MALANG TUGAS AKHIR Diajukan Kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang Sebagai Salah Satu Prasyarat Untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan Matematika Oleh: REFIT ERDIANA NIM: 201310060311143 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2017

Author: vudien

Post on 15-Aug-2019

296 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • LAPORAN TUGAS AKHIR

    Topik Tugas Akhir:

    Penelitian Pendidikan Matematika

    ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI

    MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA

    KELAS HOMOGEN DAN HETEROGEN DI MAN 1 MALANG

    TUGAS AKHIR

    Diajukan Kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

    Universitas Muhammadiyah Malang

    Sebagai Salah Satu Prasyarat Untuk Mendapatkan

    Gelar Sarjana Pendidikan Matematika

    Oleh:

    REFIT ERDIANA

    NIM: 201310060311143

    PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

    2017

  • LAPORAN TUGAS AKHIR

    Topik Tugas Akhir:

    Penelitian Pendidikan Matematika

    ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI

    MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA

    KELAS HOMOGEN DAN HETEROGEN DI MAN 1 MALANG

    TUGAS AKHIR

    Diajukan Kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

    Universitas Muhammadiyah Malang

    Sebagai Salah Satu Prasyarat Untuk Mendapatkan

    Gelar Sarjana Pendidikan Matematika

    Oleh:

    REFIT ERDIANA

    NIM: 201310060311143

    PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

    2017

  • ii

  • ix

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT. yang Maha Mengetahui

    lagi Maha Penyayang, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat

    menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul “Analisis Kemampuan Penalaran dan

    Komunikasi Matematis Siswa dalam Pembelajaran Matematika pada Kelas

    Homogen dan Heterogen di MAN 1 Malang”. Shalawat serta salam semoga

    tercurah limpahkan kepada Rasululllah SAW.

    Tugas Akhir ini merupakan penelitian yang ingin mencoba

    menggambarkan bagaimana kemampuan penalaran dan komunikasi matematis

    siswa dalam pembelajaran matematika.

    Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini dapat selesai berkat bimbingan,

    bantuan, dan motivasi dari banyak pihak. Oleh karena itu dengan ketulusan hati

    penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih kepada:

    1. Prof. Dr. Yus Mochamad Cholily, M.Si, selaku dosen pembimbing I yang telah

    meluangkan waktu dalam memberi petunjuk, bimbingan, dan pengarahan

    kepada penulis dengan sabar dan jelas, sehingga terselesaikan tugas akhir ini.

    2. Dr. Baiduri, M.Si, selaku dosen pembimbing II yang telah memberikan

    pengarahan dengan jelas dan bimbingan yang begitu bermanfaat bagi penulis,

    sehingga terselesaikan tugas akhir ini.

    3. Drs. Mohammad Husnan, M.Pd selaku kepala MAN 1 Malang yang telah

    memberikan izin penelitian.

    4. Erlangga, M.Pd dan Arlis Zubaidah, M.Pd, selaku guru matematika kelas X

    MIPA 1, X MIPA 5 dan X Bahasa MAN 1 Malang yang telah banyak membantu

    dan membimbing dalam penelitian.

    5. Siswa-Siswi kelas X MIPA 1, X MIPA 5 dan X Bahasa MAN 1 Malang tahun

    pelajaran 2016/2017.

    Penulis berharap semoga tugas akhir ini bermanfaat bagi semua pihak

    yang berkepentingan. Namun demikian tiada manusia yang sempurna, oleh karena

    itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk menjadikan tugas

    akhir ini lebih sempurna.

    Malang, 15 April 2017

    Penulis

  • x

    DAFTAR ISI

    LEMBAR PERSETUJUAN ………………………………………. i

    LEMBAR PENGESAHAN………………………………………... ii

    SURAT PERNYATAAN …………………………………………. iii

    MOTTO …………………………………………………………… iv

    PERSEMBAHAN ………………………………………………… v

    ABSTRAK ………………………………………………………... vii

    ABSTRACT ………………………………………………………. viii

    KATA PENGANTAR …………………………………………….. ix

    DAFTAR ISI ……………………………………………………… x

    DAFTAR TABEL ………………………………………………… xiii

    DAFTAR GAMBAR ……………………………………………... xiv

    DAFTAR GRAFIK ……………………………………………….. xvi

    DAFTAR LAMPIRAN …………………………………………… xvii

    BAB I PENDAHULUAN ………………………………………… 1

    1.1. Latar Belakang Masalah …………………………….... 1

    1.2. Rumusan Masalah ……………………………………. 7

    1.3. Tujuan Penelitian …………………………………….. 8

    1.4. Manfaat Penelitian …………………………………… 8

    1.5. Pembatasan Masalah …………………………………. 9

    1.6. Definisi Operasional …………………………………. 11

    BAB II KAJIAN PUSTAKA ……………………………………... 12

    2.1. Pembelajaran Matematika ……………………………. 12

    2.2. Kemampuan Penalaran ……………………………….. 15

    2.2.1. Pengertian Kemampuan Penalaran …………… 15

    2.2.2. Jenis-Jenis Kemampuan Penalaran …………… 17

    2.3. Kemampuan Komunikasi Matematis ………………… 18

    2.3.1. Pengertian Kemampuan Komunikasi ………… 19

    2.3.2. Jenis-Jenis Kemampuan Komunikasi ………… 21

  • xi

    2.3.3. Indikator Kemampuan Penalaran dan Komunikasi

    Matematis …………………………………….. 22

    2.4. Kelas Homogen dan Heterogen Gender……………….. 26

    BAB III METODOLOGI PENELITIAN ………………………….. 28

    3.1. Pendekatan dan Jenis Penelitian ………………………. 28

    3.2. Lokasi, Waktu, Subjek, dan Objek Penelitian ………… 29

    3.3. Data, Sumber Data, dan Metode Pengumpulan Data …. 30

    3.4. Instrumen Penelitian …………………………………... 31

    3.4.1. Lembar Observasi Kemampuan Komunikasi

    Matematis Secara Lisan Siswa ………………… 32

    3.4.2. Lembar Observasi Kemampuan Penalaran Siswa 33

    3.4.3. Instrumen Penilaian Kemampuan Penalaran Siswa 34

    3.4.4. Instrumen Penilaian Kemampuan Komunikasi

    Matematis Secara Tertulis Siswa ……………..... 36

    3.5. Analisis Data …………………………………………… 38

    3.5.1. Analisis Data Kemampuan Komunikasi

    Matematis Secara Lisan Siswa …………………. 38

    3.5.2. Analisis Data Kemampuan Penalaran Siswa …… 38

    3.5.3. Analisis Data Kemampuan Komunikasi

    Matematis Secara Tertulis Siswa ……………….. 39

    3.1. Prosedur Penelitian ……………………………………... 40

    3.6.1. Tahap Perencanaan ……………………………... 40

    3.6.2. Tahap Pelaksanaan ……………………………... 41

    3.6.3. Tahap Penyelesaian …………………………….. 42

    BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN …………………………… 43

    4.1. Kemampuan Penalaran Siswa pada Kelas Homogen

    Laki-Laki, Kelas Homogen Perempuan dan Kelas

    Heterogen dalam Pembelajaran Matematika ………….. 43

    4.1.1. Kemampuan Penalaran Siswa pada Kelas

    Homogen Laki-Laki …………………………… 43

    4.1.2. Kemampuan Penalaran Siswa pada Kelas

  • xii

    Homogen Perempuan …………………………. 52

    4.1.3. Kemampuan Penalaran Siswa pada Kelas Heterogen 58

    4.2. Pembahasan Kemampuan Penalaran Siswa pada Kelas

    Homogen Laki-Laki, Kelas Homogen Perempuan dan

    Kelas Heterogen ………………………………………. 65

    4.3. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Kelas

    Homogen Laki-Laki, Kelas Homogen Perempuan dan

    Kelas Heterogen dalam Pembelajaran Matematika …… 69

    4.3.1. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa

    pada Kelas Homogen Laki-Laki ………………. 69

    4.3.2. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa

    pada Kelas Homogen Perempuan …………….. 77

    4.3.3. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa

    pada Kelas Heterogen ………………………… 87

    4.4. Pembahasan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa

    pada Kelas Homogen Laki-Laki, Kelas Homogen

    Perempuan dan Kelas Heterogen ……………………... 98

    BAB V PENUTUP ………………………………………………… 102

    5.1. Kesimpulan ……………………………………………. 102

    5.2. Saran …………………………………………………... 104

    DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………… 105

    LAMPIRAN ……………………………………………………….. 110

  • xvii

    DAFTAR LAMPIRAN

    Lampiran 1 Data Kemampuan Penalaran Siswa pada Kelas Homogen

    Laki-Laki, Kelas Homogen Perempuan, dan Kelas

    Heterogen ………………………………………………… 111

    Lampiran 2 Data Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Kelas

    Homogen Laki-Laki, Kelas Homogen Perempuan, dan

    Kelas Heterogen …………………………………………... 114

    Lampiran 3 Hasil Lembar Observasi Kemampuan Penalaran Siswa pada

    Kelas Homogen Laki-Laki, Kelas Homogen Perempuan, dan

    Kelas Heterogen …………………………………………… 120

    Lampiran 4 Hasil Lembar Observasi Kemampuan Komunikasi Matematis

    Siswa Secara Lisan pada Kelas Homogen Laki-Laki, Kelas

    Homogen Perempuan, dan Kelas Heterogen ………………. 126

    Lampiran 5 Hasil Tes Kemampuan Penalaran Siswa pada Kelas

    Homogen Laki-Laki, Kelas Homogen Perempuan,

    dan Kelas Heterogen ………………………………………. 132

    Lampiran 6 Hasil Tes Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa secara

    Tertulis pada Kelas Homogen Laki-Laki, Kelas Homogen

    Perempuan, dan Kelas Heterogen …………………………. 135

    Lampiran 7 Soal Tes Penelitian ………………………………………... 138

    Lampiran 8 Pedoman Penskoran ………………………………………. 140

    Lampiran 9 Lembar Hasil Validasi Soal ................................................. 143

    Lampiran 10 Dokumentasi Selama Penelitian ……………………….... 149

    Lampiran 11 Surat Keterangan Penelitian …………………………….. 151

  • 105

    DAFTAR PUSTAKA

    Aisyah, S. 2014. Analisis Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa

    Berkebutuhan Khusus (Lamban Belajar) dalam Menyelesaikan Soal pada

    Pembelajaran Operasi Hitung Bilangan dengan Strategi Tink-Talk-Write

    (TTW). Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan

    Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

    Amir, Zubaidah. 2013. Perspektif Gender dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal

    Marwah, 12 (1): 14-31.

    Ansari, B.I. (2003). Menumbuh Kembangkan Kemampuan Pemahaman dan

    Komunikasi Matematik Siswa SMU melalui Strategi Thing-Talk-Write,

    Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas I SMUN di Kota Bandung. Disertasi.

    Program Pascasarjana. Universitas Pendidikan Indonesia.

    Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

    Rineka Cipta.

    Bagong Suyanto dan J. Dwi Narwoko. 2007. Sosiologi Teks Pengantar & Terapan.

    Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

    Bjuland, R. 2007. Adult Students' Reasoning in Geometry: Teaching Mathematics

    through Collaborative Problem Solving in Teacher Education. The

    Montana Mathematics Enthusiast, ISSN 1551-3440, Vol. 4, No.1, 1-30.

    Depdiknas. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi IV.

    Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama.

    Elia, Sri Iis. 2014. Komunikasi dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal disajikan

    dalam Prosiding Seminar Pendidikan Matematika di STKIP SILIWANGI

    BANDUNG pada tanggal 15 Januari 2014.

    Fitria, Ria. 2014. Pengertian Matematika menurut Para Ahli. (Online).

    (http://www.trigonalmedia.com) diakses 10 Januari 2017.

    Haerudin. 2014. Pengaruh Pendekatan Scientific terhadap Kemampuan Penalaran

    dan Komunikasi Matematik dan Kemandirian Belajar. Jurnal disajikan

    dalam Prosiding Seminar Pendidikan Matematika di STKIP SILIWANGI

    BANDUNG pada tanggal 15 Januari 2014.

    Hamalik, Oemar. 2012. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

    Hamalik Oemar. 2013. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

    Hamzah, Ali dan Muhlisrarini. 2014. Perencanaan dan Strategi Pembelajaran

    Matematika. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

    Hamzah, Uno dan Satria Koni. 2013. Assesment Pembelajaran. Jakarta Bumi

    Aksara.

    Hoang, Thienhuong N. Hoang. 2008. The Effects of Grade Level, Gender, and

    Ethnicity on Attitude and Learning Environment in Mathematics in

    http://www.trigonalmedia.com/

  • 106

    Highschool. International Electronic Journal of Mathematics Education,

    (online), 3 (1): 57.

    Indarti, Sri Mari. 2014. Peran Kemampuan Komunikasi dan Berpikir Kritis

    Matematis serta Kemandirian Belajar Siswa SMA Menggunakan

    Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah. Jurnal disajikan dalam

    Prosiding Seminar Pendidikan Matematika di STKIP SILIWANGI

    BANDUNG pada tanggal 15 Januari 2014.

    Indriani, Eka. 2016. Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas VIII

    SMP Negeri 13 Malang. Skripsi tidak Diterbitkan. Malang: Program Studi

    Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Malang.

    Izzati, N dan Suryadi, D. 2010. Komunikasi Matematik dan Pendidikan Matematika

    Realistik. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Matematika dan

    Pendidikan Matematika, pada tanggal 27 November 2010, di Yogyakarta.

    Lithner, J. 2008. A Research Framework for Creative and Imitative Reasoning.

    Education Study Mathematic, (67), 255-276.

    Malabali, Fredi A. 2011. Pengaruh Model Pembelajaran Konstruktivisme

    Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematik Ditinjau dari Pemahaman

    Matematik Siswa Sekolah Dasar. Tesis tidak Diterbitkan. Gorontalo:

    Program Pasca Sarjana (PPS) Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

    Mufida, Siti Iva. 2013. Pengaruh Metode Pembelajaran Mind Mapping dan Jenis

    Kelamin terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII MTsN

    Karangrejo Tulungagung. Skripsi tidak Diterbitkan. Tulungagung:

    Program Studi Tadris Matematika Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi

    Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung.

    NCTM. 2014. Principles to Actions: Ensuring Mathematical Success for All.

    Reston: nctm.org.

    Nurdalilah. 2013. Perbedaan Kemampuan Penalaran Matematika dan Pemecahan

    Masalah pada Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pembelajaran

    Konvensional di SMA Negeri 1 Kualuh Selatan. Jurnal Pendidikan

    Matematika PARADIKMA, 6 (2): 109-119.

    Nurhayati, Susiana dkk. 2013. Kemampuan Penalaran Siswa Kelas VIII dalam

    Menyelesaikan Soal Kesebangunan. Vol. 2 No. 1.

    Pauweni, Khardiyawan A. Y. 2012. Pengaruh Model Pembelajaran

    Konstruktivisme Berdasarkan Masalah dan Perbedaan Gender Terhadap

    Kemampuan Komunikasi Matematika. Tesis tidak Diterbitkan. Gorontalo:

    Program Pasca Sarjana (PPS) Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

    Permendikbud. 2014. Nomor 59 Tahun 2014, Tentang Kurikulum SMA/MA.

    Jakarta: Kemendikbud.

  • 107

    Permendikbud. 2016. Silabus Mata Pelajaran Sekolah Menengah Atas/Madrasah

    Aliyah (SMA/MA) Mata Pelajaran Matematika (Peminatan). Jakarta:

    Kemendikbud.

    Priatna, N. (2012). Mengembangkan Penalaran dan Kemampuan Memecahkan

    Masalah melalui Strategi Daya Matematik di Sekolah. Makalah Disajikan

    pada Pengukuhan Guru Besar/Profesor dalam Bidang Pendidikan

    Matematika pada Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan

    Alam Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, 26 April 2012.

    Ramdani, Yani. (2012). Pengembangan Instrumen Dan Bahan Ajar Untuk

    Meningkatkan Kemampuan Komunikasi, Penalaran, dan Komeksi

    Matematis Dalam Konsep Integral. Jurnal Penelitian Pendidikan 13 (1),

    April 2012.

    Rias, Rois U. 2013. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Materi Kubus

    dan Balok. (http://kim.ung.ac.id). diakses 10 Januari 2017.

    Rosita, Cita Dwi. 2014. Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematis: Apa,

    Mengapa, dan Bagaimana Ditingkatkan pada Mahasiswa. Jurnal Euclid,

    1(1): 33-46.

    Sahayu, Wening. 2013. Teori Metodologi Penelitian. .

    (http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/dra-wening-sahayu-

    pd/metodologi-penelitian.pdf), diakses tanggal 7 Februari 2017.

    Sa'adah, Widayanti Nurna. 2010. Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis

    Siswa Kelas VII SMPN 3 Banguntapan dalam Pembelajaran Matematika

    melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI).

    Skripsi tidak Diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Matematika dan Ilmu

    Alam Universitas Negeri Yogyakarta.

    Santrock, John W. 2010. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media

    Group.

    Saragih, Sahat & Rahmayani. 2013. Peningkatan Kemampuan Komunikasi

    Matematis Siswa SMA/MA di Kecamatan Simpang Ulim Melalui Model

    Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Jurnal Pendidikan dan

    Kebudayaan, 19 (2): 174-188.

    Saraswati, Bernadheta Dian. 2013. Sekolah Homogen Ciptakan Kemandirian,

    Namun Mampu Mengubah Orientasi Seksual (Online).

    (http://edisicetak.joglosemar.co/berita/) diakses 10 Januari 2017.

    Soemarmo, Utari & Hendriana, Heris. 2014. Penilaian Pembelajaran Matematika.

    Bandung: Refika Aditama.

    Sudarti. 2008. Perbandingan Kemampuan Penalaran Adaptif Siswa SMP antara

    yang Memperoleh Pembelajaran Matematika Melalui Teknik Probing

    http://kim.ung.ac.id/http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/dra-wening-sahayu-pd/metodologi-penelitian.pdfhttp://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/dra-wening-sahayu-pd/metodologi-penelitian.pdfhttp://edisicetak.joglosemar.co/berita/

  • 108

    dengan Metode Ekspositori. Skripsi tidak Diterbitkan. Bandung: Jurusan

    Pendidikan Matematika FPMIPA UPI.

    Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif,

    dan R&D). Bandung: Alfabeta.

    Sukardi. 2013. Metode Penelitian Tindakan Kelas Implementasi dan

    Pengembangan. Jakarta: Bumi Aksara.

    Sukayasa. 2012. Karakteristik Penalaran Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah

    Geometri Ditinjau dari Perbedaan Gender dan Tingkat Kemampuan

    Matematika. Disertasi tidak Diterbitkan. Surabaya: Jurusan Pendidikan

    Matematika Pascasarjana UNESA.

    Sukendar, Endra. 2014. Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematik

    Siswa Madrasah Tsanawiyah Menggunakan Model Pembelajaran

    Kooperatif. Jurnal disajikan dalam Prosiding Seminar Pendidikan

    Matematika di STKIP SILIWANGI BANDUNG pada tanggal 15 Januari

    2014.

    Sulistiani, Rini Agustin. 2015. Penerapan Metode Pair Check dengan Pendekatan

    Open-Ended pada Pembelajaran Matematika Kelas XI IPA 1 di MAN

    Malang I. Skripsi tidak Diterbitkan. Malang: Fakultas Keguruan dan Ilmu

    Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang.

    Sumaro, Utari. 2016. Pedoman Pemberian Skor pada Beragam Tes Kemampuan

    Matematik. (http://utari-sumarmo.dosen.stkipsiliwangi.ac.id) diakses 7

    Februari 2017.

    Susento. 2006. Mekanisme Interaksi Antara Pengalaman Kultural-Matematis,

    Proses Kognitif, dan Topangan dalam Reinvensi Terbimbing. Disertasi

    tidak Diterbitkan. Surabaya: Jurusan Pendidikan Matematika Pascasarjana

    UNESA.

    Suwarno, I Wayan. 2011. Adaptive Reasoining.

    (http://www.suwarno1978.blogspot.co.id) diakses 12 Januari 2017.

    Utami, Nita Putri dkk. 2014. Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas XI

    IPA SMAN 2 PAINAN Melalui Penerapan Pembelajaran Think Pair

    Square. Jurnal Pendidikan Matematika, 3 (1): 7-12.

    Wahyuni, Dewi, Izwita & Hasratuddin. 2013. Perbedaan Peningkatan Kemampuan

    Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis antara Siswa Kelas

    Heterogen Gender dengan Kelas Homogen Gender melalui Model

    Pembelajaran Berbasis Masalah di MTs Kota Langsa. Jurnal Pendidikan

    Matematika PARADIKMA, 7 (1): 75-86.

    Wardhani, Sri. 2008. Analisis SI dan SKL Mata Pelajaran Matematika SMP/MTs

    untuk Optimalisasi Tujuan Mata Pelajaran Matematika. Yogyakarta:

    Depdiknas

    http://utari-sumarmo.dosen.stkipsiliwangi.ac.id/http://www.suwarno1978.blogspot.co.id/

  • 109

    Wood, Leigh N. 2011. Practice and conceptions : Communicating mathematics in

    the workplace. (http://www.springerlink.com.) diakses 12 Januari 2017.

    You, Zhixia. 2010. Gender Differences in Mathematics Learning. School Science

    in Mathematics, 110 (3): 115-117.

    http://www.springerlink.com/