laporan praktikum - pengenalan multispec dan er mapper

Upload: latifatul-zahroh

Post on 02-Jun-2018

547 views

Category:

Documents


37 download

TRANSCRIPT

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    1/42

    1LAPORAN PRAKTIKUM 1 PENGINDERAAN JAUH

    PENGENALAN MULTISPEC DAN ER MAPPER

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1Latar Belakang

    Penginderaan jauh telah menjadi teknik yang dipandang sangat penting untuk

    dikuasai oleh para pengelola sumber daya alam. Ilmu-ilmu terapan seperti pertanian,

    perkebunan, kehutanan, perikanan, pertambangan, tata kota, dan lain-lain akan lebih mudah

    jika dalam pengelolaannya menggunakan data penginderaan jauh. Bahkan menjadi sangat

    tidak efisien jika melakukan inventarisasi, survei penggunaan lahan, survei bangunan

    mengunakan cara pengukuran langsung di lapangan secara keseluruhan. Namun bukan hal

    yang bijaksana pula jika hanya mengandalkan data penginderaan jauh tanpa melakukan

    checkinglapangan.

    Sekarang telah dikenal berbagai aplikasi yang menggambarkan kondisi permukaan

    bumi pada berbagai lokasi di belahan dunia. Aplikasi untuk kegiatan pertanian, kehutanan,perkebunan, pertambangan, dan lain-lain sangat tergantung pada data penginderaan jauh.

    Aplikasi sehari-hari yang digunakan seperti GoogleEarth, Google Maps, Yahoo Maps,

    Bhuvan, ArcGISExplorerdan aplikasi lainnya yang bersifat menampilkan data permukaan

    bumi pada dasarnya juga sangat bergantung dari pengolahan data penginderaan jauh citra

    satelit.

    Data penginderaan jauh memerlukan pengolahan untuk dapat digunakan sebagai

    sumber informasi suatu wilayah. Pengolahan data penginderaan jauh meliputi image

    preprocessing/prapengolahan citra (misalnya impor data, koreksi radiometrik, penajaman

    citra, koreksi geometrik, mosaik citra, pemotongan citra), processing/pengoahan citra(misalnya pembuatan training area, klasifikasi citra, matriks konfusi), post processing/

    pasca pengolahan citra (misalnya pembuatan layout atau komposisi peta, menampilkan

    data di program GIS (Geographic Information System), raster to vector, ekspor data, dan

    lain-lain). Urutan pemrosesan tidak berlaku mutlak, artinya bisa jadi kebutuhan pengolahan

    data hanya sampai pada tahapan mosaic citra dan kemudian dilanjutkan dengan on screen

    digitizing menggunakan program GIS sepertiArcview, ArcGIS, MapWindow, MapInfo,dan

    lain-lain atau tanpa klasifikasi citra sama sekali di program pengolahan citra. Namun

    sebelum data diolah oleh program GIS, data citra satelit harus diolah terlebih dahulu

    menggunakan program pengolah citra. Program pengolahan data citra satelit diantaranya

    Multispec dan ER Mapper.

    1.2Maksud dan Tujuan Praktikum

    Adapun maksud dari pelaksanaan praktikum ini adalah sebagai berikut:

    Agar mahasiswa mengerti penggunaan aplikasi pengolah citra (image processing

    software) yaitu Multispec dan ER Mapper

    Agar mahasiswa memahami fungsi-fungsi dasar yang ada padasoftwareMultispec dan

    ER Mapper

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    2/42

    2

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    BAB II

    DASAR TEORI

    2.1 Format Citra

    Image biasanya berbentuk persegi panjang, dimana secara visualisasi dimensi

    ukurannya

    dinyatakan sebagai lebar x tinggi.Ukuran imagedinyatakan dalam titik atau

    pixel (pixel=picture element), satuan panjang (mm atau inci = inch). Citra memiliki

    beberapa format diantaranya:

    2.1.1.Band Sequential(BSQ)

    Pada format BSQ, citra yang dihasilkan dari setiap elemen disimpan sebagai

    fileyang terpisah. Urutan penyimpanan data pun dilakukan dengan mulai dari baris

    pertama saluran 1, baris kedua, baris ketiga,.,baris terakhir. Data ini disimpan sebagai

    berkas (file) saluran 1. Kemudian mulai lagi dari baris pertama, untuk saluran 2, sampai

    dengan baris terakhir. Jadi, pada sistem 4 saluran, dihasilkan 4 berkas citra.

    2.1.2.Band Interleaved by Line(BIL)Pada format BIL, penyimpanan dilakukan mulai dari baris pertama saluran 1,

    kemudian dilanjutkan dengan baris pertama saluran 2,baris pertama saluran baris

    kedua saluran n. Begitu seterusnya, sampai baris terakhir saluran n selesai disimpan.

    Dengan format BIL, seluruh data citra pada n saluran akan disimpan sebagai satu

    berkas. Format BIL ubtuk saluran tunggal (n=1), dengan demikian, akan sama dengan

    format BSQ.

    2.1.3.Band Interleaved by Pixel(BIP)

    Pada prinsipnya, format BIP ini mempunyai kemiripan dengan format BIL.

    Hanya saja, selang selingnya bukan lagi per baris melainkan pixel. Penyimpanandimulai dari pixel pertama (pojok kiri atas) baris pertama saluran 1, pixel pertama

    saluran 2,..., pixel pertama baris pertama saluran n. Begitu seterusnya, sampai pada

    pixel terakhir baris terakhir saluran 1, pixel terakhir baris terakhir saluran 2,,pixel

    baris terakhir saluran n. Sama halnya dengan BIL, di sini seluruh data citra pada n

    saluran disimpan sebagai satu berkas.

    2.1.4.Run Length Encoding(RLE)

    Pada BSQ, BIL dan BIP, perubahan format hanya menghasilkan perubahan

    sitematika penyimpanan data citra multisaluran, tanpa ada perubahan ukuran (jumlah

    byte) data. Pada format RLE, jumlah byte citra dapat dimampatkan, tanpa mengurangi

    kandungan informasinya. Karenaformat penyimpanannya berbeda jauh dari format-

    format yang lain, Aronoff (1989) membedakan struktur data RLE dari struktur data

    raster.

    Prinsip penyimpanan data dengan format ini adalah mengekspresikan kembali

    jumlah pixel yang berurutan dengan nilai yang sama, sebagai suatu pasangan nilai.

    Apabila pada satu baris pelarikan terdapat bebearapa pixeldengan nilai sama, maka

    nilai-nilai ini tidak perlu setiap kali disimpan sebagai byte terpisah. Oleh karena itu,

    citra yang mewakili kenampakan obyek dengan nilai relative homogen (tubuh air jernih

    dan dalam, misalnya) akan dapat disimpan dengan lebih efisien dan dengan ukuran byte

    yang lebih kecil.

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    3/42

    3

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    2.2 Pengenalan Multispec

    2.2.1. Definisi

    MultiSpec adalah sistem perangkat lunak analisis data yang diterapkan

    untuk Macintosh dan Komputer Windows. Software ini bisa didownload di

    http://dynamo.ecn.purdue.edu/~biehl/MultiSpec/MultiSpecWin32z.exe.MultiSpecditujukan untuk analisis multispektral data gambar, seperti yang dari seri Landsat

    Bumi satelit observasi atau data hyperspectral seperti dari AVIRIS, MODIS,

    Hyperion, dan lainnya sistem yang berisi banyak band. Konsep pengolahan Data

    dengan Multispec

    Analisis (dimensi yang lebih rendah) data gambar konvensional

    multispektral dapat mengikuti salah satu dari sejumlah pendekatan dan langkah-

    langkah pengolahan sebagai berikut:

    1. Data Ulasan

    Hal ini untuk mendapatkan korelasi umum dengan satu set data,

    kualitas dan karakteristik umum, setidaknya sebagian, dengan melihat Data

    di multibandB / bentuk gambar W dan warna IR . Demikianlah beberapa

    jenis gambar display.

    2. KelasDefinition

    Definisi kelas material yang akan diidentifikasi atau set kelas yang

    akan membedakan. Beberapa cara kuantitatif mendefinisikan karakteristik

    kelas tertentu yang menarik diperlukan. Seringkali hal ini dilakukan oleh

    peneliti dengan contoh kecil daripixeldari data itu sendiri, sebagai wakil dari

    kelas. Proses analisis kemudian menjadi ekstrapolasi dari sampel. Ini disebut

    sampel pelatihan atau sampel desain.3. Fitur Penentuan

    Fitur khusus untuk digunakan dalam analisis harus diidentifikasi atau

    dihitung. Hal ini mungkin hanyalah sebuah proses pemilihansubsetoptimal

    band spektral yang tersedia, atau mungkin ada beberapa proses perhitungan

    untuk menggabungkan band dalam beberapa cara yang berguna.

    4. Analisis

    Algoritma analisis spesifik diterapkan pada set data untuk membawa

    identifikasi atau diskriminasi yang diinginkan.

    Meneliti warna dari Satellite Imagery

    o True Color Images

    Band ini menggambarkan sebuah imageyang akan nampak oleh mata manusia.

    Red 3 (the visible red band)

    Green2 (the visible green band)

    Blue 1 (the visible blue band)

    o False Color Images

    http://dynamo.ecn.purdue.edu/~biehl/MultiSpec/MultiSpecWin32z.exehttp://dynamo.ecn.purdue.edu/~biehl/MultiSpec/MultiSpecWin32z.exe
  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    4/42

    4

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Hasil kombinasi band lain yang tidak nampak oleh mata manusia. Images ini

    dinamakanfalse colour images. Band-band dibawah ini mengikuti infra red

    aerial colour photographs:

    Red 4 (the near Infra red band)

    Green3 (the visible red band)

    Blue2 (the visible green band)Vegetasi yang memantulkan energi infrared akan terlihat merah cerah dengan

    kombinasi band tersebut. Ini berguna untuk mengidentifikasi hutan. Komcinasi

    band tersebut khusus digunakan untuk memisahkan pohon dan rerumputan.

    Pohon-pohon konifer atau pohon-pohon yang selalu berdaun hijau akan

    Nampak dengan warna hijau gelap, pohon yangdaunnya berguguran akan

    Nampak hijau sedang, dan rerumputan akan Nampak hijau terang atau hijau

    kekuning-kuningan.

    Red 5 (the mid Infra red band)

    Green 4 (the near Infra red band) Blue 2 (the visible green band)

    2.2.3 Bidang penggunaan aplikasi Multispec

    Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk membuat algoritma baru yang

    dihasilkan dari penelitian menjadi analisis data hyperspectralmudah dan tersedia bagi

    orang lain untuk mencoba seperti universitas dan pendidikan K - 12, dan di pemerintah

    dan sektor komersial. Aplikasi penggunaannya diantaranya adalah sebagai berikut :

    Pengoalahan citra

    Bidang pertanian dan perkebunan

    Bidang pertahanan

    Multispec bands dan kegunaannya

    Band Principal applications

    Blue visible light Pemetaan air dekat pantai, pemetaan tipe hutan,

    membedakan antara tanah dan vegetasi, dan

    mengidentifikasi obyek buatan manusia seperti jalan dan

    bangunan (cultural features).

    Green visible light Membedakan tipe vegetasi, Menentukan kesehatan

    vegetasi, dan mengidentifikasi cultural features.

    Red visible light Membedakan antara jenis vegetasi yang berbeda dan

    mengidentifikasi cultural features.

    Near-Infrared energy Menentukan tipe vegetasi dan kesehatan vegetasi serta

    untuk melihat perbatasan air.

    Mid-infrared energy Untuk distinguishing/membedakan salju dari awan dan

    menentukan kandungan vegetasi dan kelembaban tanah.

    Thermal-infrared energy Menentukan suhu relative dan banyak kelembabab tanah.

    Mid-Infrared energy

    (longer wavelength than

    band 5)

    Membedakan antara mineral dan tipe tanah serta

    mengetahui berapa banyak kelembaban vegatasi yang

    tersimpan.

    Reference: Lillesand, Thomas M. & Kiefer, Ralph W. (1987), Remote Sensing and Image Interpretation. 2ndEdition. New York: John Wiley and Sons. P. 567.

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    5/42

    5

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    2.3 Pengenalan ER Mapper

    ER Mapper adalah perangkat lunak pengolahan data citra atau satelit (geographic

    image processing product). ER Mapper dapat dijalankan pada workstationdengan sistem

    operasi UNIX dan computerPC dengan sistem operasi windows NT dan windows 95. ERMapper dapat menampilkan dan mengolah data raster, menampilkan dan mengedit data

    vektor, dan menghubungkan dengan data dari Sistem Informasi Geografik (SIG), sistem

    manajemen basis data (database management) atau dengan sumber lainnya.

    ER Mapper menggunakan suatu konsep pengolahan data yang dinamakan

    algoritma, dimana algoritma memisahkan data citra dari tahapan-tahapan pengolahan citra

    (image processing). Tahapan-tahapan pengolahan citra dapat disimpan dan dieditdidalam

    suatufilealgoritma yang dapat digunakan untuk tahapan pengolahan data citra lainnya.

    ER Mapper didesain khusus untuk pengolahan data masalah-masalah kebumian,

    penerapan ER Mapper juga meliputi industri-industri yang bergerak dibidang kebumian.

    Berikut ini adalah bidang-bidang yang dapat menggunakan aplikasi-aplikasi ER Mapper

    yaitu:

    o Pemantauan lingkungan

    o Manajemen dan perencanaan kota dan daerah urban

    o Manajemen sumber daya hutan

    o Layanan informasi dan manajemen pemanfaatan lahan

    o Eksplorasi mineral

    o Pertanian dan perkebunan

    o Manajemen sumber daya air

    o Manajemen sumbar daya pantai dan lauto Oseanografi fisik

    o Eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi

    Pengolahan data imagememerlukan komputer untuk memanipulasi data citra yang

    disimpan dalam suatu format digital. Tujuan dari pengolahan data citra adalah untuk

    meningkatkan arti dari data geografik sehingga menjadi lebih bermanfaat, penuh dengan

    informasi dan pemecahan masalah bagi para pemakainya. Suatu data image tersimpan

    sebagai suatu susunan dua dimensi atau grid yang dinamakan sebagai pixel (picture

    element) dimana masing-masing pixelmewakili suatu area di permukaan bumi secara

    spasial (keruangan). Susunan dua dimensi atau grid ini dinamakan juga sebagai raster

    sehingga data citra sering juga dinamakan sebagai data raster. Data rastertersusun dalam

    baris horisontal yang disebut linesdan kolom vertikal yang disebutsample.

    2.3.1. Pengantar Pengolahan Data Er Mapper

    a. Impor Data

    Langkah pertama dalam pengolahan citra adalah mengimpor data yang ingin

    digunakan dengan ER Mapper. Jenis-jenis data tersebut mungkin disimpan dalam tape

    magnetik, CD-ROM, disket, zip drive. Ada dua jenis data utama yang diimpor ke dalam

    ER Mapper , yaitu data rasterdan data vektor. ER Mapper mempunyai banyak format

    impor, meliputi EOSAT Landsat TM dan MSS, SPOT, format-format standardseperti

    DXF, BIL, ASCII, dan Landmark. Sebelum mengimpor suatu data, dibutuhkan informasi

    tentang data tersebut, antara lain :

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    6/42

    6

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    1. Media dataset, seperti tape CCT

    2. Nama program impor ER Mapper yang digunakan

    3. Namafileyang akan diimpor

    4. Jumlah band (kanal), sel dan baris dalam dataset

    5. Jenis sensor6. Proyeksi peta dangeodetic datum

    Data rasteradalah salah satu jenis data masukan untuk pengolahan data. Data

    rastermeliputi data citra satelit, foto udara, digital terrain model (DTM), data seismik

    dan geofisika. Pada saat mengimpor sebuahfiledata rastercitra (dengan menggunakan

    program pengimpor ER Mapper), ER Mapper mengkonversikan data tersebut dan

    membuatnya menjadi dua buahfile, yaitu :

    Filedata binari yang mengandung data rasterdalam format BIL (Binary Interleaved

    by Line).

    Kepalafiledata ASCII dengan ekstension .ers.

    Data vektor adalah salah satu jenis data masukan yang disimpan dalam bentuk

    garis-garis, titik-titik, dan poligon-poligon. Produk perangkat lunak Sistem Informasi

    Geografik (SIG) menggunakan struktur data vektor, sebab lebih efisien untuk

    mempresentasikan obyek-obyek spasial (keruangan) diskrit seperti jalan (garis), lokasi

    (titik), atau lingkupan wilayah (poligon). Penempelan data vektor diatas data rastersuatu

    citra, sebagai contoh sebuah penempelan jaringan jalan di atas citra satelit pada suatu

    wilayah. Pada saat mengimpor sebuah filedata vektor (dengan menggunakan program

    pengimpor ER Mapper), dimana akan mengkonversikan data tersebut dan

    membuatnyamenjadi dua buahfile, yaitu :

    o Filedata ASCII yang mengandung data vektoro Kepalafiledata ASCII dengan ekstension .erv.

    b. Tampilan Citra

    Setelah mengimpor data citra maka tahapan berikutnya adalah menampilkan citra

    ke layar komputer untuk mengevaluasi kualitas dan geografi daerah citra. Jika datanya

    berkualitas jelek atau daerah yang diinginkan tidak tercakup, dimungkinkan memutuskan

    untuk tidak meneruskan pengolahan data tersebut dan mencoba menampilkan data citra

    lainnya yang lebih baik.

    Ada beberapa cara yang bisa dipakai untuk melihat tampilan citra, yaitu

    pseudocolor, red-green-blue(RGB), hue-saturation-intensity(HIS), dimana semuanyadinamakan sebagai tampilan komposisi warna. Dalam ER Mapper pemilihan warna

    untuk tampilan data rasterdinamakan dengan color mode.

    c. Algoritma

    Algoritma adalah bangunan dasar dalam ER Mapper. Algoritma menyimpan

    semua informasi yang diperlukan untuk menampilkan data sebagai suatu citra. Informasi

    yang disimpan dalam sebuah algoritma meliputi sumber data, warna-warna yang

    digunakan untuk tampilan, tahapan-tahapan pengolahan data secara detail.

    Algoritma adalah suatu konsep yang revolusioner yang memisahkan data dari

    pengolahan data. Semua integrasi data, pilihan-pilihan pengolahan data lainnya terdapat

    dalam file-file algoritma. Semua ini dibuat dan diedit oleh ER Mapper, dimana ER

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    7/42

    7

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Mapper mengandung berbagai jenis algoritma pengolahan data. Window algoritma

    digunakan untuk menampilkan dan mengubah data asli.

    d. Baris Data

    Algoritma dapat terdiri dari satu atau lebih baris untuk data rasterdan vektor.

    Sebagai contoh, suatu algoritma mempunyai baris tunggal yang memperlihatkan suatudataset Digital Terrain Map. Contoh lainnya adalah algoritma yang terdiri dari tiga buah

    baris, dimana setiap baris terdiri dari informasi tujuh buah band dataset landsatyang bisa

    dipilih.

    Baris klasifikasi dapat digunakan untuk mengklasifikasi suatu dataset. Dataset

    klasifikasi adalah suatu dataset rasterkhusus yang area gridnya telah dibagi menjadi

    wilayah-wilayah yang berbeda. Wilayah atau kelas tersebut diidentifikasi oleh harga

    data, untuk contoh, 1 mempresentasikan wilayah laut dan 2 mempresentasikan

    wilayah hutan. Pada algoritma dapat memasukkan baris-baris klasifikasi untuk

    masing-masing wilayah atau kelas tersebut.

    Baris anotasi digunakan untuk melihat dan mengedit dataset vektor yang

    disimpan dalam format .erv. Baris anotasi juga dapat digunakan untuk melihat dan

    mengedit data ARC/INFO dan wilayah-wilayah latihan untuk klasifikasi.

    e.Filter

    Filterspasial adalah suatu aplikasi umum yang diterapkan pada data rastercitra

    untuk menajamkan citra guna meningkatkan interpretasi visual. Filter spasial disebut

    juga sebagai operasi lokal dalam pengolahan citra sebab filter spasial merubah harga

    setiappixeldalam dataset sesuai dengan harga-hargapixeldisekitarnya.

    Filterspasial dapat dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu :

    Low pass filterataufilterlolos rendah, adalahfilteryang menekan frekuensi rendahuntuk meratakan keluaran noise pada citra atau menghilangkanspikepada data citra.

    Filter lolos rendah terkadang disebut juga sebagai filter smoothing atau filter

    averaging.

    High pass filterataufilterlolos tinggi, adalah filteryang menekan frekuensi tinggi

    untuk menajamkan penampakan linier pada citra seperti jalan, patahan, lingkungan

    air dan tanah. Filter lolos tinggi terkadang disebut juga sebagai filter sharpening

    karena secara umum digunakan untuk menajamkan citra secara detail tanpa

    mempengaruhi bagian dari frekuensi rendah citra.

    Edge detection filter, adalahfilteryang menekan pinggir-pinggir di sekeliling suatuobyek atau penampakan dalam suatu citra untuk memudahkan dalam analisis.Filter

    edge detection biasanya membuat suatu citra dengan latar belakang abu-abu dan

    hitam, dan garis putih yang mengelilingi pinggir obyek atau penampakan dalam suatu

    citra.

    Jenis-jenis filter yang ingin digunakan dari kumpulan filter yang ada di ER

    Mapper dapat dipilih seperti filter untuk averaging, edge enhancement, geophysical

    operation, laplacian, noise removal, sharpening, threshold, mediani, gradient. Juga

    dapat mendefinisikan dan memasukkan filter-filter khusus yang dibuat sendiri. Filter

    dapat digunakan untuk meningkatkan tampilan citra, menajamkan citra, meratakan dan

    menghilangkan noise atau bising.

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    8/42

    8

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    f. Transformasi (Histogram)

    Transformasi adalah teknik peningkatan kontras warna dan cahaya dari suatu

    citra sehingga memudahkan untuk interpretasi dan analisis citra.Histogramadalah suatu

    tampilan grafik dari distribusi frekuensi relatif dalam suatu dataset. Suatu dialog box

    transformasi akan menampilkan histogram data masukan dan data keluaran setelahditransformasi, dan garis transformasi.

    g. Formula

    Sejumlah formula untuk mengkombinasikan data band-band suatu citra terdapat

    dalam ER Mapper, yang meliputi formula untuk analisis prinsipal komponen,

    transformasi tasseled cap, transformasi brovey, rasio band dan differencing. Formula

    terdiri dari bentuk umum dan spesifik. Formula umum tidak mengspesifikasikan dataset-

    dataset, band-band dan region-region.

    Formula digunakan umumnya untuk proses data multi spektral atau multi band.

    Penentuan jenis-jenis informasi dengan kombinasi band-band dengan berbagai cara,

    seperti rasio, differences dan prinsipal komponen. Data band tunggal dapat

    menggunakan formula sebagai suatu alternatif untuk transformasi, pendefinisian warna

    atau untuk pengolahan suatu wilayah spesifik suatu dataset. ER Mapper juga mempunyai

    banyak formula umum untuk membuat klasifikasi supervised, indeks vegetasi dan

    prinsipal komponen.

    h. Integrasi Data

    ER Mapper adalah perangkat lunak yang mengintegrasikan data dengan

    sempurna yang sanggup menggabungkan data raster, data vektor dan data tabular dari

    sistem basis data. Ada 90 program impor rasterdan 100 program impor vektor untuk

    mengimpor data dalam suatu format umum yang dapat diintegrasikan. Untuk format-format yang sering digunakan atau popular dalam pengimporan data, penggunaan

    penghubung dinamis untuk mencari secara langsung format atau sistem data eksternal.

    Sebagai contoh, data diakses dan diintegrasikan dengan data rastercitra secara langsung

    dari system informasi geografik, seperti GenaMap, ARC/INFO atau Microststion, atau

    dari sistem basis data seperti Oracle.

    i. Mosaik Citra

    Mosaik adalah suatu penggabungan secara tempelan dua atau lebih citra yang

    digunakan untuk membuat suatu area citra yang representatif dan kontinyu. ER Mapper

    secara mudah membuat mosaik-mosaik citra, sebab citra-citra tersebut telah berada

    dalam algoritma pengolahan data yang sama dengan posisi-posisi geografik yang benar

    atau sesuai satu dengan lainnya. Hal ini berarti bahwa diperlukan menuliskan semua citra

    menjadi satu dalam satu diskfileyang besar untuk memproses citra-citra tersebut.

    j. Penajaman Citra

    Penajaman citra membantu berbagai jenis operasi pengolahan citra yang

    digunakan dalam proses data imageuntuk membantu proses interpretasi visual sehingga

    memiliki informasi yang berarti bagi pemakai. Dalam ERMapper, operasi penajaman

    citra sangat dimudahkan oleh konsep pengolahan data algoritma. Hampir semua jenis

    operasi penajaman citra dapat diaplikasikan dalam bentuk yang baik guna memberikan

    tampilan yang interaktif tanpa menulis file-file temporal di disk. Jenis-jenis operasi

    penajaman citra meliputi :

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    9/42

    9

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Penggabungan citra (data fusion), mengkombinasikan citra-citra yang sama dengan

    kualitas yang berbeda untuk membantu dalam proses interpretasi. Sebagai contoh,

    penggabungan citra Landsat TM dengan SPOT Pan untuk mengkombinasikan

    informasi spectral TM dengan Spasial SPOT Pan secara detail.

    Color draping, menempelkan satu jenis data citra di atas data lainnya untuk membuatsuatu kombinasi tampilan sehingga memungkinkan untuk menganalisis dua atau

    lebih variabel. Sebagai contoh, citra peta vegetasi di-colordraping di atas citra

    airborne magnetik pada area yang sama.

    Penajaman kontras, meningkatkan tampilan citra dengan memaksimumkan kontras

    antara pencahayaan dan penggelapan atau menaikkan dan merendahkan harga data

    suatu citra.

    k. Dynamic Links

    Penghubung dinamis adalah fasilitas khusus dari ER Mapper yang

    memungkinkan untuk menghubungkan data dalam format-format file eksternal dan

    menempilkan data sebagai raster citra tanpa membutuhkan file-file pengimpor.

    Penghubung dinamis dapat menghubungkan raster, vektor, dataset tabular sehingga

    dapat mengakses dan mengintegrasikan semua informasi geografik. ER Mapper

    menyediakan penghubung dinamis untuk beberapa produk dan format file-file yang

    popular, dan prosedurnya didokumentasikan dengan sempurna sehingga dapat dibuat

    hubungan yang diinginkan untuk beberapa jenis produk atau format lain yang diinginkan.

    Beberapa jenis penghubung dinamis meliputi :

    Penghubung ke produk-produk GIS, seperti ARC/INFO dan GenaMap. Penghubung

    ke GIS sering digunakan untuk menempelkan data vektor, seperti jaringan jalan,

    lingkupan wilayah atau tata guna lahan.

    Penghubung ke produk-produk basis data, seperti data tabular dari produk-produk

    basis data seperti Oracle. Penghubung ke data tabular sering digunakan untuk

    menampilkan symbol-simbol lokasi georeferensi, seperti kota-kota, lokasi-lokasi

    sumur bor. Penghubung ke format-formatfileeksternal, seperti anotasi, data vektor,

    data lainnya yang disimpan dalam

    format PostScript, DXF, DGN.

    l. Klasifikasi

    Klasifikasi data adalah suatu proses dimana semua pixeldari suatu citra yang

    mempunyai penampakan spektral yang sama akan diidentifikasikan. Sebagai contoh,suatu citra Landsat TM dengan tujuh buah informasi band dapat diklasifikasi untuk

    mengidentifikasi lingkupan hutan atau tata guna lahan. Terdapat sejumlah pilihan untuk

    membuat suatu klasifikasi, dapat dipilih jenis keluaran yang diinginkan dan juga

    pengolahan data yang diinginkan. Dalam proses klasifikasi kitaakan membuat suatu

    dataset klasifikasi atau suatu algoritma dari tiap-tiap baris yang mempresentasikan suatu

    kelas.

    Klasifikasi supervised dan unsupervised biasanya digunakan untuk

    mengklasifikasi keseluruhan suatu dataset menjadi kelas-kelas. Kelas-kelas dapat

    mengidentifikasi area perkebunan, mineral, urban, sebagai contoh, kelas a1 mungkin

    mengidentifikasi pixel-pixel yang memiliki kelas air sambal kelas a5 mungkin

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    10/42

    10

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    mengidentifikasi pixel-pixel yang memiliki kelas vegetasi. Suatu dataset klasifikasi

    biasanya diperlihatkan dengan menggunakan suatu tampilan baris klasifikasi dalam

    algoritma. Tampilan baris klasifikasi dapat menampilkan banyak kelas, dengan warna

    yang berbeda-beda untuk masing-masing kelas.

    m. Klasifikasi Supervised(Klasifikasi Terawasi)Klasifikasi supervised dipergunakan apabila mempunyai pengetahuan yang

    cukup dari dataset dan pada posisi atau area mana suatu wilayah atau kelas-kelas tersebut

    berada di lapangan. Klasifikasi supervised memerlukan kelas-kelas yang

    mengspesifikasikan wilayah-wilayah yang diinginkan. Suatu wilayah dapat diidentifikasi

    dengan menggambarkan suatu wilayah latihan dengan menggunakan sistem anotasi dan

    menyimpannya dalam dataset raster. Tiap-tiap wilayah merupakan wilayah vektor tetapi

    direlasikan sebagai dataset rasterdan disimpan dalam kepalafiledataset raster.

    Untuk contoh, bisa didefinisikan wilayah-wilayah untuk kelas air, vegetasi,

    urban dengan menggambar wilayah latihannya, dengan menggambarkan poligon-

    poligon pada area dengan karakteristik-karakteristik spektral tertentu. Klasifikasi

    supervised kemudian akan mencari semua pixel dengan karakteristik-karakteristik

    spektral yang sama, sesuai dengan yang telah didefinisikan.

    n. Klasifikasi Unsupervised(Klasifikasi Tak Terawasi)

    Penggunaan klasifikasi unsupervised dilakukan ketika mempunyai sedikit

    informasi tentang suatu dataset. Klasifikasi unsupervisedmemulai mengklasifikasi dari

    kelas-kelas atau wilayah-wilayah yang spesifikasi atau dari jumlah nominal kelas.

    Klasifikasi unsupervisedsecara sendiri akan mengategorikan semuapixelmenjadi kelas-

    kelas dengan penampakan spektral atau karakteristik spektral yang sama. Hasil

    klasifikasi dipengaruhi oleh parameter-parameter yang ditentukan dalam dialog boxklasifikasi unsupervised. Klasifikasi unsupervised akan menghitung secara statistik

    untuk membagi seluruh dataset menjadi kelas-kelas sesuai dengan jumlah kelas yang

    diinginkan.

    Biasanya hasil-hasil klasifikasi unsupervised harus diinterpretasi dengan

    menggunakan keadaan data yang sebenarnya di lapangan untuk menentukan kelas-kelas

    yang mempresentasikan area atau wilayah sebenarnya di lapangan. Dari informasi ini

    dimungkinkan bias memutuskan untuk mengkombinasikan atau menghapus kelas-kelas

    yang diinginkan. Diperlukan juga untuk memberi warna dan nama untuk masing-masing

    kelas.

    o. Rektifikasi

    ER Mapper akan merektifikasi atau membetulkan citra-citra dari satu proyeksi

    peta yang diketahui ke yang lainnya. Dapat juga merektifikasi suatu citra yang tidak

    dalam proyeksi yang diketahui dengan mendefinisikan sejumlah bentuk atau tanda yang

    dapat diidentifikasi (Ground Control Points) dan menggunakannya untuk menentukan

    titik-titik tumpuan atau ikat dari dataset.

    Ada tiga alasan utama kenapa perlu merektifikasi sebuah dataset. Pertama

    adalah keinginan untuk membandingkan dataset terhadap datasetlainnya; kedua adalah

    mereferensikan dataset ke sistem koordinat sebenarnyapada permukaan bumi; atau ketiga

    adalah mengkonversi dataset.

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    11/42

    11

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Alasan pertama adalah membandingkan dataset-dataset. Dimana dapat

    menempelkan dua atau lebih citra jika citra-citra tersebut berada dalam system koordinat

    yang sama. Jika citra-citra tersebut tidak berada dalam system koordinat yang sama maka

    dimungkinkan harus merotasi citra tersebut, mentransformasinya dari satu proyeksi peta

    ke proyeksi lainnya atau menggunakan pendekatan dengan data RAW dimana citra-citratersebut mempunyai ciri-ciri yang teridentifikasikan.

    Alasan kedua adalah georeferensi citra terhadap sistem koordinat pada

    permukaan bumi. Data image sering mengandung kesalahan dalam geometri akibat

    pergerakan peralatan scanner (penyapuan), karakteristik sensor, lengkungan permukaan

    bumi atau sebab-sebab lainnya. Koreksi dapat dilakukan terhadap citra-citra dengan

    mengidentifikasi korespondensi titik-titik, yang dikenal sebagai titik-titk kontrol dalam

    dataset dan peta. Titik-titik kontrol ini digunakan untuk memperbaiki keseluruhan citra;

    hal inilah yang disebut sebagai rektifikasi atau warping.

    Alasan ketiga adalah resample. Resample adalah salah satu bentuk konversi

    dataset. Jika kita mengspesifikasikan sudut rotasi sebagai nilai nol, hanya akan me-

    resample dataset, tidak merotasikannya. Ini hanya memungkinkan untuk meningkatkan

    resolusi suatu citra dengan meresamplenya menjadi suatu dataset dengan ukuran sel yang

    lebih kecil.

    p. Komposisi Peta

    Komposisi peta memungkinkan untuk mempresentasikan citra-citra secara

    professional dan penuh arti. Kualitas kartografik peta pada ER Mapper dapat membuat

    grid, bar skala, blok titel, panah arah utara, logo perusahaan, legenda, legenda klasifikasi.

    Penggunaan fasilitas anotasi dan komposisi peta. ER Mapper untuk membuat peta citra

    yang berkualitas yang mengandung data raster, vektor dan tabular. Anotasimemungkinkan untuk menggambar secara langsung di layar computer dengan

    menggunakan fasilitas teks, garis, poligon dan lain-lain, mengspesifikasikan warna,

    bayangan, model garis, simbol-simbol.

    q. Pencetakan (Hard Copy)

    Hasil keluaran citra dengan menggunakan peralatan-peralatan percetakan atau

    printer yang meliputi printer berwarna, film, printer hitam putih dan format grafik.

    Pilihan percetakan membutuhkan suatu algoritma yang mendefinisikan semua data dan

    pengolahannya dengan catatan hanya algoritma-algoritma yang telah disimpan yang

    dapat dicetak. Jika telah mengedit suatu algoritma maka hanya algoritma yang terakhir

    kali disimpan yang akan dicetak, bukan algoritma yang sedang dijalankan.

    Ketika mencetak maka ada dua ukuran yang perlu diperhatikan, yaitu ukuran

    algoritma adalah ukuran yang diinginkan dari keseluruhan keluaran citra; ukuran

    pencetakan atau hardcopy adalah ukuran kertas dari peralatan percetakan. Kedua ukuran

    tersebut tidak perlu sama. Jika ukuran algoritma lebih besar daripada ukuran halaman

    peralatan percetakan maka ER Mapper dengan sendirinya akan mencetak potongan-

    potongan dari keseluruhan ukuran keluaran citra yang ingin hasilkan.

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    12/42

    12

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    BAB III

    PELAKSANAAN PRAKTIKUM

    3.1. Langkah-langkah Pengenalan MultiSpec

    3.1.1.Display and Inspection of Image Data

    Buka program Multispec melalui icon desktop atau melalui Start Menu

    Pilih menuFile >> Open Image

    Gambar 3.1 Membukafile.lan

    Sebuah dialog boxakan terbuka untuk memilih satufiledata yang ingin digunakan.

    Pilih ag020522_DPAC_cd.lan

    Gambar 3.2 Dilaog Box Open

    Dalam segmen ini (709 lines x 1501 columns of pixels) 3-channel imagedari DPACyang diambil pada 22 Mei 2002.Selanjutnya dialog boxakan muncul set display

    specifications foruntuk memilih di antara berbagai pilihan untuk tampilan gambar.

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    13/42

    13

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.3Dialog boxSet Display Specification for

    Untuk pengaturan default type3-Channel Color, ChannelsRed 3 Green 2Blue 1,

    StretchLinier, Min-max Clip 2% of Tail.Klik OK

    Langkah ini mungkin tidak terjadi untuk semua situasi . Jika histogramdata yang

    sebelumnya belum dihitung dan disimpan ( dalam file.sta ), dialog boxlain akan

    disajikan memungkinkan. Pilihan daerah yang akan dihitung histogramnya,

    sehingga nilai-nilai data channeldapat benar untuk warna layar . Pilihan default

    yang ada dalam dialog box. Pilih OK untuk mulai histogramming tersebut.

    Gambar 3.4Dialog boxSet Histogram Specifications

    Setelah histogramdari semua saluran sudah dihitung, informasi akan disimpan kesebuah file bernama " ag020522_DPAC_cd.sta " sehingga mereka tidak harus

    menghitung ulang ketika dibutuhkan lagi. (Catatan bahwa jika file.sta sudah ada

    dengan nama default, dialog boxakan menimpafile.sta yang ada atau menyimpan

    ke lokasi yang berbeda)

    Gambar 3.5File.sta Kemudian akan muncul tampilan pertama sebagai berikut:

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    14/42

    14

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.6 Tampilanfile.lan

    Perhatikan bahwa tepat di atas image windowdi Toolbarada dua kotak kecil dengan

    besar dan kecil " gunung " seperti ini . Kotak tersebut adalah gambar

    zooming buttonsyang memungkinkan seseorang untuk zoom in( gunung besar )

    atauzoom out( gunung kecil ) dari skala gambar saat ini. Di sebelah kiri tombol

    zooming ada tombol lain yang menunjukkan X1 dalam bentuk berwarna abu-abu.

    Tombol ini memungkinkan seseorang untuk pergi ke X1 pembesaran secara

    langsung. Beberapa pilihan lain adalah menekan ' Ctrl ' sambil zoom untuk

    mengubah langkahzoomfaktor 0,1 bukannya 1. Dengan kata lain, faktorzoomakan

    berubah dari 1.0 to 1,1-1,2 dll bukannya 1 , 2 , 3 , dll.

    Gambar 3.7 Memilih area yang akan dizoom

    Ketika dapat membuat pilihan dalam gambar dengan klik kiri tahan di image

    window, drag untuk pilih persegi panjang, dan kemudian melepaskan tombol kiri

    mouse. Jika area yang dipilih ada di gambar, zoomingapapun akan berpusat pada

    area yang dipilih jika memungkinkan. Hapus pilihan menggunakan tombol

    "Delete".

    Gambar 3.8 Tampilan hasilzoom in

    Pilih menu Processor >> Display Image. Ubah Type menjadi Side by Side

    Channels. Kemudian klik OK

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    15/42

    15

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.9 Menampilkan image dengan type Side by Side Channels

    Gambar 3.10 Tampilan image Side by Side Channels

    Image window di atas akan ditampilkan ( setelah zoom out ) yang menunjukkan ketiga

    channelditampilkan dalamside - by-side. Perhatikan bahwa daerah vegetasi di channel3

    lebih terang dari daerah yang sama di channel1 dan 2. Tampilan side-by-side channel

    adalah cara yang baik untuk memverifikasi bahwa channel yang terdaftar benar. Dengan

    kata lain, lokasi yang sama pada gambar di lokasipixelyang sama di semua channel. Untukmelakukan hal ini, pilih area di satu saluran dekat persimpangan lapangan. Hal ini pada

    area yang dipilih akan ditarik di semua channel. Kemudian dapat memverifikasi bahwa

    area yang dipilih adalah di lokasi yang sama di setiap channel.

    Redisplay dengan mengembalikan type menjadi 3-Channels Color dengan

    channelsRed 3, Green 2,Blue 1.

    Gambar 3.11 Mengembalikan image dengan type 3 Channel Color

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    16/42

    16

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.12 Hasilredisplay 3 Channel Color

    Coordinates View dapat menampilkan koordinat lokasi dan area tertentu pada

    gambar di bagian atas gambar yang ditunjukkan oleh kursor (mouse). Untuk

    menampilkan Coordinates Viewpilih View >> Coordinate Viewatau bisa dengan

    memilih Window >> Show Coordinate View

    Gambar 3.13 Memunculkan Coordinates View

    Setelah muncul tanda centang pada sisi kiri tulisan Coordinates Viewmaka akan

    seperti gambar berikut:

    Gambar 3.14 Tampilan Coordinates View

    Jika informasi koordinat peta dapat menampilkan koordinat sebagai peta unit.

    Gunakan menu popup di sisi kiri dari koordinat tampilan untuk memilih unit peta.

    Wilayah seleksi dapat ditampilkan sebagai jumlah pixelatau dalam satuan acres,

    hektar, dll menggunakan tombol popup di sebelah kiri " Skala ". Skala gambar juga

    akan ditampilkan.Untuk mengubah spesifikasi koordinat imagepilihEdit>Image

    Map Parameters

    Gambar 3.15 MengubahMap Coordinate Specification

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    17/42

    17

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Ubah Units menjadi meter, Grid Coordinate System menjadi UTM denganZone

    16 dan DatumWGS 84 lalu klik OK

    Gambar 3.16Dialog boxMap Coordinate Specifications

    Tampilan 1-Channel Thematic displayberguna untuk menampilkan " produk " jenis

    imageseperti MODIS NDVI atau salah satu dari banyak produk MODIS lainnya.

    Untuk memunculkan display type 1-Channel Thematic dengan mengganti type

    dengan 1-Channel Thematickemudian klik OK

    Gambar 3.17 Memunculkan image dengan Channel Thematic

    Lalu akan muncul tampilan image seperti berikut:

    Gambar 3.18 Tampilan 1-Channel Thematic

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    18/42

    18

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    3.1.2.Image Enhancement

    Membuka Aplikasi MultiSpec dan gambar berjudul "ag020522_DPAC_cd.lan".

    Buka gambar jika belum ditampilkan di jendela citra multispektral menyusul

    pedoman yang diberikan dalam latihan 1 (Tampilan dan Pemeriksaan Data Gambar

    dengan MultiSpec). Satu dapat mengontrol peningkatan citra di jendela citramultispektral dengan menetapkan lima pilihan yang berbeda di bagian dialog box

    Set Display Specifications for pada bits of color, stretch, Min-max, Treat 0 as, dan

    Number of dislay levels.

    Gambar 3.19 Set Display Specifications saat membuka image

    "Bits of color" default adalah 24 dan "Number of display levels" default adalah 256

    untuk jumlah maksimum warna mungkin ada. Hal ini dapat menyesuaikan dengan

    nilai-nilai yang lebih rendah jika ingin melihat apa yang mempengaruhi.

    Gambar 3.20 Set Display Specifications denganBits of color 8

    Gambar dibawah ini menggambarkan tingkat 256 layar per channel (jutaan warna)

    di sebelah kiri dan 2 layar tingkat per channel (8 warna) di sebelah kanan.

    Gambar 3.21 Tampilan image denganBits of color 24 dan 8

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    19/42

    19

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Treat '0'aspengaturan data yang menyebabkan nilai 0 akan ditampilkan sebagai

    hitam. Namun, jika 0 sebenarnya merupakan latar belakang atau 'tidak ada data',

    seseorang mungkin ingin memilih opsi latar belakang menyebabkan 0 di semua

    saluran yang akan ditampilkan sebagai putih. Gambar di bawah ini

    mengilustrasikan 0 yang diperlakukan sebagai hitam di sebelah kiri dan 0 sebagaiputih di sebelah kanan.

    Gambar 3.22 Set Display Specifications dengan Treat 0 as White

    Gambar 3.23 Tampilan image dengan Treat 0 as White

    Stretch dan Min-Max biasanya digunakan untuk meningkatkan berbagai bagian

    gambar. Ini mengendalikan proses dimana setiap nilai data yang mungkin dalam

    data gambar ditugaskan untuk semua tingkatan display yang mungkin terjadi.

    Ada tiga pilihan untuk Stretch: Linear, Equal Area dan Gaussian. Dalam kasus

    stretch Linear, interval skala abu-abu yang sama spasi selama rentang data,

    sedangkan pilihanEqual AreaStretchmenyebabkan interval skala abu-abu diatur

    sehingga setiap interval mewakili tentang jumlah pixel yang sama. Meskipun

    nonlinear, yang terakhir ini memberikan kontras maksimum. Pemilihan Gaussian

    menyebabkan distribusi jumlahpixelditugaskan untuk interval skala abu-abu untuk

    mewakili kurva Gaussian. Jika salah satu memegang 'Option' key ke bawah (versi

    Mac) atau tombol 'mouse kanan bawah (versi Windows) sebelum klik pada

    peningkatan popup menu dengan tombol kiri, jumlah standar deviasi dapat diubah

    dan data akan cocok untuk pemilihan Gaussian. Standarnya adalah 2 3.

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    20/42

    20

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.24 Tampilan image dengan Stretch Linier, Equal Area dan Gaussian

    Min-maxes pilihan memungkinkan untuk memilih nilai data awal dan akhir

    histogramgambar yang akan digunakan untuk menempatkan pixeldalam interval

    skala abu-abu ditentukan oleh opsi Stretch. "All Range" pilihan untuk opsi ini akan

    menyebabkan data nilai terendah dalam gambar, 0 untuk 8-bit data yang unsigned,

    menjadi nilai data yang pertama ditampilkan untuk nilai terendah display (black)dan 255 menjadi nilai data terakhir yang ditampilkan untuk nilai tertinggi display

    (white). Namun, jika rentang aktual data hanya 50 sampai 150, maka data hanya

    akan diwakili oleh abu-abu tidak hitam putih; tidak akan ada banyak kontras dalam

    gambar.

    Persentase clippilihan akan menyebabkan seleksi dimulai dan akhir nilai data untuk

    saluran tertentu untuk mewakili nilai-nilai data di mana 2 persen dari mereka dalam

    histogramberada di luar kisaran yang dipilih. Tujuan dari pilihan ini adalah untuk

    mengurangi kemungkinan bahwa sedikit nilai data outlierekstrim dalam gambar

    akan mempengaruhi peningkatan display. Pilihan ini biasanya menghasilkantampilan data yang memiliki kontras yang lebih baik.

    Pemilihan Used Specified menyajikan dialog box(seperti gambar dibawah) untuk

    mengatur persentase clipselain 2%. Ini juga dapat mengatur nilai min-max untuk

    meregangkan tingkat abu-abu di. Min data aktual dan nilai-nilai max dihitung dari

    histogramtermasuk dalam dialog box.

    Gambar 3.25 Set Display Specifications denganMin-Max Used Specified

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    21/42

    21

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.26 Set Specifications for Display Enhancement dengan 2% clip

    Gambar 3.27 Set Specifications for Display Enhancement dengan 4% clip

    Gambar 3.28 Tampilan image dengan 2% clip, 4% clip dan 6% clip

    3.2. Pengenalan perintah di ER Mapper

    3.2.1. Pengenalan fungsi-fungsi perintah di ER-Mapper

    Gambar 3.29 GUI (Graphical User Interface) ER Mapper

    Menu bar merupakan barisan perintah berupa menu seperti menu File, Edit,

    View, Toolbar, Process, Utilities, Windows danHelp

    Title BarToolbar

    Menu Bar

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    22/42

    22

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    a. MenuFile

    Gambar 3.30 MenuFile

    Newatau tombol digunakan membuka jendela kosong untuk menampilkan

    data citra

    Gambar 3.31Image window

    Open atau tombol digunakan untuk menampilkan fileers atau alg yang

    dipilih dalam Image window. Setelah memilih menu File-Openakan muncul

    dialog boxseperti gambar berikut:

    Gambar 3.32Dialog boxOpen

    Kembali ke direktori

    sebelumnya

    Maju ke direktori

    yang dipilih

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    23/42

    23

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Tekan OK untuk menampilkanfileterpilih dan menutupDialog box

    TekanApplyuntuk menampilkanfileyang terpilih dan tetap membukaDialog

    box

    Tekan Canceluntuk membatalkan dan menutupDialog box

    OpenintoNew Surfacedigunakan untuk membuka data citra pada algorithmsurfacepada image windowyang sama

    Openfrom Virtual Datasetdigunakan untuk membuka data pada virtual dataset

    Add into Current Surfacedigunakan untuk menambah data citra pada algorithm

    surfaceyang aktif

    Closeuntuk menutupImage windowyang aktif

    Saveatau tombol untuk menyimpan Algoritma yang dibuat

    Save Asatau tombol untuk menyimpan Algoritma yang dibuat ke dalam

    filebaru Save As Compressed Imagedigunakan untuk menyimpan dalam bentuk yang

    terkompresi

    Save Image to Clipboarddigunakan untuk menyimpan dalam bentuk clipboard

    yang dapat dilakukan paste pada program lain, misalnya MS Word, dan lain-

    lain

    Page Setupdigunakan untuk mengatur dan menentukan Ukuran dan warna latar

    hardcopy serta mengatur skala hardcopy

    Page Setup Wizard digunakan untuk mengatur halaman yang akan dicetak

    menggunakan wizard

    Print digunakan untuk melakukan proses pencetakan

    Exit digunakan untuk keluar dan menutup program ER Mapper

    b.

    MenuEdit

    Gambar 3.33 Menu Edit

    Annotate vector layerdigunakan untuk membuka dan mengedit vector .erv

    Edit/Create Regions, untuk mengedit atau menciptakan region pada data

    berformat .ers. biasanya dilakukan untuk membuat training area dan memotong

    citra berdasarkan poligon

    Edit ARC/INFO Coverage digunakan untuk mengedit dan membuat vector

    berformat Arc/Info. Biasanya untuk On Screen Digitizing

    Edit Class.Region Color and Name, untuk mengedit tampilan warna dan nama

    Kelas atauRegionyang sudah ada

    Preferencesdigunakan untuk mengaturpreferencesER Mapper

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    24/42

    24

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    c. Menu View

    Gambar 3.34 Menu View

    Normaldigunakan untuk menampilkan tampilan normal citra (2D)

    3D Perspective digunakan untuk menampilkan citra secara 3D Perspective

    (harus terdapat DEM/Digital Elevation Model) 3D Flytroughdigunakan untuk menampilkan citra secara 3D Flytrough (harus

    terdapat DEM/Digital Elevation Model)

    Algorithm atau tombol , untuk menampilkan Algoritm dialog box.

    Quick Zoomterdiri dari sub menu berikut:

    Gambar 3.35 Quick Zoom

    Previous Zoom, untum menampilkan perbesaran citra sebelumnya Zoom In, untuk memperbesar tampilan citra

    Zoom Out, untuk memperkecil tampilan citra

    Zoom to All Dataset, untuk menampilkan seluruh citra

    Zoom to Current Dataset, untuk memperbesar data citra yang aktif pada

    layerdi algorithmnya

    Zoom to All Raster Dataset, untuk memperbesar seluruh data rasterdalam

    tampilannya

    Zoom to All Vector Dataset, untuk memperbesar pada seluruh data vector

    dalam tampilan

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    25/42

    25

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Zoom to Page Extents, untuk memperbesar seluruh halaman pada saat

    pengaturan komposisi peta

    Zoom to Page Contents, untuk membesarkan pada kandungan halaman

    pada saat pengaturan komposisi peta

    Set Geolink to None, untuk menghilangkan Geolink yang ada Set Geolink to Window, untuk mengaktifkan Geolink antara satu Image

    windowdenganImage windowyang lain

    Set Geolink to Screen, untuk mengaturgeolink to screen

    Set Geolink to Overview Zoom, untuk mengatur Geolink to overview zoom

    Set Geolink to Overview Roam, untuk mengaturgeolink to overview roam

    Geoposition digunakan untuk melakukan pengaturangeoposition

    Statistics terdiri dari sub menu berikut:

    Gambar 3.36Statistics

    Show Statistics, untuk menampilkan nilai statistic dataset citra

    Confusion matrix, untuk menampilkan matrik konfusi antara citra yangsudah diklasifikasi dengan citra referensi

    Area Summary Report, untuk menampilkan luasan area citra baik sebelum

    atau sesudah klasifikasi

    Means Summary report, untuk menampilkan rata-rata nilaipixelcitra baik

    sebelum atau sesudah klasifikasi

    Standard Deviation Summary Report,untuk menampilkan standard deviasi

    nilaipixelcitra baik sebelum maupun sesudah klasifikasi

    Scattergrams, untuk menampilkan Scattergram dialog box yang berfungsi

    menunjukkan sebaran masing-masing kelas yang dibuat terhadap nilaipixel Traverse digunakan untuk melihat intensitas citra sepanjang polyline yang

    dibuat

    Batch Engine Script Control digunakan untuk penggunaan Bahasa

    pemrograman pada ER Mapper

    Cell Values Profile, untuk menampilkan nilaiDigital Number(DN)pixelyang

    dipilih pada tiap band. Untuk memilih pixeldigunakan Pointer Modedengan

    mengklik tombol

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    26/42

    26

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.37Dialog boxCell Value Profile

    Cell Coordinate, untuk menampilkan koordinat pixel yang dipilih. Untuk

    memilihpixeldigunakanPointer Modedengan mengklik tombol

    Gambar 3.38 Cell Coordinates

    d. Menu Toolbar

    Menu Toolbar berfungsi untuk menampilkan tombol-tombol yang akan

    memudahkan penggunaan program aplikasi ini. Tombol yang tampil sesuai nama

    Toolbaryang dipilih. Toolbaryang bisa dipilih adalah seperti pada gambar berikut:

    Gambar 3.39 Menu Toolbar

    Standards digunakan untuk mengaktifkan Toolbar Standad. Secara Default

    sudah aktif

    Common Functiondigunakan untuk mengaktifkan ToolbarCommon Function.

    Secara defaultsudah aktif

    Annotation digunakan untuk mengaktifkan Toolbar yang berkaitan dengan

    Annotation

    Asterdigunakan untuk mengaktifkan Toolbaryang berkaitan denganAster

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    27/42

    27

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Batch Processing digunakan untuk mengaktifkan Toolbar yang berkaitan

    denganBatch Processing

    Classification digunakan untuk mengaktifkan Toolbaryang berkaitan dengan

    Classification

    Compressiondigunakan untuk mengaktifkan Toolbaryang berkaitan dengankompresi data (Compression)

    Forestry digunakan untuk mengaktifkan Toolbar yang berkaitan dengan

    aplikasi kehutanan

    DEM digunakan untuk mengaktifkan Toolbar yang berkaitan dengan anlisa

    DEM (Digital Elevation Model)

    Geophysic digunakan untuk mengaktifkan Toolbar yang brkaitan dengan

    analisa geofisika

    GIS digunakan untuk mengaktifkan Toolbaryang berkaitan dengan analisa GIS

    Mineral digunakan untuk mengaktifkan Toolbaryang berkaitan dengan analisamineral

    Oil and Gasdigunakan untuk mengaktifkan Toolbar yang berkaitan dengan

    analisa minyak bumi dan gas

    Radar Commondigunakan untuk mengaktifkan Toolbaryang berkaitan dengan

    analisa radar

    Radar Filterdigunakan untuk mengaktifkan Toolbar yang berkaitan dengan

    filterradar

    Remote Sensingdigunakan untuk mengaktifkan Toolbaryang berkaitan dengan

    analisa penginderaan jauh

    Web Publishingdigunakan untuk mengaktifkan Toolbaryang berkaitan dengan

    piblikasi web

    Wizarddigunakan untuk mengaktifkan Toolbarberbagai macam wizard

    e.

    MenuProcess

    MenuProcessterdiri dari:

    Gambar 3.40 MenuProcess

    Raster Cells to Vector Polygons, untuk mengubah format sel rasterke dalam

    bentuk format vector

    Polygon >> Region Conversation, untuk mengubahfilevector polygon(.erv)

    ke dalam regiondalamfile(.ers) atau sebaliknya

    Calculate Statistic, untuk menghitung nilai statistik suatu data set

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    28/42

    28

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.41Dialog boxCalculate Statistics

    Isikan text box Datasetdengan namafiledataset yang akan dihitung, atau bisa

    juga dengan menekan tombol untuk mencari namafiledataset

    Isikan text box Sumpling Intervaldengan angka tertentu untuk menghitung nilai

    perpixel

    Beri tanda centang padaForce Recalculate Stats

    Classification, berfungsi untuk melakukan klasifikasi terhadap dataset. Pada

    menu ini terdapat beberapa sub menu yaitu:

    Supervised Classification, untuk melakukan klasifikasi terbimbing

    ISOClass Unsupervised Classification, untuk melakukan klasifikasi tak

    terbimbing

    View Scattergram

    Edit Class/Region Color and Name

    Geocoding Wizarddigunakan untuk melakukan proses image geocoding (image

    transformation, rectification, orthorectification, dan lain-lain)

    Gridding Wizarddigunakan untuk membuat DEM dari data ASCII .txt

    Digitizer digunakan untuk melakukan digitasi dengan digitizer

    Radar Commondigunakan untuk proses analisa radar

    Radar filterdigunakan untuk memprosesfilter-filteryang digunakan pada radar Fourier Transformationdigunakan untuk melakukan analisaFoulrier

    f. Menu Utilities

    Menu Utilities terdiri atas:

    Gambar 3.42 Menu Utilities

    Import ASCII and Binary Gridsdigunakan untuk mengimpor data berformat

    ASCIIdan Binary(BIL, BSQ, BIP)

    Import Graphic Formatsdigunakan untuk mengimpor data berformat grafik Import Gridding Formatsdigunakan untuk mengimpor data berformat grid

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    29/42

    29

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Import Image Formats digunakan untuk mengimpor data dari software lain

    (Erdas, Microbrian, PCI, dan lain-lain)

    Import SAR Imagerydigunakan untuk mengimpor data dari radar

    Import Satellite Imagerydigunakan untuk mengimpor data multispectral satelit

    berbagai sensor Import Schumberger Formats digunakan untuk mengimpor data berformat

    schlumberger

    Import Vector and GIS Formatsdigunakan untuk mengimpor data vector

    Export Graphic Formatsdigunakan untuk mengekspor data ke dalam format

    grafik

    Export Rasterdigunakan untuk menekspor data ke dalam format rasterlain

    Export Vector and GIS Formatsdigunakan untuk mengekspor data vector (.erv)

    ke dalam format lain (Autocad dan Esrishapefile)

    Toolbardigunakan untuk membuat dan mengedit Toolbar Batch script, berkaitan dengan Bahasa pemrograman ER Mapper

    File Maintenance digunakan untuk mengedit konfigurasi algorithm, dataset,

    formula danfilter

    Licensing, berkaitan dengan lisensi ER Mapper

    User Menudigunakan untuk mengeditfileheader dataset

    Machine Configuration Reportdigunakan untuk melakukan laporan konfigurasi

    sistem

    Slide Showdigunakan untuk melihatslide show ER Mapper

    g. Menu WindowsMenu Windowsterdiri dari:

    Gambar 3.43 Menu Windows

    Menu ini berfungsi untuk menampilkan Image window yang telah

    ditampilkan sebelumnya

    h.

    MenuHelp

    MenuHelp terdiri dari:

    Gambar 3.44 MenuHelp

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    30/42

    30

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Menu ini berfungsi untuk memberikan bantuan kepada pemakai apabila

    pemakai tidak dapat mengoperasikan perintah pada program ER Mapper.

    i. MenuPopUp

    MenuPopUpakan tampil dengan cara klik kanan pada image windowyang

    aktif. Menu-menu yang ada pada menuPopUp terdiri dari:

    Gambar 3.45 MenuPopUp

    Stop processing, untuk menghentikan proses

    Refresh Image, untuk merefresh tampilan citra

    Clip, untuk melakukan clip/refresh citra denganpenajaman

    Quick Zoom, untuk melakukan berbagai macamzooming

    File, untuk melakukan berbagai perintah diantaranya New, Open, Copy

    Window and Algorithm, Save, Save As, Save Image to Clipboard, Page Setup,

    Print danClose.

    Hand, untuk melakukan penggeseran citra

    Zoom, untuk melakukan perbesaran atau pengecilan

    Zoombox tool, untuk melakukan pembesaran pada area tertentu

    Pointer, untuk mengganti kursor menjadi pointer

    Algorithm, untuk membuka dialog boxAlgorithm

    Cell Value Profile, untuk membuka dialog boxCell Values Profile

    Cell Coordinate, untuk membuka dialog boxCell Coordinate

    3.2.2. FungsiExport/Import Data

    a. Import Data

    Tahapan-tahapan dalam mengimpor suatu format data ke dalam format data

    yang dikenali oleh ER Mapper adalah sebagai berikut:

    Pada menu Utilitiespilih format data yang akan diimpor

    PilihImport Image Formatsuntuk mengimpor data citra

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    31/42

    31

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.46 Memilih import image formats

    Kemudian pilih format data citra berasal. Klik Import. Kemudian akan muncul

    gambar dialog boxsebagai berikut:

    Gambar 3.47 Memilihfileyang akan diimpor

    Isikan text box ImportFile/Device Name untuk data citra yang akan diimpor atau

    bisa juga dengan menekan tombol untuk mencari namafiledataset

    Isikan Output Dataset text boxuntuk namafilehasil impor

    Isikan Geodetic Datum text boxuntuk datum citra yang diimpor. Misalnya WGS84

    Gambar 3.48Dialog box Datum ChooserIsikan Map Projection text box untuk proyeksi citra yang diimpor. Misalnya

    UTM;SUTM48

    Gambar 3.49Dialog boxProjection Chooser

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    32/42

    32

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Kemudian klik OK untuk memulai proses.

    b. Export Data

    Tahapan dalam export datake dalam format lain adalah sebagai berikut:

    Pada menu UtilitiespilihExportRaster

    Gambar 3.50 Memilih export Raster

    Kemudian akan ditampilkan beberapa sub menu. Pilih salah satu sub menu, lalu

    akan muncul dialog boxsebagai berikut:

    Gambar 3.51Dialog boxExportXYZ_ASCII_grid

    Pilih dataset yang akan diekspor pada text box Dataset to Export

    Beri namafiledan direktori hasil ekspor

    IsikanLine Rangeuntuk banyaknya baris yang akan diekspor

    Isikan Cell Rangeuntuk banyaknya kolom yang akan diekspor

    Klik OK untuk memulai proses

    3.2.3.

    Algorithm

    Algorithma merupakan elemen dasar dari program ER Mapper dalam

    melakukan pengolahan data. Pengolahan data dalam algorithma meliputi penajaman

    citra, filtering, formula, citra komposit, dll. Proses dalam algorithma terpisah dari

    dataset yang digunakan. Sehingga dimungkinkan untuk memanipulasi data tanpa

    mengubah dataset original. Untuk menampilkan AlgorithmDialog boxpilih menu

    View dan klik Algorithm atau klik tombol . Setelah itu akan muncul gambar

    berikut:

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    33/42

    33

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.52Algorithm

    Pada Tab Pagesterdapat pilihan antara Coordinate System, Surface danLayer.

    UntukSurface terdapat 2 pilihan yaitu color mode dan color table. Color mode dalam

    ER Mapper ada 3 yaitu Pseudocolor, Red Green Blue (RGB) dan Hue-Saturation-

    Intensity

    Gambar 3.53 Surfacepada dialog boxAlgorithm

    Color table hanya aktif untuk pilihan Color Mode Pseudocolor. Terdapat

    banyak pilihan warna semu pada color table diantaranya adalah ampphase, azimuth,

    blue, brown green, contour, dan lain-lain.

    Gambar 3.54Raster Layerpada dialog boxAlgorithm

    Cara memunculkan raster layeryaitu dengan klik kanan pada layer. Terdapat

    10 raster layer yang ada pada ER Mapper yaitu: pseudo, red, green, blue, hue,

    saturation, intensity, height, class display, classification. Intensity layer dapat aktif

    pada color mode Pseudocolor, RGB atau HIS.Intensity layer dapat digunakan untuk

    image fusion dengan resolusi yang lebih tinggi. Class Display digunakan untuk

    Edit Formula

    Edit Transform Limit

    Refresh Image

    FilterBand Chooser

    Dataset Chooser

    Layer ModeColor Mode

    Duplicate

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    34/42

    34

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    klasifikasi, sedangkan classification untuk thematic layer. View mode 3D dapat aktif

    bila salah satu layernya adalah layerintensity atau height DEM.

    3.2.4. Fungsi Geoposition

    Pilih View >> Geopositionmaka akan muncul dialog boxsebagai berikut:

    Gambar 3.55Algorithm Geopositian untukZoom image

    Untuk menghubungkan citra satu dengan citra lainnya dengan sistem proyeksi yang

    sama tekan Geolinkmaka akan muncul beberapa mode Geolinkseperti berikut:

    Gambar 3.56Algorithm Geopositian untuk Geolink

    Gambar 3.57Algorithm Geopositian untuk extent

    Gambar 3.58Algorithm Geopositian untuk menentukan center of image

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    35/42

    35

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.59Algorithm Geopositian mengenai mouse info

    3.2.5. MenampilkanImage

    Jalankan program ER Mapper

    Dari menu Filepilih Openatau klik pada icon

    Gambar 3.60 Membuka image

    o Klik Volumepilih E:\Lecture\Semester 5\Penginderaan Jauh\Asistensi-Indraja\Pertemuan 2\Data Tugas Responsi Indraja\

    LE71140632000234SGS00_B1234567.ers

    Gambar 3.61 Memilih direktori image disimpan

    Akan muncul tampilan seperti berikut:

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    36/42

    36

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.62 Tampilan awal image window dari image yang dibuka

    Ubah tampilan menjadi RGB dengan klik tombol

    Gambar 3.63Image windowpada mode colorRGB3.2.6. Saving Data

    Klik kanan pada image window. PilihFile> SaveAs

    Gambar 3.64 Menyimpan image

    Arahkan pada direktori penyimpanan dan tentukan namafile(misal:

    LE71140632000234SGS00_B1234567_.ers) Kemudian klik OK

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    37/42

    37

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.65Dialog boxSave As

    PadaDialog boxSaveAs ER Mapper Dataset, pilih output type: Multilayer dan

    Null Value: 0. Klik OK

    Gambar 3.66Dialog boxSave As ER Mapper Dataset

    Lalu pemrosesansaving citraakan berjalan

    Gambar 3.67 Loading penyimpanan image

    Setelah saving selesai maka akan muncul dialog seperti berikut:

    Gambar 3.68 Penyimpanan image selesai

    Maka saving citra telah selesai dilakukan.

    3.2.7. Fungsi Copy Window

    Copy Windowberfungsi untuk mengandakan image window yang aktif

    dengan klik tombol . Maka image window akan digandakan seperti gambar

    berikut:

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    38/42

    38

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.69 Tampilan image window setelah diduplikasi

    3.2.8. Fungsi ECW

    Enhanced Compressed Wavelet (ECW) merupakan salah satu fungsi yang ada

    pada ER Mapper yang berfungsi memperkecil ukuran file citra dengan tetap

    mempertahankan kualitar citranya. Langkah-langkah dalam melakukan kompresi citra

    adalah sebagai berikut:

    Pilih menu File > SaveAs Compressed Image.. kemudian akan muncul ECW

    JPEG 2000 Compression Wizard.

    Gambar 3.70Dialog boxECW JPEG 2000 Compression Wizard

    Pilih format hasil keluaran citra. Terdapat 2pilihan yakni ECW dan JPG2000. Pada

    pilihanselect input image (or mosaic) to compressterdapat pilihan:

    o Use the current algorithm window: kompresi secara langsung terhadap

    image windowyang sedang aktifo Select input image to compress: kompresi terhadapfile yang disimpan

    dalam harddisk

    o Batch compress multiple image: kompresi terhadap beberapa citra pada

    suatu direktori

    Pilih Select input image to compressuntuk melakukan kompresi citra. Setelah itu

    klikNext.

    Pilihlah inputfilecitra yang akan dikompresi dan tentukan outputnya. Dan pilihlah

    Choose custom compression setting. Kemudian klikNext

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    39/42

    39

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.71Dialog boxSelect input/output files

    Pilih tipe kompresi yang diinginkan. Terdapat 3 pilihan yakni Greyscale,

    Multiband, dan Color (RGB). Pilih multibanduntuk melakukan kompresi terhadap

    semua band dalam satu data set. Pilih greyscale untuk mengkompresi single band.

    Pilih Color untuk melakukan kompresi citra dengan band tertentu (natural color,maupun warna semu)

    Gambar 3.72Dialog boxCompression Type

    Menentukan kualitas kompresi citra yang diinginkan. Rasio kompresi akan

    menentukan besarnyafileyang akan dihasilkan dalam proses kompresi. Dalam hal

    ini rasio yang dipilih adalah 25. Kemudian klikNext.

    Gambar 3.73Dialog boxCompression Quality

    Mengatur resolusi outputyang diinginkan. PilihLet the compressor set the output

    resolution. Kemudian klikNext.

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    40/42

    40

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    Gambar 3.74Dialog boxOutput Resolution Method

    Klik tombol Compute Summary information kemudian akan muncul hasil

    perhitungan ER Mapper terhadap hasil kompresi yang akan dihasilkan.

    Gambar 3.75Dialog boxCompression Summary

    Kemudian klikFinishuntuk memulai proses kompresi citra

    Gambar 3.76Loading Compression Image

    Setelah citra selesai dikompresi akan muncul dialog boxyang menerangkan hasil

    akhirnya.

    Gambar 3.77 Compression Image selesai

    Dari keterangan tersebut, citra telah dikompres menjadi 35.4 MB dari data 1.85 GB

    dengan rasio kompresi sebesar 53.4:1. Hasil akhir dari citra terkompresi terdiri dari

    3file, yakni berformat ecw, ers, dan eww dengan nama yang sama

    Untuk membuka citra hasil kompresi dapat dilakukan menggunakan program ER

    Mapper, ERViewer, ArcView, MapWindow maupu ArcGIS

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    41/42

    41

    LAP

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    BAB IV. PENUTUP

    4.1Kesimpulan

    Dari pelaksanaan praktikum ini dapat ditarik beberapa kesimpulan diantaranya:

    Citra satelit yang didownload melalui situs tertentu harus diolah terlebih dahulu

    menggunakan aplikasi pengolahan citra (image processing software) untuk

    dilakukan koreksi geometrik maupun radiometrik.

    Fungsi-fungsi dasar pada multispec yang dipelajari pada praktikum ini adalah:

    o Display and inspection of image data yaitu dengan menampilkan diplay type 3-

    Channels Color, Side by Side Channels dan1-Channels Thematic, menampilkan

    fungsizoom sertacara memunculkan coordinates view.

    o Edit Enhancement yaitu menampilkan image dengan bits of color 24 dan 8,

    menampilkan image dengan stretch Linier, Equal Area dan Gaussian,

    manampilkan image dengan treat 0 as white/black, memodifikasi min-max

    menggunakan used specified.

    Fungsi-fungsi dasar pada ER Mapper yang dipelajari pada praktikum ini adalah:

    o Fungsi-fungsi perintah pada menu bar ER Mapper yaitu menu File, Edit, View,

    Toolbar, Process, Utilities, Windows, HelpdanPopUp

    o Fungsi Export Data untuk mengubah file image dari format data tertentu ke

    bentuk .ers sedangkanImport Data untuk mengubahfileimage dari bentuk .ers

    ke format data lainnya

    o Alghorithm untuk menyimpan proses-proses yang telah dilakukan dalam image

    processing dan dapat menjadi template bagi data yang lain untuk proses yangsama

    o Fungsi Geopositionberisi fungsizoom, fungsi Geolink, extent, center dan mouse

    info

    o Cara menampilkan image dari data yang telah disimpan

    o Menyimpan Data dari image yang sudah diproses

    o Fungsi Copy Window untuk menggandakan image window

    o Fungsi ECW untuk mengkompresi ukuran data image relative besar menjadi lebih

    kecil dengan kualitas yang sama

    4.2Saran

    Adapun saran-saran untuk praktikum ini adalah sebagai berikut:

    Untuk memperdalam pemahaman mengenai fungsi-fungsi yang ada pada Multispec dan

    ER Mapper sebaiknya dilakukan praktikum yang lebih mendalam mengenai

    pengolahan citra

    Untuk melakukan praktikum yang lebih mendalam mengenai pengolahan citrasebaiknya diawali dengan pengumpulan sumber-sumber atau informasi (tutorial)

    sebanyak-banyak.

  • 8/10/2019 Laporan Praktikum - Pengenalan Multispec Dan ER Mapper

    42/42

    ORANPRAKTIKUM|

    PENGINDERAANJAUH|PENGENALANMULTISPECDANERMAP

    PER

    DAFTAR PUSTAKA

    BAKOSURTANAL, MREP Project. 1996. Pengenalan ERMapper 5.2, PT. INDICA

    DHARMA. Perth, Western Australia 6005.

    CAHYONO, A.B. 1999. Remote Sensing Course, MIT for NRM, SEAMEO - BIOTROP,

    Bogor.

    DANOEDORO, P. 1996. Pengolahan Citra Digital Teori dan Aplikasinya dalam Bidang

    Penginderaan Jauh, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada.

    HANDIKA PUTRA, ERWIN. 2011. Penginderaan Jauh dengan ERMapper. Yogyakarta :

    Graha Ilmu

    HARDIYANTI, F.S.P, 2001.Interpretasi Citra Digital, Grassindo.

    JENSEN, J.R. 1986. Introductory Digital Image Processing, Prentice Hall Series.

    LILLESAND, T.M and KIEFER, R.W. 1994.Remote Sensing And Image Interpretation, Third

    Edition, John Willey.

    http://sharing-ebook.blogspot.com/2011/10/macam-macam-format-citra-digital.html

    Diakses pada tanggal 21 November 2014 pukul 9.50

    http://sharing-ebook.blogspot.com/2011/10/macam-macam-format-citra-digital.htmlhttp://sharing-ebook.blogspot.com/2011/10/macam-macam-format-citra-digital.html