laporan sk2

Download laporan SK2

Post on 30-Jun-2015

665 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BAB I KEGIATAN DISKUSI A. KOMPETENSI YANG AKAN DICAPAI COMPETENCIES CADE GO CD 33 Merancang dan menetapkan 33.1 rencana pelayanan gizi dengan keadaan kesehatan

Merancang

pelayanan

gizi

sesuai

sesuai dengan keadaan kesehatan klien, dengan menegakkan diagnosa gizi yang tepat.

B. SKENARIO Kepala Instalasi Gizi RS Mercusuar, Ibu Cantika mengikuti Pelatihan Internasional tentang International Dietetics and Nutrition Terminology (IDNT), Third Edition. Beliau ingin menerapkan hasil pelatihan terebut dalam asuhan gizi di RS. Oleh karena itu, Ibu Cantika mensosialisasikan ke seluruh staf gizi dan meminta staf menganalisis perbedaan IDNT Edisi 3 dibandingkan edisi 1 dan 2. Anda sebagai salah satu staf gizi diharapkan memahami isi dari IDNT edisi 3 tersebut dalam penanganan asuhan gizi menggunakan NCP Model mulai dari Nutritional Assessment hingga nutrition monitoring-evaluation sehingga nantinya IDNT edisi 3 tersebut dapat diterapkan pada rumah sakit Mercusuar. C. UNCLEAR TERM NO 1. ISTILAH IDNT PENGERTIAN Ayu : Pedoman yang disusun oleh ADA yang berisi tentang domain-domain tentang diagnosa gizi Endah : pedoman yang disusun oleh ADA berupa standarisasi bahasa (terminology) untuk melakukan assessment, diagnosis, intervensi, hingga monev untuk dapat digunakan oleh ahli gizi. Ayu: Standar bahasa yang dikembangkan untuk mendeskripsikan fungsi gizi yang khas dalam nutrition assessment, nutrition diagnosis, nutrition intervention, dan nutrition monitoring-evaluation untuk memfasilitasi komunikasi ahli gizi dalam melakukan pelayanan gizi baik pada interprofesi ataupun antarprofesi tenaga kesehatan. (Nutrition Care Process Part II : Using The International Dietetics and Nutrition Terminology to Week 2 Skenario Klinik 2 | 1

2.

Asuhan gizi

Document the Nutrition Care Process, 2008) Annisaa : Asuhan Gizi adalah merupakan suatu kegiatan ilmiah untuk memenuhi kebutuhan pasien akan Gizi.(Depkes RI,2003). Hiya : salah satu kegiatan dalam pelayanan gizi yang di dalamnya terdapat pengkajian status gizi, pengkajian riwayat gizi pasien, menterjemahkan diet ke dalam bentuk makanan, memberikan motivasi, penyuluhan dan konsultasi gizi Melia : memonitoring sampai pasien ... Ineke: kegiatan ilmiah untuk memenuhi kebutuhan pasien akan gizi. Nike : usaha untuk mengubah milik perseorangan menjadi milik umum Endah : suatu bentuk komunikasi dimana info disampaikan ke banyak orang agar bisa memperoleh pemahaman yang sama terhadap informasi tersebut Ineke : suatu kegiatan yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan/skill Primanita : (1) proses, cara, perbuatan melatih; kegiatan atau pekerjaan melatih: ~ yg diberikan belum cukup; di bidang industri, perusahaan itu sudah mulai melakukan ~ sendiri; (2) (2) tempat melatih: Pusat Pendidikan (http://kamusbahasaindonesia.org/pelatihan) Ineke : monitoring adalah kegiatan melakukan pengawasan pada progres kegiatan tertentu Endah : Penyakit DM yang dikarenakan obesitas Hanif : ketika reseptor insulin mengalami permasalahan Tata : evaluasi : evaluasi /valuasi/ n penilaian: hasil --ihttp://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php Anik : penilaian gizi dilakukan berdasarkan problem yang didapatkan Hanif : sebagai dasar dalam melakukan evaluasi berdasarkan data dari nutrition assessment Melia : suatu penilaian keadaan gizi seseorang, yang dilakukan secara antropometri, biokimia, atau

3.

Mengsosialisasikan

4.

Pelatihan

5. 6.

1.

Nutrition

monitoring 2. Nutrition evaluation

7.

3.

Nutrition

assessment

Week 2 Skenario Klinik 2 | 2

konsumsi

makanan.

Masing-masing

pendekatan

mempunya kelebihan dan kekurangannya Annissa: langkah awal dalam melakukan asuhan gizi dengan memperoleh, memverifikasi dan menginterpretasikan data yang dibutuhkan untuk diidentifikasi masalah terkait dengan nutrisi. Datanya meliputi berbagai data yang diperlukan untuk menegakkan nutrition diagnosis seperti data lab, data antropometri, data behavior dll yang dapat dijadikan 8. 4. NCP model acuan untuk menegakkan nutrition diagnosis. Nike : suatu pendekatan proses pelayanan gizi yang meliputi assessment,diagnosis,intervensi,dan monitoring dan evaluasi Ayu : digunakan untuk menegakkan diagnosa gizi terkait dengan asuhan gizi yang akan diberikan Hiya : suatu alur kerja. Tahapan-tahapan yang diperlukan untuk memberikan intervensi yang tepat sampai ke monevnya Anik: metode penyelesaian masalah yang sistematik yang digunakan oleh ahli gizi untuk berfikir kritis dan membuat keputusan mengenai permasalahan terkait dengan masalah gizi Melia: problem solving.... Endah : visualisasi grafis (kerangka konsep) yang mengilustrasikan tahap-tahap pada NCP, termasuk faktor-faktor 9. 5. NCP internal dan eksternal yang mempengaruhi pelaksanaan NCP Endah : pendekatan sistematis yang menyediakan pelayanan gizi yang berkualitas, bagian dari NCPM, didukung dengan pola pikir kritis untuk memecahkan problem nutrisi

D. CUES Memahami isi IDNT edisi 1, 2, dan 3, menganalisis perbedaannya, serta menerapkannnya dalam rancangan pelayanan gizi menggunakan NCP model mulai dari NA sampai monev sehingga nantinya dapat diterapkan di RS

Week 2 Skenario Klinik 2 | 3

E. PROBLEM IDENTIFICATION IDNT 1. Apa saja bahasan dalam IDNT?(isinya) 2. Alasan atau tujuan diberlakukannya IDNT? 3. Perbedaan IDNT 123? 4. Kekurangan dan kelebihan IDNT? 5. Bagaimana suatu IDNT dibuat dan dasar2 apa saja yang perlu diperhatikan untuk melakukan suatu revisi, penambahan, atau pengurangan terhdap konten atau isi dari IDNT? 6. Bagaimana menerapkan IDNT pada suatu RS? 7. Isi IDNt yang cocok untuk melakukan asuhan gizi menggunakan NCP model? 8. Apa keterkaitan NCP model dengan IDNT?prinsip apa yang mendasari kita melakukan assessment,diagnosis, intervensi, dan monev? NCP 9. Apa saja yang termasuk dalam NCP model? Pengertian dll 10. Bagaiana menerapkan NCP model dalam asuhan gizi? 11.Bagaimana peneraoan NCP model di Indonesia? 12. Apa saja yang termasuk di dalam asuhan gizi? 13. Apa saja jenis2 pelatihan internasional lain selain IDNT yg berkaitan dengan gzi?

F. HASIL BRAINSTORMING DK I Jumat, 25 Februari 2011 IDNT 1. Apa saja bahasan dalam IDNT?(isinya) Anik : terdapat jurnal-jurnal hasil IDNT Untuk menseragamkan bahasa yang digunakan ahli gizi untuk menegakkan diagnosa gizi pada pasien

Week 2 Skenario Klinik 2 | 4

Hanif Hiya

:Ada terminologi untuk nutrition diagnosis, intervensi, & monitoringevaluation. Sementara NA dalam bentuk matriks :Terdapat domain-domain. Langkah dalam NCP antara lain Assessment, diagnosa dan ada intervensi yang harus diberikan dan ada sistem monevnya

Endah

: yang ada dalam panduan manual IDNT : Empat langkah dalam NCP dengan standarisasi taksonomi untuk melakukan nutrition diagnosis, nutrition intervention, dan nutrition monitoring-evaluasi Penjelasan 4 tahap dalam NCP, disajikan pada snapshot (tujuan pada setiap tahap, kategori, critical thinking) Nutrition assessment matrix Definisi terminologi diagnosis, intervention, monitoringevaluation

Hanif Anik Hiya Endah

: untuk pembagian jenis2 intervensi ada 4 : pemberian makanan dan zat gizi, nutrition edukasi, konseling & koordinasi dalam tim medis. : untuk melakukan intervensi berdasarkan penyebab. : Pada bagian diagnosa ada problem, etiologi dan Sign-Symptoms : diagnosis gizi dinyatakan dengan PES statement. P (Problemmasalah) didasarkan pada hasil assessment. E (Etiology-penyebab) sebagai dasar melakukan intervensi. S (Sign/Symptom-tanda/gejala) adalah yang dimonitoring dan dievaluasi.

Hiya

: IDNT berarti suatu pedoman standar istilah/bahasa untuk Ahli Gizi dalam melakukan proses assessment, diagnosis gizi, intervensi, monev.

2. Alasan atau tujuan diberlakukannya IDNT? Anik Nike Melia : Tujuannya yaitu Menseragamkan bahasa-bahasa AG untuk menegakkan diagnosa gizi pada pasien : sebagai penegakkan diagnosa gizi : salah satu dati alasan atau tujuan diberlakukannya IDNT selain untuk dasar penegakkan diagnosa gizi juga membantu dalam proses melakukan NCP Ineke Tata : agar bahasa terstandar sehingga tidak terjadi mis-komunikasi antar ahli gizi. : agar profesi gizi bisa internasional. Pengembangan profesi ahli gizi agar bisa teraplikasikan dimana saja. Week 2 Skenario Klinik 2 | 5

Hiya

: standarisasi bahasa dan istilah agar tidak terjadi miss comunication antar Ahli Gizi, untuk melakukan diagnosa gizi (NA, Diagnosa, Intervensi dan Monev)

3. Perbedaan IDNT 123? Ayu Melia Hanif : Pada IDNT yang ketiga terdapat subdomain sedangkan pada edisiedisi sebelumnya masih berupa domain. : jika berdasarkan logika isi dari IDNT edisi 3 pasti lebih update dari edisi-edisi sebelumnya : IDNT edisi 3 adalah edisi terbaru. Edisi 3 masih tergolong baru untuk diterapkan di Ina. Mungkin yang sudah diterapkan di indonesia adalah edisi 1 & 2 Hiya Annisaa : IDNT 3 kemungkinan lebih lengkap : hanya dapat mendiagnosa dari segi gizinya saja apakah itu menjadi kelebihan dari IDNT atau juga bisa menjadi kelemahan dari INDT? Ayu Nike : Mampu menstandarkan bahasa sehingga tidak terjadi miskomunikasi interprofesi gizi ataupun antarprofesi tenaga kesehatan. : salah satu kelebihannya adalah yang tertulis dalam IDNT sudah terstruktur, sudah tersedia intervensinya seperti apa, sehingga memudahkan ahli gizi dalam menegakkan diagnosis, dan memberikan intervensi yg tepat Tata : pola pikir AG jadi lebih terarah, mindmapping (alur berpikir) ahli gizi menjadi Endah Anik lebih jelas dalam step atau langkah-langkah dalam menlakukan suatu asuhan gizi. : (+) menyediakan standarisasi terminologi sehingga memudahkan komunikasi antar ahli gizi dan antar tenaga kesehatan : (-) penerapan di Indonesia masih susah, karena banyak rumah sakit yang Ineke Hanif masih menerapkan MNT. Baru 2 rumah sakit yang menerapkann