laporan pk kelompok 5 hematoonko 2015 fix

Download Laporan PK Kelompok 5 HematoOnko 2015 FIX

Post on 12-Jan-2016

25 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Kedokteran

TRANSCRIPT

I. PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang

Ilmu Patologi Klinik adalah ilmu kedokteran yang mempelajari metode, teknik dan interpretasi hasil pemeriksaan laboratorium, atas berbagai bahan dari pasien (darah, urin, tinja, cairan tubuh dan lain-lain) dengan tujuan untuk menunjang/ menegakkan diagnosis, menyingkirkan diagnosis, menentukan perjalanan penyakit, dan pemeriksaan penyaring.1Tes hematologi merupakan pemeriksaan laboratorium yang sering diminta karena merupakan salah satu pemeriksaan penyaring dan dapat membantu menegakkan diagnosis serta memantau penanganan pasien. Dalam Tes hematologi dilakukan pengambilan darah. 1,2Pengambilan darah di laboratorium sering diasumsikan dengan nama flebotomi. Flebotomi (bahasa inggris: phlebotomy) berasal dari kata Yunani phleb dan tomia. Phleb berarti pembuluh darah vena dan tomia berarti mengiris/ memotong (cutting). Dahulu dikenal istilah venasectie (Belanda), venesection atau venisection (Inggris). Jadi tidaklah tepat karena flebotomi sebenarnya diarahkan pengambilan darah dengan cara vena seksi (vena section) dan tidak sempit maknanya juga karena mencakup darah vena, kapiler dan darah arteri. 2Pengambilan darah umumnya adalah spesimen darah yang berasal dari vena dan kapiler, Pengambilan darah selain bertujuan mengambil darah secara aman, juga harus memperhatikan etika dalam berkomunikasi dengan pasien, oleh sebab itu perlunya penjelasan petugas kepada pasien agar pasien merasa tenang saat akan dilakukan pengambilan darah. Petugas pengambilan darah pun harus menggunakan alat pelindung diri, agar terlindung dari resiko penularan penyakit infeksi melalui darah.2,3Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup (kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Istilah medis yang berkaitan dengan darah diawali dengan kata hemo atau hemato yang berasal dari bahasa Yunani haima yang berarti darah.4,5Darah merupakan salah satu cairan yang sangat penting yang juga sebagai cairan terbesar dalam tubuh. Darah yang diedarkan melalui pembuluh darah, yang banyaknya pada orang dewasa kurang lebih 5 liter ini, dapat mengalir karena kinerja pompa jantung. Darah dialirkan keseluruh tubuh karena fungsinya yang khusus yaitu sebagai sistem transportasi. Darahlah yang berjasa membawa oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Selain fungsi utamanya sebagai pembawa dan pengedar oksigen dan nutrisi bagi tubuh, darah juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dengan menjaga Ph tetap seimbang dan sebagai bagian dari sistem perlindungan tubuh karena di dalam darah juga terdapat leukosit atau sel darah putih yang berperan dalam sistem imun tubuh.4,6Darah agak lebih sedikit kental dan lengket dibandingakan air. Darah manusia berwarna merah, antara merah terang apabila kaya oksigen sampai merah tua apabila kekurangan oksigen. Warna merah pada darah disebabkan oleh hemoglobin, protein pernapasan (respiratory protein) yang mengandung besi dalam bentuk heme, yang merupakan tempat terikatnya molekul-molekul oksigen.6Hemostasis adalah kemampuan alami untuk menghentikan perdarahan pada lokasi luka oleh spsasme pembuluh darah, adhesi, trombosit dan keterlibatan aktif faktor koagulasi, adanya koordinasi dari endotel pembuluh darah, agregasi trombosit dan aktivitas jalur koagulasi. Fungsi utama mekanisme koagulasi adalah menjaga keenceran darah (blood fluidity) sehingga darah dapat mengalir dalam sirkulasi dengan baik, serta membentuk thrombus sementara atau hemostatic thrombus pada dinding pembuluh darah yang mengalami kerusakan (vascular injury).4,61.2 Tujuan Praktikum

1.2.1 Bleeding Time (BT)Untuk mengetahui aktivitas pembekuan darah.1.2.2 Clotting Time (CT)Untuk mengetahui aktivitas faktor pembekuan darah terutama yang membentuk tromboplastin dan faktor pembentuk trombosit.2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Bleeding Time

Bleeding time (masa pendarahan) Terjadinya perdarahan berkepanjangan setelah trauma superfisial yang terkontrol, merupakan petunjuk bahwa ada defisiensi trombosit. Masa perdarahan memanjang pada kedaan trombositopenia (