laporan tahunan mappi tahun 2003

Download Laporan Tahunan MaPPI Tahun 2003

Post on 14-Aug-2015

70 views

Category:

Government & Nonprofit

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  1. 1. b I I rl i I l : I LAPORAN TAHUNAN Masyarakat Pemantau Peradilan fndonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia TAHUN 2OO3 Fakultas Universitas Hukum lndone$ia MaPFI.F}tI;g
  2. 2. lI i Masgarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universffas, lndnnesia PENDAHULUAN Tahun 2003 ini " adalah tahun ketiga bagi MaPPI dalam menJalankan kiprahnya sebagai lembaga otonom di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dengan lingkup keglatan seputar kajlan atas implementasi sistem peradilan di Indonesia. Di awal usianya yang ketlga MaPPI mencoba melakukan pembenahan baik secara internal organisasi, sistem, struktur maupun sumber daya manusia (dalam hal lni terjadi beberapa kali restrukturisasi dan reposisi yang disesuaikan dengan potensi dan kemampuan sumber daya organisasii maupun dalam hal mekanisme gerak langkah organisasi. ; Pada awbl tahun 2003, MaPPI mulai memperluas wilayah pemantauan dari yang pada awalnya hanya 3 wilayah pemantauan, pada tahun ke-3 ini wilayah pemantauan bertambah menjadi 6 wilayah pantauan yakni lima Pengadilan Negeri di wilayah DKI Jakarta dan satu Pengadilan Negeri di wilayah Cibinong. Di tahun ketiga ini MaPPI Juga mulai membuka jaringan Pengaduan (Advokasi) serta investigasi terhadap aparat penegak hukum di wilayah Pengadllan Negeri di DKI Jakarta dan Cibinong. Pada peftengahan tahun 2003 MaPPI Juga menambah aktifitas kerja, yakni melakukan pemantauan terhadap kinerja jaksa. Berkenaan dengan hal pemantauan peradilan, MaPPI mencoba menyusun metode pemantauan berdasarkan mekanisme hukum acara yang berlaku di Indonesia. Dalam tahun 2003 ini MaPPI telah mengadakan Pelatihan Pemantauan dan Pelatihan Advokasi masing-masing sebanyak dua kali. Peserta Pblatihan tidak hanya para mahasiswa dari FHUI, melainkan dari berbagai Universitas di Jabotabek. Hal ini digunakan untuk sosialisasi berbagai metode yang berkaitan dengan pemantauan serta pembentukan jaringan pemantauan di Ja P-,f* Pelatihan, MaPPI merekrut beberapa mahasiswa yang apt; Pemantauan MaPPI. Dari berbagai pengalaman baik dalam sistem perekrutan, pelatihan maupun : metode yanE digunakan, maka dilakukan pemb'errahan sistematisasi semua hal tersebut sampai kemudian berhasil menyusun suatu sistem rekrutmen, metode p6mantauan dan mekanisme pengkajian sebagaimana yang I I I I I I i i I i I I I t I I I I l I *16 b {t Evc,
  3. 3. I I I lWasgarakat Pemantau Peradilan Indnnesia Fakultas Hukum Universitas lndanesia dilakukan saat ini. Dimana hasil pemantauan akan dlanalisis oleh tim analisis kemudian dilakukan pendalaman (terutama y?ng berkaitan dengan substansi/materiil suatu kasus) untuk diJadikan hasit pemantauan yang lengkap dan tersiitematisasi. Hasil ini untuk selanjutnya akan d'rjadikan laporan dari MaPPI kepada Ketua Pengadilan terkait serta Mahkamah Agung guna diJadikan dasar dalam melakukan analisa kinerja para aparat penegak hukum di Pengadilan yang dipimpinnya. Hasil pemantauan yang telah dianalisis kemudian ditempatkan dalam bagian Peradilah tlalam Pant'auan lrada Media' Hukum dan Kbaciiian TEROPONG"dah akan disiarkan dalam Radio Talkshow "DELIK", terutama kasus-kasus tertentu yang telah dianalisis dan ditentukan. Untuk selanjutnya hasil pemantauan tersebut akan dimasukkan ke dalam website MaPPI yakni www.pemantauperadilan.com. Hasil Analisis yang telah layak untuk diekspose ke publik akan disampaikan melalui Press Release yang dikirim ke media Se-Jabotabek. Berbagai release telah dikeluarkan oleh MaPPI, begitu juga halnya dengan media, MaPPI membuat jaringan yang lebih balk dengan beberapa media cetak, TV, Radio dan Internet. Beberapa release MaPPI dlantaranya dimuat di Media Indonesia, suara pembaharuan, Kompas Radlo ARH, Radio 6BH, Hukum online dan ombudsman. Media Tv yang pernah meliput kegiatan MaPPI diantaranya RCTI, Metro TV, SCTV ,N 7 , Trans TV, TPI dan AN Teve. Jaringan dengan media berangsur akan terus ditingkatkan intensitasnya. Selain itu juga jaringan dengan lembaga sejenis MaPPI di berbagai daerah akan terus digencarkan, seperti jaringan MaPPI di Makasar yakni LIPPI, LAMPION di Ambon, MaPPI Universitas Mataram, LPPI dl Surabaya, INJURY di Padang, Jaringan di semarang, serta Jaringan di Yogyakarta yakni IcM. Selain berbagai jaringan pemantauan sebagaimana tersebut diatas, MaPPI juga kini menyebarkan "virus" pemantauan peradilan ke berbagai universitas di jakarta ciiantaranya adaiah Universitas Tujuh Beias Agustus di Jakarta Utara dengan. nama Lembaga Transparansi Beradilan Indonesla (LTPI), Universitas Jayabaya di Jakarta Timur, Universitas Bung Karno di Jakarta Pusat, STIH Jagakarsa di Jakarta Selatan. ,..,. iiioy.rtl$tltlllItl I I I J i i I I I I i I i I I i I I I i
  4. 4. Masgarakat Pemantau Peradilan Indanesia Fakultas Hukum Universitas lndanesia Luasnya cakupan wilayahnya pemantauan tersebut mdlalui berbagai jaringan pemantauan dan berbagai liputan media atas pemantauan MaPPI, hal tersebut dijadikan nilai tambah dalam proses reformasi hukum di peradilan. Nilai tambah itu dij'adakan bagian dalam Laporan yang disampaikan Duta Besar Indonesia Djismun Kasri dalam laporannya di 59th session High Commisioner of Human Right di Geneva. Dalam laporannya, DJismun Kasri menyebutkan MaPPI sebagai elemen penting dalam partlsipasi masyarakat untuk perbaikan sistem peradilan dan pencapaian zero policy on Corruptionin Judiciary. Program' ecit'okasi clan pusat pengaduan lviasyarakat yang dijalankan oleh MaPPI dalam tahun 2003 mencatat berbagai laporan yang masuk dari masyarakat. Hal ini menarik minat Komisi Ombudsman Nasional untuk bekerjasama dengan MaPPI dalam memberikan tindak lanjut atas laporan Masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan penyusunan pola-pola maladministrasi di peradilan. Selain itu sistem advokasi dan pengaduan MaPPI menarik minat Komisi Yudisial New South Wales Australia, untuk berkunjung dan berdiskusi dengan MaPPI sekaligus tukar menukar informasi dan pengalaman dalam penciptaan sistem informasi di pengadilan. Mekanisme pengaduan akan lebih ditingkatkan lagi dimasa mendatang, dertgan menJajaki sistem pengaduan melalui SMS yang juga akan disertai dengan adanya Runing lext di website MaPPI. Mekanisme ini akan sernakin memantapkan metode pengaduan masyarakat dan bisa lebih mempermudah masyarakat untuk mengadukan berbagai penyimpangan yang ditemui dan dialami di peradilan. Dengan adanya running text akan lebih tercipta, apa yang dinamakan real time complaint from the society. Berkaitan dengan aktivitas MaPPI khususnya di bidang riset, pada tahun 2003 ini MaPPI juga telah melakukan penelitian-penelitian diantaranya penelitian mengenai Perlindungan Saksi Dan Korban: Tinjauan Terhadap RUU Perlindungan Saksi Dan Korban, Pengawasan Horisontal Terhadap Upaya Paksa Dalam Proses Peradilan Pidana, serta Suatu Tinjauan tentang Contempt of Court. Selain itu kami juga melakukar,. eksaminasi terhadap kasus Pelanggaran l-iAM berat atas nama Timbul Si[.aen, Perkara Tindak Pidana Korupsi dengan Terdakwa Samadikun Hartono, serta Perkara Semen
  5. 5. r(0Dr ffi;q)=i Masgarakat Pemantau Peradilan Indonesia Ferkultas Hukum Universitas lndonesia Padang. Workshop mengenai Pengadilan HAM dengan tema Optimyzing Human Right Court by Revising and Empowering lhe Human Right Court Procedural Law wiin Awareness to the Victim and Sociat Justice, yang bekerjasama dengan ALRI, ALSA dan UNDIP Semarang, Juga telah kami lakukan pada awal bulan oktober 2003. Demikiariian, diharapkan ciengan serrrBkin bertarrii.raiirrya aktivitas dan kegiatan MaPPI dalam bidang hukum dan peradilan akan dapat membantu meningkatkan dan memperbaiki sistem peradilan di Indonesia.
  6. 6. lWasgarakat Pemantau Peradilan lndanesia Fmkultas Hukum Univgirgritas lndonesia BAGIAN I DIVISI MEDIA DAN KOMUNIKASI Selama periode tahun 2003, divisi Media dan Komunikasi (Medkom) MaPPI-FI'{UI telah melaksenakan program kerja tahunan yeng terbagi dalar"n tiga bidang kerja. Tiga bidang kerja tersebut dibentuk berciasarkan kegiatan yang dilakukan oleh divisi Medkom yang terdiri dari bidang Media Keadilan Teropong, bidang Radio Talk Show, dan bidang Media Online pemantauperadilan.com. Laporan ketiga bidang kerJa tersebut akan menjadi inti dari laporan tahunan ini. I. Bidang Kerja Media Keadilan Teropong Media hukum dan keadilan Teropong adalah media semi jurnal yang terbit setiap bulannya. Saat ini Teropong telah memasuki periode terbit tahun ketiga, yaitu dimulai dari Volume II, No. 3, Desember 2002 sampai dengan Volume III, No. 3, Desember 2003. Adapun tema yang diangkat dalam teropong adalah wacana aktual yang sedang berkembang di tengah masyarakat. A. MATERI TEROPONG Materi yang terdapat dalam Teropong antara lain adalah; o PROLOG, yaitu merupakan pengantar materi yang disaJikan oleh Redaksi dalam setiap terbitan Teropong per bulan . OPINI, yaitu merupakan hasil pemikiran dari para penulis sesuai dengan tema yang telah ditentukan, dikaitkan dengan permasalahan yang lebih partikular menurut perspektif penulis. Penulis opini dapat berasal dari kalangan akademisi, LSM, Iembaga peraCilen, maupun organisasi lainnva. o LIPUTAN, yaitu merupakan peiiputan kegiatan yang berkenaan erat dengan pengembangan hukum . PUSTAKA, yaitu merupakan resensi terhadap literatur terbaru dalam bidang hukurn. o SOROTAN LEGISLASI, yaitu merupakan penyajian peraturan perundang-undangan terbaru di bidang penegakan hukum, d e n g a n tuj u a n u ntu k sosi a I i sa s i terh a d a p.rrrihifi*f.t I u a s. ItffiWffii
  7. 7. lWasgarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fmkultas Hukum Universitas lndanesia PERADTIAN DALAM PANTAUAN, yaitu mirupakan hasit pemantauan yang dilakukan oleh Divisi Monitoring terhadap Pengadilan Ittegeri di seluruh wilayah Jakarta dan Pengadilan Negeri Libinong dengan periode per bulan. pemantauan yang ' I 'dilakukan terhadap sidang pidai'ra dan perdata tersebut kemudian dianalisa secara formil, yaitu dengan melihat kesesuaian antara jalannya proses persidangan dengan hukum acara perdata dan hukum,acara pidana. Adapun perincian materi rer