laporan pbl 3

Download laporan pbl 3

Post on 27-Oct-2015

22 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BAB IPENDAHULUAN

SkenarioMERAPI MELETUS LAGITEMPO Interaktif, Jakarta (6 November 2010)-Letusan Gunung Merapi untuk kesekian kalinya terjadi lagi kemarin dinihari. Tak hanya menelan puluhan korban jiwa karena terkena awan panasnya, tapi Merapi juga memuntahkan abu vulkanik yang mengancam kesehatan para pengungsi. Menurut dr Andreas Dewanto, dokter Puskesmas Ngemplak, Sleman, yang bertugas di Posko Glagahmalang, dan kini berpindah tugas ke Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, kandungan abu vulkanik sangat berbahaya. "Kandungan material dari abu yang dimuntahkan itu mengandung S102 atau pasir kuarsa yang biasa digunakan untuk membuat gelas," katanya.

Saat meletus, gunung berapi memang umumnya menyemburkan uap air (H2O), karbon dioksida (CO2), sulfur dioksida (SO2), asam klorida (HCl), asam fluorida (HF), dan abu vulkanik ke atmosfer. Abu vulkanik mengandung silika, mineral, dan bebatuan. Unsur yang paling umum adalah sulfat, klorida, natrium, kalsium, kalium, magnesium, dan fluoride. Ada juga unsur lain, seperti seng, kadmium, dan timah, tapi dalam konsentrasi yang lebih rendah.

BAB IIPEMBAHASAN

2.1. Langkah 1

Klasifikasi kata-kata sulit dalam skenario

a. Awan panasAwan dari material letusan besar yang panas, mengalir turun dan akhirnya mengendap di dalam dan disekitar sungai dari lembah.Awan panas hembusan adalah awan dari material letusan kecil yang panas, dihembuskan angin dengan kecepatan mencapai 90 km/jam.Awan panas jatuhan adalah awan dari material letusan panas besar dan kecil yang dilontarkan ke atas oleh kekuatan letusan yang besar.Material berukuran besar akan jatuh di sekitar puncak sedangkan yang halus akan jatuh mencapai puluhan, ratusan bahkan ribuan km dari puncak karena pengaruh hembusan angin.Awan panas bisa mengakibatkan luka bakar pada bagian tubuhyang terbuka seperti kepala, lengan, leher atau kaki dan juga menyebabkan sesak sampai tidak bernafas.

b. Abu vulkanikSering disebut jugapasir vulkanikataujatuhan piroklastikadalah bahan materialvulkanikjatuhan yang disemburkan ke udara saat terjadi suatu letusan, terdiri dari batuan berukuran besar sampai berukuran halus. Batuan yang berukuran besar (bongkah - kerikil) biasanya jatuh disekitar kawah sampai radius 5 7 km dari kawah, dan yang berukuran halus dapat jatuh pada jarak mencapai ratusan km bahkan ribuan km dari kawah karena dapat terpengaruh oleh adanya hembusan angin.

c. KuarsaBahan galian yang terdiri atas kristal-kristal silika (SiO2) dan mengandung senyawa pengotor yang terbawa selama proses pengendapan. Pasir kuarsa juga dikenal dengan nama pasir putih merupakan hasil pelapukan batuan yang mengandung mineral utama, seperti kuarsa dan feldspar. Hasil pelapukan kemudian tercuci dan terbawa oleh air atau angin yang terendapkan di tepi-tepi sungai, danau atau laut.

2.2. Langkah 2

Menetapkan Definisi atau Batasan Masalah

a. Merapi memuntahkan abu vulkanik yang menelan puluhan korban jiwa yang terkena awan panasnya. Hal ini menyebabkan terganggunya kondisi kesehatan masyarakat yang tinggal di daerah sekitar Merapi.

b. Kandungan material abu vulkanik mengandung berbagai macam zat yang dapat mengganggu kesehatan antara lain SiO2 atau pasir kuarsa yang berbentuk kristal yang biasanya digunakan untuk membuat gelas.

2.3. Langkah 3

Analisis Permasalahan

a. Pencemaran yang terjadi akibat letusan gunung Merapi.

b. Akibat dari pencemaran dan pengaruhnya terhadap kesehatan.

c. Zat-zat toksik yang terkandung dalam material yang dikeluarkan akibat letusan gunung.

2.4. Langkah 4

Menyusun berbagai penjelasan mengenai permasalahan

A. Pencemaran yang terjadi :A.1. Pencemaran Air

Adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan. Berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan manusia. Kemanfaatan terbesar danau, sungi, lautan dan air tanah adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya berpotensi sebagai objek wisata.

Penyebaba. Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.b. Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.c. Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.d. Seperti limbah pabrik yg mengalir ke sungai seperti di sungai citarum

Akibat

a. Banjir

Banjiradalah peristiwa terbenamnya daratan oleh air. Peristiwa banjir timbul jika air menggenangi daratan yang biasanya kering. Banjir pada umumnya disebabkan oleh air sungai yang meluap ke lingkungan sekitarnya sebagai akibat curah hujan yang tinggi. Kekuatan banjir mampu merusakrumah dan menyapufondasinya. Air banjir juga membawa lumpurberbau yang dapat menutup segalanya setelah air surut. Banjir adalah hal yang rutin. Setiap tahun pasti datang. Banjir, sebenarnya merupakan fenomena kejadian alam "biasa" yang sering terjadi dan dihadapi hampir di seluruh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Banjir sudah temasuk dalam urutan bencana besar, karena meminta korban besar.b. ErosiErosi adalah peristiwa pengikisan padatan (sedimen, tanah, batuan, dan partikel lainnya) akibat transportasi angin, air atau es, karakteristik hujan, creep pada tanah dan material lain di bawah pengaruh gravitasi, atau oleh makhluk hidup semisal hewan yang membuat liang, dalam hal ini disebut bio-erosi. Erosi tidak sama dengan pelapukan akibat cuaca, yang mana merupakan proses penghancuran mineral batuan dengan proses kimiawi maupun fisik, atau gabungan keduanya.c. Kekurangan sumber aird. Sumber penyakite. Tanah LongsorLongsor atau sering disebut gerakan tanah adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan masa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Secara umum kejadian longsor disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu. Faktor pendorong adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi material sendiri, sedangkan faktor pemicu adalah faktor yang menyebabkan bergeraknya material tersebut. Meskipun penyebab utama kejadian ini adalah gravitasi yang mempengaruhi suatu lereng yang curam.f. Dapat merusak Ekosistem sungai

A.2. Pencemaran Udara

Kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti. Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal, regional, maupun global.

Penyebab

a. Kecepatan kendaraan

b. Usia kendaraan yang lamac. Kondisi lalu lintas

d. Kondisi atmosfer

Sumber

a. Transportasi (sumber bergerak)

b. Pembakaran bahan bakar dari sumber tetap

c. Proses industri (sumber tetap)Ex: pembakaran batubara pada industri yang menggunakan batubara sebagai bahan baku.

d. Pembangunan limbah padu

A.3. Pencemaran Tanahkeadaan dimana bahan kimia buatan manusia masuk dan mengubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial; penggunaan pestisida; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan; kecelakaan kendaraaan pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah; air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping).Ketika suatu zat berbahaya/beracuntelah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap, tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya.

B. Polutan yang terdapat dalam abu vulkanik dan pengaruhnya terhadap kesehatan: Timbal (Pb) dalam kondisi akut menyebabkan sakit perut, muntah, diare akut. Sedangkan dalam kondisi kronis menyebabkan nafsu makan hilang, konstipasi, sakit kepala, anemia dan gangguan penglihatan. Karbon Monoksida (CO) menyebabkan kerusakan terutama pada organ vital dan syaraf pusat karena ikatannya dengan hemoglobin 200 kali lebih kuat daripada oksihemoglobin sehingga mengurangi suplai oksigen di dalam tubuh. Karbon Dioksida (CO2) menyebabkan asidosis dan efek-efek merugikan pada metabolisme kalsium fosforus, beracun kepada jantung dan menyebabkan menurunnya gaya kontraktil, peningkatan tekanan darah dan denyut nadi, serta penurunan daya dengar. Sulfur Dioksida (SO2) menyebabkan iritasi saluran pernafasan dan tenggorokan. Nitrogen Oksida (NOx) menyebabkan keracunan terutama pada paru-paru dan dapat menyebabkan kesulitan bernafas. Asam Klorida (HCl) menyebabkan luka pada lambung karena sifatnya yang sangat korosif. Ozon menyebabkan iritasi bronki akut, iritasi mata pada beberapa orang, batuk dan iritasi saluran napas, dan pada kadar 0,6 ppm fungsi paru akan terganggu. Kadmium (Cd) menyebabkan resiko tinggi terhadap pembuluh darah, teraku